;
Tags

Telekomunikasi

( 286 )

Nokia Perbaharui 4.400 Jaringan 5G Jaringan XL Axiata

KT1 02 May 2024 Investor Daily

Nokia berhasil menyelesaikan proyek lima tahunan untuk memodernisasi  jaringan 5G PT XL Axiata Tbk di wilayah  Provinsi Jawa Tengah. Proyek mencakup  sekitar 4.400 titik antara lain untuk penggantian jaringan serta penambahan titik  baru tanpa memengaruhi pengalaman pelanggan. Chief Technology Officer XL Axiata sangat senang dengan pelaksanaan proyek yang lancar  dan tepat waktu yang dilaksanakan oleh Nokia tersebut. "Modernisasi jaringan ini memungkinkan kami memuaskan pelanggan dengan menyediakan  cakupan dan kinerja jaringan terbaik di kelasnya," ungkap Gede Darmayusa. Head of Market Unit Nokia Indonesia Ozgur Erzincan menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi yang mendorong penyedia layanan untuk meningkatkan kapasitas jaringan dan pengalaman pelanggan lebih baik. "Kami sangat senang bahwa solusi kami telah membantu dalam memodernisasi jaringan dan meningkatkan kinerja XL Axiata. Mereka kini dapat memastikan pengalaman jaringan yang lebih baik bagi pelanggan," tutur Ozgur. (Yetede)

JARINGAN NIRKABEL : EXCL DAN ISAT RAJIN PERLUAS 4G

HR1 30 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Sejumlah operator seluler terus memperluas layanan telekomunikasi nirkabel generasi keempat atau 4G dengan menambah jumlah base transceiver station di Tanah Air. Dua operator yang giat menambah alat penerima dan pemancar sinyal atau base transceiver station (BTS) 4G adalah PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Indosat Tbk. (ISAT). Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan XL mengoperasikan 163.106 BTS pada kuartal I/2024 dengan 66,6% merupakan BTS berteknologi 4G. Menurutnya, porsi BTS 4G yang dioperasikan XL Axiata meningkat 220 basis poin (bps) dari sebelumnya 63,4% pada kuartal I/2023. Dia menegaskan pertumbuhan masif BTS 4G XL Axiata sejalan dengan laju lalu lintas data yang meningkat hingga 18,4% secara tahunan (year-on- year /YoY) pada kuartal I/2024 menjadi 2.609 Petabyte (PB). Dari sisi infrastruktur, kata Dian, BTS perusahaan memiliki tingkat keterhubungan dengan jaringan fiber optik (fi berized) mencapai 62%. 

Secara teknis, fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan BTS melalui jalur fi ber, termasuk melakukan regenerasi perangkat BTS. Merujuk pada laporan presentasi korporasi, XL Axiata juga menambah 2G dari 53.136 BTS pada kuartal I/2023 bertambah 1.687 unit menjadi 54.823 unit pada kuartal I/2024. Untuk BTS 3G, imbuhnya, XL Axiata menyisakan 377 unit pada kuartal I/2024 dari sebelumnya 1.252 BTS pada kuartal I/2023. Untuk kinerja keuangan, XL berhasil meraih total pendapatan sebesar Rp8,4 triliun, meningkat 12% dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya. Sementara itu, PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison mengungkapkan tetap mengelar ekspansi jaringan 4G, di tengah upaya memperluas wilayah jaringan 5G di Indonesia. 

SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison Steve Saerang mengatakan bahwa jaringan 5G Indosat kini telah menjangkau wilayah Solo, Karawang, Bandar Lampung, Surabaya, Balikpapan, Makassar, dan Bali. Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi menyebut lelang spektrum 700 MHz yang akan digelar paling lambat Juni 2024 akan mengubah peta persaingan 5G di Indonesia. Saat ini, cakupan jaringan 5G belum berjalan optimal meski Indonesia telah mengadopsi jaringan ini, sebab kebutuhan spektrum yang belum terpenuhi. Sebab, 5G membutuhkan setidaknya minimal 100 MHz agar berjalan optimal. Di samping itu, menurut Heru, pemanfaatan jaringan 5G perlu didorong untuk berkembang. Begitu pun dengan harga smartphone (ponsel pintar) yang mendukung jaringan 5G bisa lebih terjangkau.

