;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Awal Ramadhan, Harga Sejumlah Komoditas Pangan Makin Tinggi

12 Mar 2024

Warga menyambut awal Ramadhan tahun ini dengan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok yang kian tinggi. Harga ini diprediksi akan bertahan, bahkan cenderung lebih tinggi hingga Idul Fitri nanti. Situasi di sejumlah pasar tradisional di Kota Makassar, Sulsel, Senin (11/3) menunjukkan hal itu. Harga telur, naik dari Rp 55.000 per rak menjadi Rp 65.000 per rak. Daging sapi dijual Rp 145.000 per kg, naik dari Rp 120.000-Rp 130.000 per kg. Ayam potong yang sebelumnya dijual Rp 27.000 per kg, kini Rp 37.000 per kg. Bahkan, di beberapa pasar, harga ayam potong mendekati Rp 50.000 per kg. Sementara harga bawang putih naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 40.000 per kg. Harga cabai keriting, cabai merah, dan cabai rawit rata-rata Rp 50.000 per kg, naik dari sebelumnya Rp 30.000-Rp 35.000 per kg.

Buncis yang biasanya dijual Rp 10.000 per kg kini naik menjadi Rp 20.000 per kg. Harga jahe bahkan naik dua kali lipat dari Rp 30.000 per kg menjadi Rp 60.000 per kg. ”Kalau sudah begini, pasti harganya bertahan, bahkan mungkin lebih tinggi lagi pas mau Lebaran nanti. Intinya, sekarang berhemat dan membeli seperlunya saja,” kata Syamsiah (50), pembeli di Pasar Pabaeng-Baeng, Kota Makassar. Sejumlah pedagang memilih untuk tidak menjual komoditas yang harganya naik tinggi. Di Pasar Terong, Kota Makassar, beberapa pedagang memilih untuk tidak menjual jahe untuk sementara waktu. Beberapa waktu terakhir, pemerintah sebenarnya sudah melakukan sejumlah langkah untuk menekan kenaikan harga.

Di Sulsel, misal-nya, pemerintah menggelar operasi pasar hingga mendorong gerakan pangan murah. Pada gerakan pangan murah di Sulsel, Selasa-Kamis (5-7/3) sejumlah komoditas disiapkan dengan harga di bawah harga pasaran, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, serta bawang dan cabai. Dari 68 lokasi gerakan pangan murah di Sulsel, terbanyak ada di Makassar, yakni delapan lokasi. ”Gerakan ini dilakukan untuk menekan inflasi dan memberikan kesempatan kepada warga mendapatkan berbagai bahan kebutuhan pokok. Ini kerja sama antardaerah. Ada daerah yang punya banyak bawang, ada yang penghasil beras. Jadi, semua komoditas saling melengkapi,” kata Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat membuka gerakan pangan murah di Makassar, Rabu (6/3). (Yoga)

Prioritaskan Kebutuhan Dasar Korban di Sumbar

12 Mar 2024

Daerah terdampak banjir dan longsor di Sumbar diminta memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat pada masa tanggap darurat bencana. Pendataan infrastruktur yang rusak juga perlu disegerakan agar bisa lekas diperbaiki. Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyampaikan hal itu, Senin (11/3) dalam rakor bersama Pemprov Sumbar dan kepala atau perwakilan lima daerah yang menetapkan masa tanggap darurat atau siaga darurat bencana banjir dan longsor. Hujan sangat lebat sejak Kamis (7/3) sore memicu banjir dan longsor di Sumbar pada Jumat. Bencana itu terjadi di 12 wilayah, yakni KotaPadang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kota Pariaman, Kabupaten Solok, Kota Solok, dan Kota Sawahlunto.

