;
Tags

Teknologi Informasi

( 850 )

Indonesia Buka Peluang Investasi Teknologi Digital

KT1 27 Dec 2021 Investor Daily

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kemenkominfo, Ismail mengatakan, Indonesia masih membutuhkan pemerataan akses konektivitas digital kerena kondisi alam dan peningkatan kebutuhan warganya. "Indonesia adalah negara berkembang yang luas dengan 17.000 pulau, sehingga membutuhkan pemerataan akses konektivitas, terutama untuk konsumsi industri  dan rumah tangga," jelas Ismail, pada diskusi virtual 5G Connectivity for making Indonesia Expo 2020 Dubai. Tahun 2021, ada empat fokus Kemenkominfo untuk meningkatkan akses jaringan 4G di daerah tertinggal dengan mempercepat  pembangunan pemancar penguat sinyal (base transceiver station/BTS)  dan pemanfaatan jaringan pita lebar tulang punggung Palapa Ring. Semua spektrum frekuensi jaringan 5G di Indonesiapun diperkirakannya memacu pertumbuhan PDB menjadi Rp 2.874 triliun pada akhir 2021 dan mencapai Rp 3.549 triliun tahun 2035. (Yetede)

2022, Pencurian Data Masih Jadi Ancaman

KT1 27 Dec 2021 Investor Daily

Lemabaga Communication & Information System Security Research Center (CIS-SReC) memprediksikan, ancaman syber pada 2022 tidak akan jauh berbeda dibandingkan tahun 2021. Kasus pencurian data dan serangan ransomware masih akan menjadi ancaman utama dalam kejahatan siber. "Pada tahun 2021 ini, Indonesia mencatat rekor buruk pada kasus kebocoran BPJS masuk pada urutan pelanggara data terbesar yang dicatat oleh berbagai lembaga siber di seluruh dunia," ujar Pakar Keamanan Siber sekaligus Chairman Lembaga CISSReC Pratama Persadha. Menurutnya, pemerintah seharusnya bisa belajar kesalahan tersebut dan tidak mengulanginya pada tahun-tahun mendatang. Karena, serangan siber akan lebih umum, lebih kuat, lebih maju ditahun-tahun mendatang. "Pencurain data atau serangan siber bisa ditekan dengan pendekatan hukum lewat Undang-Undang, juga pendekatan SDM dan teknologi," kata Pratama. (Yetede)

Aktivisme Digital, Yang Muda, yang Peduli

KT3 26 Dec 2021 Kompas

Pertengahan 2021, jagad media sosial diramaikan unggahan dari BEM UI berupa meme wajah Presiden Joko Widodo bertulis ”Jokowi The King of Lip Service”. Respons pro dan kontra bermunculan, Ketua BEM UI Leon Alvinda mengalami doxing dan medsosnya sempat diretas. Banyak anak muda, terutama generasi Z dan generasi milenial akhir, ramai bersuara membela hak kebebasan berpendapat. Hasil pemetaan Drone Emprit menunjukkan, mayoritas yang aktif dalam percakapan via Twitter terkait isu ini berusia muda, yakni 49,56 persen berusia 19-29 tahun. Sejalan paparan Damien Spry, dosen University of South Australia, medsos jadi media terbanyak digunakan. 89 % sumber berita saat ini berasal dari berita daring dan media sosial. Bagi anak muda, medsos adalah wahana berekspresi untuk banyak hal.

Co-Founder Arisearose Calista Fahira Ridrany Jasmine, komunitas anak muda yang berawal di Instagram dan mempunyai lebih 19.000 pengikut ini aktif bergerak menyuarakan sejumlah isu seperti kesehatan mental, lingkungan, hingga sosial politik. Sejalan hal itu, mereka perlahan mengantarkan literasi digital kepada para pengikutnya. Anita Wahid juga turut serta dalam Siberkreasi serta menggerakkan Mafindo dan Public Virtue, memberi pesan bagi anak muda untuk tetap bergerak. Aktivisme digital merupakan sebuah keniscayaan dan anak muda yang memegang kendali.Akan tetapi, literasi digital perlu dipegang tidak hanya dari kreasi pembuatan konten, tetapi juga etika dan keamanan. (Yoga)