Perusahaan Telko Gelar Karpet Merah untuk Starlink

KT1 29 Apr 2024 Investor Daily

Kehadiran Starlink, penyedia internet satelit milik taipan Amerika Serikat, Elon Musk sempat menimbulkan wacana pro dan kontra di kalangan penyelenggara jasa internet di Tanah Air. Namun, seiring berjalannya waktu, operator telekomunikasi mulai melunak, bahkan kini operator menyatakan siap bekerja sama dengan Starlink untuk melayani akses internet  di area-area rural. "Untuk Sarlink, dari awal sebenarnya kita sudah menyambut baik, jika ada teknologi yang bisa membantu kita untuk meng-cover daerah-daerah yang selama ini sangat sulit kita jangkau. Kami sebelum ada Starlink pun, sebenarnya kita sudah memanfaatkan satelit sebagai sarana backbone," kata Direktur Chief Technology PT XL Axiata Tbk, I Gede Darmayuasa. Bahkan, menurut Gede, kehadiran Starlink bisa menekan biaya  struktur cost perseroan, sembari menikmati kapasitas internet yang lebih besar dari layanan Starlink. Namun yang menjadi concern dari pelaku telekomunikasi, jika Starlink memberikan layanan langsung (direct) ke costumer retail, baik itu layanan langsung ke perumahan maupun langsung ke perangkat handset. (Yetede)

JARINGAN 5G : OPERATOR TUNGGU LELANG SPEKTRUM

HR1 26 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Operator telekomunikasi tengah menanti lelang spektrum frekuensi 700 MHz untuk jaringan 5G yang akan digelar paling lambat pada Juni 2024. PT XL Axiata Tbk. (EXCL) meminta agar reserve price lelang spektrum frekuensi 700MHz dan 26 GHz dapat terjangkau dari tahun sebelumnya. Operator telekomunikasi bersandi saham EXCL itu telah menyiapkan dana untuk aksi lelang ini. “Affordable, yang lebih terjangkaulah, makin rendah makin baik,” kata Chief Corporate Affairs XL Axiata Marwan O. Baasir, Kamis (25/4). Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini menyatakan perusahaan siap melakukan lelang spektrum frekuensi mengingat spektrum yang dimiliki XL Axiata paling kecil dibandingkan dengan operator lain. “Kami mungkin hampir setengahnya dari yang dimiliki oleh operator lain,” ungkap Dian. Terpisah, Head of External Communications XL Axiata Henry Wijayanto mengatakan XL Axiata berminat mengikuti lelang tersebut karena frekuensi merupakan sumber daya yang sangat dibutuhkan untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.

PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison pun mendukung penguatan infrastruktur telekomunikasi nasional, termasuk pengalokasian spektrum frekuensi 700 MHz dan 26 GHz bagi penyelenggara jaringan bergerak seluler. “Terkait dengan rencana seleksi spektrum frekuensi 700 MHz dan 26 GHz, kami melihat penting bagi pemerintah untuk memberikan insentif sebagai faktor pendukung operator seluler berpartisipasi dan mengalokasikan investasi yang diperlukan untuk pengadaan dan pengembangan jaringan 5G,” kata SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison Steve Saerang. Indosat berharap proses seleksi dapat berjalan transparan, adil, efisien, serta mendorong optimalisasi pemanfaatan spektrum frekuensi, sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekosistem telekomunikasi yang berdaya saing.