Akibat bencana itu, hingga Senin (11/3) malam, 26 orang meninggal dunia dan 6 lainnya masih dicari. Rinciannya, 23 korban ditemukan di Pesisir Selatan dan 3 korban lainnya di Padang Pariaman. Data BNPB per 10 Maret 2024 menyebutkan, banjir dan longsor itu juga menyebabkan 871 rumah rusak berat, 139 rumah rusak sedang, dan 593 rumah rusak ringan. Selain itu, 51 rumah ibadah terdampak, 23 jembatan rusak, 2 irigasi rusak, 28 sekolah terdampak, 13 jalan terdampak, 5.550 hektar lahan terdampak, 7 fasilitas umum/kantor terdampak, 1 sarana kesehatan terdampak, dan 1.960 hewan ternak terdampak. Menurut Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani, intensitas hujan di Kota Padang dan sebagian wilayah Sumbar ini kemungkinan merupakan yang tertinggi di Indonesia.

Dalam rakor itu, BNPB juga menyerahkan dana siap pakai Rp 1,75 miliar kepada pemprov dan lima daerah terdampak serta instansi terkait tanggap darurat bencana. Selain itu, ada bantuan berupa dukungan logistik dan peralatan. Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan, Pemprov Sumbar telah menetapkan masa tanggap darurat selama dua pekan. Selama itu, pemda fokus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana. ”Kami sudah mendirikan dapur-dapur umum melalui dinas sosial,” ujarnya. Terkait dengan relokasi sekitar 100 rumah di Kampung Langgai, Mahyeldi membenarkan. Pihaknya sedang mendata di lapangan. Permukiman terdampak mesti direlokasi karena berada di pinggir sungai. Adapun jalan yang sempat terputus di Pesisir Selatan, katanya, sudah bisa dilalui. (Yoga)

Mobil Pribadi Dilarang Konsumsi Solar Subsidi dan Pertalite

12 Mar 2024

Mobil pribadi dilarang membeli BBM jenis Solar subsidi dan Pertalite. Hanya sepeda motor, kendaraan umum dan angkutan barang yang diizinkan menggunakan kedua jenis BBM tersebut. Pengaturan berdasarkan jenis kendaraan dinilai lebih mudah diterapkan dibandingkan pembatasan menurut tahun maupun kapasitas mesin (CC/cubic centimeter). Pembatasan itu nantinya tertuang dalam revisi Perpres No 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan, revisi perpres 191 sedang dibahas lintas kementerian. “Itu (revisi Perpres 191) supaya alokasi BBM tepat sasaran. Kalau tidak, ya pemerintah rugi, kemudian yang menikmati orang yang tidak tepat,” ucap dia. Arifin menuturkan, ketentuan subsidi BBM tepat sasaran ditargetkan rampung dalam waktu dekat, pasalnya pembahasan revisi Perpres 191 sudah berjalan sejak 2023.  (Yetede) 

Agresif, Bukit Asam Berencana Akuisisi Tambang Batu Bara Baru

12 Mar 2024

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tetap agresif untuk menambah cadangan batubara dengan mengakuisisi tambang-tambang milik swasta. Saat ini, perseroan telah memiliki cadangan batubara hingga 2,98 miliar ton dan sumber daya batubara 5,81 miliar ton. Dirut PTBA Arsal Ismail menyampaikan, PTBA akan melirik tambang-tambang yang tentunya memberikan nilai positif bagi perusahaan. Artinya, perseroan akan mengakuisisi tambang yang mempunyai kelayakan dari sisi ekonomi.

“Jadi kalau kemarin sempat ditawarkan pemerintah yang kalori rendah itu, kami tidak ikut. Ke depan, kalau ada yang kalori agak tinggi kami ikut,” ucap Arsal dalam konfrensi pers baru-baru ini. Sebelumnya, pemerintah telah melangsungkan tender beberapa proyek untuk area-area tambang yang dilakukan relinquish, namun PTBA absen lantaran proyek yang ditender pemerintah berkalori rendah. Karena itu, Arsal menuturkan,PTBA akan mengkaji setiap tawaran yang dating dari pihak swasta. (Yetede) 

