;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

JALUR MENDAKI EMITEN ENERGI

04 May 2023

Komoditas energi kehilangan tenaga sepanjang tahun berjalan 2023. Kontraksi harga batu bara dan minyak mentah di pasar global dan domestik berimbas negatif terhadap kinerja keuangan emiten terkait. Kondisi itu membuat korporasi di sektor energi harus mengencangkan ikat pinggang dan meracik strategi guna menjaga pundi-pundi profitabilitas. Mengacu pada data termutakhir, batu bara Newcastle parkir di level US$187,55 per ton pada perdagangan Rabu (3/5). Artinya, batu bara sudah melemah 53,59% sepanjang tahun berjalan 2023. Minyak mentah jenis Brent juga mendingin di bursa komoditas global dengan penurunan 9,88% year-to-date (YtD) ke level US$73,58 per barel. Secara tahunan, batu bara Newcastle turun 31,56% dari level US$259 per ton ke level US$177,25 per ton per Maret 2023. Adapun, minyak mentah Brent turun 26,07% year-on-year (YoY) dari US$107,91 per barel ke level US$79,77 per barel. Harga batu bara dan minyak mentah acuan domestik juga bergerak melandai. Harga acuan Indonesia Crude Price (ICP) April 2023 dipatok sebesar US$79,34 per barel, turun 22,6% YoY. Senasib, Harga Batubara Acuan (HBA) pada April 2023 turun 8,2% YoY ke level US$265,26 per ton. Meredupnya harga dua komoditas utama ekspor Indonesia itu berimpak terhadap cuan yang dikantongi emiten batu bara, serta minyak dan gas pada kuartal I/2023. 

Meski mayoritas penjualan naik, tantangan berat dihadapi emiten energi untuk mempertahankan pertumbuhan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih. Tak ayal, 7 dari 14 emiten energi mengalami kontraksi profitabilitas.Dua di antaranya ialah PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang laba bersihnya anjlok 48,89% YoY menjadi Rp1,16 triliun dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) yang laba bersihnya turun 27,43% YoY menjadi US$86,03 juta. Presiden Direktur dan CEO ADRO Garibaldi 'Boy' Thohir mengatakan volume produksi maupun penjualan ADRO meningkat dan menopang laba inti yang naik 11% menjadi US$538 juta. Sementara itu, Director & Corporate Secretary PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Dileep Srivastava memaparkan tahun ini menghadirkan sejumlah tantangan. Salah satunya, dampak hujan lebat yang terus menerus sejak akhir 2021. Selain itu, kinerja perseroan dipengaruhi oleh krisis energi dunia yang diperburuk oleh perkembangan geopolitik global, kekhawatiran risiko resesi di negara-negara maju, dan ketidakstabilan industri finansial global.

Kebijakan OPEC+ Dorong Kenaikan ICP April 2023

04 May 2023

JAKARTA, ID - Harga Indonesia Crude Price (ICP) April tahun 2023 telah ditetapkan sebesar US$ 79,34 perbarel, meningkat dibandingkan dengan Maret 2023 sebesar US$ 74,59 per barel. Analisis Tim Harga Minyak Mentah Indonesia menyatakan kenaikan ICP ini salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan dari OPEC+. Harga ICP tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) Nomor 174.K/MG.03/DJM/2023 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan April 2023 pada tanggal 2 Mei 2023. “Pada awal April, OPEC+ mengumumkan tambahan pemangkasan produksi sebesar 1,16 juta Barrel Oil Per Day (BOPD), di luar ekspektasi pasar. Sehingga total pemotongan produksi OPEC+ termasuk perpanjangan pemotongan produksi Rusia menjadi sebesar 3,66 juta bopd, setara dengan 3,7% dari permintaan minyak mentah global,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Selasa (2/5). Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa dari laporan EIA (Energy Information Administration), terjadi penurunan stok April dibandingkan dengan Maret 2023, yang terdiri dari minyak mentah sebesar 9,1 juta barel menjadi 460,9 juta barel; Gasoline sebesar 1,5 juta barel menjadi 221,1 juta barel; dan Distillate sebesar 1,6 juta barel menjadi 111,5 juta barel. (Yetede)

Jaga Kecukupan Pasokan

03 May 2023

BPS merilis, laju inflasi April 2023 atau pada periode Lebaran tercatat 0,33 %, lebih rendah dibanding periode Lebaran 2022 dan periode Lebaran sebelum pandemi Covid-19. Terjaganya pasokan bahan pangan yang cukup selama periode Lebaran kemarin harus dijaga di masa berikutnya agar inflasi tetap terkendali. Selain inflasi April terhadap Maret 2023 yang sebesar 0,33 %, inflasi April 2023 secara tahunan tercatat 4,33 %. Adapun inflasi kalender berjalan  (Januari-April 2023) adalah 1,01 %. Inflasi bulanan pada April lebih tinggi dibanding Maret yang merupakan awal Ramadhan 2023, yakni 0,18 %.

Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/5) menyatakan, pertumbuhan konsumsi saat ini diperkirakan hampir menyamai kinerja sebelum pandemi Covid-19. Namun, dari sisi suplai, pasokan (selama Ramadhan-Lebaran) tergolong cukup sehingga inflasi pada April 2023 relatif terkendali. ”Faktor pendapatan masyarakat selama periode Ramadhan dan Lebaran 2023 perlu didalami lantaran hal tersebut sangat berpengaruh terhadap tingkat konsumsi masyarakat,” ujarnya. (Yoga)


Kontraksi Harga CPO Pengaruhi Penurunan NTP Perkebunan Rakyat

03 May 2023

Sebulan terakhir, harga CPO global turun secara bertahap dari 3.900 ringgit Malaysia (RM) per ton menjadi 3.300-3.400 ringgit Malaysia per ton. Kontraksi harga itu berpengaruh terhadap nilai tukar petani perkebunan rakyat. Per Selasa (2/5) CPO di Bursa Derivatif Malaysia diperdagangkan seharga 3.387 RM/ton, turun 12,8 % secara bulanan dan 49,84 % secara tahunan. Penurunan harga CPO itu menyebabkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani mandiri turun. Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mencatat, rata-rata harga TBS sawit di tingkat petani mandiri pada April 2023 sekitar Rp 2.000 per kg. Kondisi itu berpengaruh pada nilai tukar petani perkebunan rakyat (NTPPR). BPS mencatat, NTPPR pada April 2023 sebesar 129,06, turun 0,32 % dari Maret 2023 di 129,47.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, NTPPR turun lantaran indeks harga yang diterima petani (pendapatan) lebih rendah dari indeks harga yang dibayar petani (pengeluaran). Indeks harga yang diterima petani turun 0,21 %, sedangkan indeks harga yang dibayar petani naik 0,11 %. ”Penurunan itu disebabkan penurunan indeks kelompok tanaman perkebunan rakyat, khususnya komoditas kelapa sawit sebesar 0,21 %,” katanya dalam konferensi pers yang digelar secara hibrida di Jakarta, Selasa. Sekjen SPKS Mansuetus Darto mengemukakan, per 2 Mei 2023, harga TBS di sejumlah daerah penghasil sawit di kisaran Rp 1.900-Rp 2.300 per kg seturut usia tanam. Harga di tingkat petani plasma tersebut turun Rp 70-Rp 100 per kg dari sebelumnya. (Yoga)


Konsumsi BBM Jenis Pertamax Naik

03 May 2023

Dalam Laporan Akhir Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral saat periode Lebaran, 10 April-2 Mei 2023, tercatat bahwa konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax naik 28,63 persen dibanding situasi normal. Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati, Selasa (2/5/2023), mengatakan, pasokan BBM selama periode Lebaran terbilang lancar. Konsumsi pertalite juga naik 23,28 persen. (Yoga)