Impian Hidup Ideal di Dunia Rekaan

KT3 26 Dec 2021 Kompas

Anak muda zaman sekarang, sering membuka platform metaverse untuk sekadar mengecek avatar atau karakter pengganti mereka di dunia maya. Di dunia metaverse, kita bisa jadi siapa pun dan pergi ke mana pun atau melakukan apa pun yang kita mau.Tren avatar di dunia metaverse semakin populer semasa pandemi Covid-19 akibat pemberlakuan kebijakan pembatasan mobilitas warga dan kebijakan bekerja dari rumah. Istilah metaverse diciptakan dalam novel fiksi ilmiah, Snow Crash, karya Neal Stephenson tahun 1992. Berasal dari ”meta” yang berarti melampaui dan ”universe” atau semesta. Cerita novel itu kemudian diwujudkan sutradara Steven Spielberg di filmnya, Ready Player One, selain itu, film The Matrix juga bertema serupa.

Di dunia virtual bersama tersebut, orang bisa membeli tanah, barang dan jasa, jalan-jalan ke mana saja, dan datang ke ajang apa saja. Transaksi di dalamnya kerap menggunakan mata uang kripto. Banyak platform realitas virtual ini didukung oleh teknologi blockchain, mata uang kripto, dan non-fungible token (NFT) yang memungkinkan aset digital terdesentralisasi untuk dikumpulkan dan dimonetisasi. Sepatu merek Nike atau merek terkenal Gucci pun sudah merambah metaverse. Dunia mode berperan besar dalam platform ini dan penciptanya sudah menjual pakaian secara virtual hingga 1,6 miliar helai di Zepeto. Dari setiap penjualan 5.000 zems, Zepeto memperoleh 106 dollar AS. Para pengguna Zepeto membeli mata uang zems ini dengan uang asli. (Yoga)


Impian Hidup Ideal di Dunia Rekaan

KT3 26 Dec 2021 Kompas

Anak muda zaman sekarang, sering membuka platform metaverse untuk sekadar mengecek avatar atau karakter pengganti mereka di dunia maya. Di dunia metaverse, kita bisa jadi siapa pun dan pergi ke mana pun atau melakukan apa pun yang kita mau.Tren avatar di dunia metaverse semakin populer semasa pandemi Covid-19 akibat pemberlakuan kebijakan pembatasan mobilitas warga dan kebijakan bekerja dari rumah. Istilah metaverse diciptakan dalam novel fiksi ilmiah, Snow Crash, karya Neal Stephenson tahun 1992. Berasal dari ”meta” yang berarti melampaui dan ”universe” atau semesta. Cerita novel itu kemudian diwujudkan sutradara Steven Spielberg di filmnya, Ready Player One, selain itu, film The Matrix juga bertema serupa.

Di dunia virtual bersama tersebut, orang bisa membeli tanah, barang dan jasa, jalan-jalan ke mana saja, dan datang ke ajang apa saja. Transaksi di dalamnya kerap menggunakan mata uang kripto. Banyak platform realitas virtual ini didukung oleh teknologi blockchain, mata uang kripto, dan non-fungible token (NFT) yang memungkinkan aset digital terdesentralisasi untuk dikumpulkan dan dimonetisasi. Sepatu merek Nike atau merek terkenal Gucci pun sudah merambah metaverse. Dunia mode berperan besar dalam platform ini dan penciptanya sudah menjual pakaian secara virtual hingga 1,6 miliar helai di Zepeto. Dari setiap penjualan 5.000 zems, Zepeto memperoleh 106 dollar AS. Para pengguna Zepeto membeli mata uang zems ini dengan uang asli. (Yoga)


Mitratel Menjadi Jawara Emiten Manara di Bursa

HR1 22 Nov 2021 Kontan

Kapitalisasi pasar PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk bakal langsung menyodok menjadi jawara baru di jajaran emiten pebisnis menara telekomunikasi. Merujuk hasil initial public offering (IPO) emiten yang akan menggunakan kode saham MTEL ini, jatah saham alokasi terpusat bertambah dari sebelumnya 2,5% menjadi 5%. Dengan demikian, total saham yang akan dimiliki masyarakat sebanyak-banyaknya akan bertambah menjadi sebanyak 23.493.524.800 saham. Porsi saham milik PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Metra Digital Investama mencapai 60,02 miliar saham. Dengan demikian, total jenderal saham MTEL yang ditempatkan dan disetor penuh sebanyak-banyaknya adalah 83,52 miliar saham.