Pedagang Sulit Jalankan HET Baru Beras Premium

12 Mar 2024
Pemerintah menaikkan harga eceran tertinggi (HET)  beras premium Rp1.000 per kg pada 10-23 maret 2024. Di Jawa misalnya, HET beras premium menjadi Rp 14,900 per kg dari sebelumnya di Rp 13.900  per kg. Namun demikian, kalangan pedagang  mengaku sulit menjadikan HET baru tersebut sebagai acuan, mengingat harga beli beras premiun dari penggilingan sudah mencapai Rp 14-500-15.000 per kg. Menurut Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri, pedagang saat ini membeli harga beras premium dari para penggiligan Rp14.500-15.000 per kg. Harga beli itu tergantung jenisnya karena katagori premium bervariasi sesuai tingkat kepecahan beras, namun dipastikan tidak ada yang dibawah Rp 14.00 per kg. (Yetede)

Pukulan Ganda di Awal Bulan Puasa

12 Mar 2024

Ujian dan pukulan ganda mengadang masyarakat di awal bulan puasa. Lonjakan harga pangan dan biaya transportasi bakal memukul daya beli masyarakat. Di saat bersamaan, pendapatan tidak tumbuh lebih tinggi daripada lonjakan harga. Selain kelompok menengah, daya beli masyarakat di level bawah yang selama ini menerima bantuan sosial (bansos) ikut tersedak. Salah satu indikasi melemahnya daya beli, tabungan kelompok masyarakat bawah cenderung tergerus. Berdasarkan data Mandiri Spending Index hingga 25 Februari 2023, indeks tabungan masyarakat kelas bawah turun 2,4 poin ke level 39,8 dibandingkan posisi akhir bulan sebelumnya. Penyusutan tabungan ini, terjadi di tengah kenaikan indeks belanja masyarakat kelas bawah yang sebesar 20 poin ke level 263,8. Tergerusnya tabungan masyarakat juga tampak pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK). Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), DPK Januari 2024 tumbuh 5,8% year on year (yoy). Meski pertumbuhannya lebih tinggi dari posisi Desember yang hanya 3,8% yoy, namun angka itu jauh menyusut dibandingkan posisi Januari 2023 yang tumbuh mencapai 10,49% yoy. Di jangka pendek, masyarakat menghadapi sejumlah problem, utamanya harga pangan.

Eskalasi harga pangan terutama beras, telur dan daging ayam telah mengerek inflasi pangan alias volatile food pada Februari 2024 ke level 8,47% yoy, lebih tinggi dari Januari di level 7,22% yoy. Lonjakan harga pangan juga berpotensi berlanjut hingga memasuki Ramadan. Berdasarkan pantauan KONTAN di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, harga sejumlah bahan pangan memang masih tinggi. Kabar terbaru, pemerintah akan tetap menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12% mulai 1 Januari 2025, lebih tinggi dibanding tarif yang berlaku sekarang, yaitu 11%. Kondisi itu akan semakin menambah beban masyarakat, meski pemerintah memberi fasilitas berupa tidak dipungut PPN untuk barang kebutuhan pokok. Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menilai, kenaikan harga pangan tak sebanding dengan bansos yang diberikan pemerintah. Karena itu, masyarakat kelas bawah tak cukup bila hanya menerima bansos. Ekonom Center of Reform on Economic (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet berpendapat, pemerintah bisa mempertimbangkan memperluas penyaluran bansos sementara waktu saat momen Ramadan, terutama jika kenaikan harga pangan berlanjut. Dia juga menyarankan agar perluasan penerima bansos diberikan juga kepada kelompok menengah.