Incar Pabrikan Emas, Pajak Pangkas PPh & PPN

02 May 2023

Pemerintah memangkas tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh) atas penjualan emas dan jasa yang terkait. Langkah ini dilakukan pemerintah agar semakin banyak pelaku usaha perhiasan emas masuk dalam sistem perpajakan. Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 48 Tahun 2023. Beleid itu mengatur, pertama , pengusaha kena pajak (PKP) pabrikan emas perhiasan wajib memungut PPN 1,1% dari harga jual untuk penyerahan kepada pabrikan emas perhiasan lainnya dan pedagang emas perhiasan, atau 1,65% dari harga jual untuk penyerahan ke konsumen akhir. Sementara PKP pedagang emas perhiasan wajib memungut PPN 1,1% dari harga jual jika memiliki faktur pajak atau dokumen lengkap atas perolehan/impor emas perhiasan, atau 1,65% dari harga jual jika tidak memilikinya. Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Dwi Astuti mengatakan, tarif tersebut turun jika dibandingkan aturan sebelumnya, yakni PMK No. 30 Tahun 2014. Sebelumnya, penyerahan emas perhiasan oleh PKP pabrikan dan PKP pedagang emas perhiasan terutang PPN 10% dikali dasar pengenaan pajak berupa nilai lain sebesar 20% dari harga jual atau penggantian. Dengan demikian, tarif efektifnya 2% dari harga jual. Kedua, pabrikan dan pedagang emas perhiasan juga wajib memungut PPh Pasal 22 0,25% dari harga jual. Menurut Dwi, pengenaan PPh Pasal 22 dikecualikan untuk penjualan emas perhiasan ke konsumen akhir, wajib pajak (WP) yang dikenai PPh final cfm. PP-55/2022, atau WP yang memiliki Surat Keterangan Bebas (SKB) pemungutan PPh. Ketiga, sama seperti emas perhiasan, pengusaha emas batangan juga wajib memungut PPh 22 sebesar 0,25% dari harga jual. Kebijakan ini dikecualikan untuk penjualan emas batangan kepada konsumen akhir, WP yang dikenai PPh final cfm. PP-55/2022, atau WP yang memiliki SKB pemungutan PPh.

Relasi Dollar AS dan Harga Minyak

02 May 2023

Secara historis, harga minyak berhubungan terbalik dengan kekuatan mata uang dollar AS (Verleger; 2023). Bagi negara-negara pengimpor bersih minyak, hal ini memberikan semacam efek kompensasi parsial yang meringankan biaya impor minyak. Hubungan terbalik ini terjadi karena untuk jangka waktu lama, tahun 1980 sampai 2020, AS masih pengimpor bersih minyak. Harga minyak yang naik akan membuat nilai impor minyak meningkat sehingga AS harus memompa dollar lebih banyak ke sirkulasi dunia sehingga membuat dollar melemah. Relasi terbalik atau negatif ini berubah jadi searah sejak AS menjadi eksportir bersih minyak pada 2020 dengan ekspor 8,51 juta barel per hari (Farley; 2022). Sejak itu, peningkatan harga minyak cenderung membuat dollar AS menguat karena meningkatkan permintaan dunia terhadap mata uang dollar AS.

Perang Ukraina-Rusia yang sudah berlangsung setahun lebih makin memperkuat relasi positif ini. Sanksi ekonomi terhadap Rusia yang merupakan produsen minyak membuat permintaan terhadap minyak AS meningkat. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) sempat hampir menyentuh 120 dollar AS per barel pada pertengahan Juni 2022. Secara berantai, hubungan searah antara harga minyak dunia dan komoditas lainnya juga terjadi, baik melalui substitusi di rantai produksi maupun ekspektasi di bursa berjangka. Setelah harga minyak mencapai titik tertingginya, tak lama kemudian disusul oleh komoditas pangan dan energi.

Namun, relasi searah dollar AS dan harga minyak ini juga menimbulkan masalah baru, yaitu fluktuasi siklus komoditas antara masa berlimpah (boom) dan paceklik (bust) menjadi melebar. Perekonomian dalam negeri yang tumbuh berbasis mobilitas berorientasi rupiah merupakan bantalan terhadap apresiasi dan fluktuasi dollar AS. Walaupun rupiah sempat terdepresiasi di akhir November 2022, tetapi dapat bertahan di Rp 15.700 per dollar AS. Indeks dollar AS dan harga minyak yang turun kemudian membalikkan momentum. Sejak Januari 2023, rupiah kembali menguat ke arah ekuilibrium idealnya. Sampai akhir minggu lalu sudah mencapai Rp 14.800-an per dollar AS. (Yoga)


Harga Komoditas dan Potensi Stagnasi Ekspor RI

02 May 2023

Bank Dunia memperkirakan harga komoditas global tahun ini akan turun dengan laju tercepat sejak pandemi Covid-19. Hal itu berpotensi mengaburkan prospek pertumbuhan negara berkembang yang bergantung pada ekspor komoditas. Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Bisnis UI (LPEM FEB UI) meramal ekspor Indonesia bakal stagnan. Hal ini dapat terjadi jika Indonesia tidak segera membenahi sejumlah sektor penopang ekspor. Dalam laporan Prospek Pasar Komoditas Edisi April 2023 yang dirilis 27 April 2023, Bank Dunia menyebutkan, setelah naik 45 % pada 2022, indeks harga komoditas diperkirakan turun 21 % pada 2023 dan tetap stabil pada 2024. Penurunan indeks itu sudah terjadi selama enam bulan terakhir. Indeks harga komoditas nonenergi, termasuk pangan, diperkirakan turun 10 % pada 2023 dan 3 % pada 2024.