Pemerhati telekomunikasi menilai cakupan untuk memperluas jaringan 5G masih terganjal spektrum frekuensi yang masih minim di Indonesia. Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi menyebut cakupan jaringan 5G belum berjalan optimal meski Indonesia telah mengadopsi jaringan ini, mengingat kebutuhan spektrum yang belum terpenuhi. Heru mengungkapkan bahwa jaringan 5G membutuhkan setidaknya minimal 100 MHz agar berjalan optimal. Untuk itu, menurutnya, masa depan 5G akan bertumpu pada lelang spektrum frekuensi yang dilakukan tahun ini. Heru menambahkan pemanfaatan jaringan 5G juga perlu didorong untuk berkembang. Begitu pun dengan harga ponsel pintar (smartphone) yang mendukung jaringan 5G sebaiknya lebih terjangkau. Di sisi lain, Heru menilai jaringan 4G di Indonesia untuk beberapa wilayah masih cukup, tetapi untuk banyak wilayah sudah tidak memadai. Dihubungi terpisah, Sekretaris Umum Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) Zulfadly Syam menuturkan jaringan 5G akan mencakup isu spektrum frekuensi, perangkat, kebutuhan akan konten, dan daya beli masyarakat. Berdasarkan hasil survei APJII (2024) yang dirilis pada 31 Januari 2024, Zulfadly menyampaikan bahwa sebanyak 39,81% menyatakan fitur 5G tidak menjadi pertimbangan saat membeli handphone karena belum tersedianya jaringan 5G di lokasi responden. Sementara itu, sebanyak 22,64% menyebut fitur 5G menjadi pertimbangan saat membeli handphone sebagai antisipasi perkembangan pada masa depan, dan hanya 8,6% responden menyatakan jaringan 5G sudah tersedia di lokasi.

XL dan Smartfren Konsolidasi Hadapi Ancaman Starlink

KT1 26 Apr 2024 Investor Daily
Rencana konsolidasi antara PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Smartfren Telecom (FREN) patut dibaca sebagai bagian  dari rencana besar XL dalam menghadapi persaingan industri di masa depan. Terlebih, kehadiran satelit Startlink milik SpaceX yang dikendalikan Elon Musk kian  di depan mata. Eksistensinya bisa menguntungkan, tapi bukan tidak mungkin juga memberikan ancaman. Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini angkat bicara mengenai situasi tersebut. Menurut dia, konsolidasi bersama operator telekomunikasi lain termasuk FREN selalu dilihat sebagai peluang. Sebab bagaimanapun, perkawinan dua operator sekaligus bakal berimbas positif terhadap industri yang lebih baik," ujar Dian. Apalagi, sambungnya, laju perkembangan teknologi itu sulit dibendung sehingga perseroan harus selalu siap. Mulai persiapan untuk ekspansi dalam rangka memperkuat jumlah spektrum, maupun merespon kehadiran  Starlink di Tanah Air. (Yetede)

LAYANAN INTERNET : PEMERINTAH TERTIBKAN RT/RW NET ILEGAL

HR1 25 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan sanksi tegas kepada penjual kembali jasa layanan internet tanpa izin atau sering disebut RT/RW Net ilegal. Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (kemenkominfo) Wayan Toni Supriyanto mengatakan upaya itu sebagai bentuk penertiban RT/RW Net illegal. Wayan menuturkan bahwa Kemenkominfo melakukan sejumlah tindakan atas praktik RT/RW Net ilegal yang masih terjadi di tengah masyarakat, salah satunya dengan menertibkan 150 penyelenggara internet service provider (ISP) ilegal selama 2023. Selain itu, Wayan menambahkan bahwa juga telah dilakukan sosialisasi ketentuan jual kembali jasa telekomunikasi di lima lokasi, yakni Jakarta, Cirebon (Jawa Barat), Surabaya (Jawa Timur), Salatiga (Jawa Tengah), D.I. Yogyakarta pada Februari—Maret 2024, dan Banten pada April 2024.

“Yang intinya seluruh ISP wajib mematuhi ketentuan jual kembali jasa telekomunikasi dan pelanggaran atas hal tersebut akan dikenakan sanksi administratif, diharapkan seluruh penyelenggara ISP secara sinergis dan kolaboratif melakukan pencegahan dan upaya untuk turut menurunkan kegiatan ilegal,” jelasnya. Selanjutnya, aduan masyarakat terkait pelaku usaha RT/RW Net ilegal dan kemitraan yang tidak sesuai dengan ketentuan telah dilakukan pemanggilan kepada penyelenggara NAP dan ISP pada 2–4 April 2024 untuk dilakukan klarifikasi. Serta, terhadap 11 penyelenggara NAP/ISP telah diterbitkan Surat Teguran Pertama. Sejauh ini, dia mencatat Pulau Jawa menjadi wilayah yang paling banyak ditemukan praktik menjual jasa kembali layanan internet tanpa izin. “Wilayah dalam Pulau Jawa saat ini paling banyak ditemukan praktik ilegal mengingat populasinya tertinggi,” kata Wayan. Sayangnya, Kemenkominfo tidak memiliki data pasti jumlah RT/RW Net ilegal. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menegaskan siap menertibkan praktik jual kembali layanan internet tanpa izin.