Harga dan Force Majeur Jadi Tekanan

12 Mar 2024
Prospek pertumbuhan kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diperkirakan akan terbatas. Sengketa dengan Gunvor dan pengembangan bisnis yang tidak terlalu signifikan menjadi penyebabnya. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas mengatakan, dampak keadadaan kahar atau force majeure dengan Gunvor berpotensi menekan kinerja 2024. Hal itu berpotensi menurunkan volume penjualan LNG lantaran Gunvor merupakan salah satu pembeli LNG terbesar PGAS. Menurut Sukarno, insiden force majeure menyebabkan PGAS perlu mencari pembeli baru untuk LNG yang sebelumnya dialokasikan ke Gunvor, yang dapat meningkatkan biaya operasi. Head of Research Yuanta Sekuritas, Chandra Pasaribu juga sepakat, hal itu dapat menekan kinerja PGAS. Sebab, perseroan ini diperkirakan akan tetap berusaha untuk menghormati dan memenuhi kontrak tersebut meskipun kemungkinan secara bisnis tidak menguntungkan. Selain itu, Chandra melihat belanja modal alias capital expenditure (capex) PGAS masih relatif terbatas karena tidak ada pengembangan bisnis yang signifikan. Ia menyebutkan sebagian terkonsentrasi di transmisi dan jaringan gas (jargas) yang secara kontribusi relatif kecil dibandingkan bisnisdistribusigas. Berdasarkan laporan keuangan September 2023, segmen transmisi menyumbang pendapatan sebesar US$ 200,13 juta atau setara 7,43% dari total pendapatan. Potensi pertumbuhan kinerja yang terbatas disebabkan perkembangan bisnis dari PGAS banyak ditentukan dari pertumbuhan volume distribusi yang ditargetkan sebesar 4% di tahun 2024. Sehingga dampaknya akan sangat terbatas terhadap pertumbuhan laba perseroan. Head of Research Mega Capital Sekuritas, Cheril Tanuwijaya menambahkan, tekanan kinerja PGAS juga dipengaruhi kas perseroan yang cukup terbatas sehingga menjajakan Blok Fasken. "Fluktuasi harga gas global juga menimbulkan ketidakpastian," sambungnya.Oleh sebab itu, analis menilai prospek pertumbuhan kinerja PGAS cenderung terbatas. Diperkirakan pertumbuhannya sekitar 4%, sejalan dengan target perseroan.

Lonjakan Harga Pangan Bikin Miskin Masyarakat

09 Mar 2024
Lonjakan harga sejumlah bahan pangan masih menjadi persoalan. Pasalnya, harga pangan telah menggerus tabungan masyarakat, terutama kelas bawah. Jika kondisi ini terus berlanjut, jumlah penduduk miskin di Indonesia sulit turun. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga beberapa bahan pangan per 8 Maret 2023 tercatat naik. Rerata nasional harga beras medium di angka Rp 14.350 per kilogram (kg), naik 0,21% dari hari sebelumnya. Lonjakan harga pangan tersebut bahkan membuat inflasi pangan melejit. 

Pada Februari 2024, dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pangan mencapai 8,47% year on year (yoy), jauh dari target pemerintah 5% yoy. Implikasinya, tabungan masyarakat, terutama kelas bawah, menurun. Hal ini tampak dari data Mandiri Spending Index(MSI) yang Bank Mandiri rilis baru-baru ini. Per 25 Februari 2024, Indeks Belanja masyarakat kelas bawah tercatat di level 263,8, naik dibanding posisi pada 28 Januari 2024 di posisi 243,8. Tapi, Indeks Tabungan masyarakat kelas bawah anjlok dari 42,2 menjadi 29,8. Kementerian keuangan (Kemkeu) mencatat, realisasi belanja bansos hingga 31 Januari 2024 mencapai Rp 12,45 triliun, melonjak signifikan, mencapai 220,85% yoy. 