Pemerintah akan Atur Penyelenggraan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi di Daerah

KT1 16 Nov 2021 Investor Daily

Kementerian Komunikasi dan informatika (Kemenkominfo) akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri  (Kemendagri) dan kementerian terkait untuk membuat aturan pembangunan dan penyelenggaraan infrastruktur pasif telekomunikasi di daerah agar berjalan lebih baik.Hal tersebut merupakan amanah dari UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, klaster pos, telekomunikasi dan penyiaran (postelsiar).  "Ini merupakan perintah UU Cipta Kerja dan turunannya, Kemenkominfo akan berkoordinasi dengan Kemendagri dan Kementerian terkait lainnya untuk menjual aturan turunannya, sehingga jelas pelaksanaannya," ujar Plt Dirjen Penyelenggraan Pos dan Informatika (PPI) yang juga Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika. Menurut dia salah satu yang ditegaskan dalam UU Cipta Kerja, pemerintah pusat dan daerah (Pemda) menstabilitasi dan atau memberikan kemudahan pembangunan infrastruktur telekomunikasi serta dapat berperan  menyediakan fasilitas bersama infrastruktur pasif dengan biaya terjangkau. Karena itu, pemeritah pusat  harus mencari solusi terbaik agar tujuan pemda merapikan kabel udara (telekomikasi) tercapai dengan lebih baik dan masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan telekomunikasi yang terjangkau dan bagus dapat terwujud. (Yetede)

Transformasi Digital Dapat Tingkatkan Kinerja Sektor Pelayaran dan Kepelabuhan

KT1 01 Nov 2021 Investor Daily

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dunia sempat menghadapi tantangan dengan terganggunya suppy chain logistic terutama karena meningkatnya kapal logistik antar negara, persediaan kontainer yang terbatas. serta pelabuhan internasional yang mengalami bottleneck. Sektor pelayaran dan kepelabuhanan diharapkan bisa segera beradaptasi dengan transformasi digital. "Sektor pelayaran dan pelabuhan harus dapat beradaptasi dengan tingginya demand ini dan mencari jalan keluar agar logistic cost yang merupakan jantung dari perdagangan internasional bisa terjaga,"Ujar Airlangga dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (30/10). Kondisi pandemi Covid yang terjadi sejak 2020 telah mengakselerasi transformasi digital di negara aspek. Ekonomi digital tumbuh menjadi kekuatan baru dan diyakini dapat terus tumbuh lebih besar.

Dalam penerapan digitalisasi kepelabuhan dan memperbaiki kondisi logistik di Indonesia, pemerintah telah membangun National Logistic Ecosystem (NLE). Ekonomi logistik nasional ini menyelaraskan lalu-lintas barang dan dokumen baik internasional maupun domestik yang berorientasi pada kerja sama antar-instansi pemerintah dan swasta, melalui pertukaran data, simplifikasi proses, penghapusan repitisi dan duplikasi, serta didukung oleh teknologi informasi yang mencakup seluruh  proses logistik terkait dan menghubungkan sistem-sistem  logistik yang telah ada. Dengan demikian, eksportir dan importir hanya perlu melakukan transaksi melalui sebuah platform daring NLE. "Dengan NLE, diharapkan dapat terjadi efisiensi  pemrosesan logistik dan penurunan biaya logistik nasional yang ditargetkan turun dari 23,5% menjadi sekitar 17% pada 2024 sebagaimana tercantum dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Penataan Ekonomi Logistik Nasional," ucapnya. (Yetede)