Dalam surat pemberitahuan yang diterima Bisnis, Kemenkominfo melarang penyelenggara jasa akses internet untuk memfasilitasi pratik menjual kembali layanan internet kepada pelanggan secara ilegal atau RT/RW Net ilegal. Jika terbukti melanggar, sanksi yang akan diterima adalah ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda paing banyak Rp1,5 miliar. Sementara itu, Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) meminta Kemenkominfo segera menindak tegas segala bentuk penyelenggaraan internet yang tidak berizin atau RT/RW Net ilegal. Sekretaris Umum APJII Zulfadly Syam mengatakan bahwa sudah cukup penyelenggara jasa internet yang tidak berizin dibina dalam waktu bertahun-tahun. Namun, Zulfadly melihat bahwa pembinaan yang dilakukan tidak menghasilkan perbaikan yang signifikan. Saat ini, dia menyebut bukan lagi masanya untuk melakukan pembinaan terhadap ISP yang tidak berizin. Dia menambahkan bahwa hadirnya RT/RW Net Ilegal tidak saja merugikan ISP berizin, melainkan juga merugikan negara. Untuk RT/RW Net ilegal, dia menyarankan agar diberikan waktu maksimal 6 bulan untuk mengurus izin. “Jika tidak, maka pilihannya tutup atau disanksi oleh regulasi yang ada,” imbuhnya.

LAYANAN INTERNET, Permintaan Meningkat, Spektrum Frekuensi Ditambah

KT3 24 Apr 2024 Kompas

Kemenkominfo menyebutkan, industri telekomunikasi seluler membutuhkan tambahan spektrum frekuensi selebar 1.310 megahertz sampai tahun 2026, untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan seluler. ”Teknologi akses seluler yang baru terus muncul sehingga lebar pita spektrum frekuensi harus ditambah. Jadi, bukan semata-mata okupansi lebar spektrum frekuensi yang sekarang dimiliki operator telekomunikasi seluler itu sudah penuh,” kata Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo Ismail saat menghadiri Konferensi Manajemen Spektrum Tingkat Asia Pasifik yang Ke-10, Selasa (23/4) di Jakarta. Konferensi ini menindaklanjuti hasil pertemuan World Radiocommunication Conference (WRC) 2023 yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab, pada akhir 2023.

Konferensi pada 23-24 April ini membahas berbagai masalah terkait spektrum frekuensi, di antaranya mobile broadband, 5G, 6G, Wi-Fi, satelit, dan isu kebencanaan. Menurut Ismail, tambahan spektrum frekuensi dengan total lebar 1.310 MHz akan dipenuhi dari berbagai jenis spektrum frekuensi, seperti jenis spektrum frekuensi rendah (low band) dan tinggi (millimeter-wave). Rencananya, Kemenkominfo akan melelang spektrum 700 MHz (jenis low band) dan 26 gigahertz (GHz) terlebih dulu untuk memenuhi tambahan kebutuhan. Keduanya akan dilelang bersama. Harga lebar pita spektrum, ujar Ismail, akan diberi insentif. Salah satu opsi insentif yang sedang dibahas ialah operator pemenang lelang tak langsung membayar biaya penggunaan spektrum frekuensi. (Yoga)

Starlink Tidak Ancam Bisnis Operator Telko Eksisting

KT1 23 Apr 2024 Investor Daily
Kehadrian Starlink, operator internet satelit milik konglomerat Elon Musk asal Amerika Serikat, untuk melayani konsumen ritel diyakini tidak akan menggerus bisnis operator  telekomunikasi (telko) yang telah ada  di tanah Air. Sebab, basis layanan dan tarif layanannya berbeda. Hal yang lebih penting, kehadiran Starlink harus mematuhi peraturan perundangan yang berlaku dan pemerintah harus memberikan perlakuan yang sama  (level playing field). Rencana kehadiran PT Starlink Services Indonesia (Starlink) untuk layanan ritel telah menimbulkan pro dan kontra diberbagai penyelenggara jasa  internet, termasuk operator telko di Tanah Air. Ketika Starlink akan melayani  pelanggan berbasis satelit , operator telko eksisting lebih banyak  melayani pelanggan berbasis seluler (base transceiver station/BTS) dan kabel fiber optik. Di satu sisi kehadiran Starlink akan bisa memberikan pilihan dalam menjembatani kesenjangan akses internet yang jomplang antar wilayah urban dan rural. Tapi di sisi lain Starlink juga dilihat sebagai 'musuh'  yang dapat menggerus ceruk pasar operator telko eksisting di Indonesia. (Yetede)