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, masyarakat kelas menengah bisa turun menjadi kelompok miskin baru. Bahkan, masyarakat kelompok miskin bisa jatuh menjadi masyarakat miskin ekstrem. Alhasil, masyarakat kelas menengah bakal semakin sedikit memiliki ruang untuk menabung, karena pendapatannya banyak mereka gunakan untuk membeli bahan makanan serta cicilan kredit rumah dan kendaraan bermotor. Ditambah lagi, kenaikan upah minimum mereka juga tidak sejalan dengan kondisi inflasi bahan makanan yang sedang menanjak. Bhima juga khawatir, tanpa pengendalian harga pangan yang efektif oleh pemerintah saat Ramadan dan Lebaran, akan membuat banyak kelas menengah turun menjadi orang miskin baru. Dengan kondisi tersebut, Bhima pesimistis, angka kemiskinan di level 6,5% hingga 7,5% sesuai yang pemerintah targetkan dalam RPJMN 2020-2024 sulit tercapai.

Hentikan Perdagangan Global Sirip Hiu

09 Mar 2024

Kompas.id dan harian Kompas melaporkan, Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Lampung menggagalkan pengiriman ratusan sirip ikan hiu di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (5/3). Kepala Satuan Pelayanan Pelabuhan Bakauheni Akhir Santoso mengungkapkan, awalnya petugas mendapatkan laporan ada pengiriman paket sirip ikan hiu asal Medan, Sumut, di Pelabuhan Bakauheni. Saat pemeriksaan, petugas mendapati paket 180 sirip hiu seberat 20 kg. Paket sirip ikan hiu tersebut dikirim dengan cara dititipkan pada bus antarkota antarprovinsi menuju Jatim. Sopir bus tidak dapat menunjukkan dokumen syarat pengiriman satwa antarpulau. Santoso menjelaskan, pengiriman sirip hiu tersebut ilegal karena tidak disertai sertifikat kesehatan dari balai karantina.

Hal itu melanggar UU No 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Selain itu, dokumen surat izin pemanfaatan jenis ikan yang diterbitkan oleh Perizinan Terpadu Satu Pintu KKP juga tidak ada. Dokumen lain yang tidak ada adalah surat angkut jenis ikan yang diterbitkan Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut atau Balai/Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut. Penggagalan pengiriman sirip hiu ini menjadi bukti bahwa penangkapan hiu untuk diambil siripnya sungguh terjadi di Indonesia. Di Indonesia, sirip hiu masih diperdagangkan bebas, seperti dapat kita lihat di aplikasi perdagangan daring.

Sirip hiu dijual mulai Rp 300.000 hingga Rp 660.000 per 50 gram. Di tingkat global, sejumlah negara telah menghentikan pedagangan sirip hiu walaupun tidak banyak, antara lain Kanada, Inggris, dan AS. Kita mendukung pemerintah mengontrol perdagangan sirip hiu ilegal. Namun, hal itu tidak cukup. Kita mendorong kebijakan penghentian perdagangan sirip hiu. Hiu adalah predator puncak di laut. Berkurangnya populasi hiu akan mengganggu keseimbangan ekosistem laut. Namun, solusi berkelanjutan tetap perlu, yang mencakup pendidikan masyarakat, keterlibatan komunitas lokal, dan alternatif ekonomi bagi mereka yang bergantung pada perdagangan sirip hiu. (Yoga)

Kebijakan Gas Murah Industri Diusulkan Berlanjut

09 Mar 2024
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan kebijkan harga gas bumi tertentu (HGBT) yang akan berakhir tahun ini dilanjutkan. Keputusan final kebijakan gas murah akan ditentukan pada pekan ketiga Maret 2024. Hal ini akan dibahas oleh Kementerian ESDM. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Menteri Keuangan (Kemenkeu). Program harga gas US$ 6 per million british thermal units (MMBTU) berlaku untuk tujuk sektor  industri,  yakni perekonomian, pupuk, baja, oleokimia, keramik, kaca, dan sarung tangan karet. Kebijakan HGBT bergulir sejak pandemi Civid-19 dengan tujuan industri tetap  produktif dan berdaya saing. Namun, penyerapan gas murah  belum optimal. Sebagai gambaran realisasi  serapan HGBT tahun lalu hanya mencapai 74% dari alokasi  2.541 mmbtu. (Yetede)