Indeks harga komoditas energi bakal turun 26 % pada 2023 meskipun pada 2024 akan naik tipis 0,1 %. Harga rata-rata minyak mentah Brent pada 2023 diperkirakan 84 USD per barel, turun 16 % dari rata-rata tahun 2022. Harga gas alam di Eropa akan anjlok 53 %. Harga batubara diperkirakan turun 42 % pada 2023 dan 23 persen pada 2024. ”Penurunan harga komoditas global akan sedikit melegakan konsumen di negara-negara importir. Namun, penurunan harga itu diperkirakan tidak banyak membantu hampir 350 juta orang di seluruh dunia yang menghadapi kerawanan pangan,” kata Kepala Ekonom dan juga Wakil Presiden Senior untuk Ekonomi Pembangunan Bank Dunia Indermit Gill melalui siaran pers.

Ia menjelaskan, meskipun diperkirakan turun 8 % pada 2023, harga pangan tetap berada di level tertinggi kedua sejak 1975. Adapun, harga pupuk diproyeksikan turun 37 % pada 2023 seiring penurunan harga batubara dan gas alam. Namun, harga pupuk itu tetap mendekati level harga tertinggi saat terjadi krisis pangan 2008-2009. Hal itu tetap akan menambah biaya produksi pangan di negara produsen. Peneliti Pusat Kajian Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global LPEM FEB UI Calista Endrina Dewi, Minggu (30/4) mengatakan, pada Maret 2023, neraca perdagangan RI masih surplus 2,91 miliar USD. RI mengalami surplus neraca perdagangan selama 35 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. ”Namun, ketika harga komoditas global mulai turun, kinerja ekspor RI juga akan ikut turun,” katanya. (Yoga)


RI Dorong Penguatan Cadangan Beras Regional

02 May 2023

JAKARTA, ID-Indonesia mendorong penguatan sistem  pengelolaan cadangan beras regional (CBR) sebagai upaya mengantisipasi dampak perubahan iklim serta  penanggulangan bencana alam  di kawasan Asia. Penguatan CBR diperlukan guna memastikan  terciptanya ketahanan pangan regional terutama pada saat situasi darurat, termasuk kemarau panjang akibat fenomena EL Nino. Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) Rachmi Widiriani, selaku national focal point Asean Plus Three Emergency Rice Reserve (APTERR) Indonesia, dalam sidang APTERR ke-11 yang digelar di Seoul, Korea Selatan, pada 25-26 April 2023, mengatakan, APTERR berperan penting dalam memastikan ketahanan pangan regional, terutama saat situasi darurat, seperti bencana alam, pandemi Covid-19, dan lain sebaginya. Penguatan ketahanan pangan  regional ini sejalan inisiatof RI selaku pemegang keketuaan The Association of Southlast  Asean Nations (Asean) 2023 yang dituangkan dalam Asean Leaders Declaration on Strengthening Food Security and Nutrition in Time of Crises. "Sesuai arahan Presiden Jokowi, upaya penguatan ketahanan pangan dan gizi perlu dibangun bersama-sama dengan negara sahabat guna menjaga stabilitas ketahanan pangan kawasan," ujar Rachmi. (Yetede)

Harga Minyak Terpengaruh Pertemuan The Fed

02 May 2023

TOKYO,ID- Harga minyak dunia dilaporkan turun pada Senin (01/5/2023) menyusul kekhawatiran dampak ekonomi dari rapat The Fed, yang berpotensi menaikkan suku bunga dan data manufaktur  Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang lebih lemah melebihi dukungan dari pemangkasan suplai OPEC+ yang berlaku bulan ini. The Fed yang dijadwalkan melakukan pertemuan  pada 23 Mei, diperkirakan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis point. Nilai tukar dollar AS pun dilaporkan menguat terhadap sekelompok mata uang asing pada Senin, sehingga membuat harga minyak menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya. Harga acuan minyak mentah Brent turun 97 sen, atau 1,2% menjadi US$ 79,36 per barel pada pukul 13.42 GMT, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun US$ 1,44, atau 1,9%, dan diperdagangakan pada US$ 75,34. "Kegagalan mencapai level yang lebih tinggi diatas  US$ 80,50 untuk Brent menunjukkan berlanjutnya minat jual ditengah-tengah kekhawatiran pertumbuhan/permintaan yang telah diketahui," kata Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank Ole Hansen, yang dilansir Reuters. (Yetede)