Kenaikan Laba Bersih Telkom Pada Kuartal I Tumbuh 3,1%

HR1 22 Apr 2024 Bisnis Indonesia

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil membukukan laba bersih operasi senilai Rp6,3 triliun pada kuartal I/2024 atau naik 3,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba sebelum bunga, pajak, de presiasi, dan amortisasi (EBITDA) juga mengalami kenaikan sebesar 2,2% menjadi Rp19,4 triliun, dengan margin EBITDA yang stabil di angka 51,9%. Adapun, pendapatan konsolidasi persero an tercatat tumbuh 3,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) mencapai Rp37,4 triliun pada akhir kuartal I/2024. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan bahwa kinerja perseroan sejauh ini masih berjalan baik, meski industri menghadapi tantangan dan tak terlepas dari kondisi makroekonomi serta kinerja saham Telkom yang terpengaruh oleh gejolak geopolitik global. Sejumlah pencapaian kinerja anak usaha Telkom di antaranya dikontribusi dari segmen mobile. Telkomsel membukukan pendapatan Rp28,5 triliun yang didukung pertumbuhan Digital Business yang mencapai 8,6% menjadi sebesar Rp19,7 triliun. Telkomsel juga meraih pencapaian positif dari lalu lintas data yang tumbuh 14,4% menjadi 4.823.809 TB. 

Telkomsel telah memperkuat pangsa pasar dengan mencatat pertumbuhan 5,7% menjadi 159,7 juta pelanggan seluler, sedangkan pelanggan IndiHome residensial (B2C) mencapai 8,9 juta pada akhir Maret 2024. Pada segmen Enterprise, Telkom membukukan Rp4,5 triliun dengan layanan B2B Digital IT Services dan Enterprise Connectivity sebagai kontributor utama pendapatan. Perseroan akan terus meningkatkan kapabilitasnya pada bisnis Cloud, Digital IT Services dan Cyber Security, termasuk menjalin kola borasi strategis dengan mitra teknologi global. Pada bisnis menara telekomunikasi, Telkom melalui anak usaha Mitratel mencatat pendapatan Rp2,2 triliun atau tumbuh 7,3% YoY, yang didorong oleh pendapatan sewa menara. EBITDA dan laba bersih tumbuh masing-masing sebesar 9,9% dan 4,0% YoY dengan margin keduanya yang makin baik senilai 83,5% dan 23,6%. Sepan jang kuartal I/2024, Mitratel me nam bah sebanyak 121 tower baru sehingga total kepemilikan tower menjadi 38.135 tower.

Apple Tertarik Investasi Smartfren City di IKN

KT1 19 Apr 2024 Investor daily

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi  Arie Setiadi mengungkapkan bahwa Apple, raksasa produsen teknologi informasi dan komunikasi (TIK) asal Amerika Serikat, sangat antusias merespons ajakan  untuk berinvestasi pada  pengembangan kota pintar (Smart City) di kawasan Ibu Kota Nusantara IKN, Kalimantan Timur. Tanggapan tersebut disampaikan langsung oleh CEO Apple Inc Tim Cook ketika berkunjung dan bertemu dengan Presiden  ( Jokowi ) di Istana Kepresidenan. Menurut Budi Arie, pertemuan itu, Presiden menawarkan peluang investasi pengembangan smart city di IKN, selain dorongan untuk membangun pabrik produk perangkat telekomunikasi, salah satunya smartphone iPhone di Indonesia. "Presiden menyampaikan kepada Apple bagaimana bisa  berpatisipasi dalam pengembangan smart city di IKN," kata Budia Arie. (Yetede)