Telkomsel-Beehive Uji Coba Drone di Sumenep

KT1 01 Nov 2021 Investor Daily

Telkomsel Innovation Center (Tinc) bersama Bee-hive Drones dan Institute Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, menguji coba proyek pesawat tanpa awak (drone) untuk mengirim kebutuhan medis ke pulau terpencil di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (31/10). Drone yang juga dipergunakan untuk mengirim bahan bantuan selain medis itu akan mulai dioperasikan  pada semester 1-2022. Gagasan proyek ini bermula dari kondisi geografis Kabupaten Sumenep yang terdiri atas gugusan pulai kecil yang sangat membutuhkan sistem logistik terpadu. Selama ini, kebutuhan di gugusan pulau tersebut dilayani oleh kapal. Hanya saja, kapal tidak selalu siap memasok  kebutuhan logistik setiap dibutuhkan. Dronepun dinilai sebagai solusi efektif  dan efisien untuk mengirimkan suplai kebutuhan daerah yang sulit terjangkau dengan moda distribusi konvensional tersebut. Vice President Business Development Telkomsel Jocky Heruseon mengatakan, inisiatif yang dijalankan bersama Beehive Drones itu merupakan salah satu contoh perwujudan komitmen Tinc untuk dapat  berkolaborasi dengan startup di Tanah Air dalam melahirkan solusi digital inovatif yang dapat memecahkan permasalahan ditengah masyarakat.

"Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen Telkomsel dalam mendorong pemanfaatan  teknologi digital secara merata untuk memenuhi berbagai  kebutuhan masyarakat Indonesia wilayah 3T (terdalam, terpencil, dan tertinggal)," ungkap Jocky, Minggu (31/10). Beehive Drones merupakan start-up yang tergabung dalam Tinc, sebuah program corporate accelerator garapan Telkomsel. Saat ini, proyek drone Beehive Drones itu tengah berada pada tahapan akhir menuju commersial release. Karena itu, drone ini pun berkesempatan untuk bersinergi dengan ekosistem digital Telkomsel. Sementara itu, CEO Beehive Drones Albertus Gian Desayes menambahkan bahwa uji coba drone di Sumenep tersebut merupakan moment penting  bagi  perusahaannya dan juga bagi lanskap  penyedia layanan sistem penerbangan drone di Indonesia. Karena itu, Beehive Drones juga akan tetap mengandalkan dan mendorong kapal laut dalam alur logistik last-mile delivery di Sumenep dan didukung dengan drone ciptaannya.(Yetede)

Dongkrak Daya Saing Maritim, INSA Dorong Penggunaan Teknologi Informasi

KT1 29 Oct 2021 Investor Daily

Indonesian National Shipowers’ Association (INSA) mendorong peningkatan pemanfataan teknologi informasi guna memperkuat daya saing industry maritime dalam negeri. Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto menjelaskan, di era digitalisasi saat ini dan implementasi National Logistic Ecosystem (NLE), industry maritime mau tidak mau harus siap menghadapinya dengan memanfaatkan teknologi informasi serta mengubah pola pikir dan cara kerja di sector maritim.

“Selain untuk menghadapi persaingan global, penerapan digitalisasi di insutri maritime diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi di sector maritime,” ungkap Carmelita dalam konferensi pers acara Virtual Expo Maritime Indonesia (VEMI) 2021 secara daring, Kamis (28/10). Selain itu, lanjut dia, penerapan digitalisasi pada system layanan online disektor maritime perlu terus dikembangkan sehingga proses bisnis menjadi lebih efisien dan cepat pada akhirnya mampu menekan biaya logistik.

Carmelia menyebutkan, pembangunan infrastruktur digital yang terintegrasi sangat penting bagi sektor maritim dan logistik karena akan terciptanya big data yang dapat dimanfaatkan  dalam melakukan analisa. Big data mendorong terciptanya inovasi produk, layanan dan peluang bisnis di sektor maritim, misalnya mengenai informasi  mengenai ketersediaan ruang muat kapal, dan jenis komoditas. "Sinergitas, kolaborasi, dan inovasi disektor maritim, perlu terus dilakukan untuk kemajuan industri maritim kita," papar Camelia. (Yetede)