;
Tags

Teknologi Informasi

( 857 )

2025, Kemenkominfo Berharap Implementasi 5G Merata

KT1 08 Feb 2022 Investor Daily

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kemenkominfo Ismail mengatakan Kemenkominfo telah menelaah bahwa pengalaman dari implementasi 4G di Indonesia membutuhkan waktu enam sampai tujuh tahun hingga relatif  merata seperti sekarang. "Jadi implementasi 5G merupakan sebuah keniscayaan. Tapi harus kita atur ritme dan timing-nya agar implementasinya benar-benar produktif buat kepentingan bangsa dan negara," jelasnya. Dibandingkan generasi teknologi sebelumnya, lanjut Ismail, perkembangan 5G memberikan nuansa berbeda. Ketika Indonesia berimigrasi dari teknologi 3G ke 4G, sebagian isu hanya persoalan kecepatan transformasi informasi data, atau koneksi melalui internet menggunakan teknologi mobile broadband. "Tapi perkembangan 4G ke 5G agak berbeda. Karena,5G memberikan nuansa yang lebih luas dari sekedar masalah user experience," jelas Ismail. (Yetede)

Metaverse Masa Depan Perbankan di Indonesia

KT1 27 Jan 2022 investor Daily

Implementasi platform metaverse di sektor perbankan Indonesia sangatlah mungkin dilakukan, bahkan, menjadi masa depan yang tak terelakkan. Aktivitas fisik dan transaksi perbankan pada saatnya bisa dipindahkan ke dunia virtual baru, yakni metaverse, dan momentumnya tinggal menunggu waktunya tiba. Metaverse, atau meta semesta, merupakan bagian dari ruang realitas  virtual bersama bagi manusia yang dibuat semirip mungkin dengan dunia nyata, atau dunia tiga dimensi yang menjadi bagian dari perkembangan dunia internet tahap kedua. "Oh, itu sangat bisa (aktivitas perbankan bisa dipindah ke metaverse). Bahkan, transaski perbankan nantinya bisa lebih efisien. Perbankanpun akan makin bisa mengurangi jumlah kantor cabangnya karena menimbulkan biaya tinggi seperti disarankan BI dan OJK," ungkap  Doctor Transformasi Digital pertama di Indonesia Bayu Prawira Hie. (Yetede)

Indeks Literasi Digital Indonesia di Level Sedang

KT1 21 Jan 2022 Investor Daily

Kemenkominfo bersama Katadata Insight Center dan Siber Kreasi melakukan survei terkait indeks literasi digital Indonesia pada 2021. Hasilnya, indeks literasi digital di Tanah Air hanya sedikit membaik, atau masih di level sedang. Skornya hanya naik tipis menjadi 3,49 pada 2021 dari tahun sebelumnya 3,46, dari potensi angka skor maksimun 5,00. 

Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan, pengukuran indeks literasi digital dilakukan untuk mengetahui status literasi digital di Indonesia. "Saat ini semua kegiatan terintegrasi semua ke ruang digital. Perkembangan digital yang  dibarengi dengan teknologi harus diimbangi oleh literasi  digital yang memadai. 

Pengguna ruang digital pun dapat mengoptimalkan ruang digital untuk kegiatan yag lebih produktif," imbuhnya. Sementara itu, Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permadi menyebutkan, pengetahuan tentang metaverse dan web 3,0 dan perlu mulai dikenalkan dalam program dan kurikulum Gerakan Literasi Digital Nasional. "Dulu kita bicara website, media sosial, sekarang kita harus berhadapan dengan metaverse. Padahal kita belum selesai menanggulangi konten negatif di ruang digital." ujar Dedy. (Yetede)

Akuisisi Microsoft atas Activision Tidak Akan Dihalangi Regulator

KT1 20 Jan 2022 Investor Daily

Kesepakatan Microsoft senilai US$ 69 miliar untuk mengakuisisi perusahaan video game Activision Blizzard diperkirakan mendapat lampu hijau dari regulator. "Dari perspektif regulasi,Microsoft tidak berada dibawah pengawasan yang sama seperti pendukung teknologi lainnya. (CEO Microsoft Satya Nadella) melihat peluang di segmen konsumen, sementara yang lain terjebak dalam sorotan peraturan dan tidak dapat mengejar aset seperti ini," kata analis Wedbush Dan Ives pada Rabu (19/1). Ada kekhawatiran bahwa Microsoft mungkin membuat Activision dimasa depan menjadi eksklusif untuk konsol Xbox dan komputer Windows. Jika demikian ini akan menyulitkan bagi perusahaan perangkat keras PlayStation saingan yang dibuat oleh Sony yang berbasis di Jepang. (Yetede)

Akuisisi Microsoft atas Activision Tidak Akan Dihalangi Regulator

KT1 20 Jan 2022 Investor Daily

Kesepakatan Microsoft senilai US$ 69 miliar untuk mengakuisisi perusahaan video game Activision Blizzard diperkirakan mendapat lampu hijau dari regulator. "Dari perspektif regulasi,Microsoft tidak berada dibawah pengawasan yang sama seperti pendukung teknologi lainnya. (CEO Microsoft Satya Nadella) melihat peluang di segmen konsumen, sementara yang lain terjebak dalam sorotan peraturan dan tidak dapat mengejar aset seperti ini," kata analis Wedbush Dan Ives pada Rabu (19/1). Ada kekhawatiran bahwa Microsoft mungkin membuat Activision dimasa depan menjadi eksklusif untuk konsol Xbox dan komputer Windows. Jika demikian ini akan menyulitkan bagi perusahaan perangkat keras PlayStation saingan yang dibuat oleh Sony yang berbasis di Jepang. (Yetede)

Grab Dukung BIG untuk Wujudkan Kebijakan Satu Peta

KT1 18 Jan 2022 Investor Daily

Grab, aplikasi terkemuka di Asia Tenggara, menjalin kerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG), untuk mendukung Kebijakan Satu Peta (One Map Policy/OMP) yang digagas pemerintah, untuk mewujudkan tata kelola hutan dan pertanahan yang lebih baik. Grab mengumpulkan lebih dari 10.000 titik koordinat (Point of Interest/Pol) di 3 kota dan kabupaten yang menjadi pilot project, yaitu Sukabumi, Sumedang dan Tasikmalaya. Pengumpulan Pol didukung Mitra Grab dengan teknologi pengumpulan data, lalu dimasukkan dalam peta dasar BIG yang dijadikan acuan dasar pembangunan ekonomi daerah. Data tersebut juga dimasukkan ke peta Grab sehingga memudahkan pelaku ekonomi seperti UMKM, diakses masyarakat melalui layanan Grab.

Country Managing Director of Grab Indonesia Neneng Goenadi menyampaikan, suatu kehormatan bagi Grab menjadi superapp pertama yang dipercaya BIG untuk turut mensukseskan OMP melalui pengumpulan data Pol di kota dan kabupaten yang ditargetkan. Kepala BIG Muh Aris Marfai menambahkan, kerjasama itu merupakan kontribusi bersama BIG dan Grab memajukan perekonomian Indonesia, khususnya dalam investasi dan perencanaan pembangunan melalui penyediaan data spasial yang andal, cepat dan akurat. (Dini)


Menkominfo Dukung Kemenkes Telesuri Kebocoran Data Pasien

KT1 07 Jan 2022 Investor Daily

Menteri Komunikasi dan Informatika (menkominfo) Johhny G Plate  telah memerintahkan jajaran terkait untuk berkomunikasi secara intensif dengan Kementerian Kesehatan Indonesia (kemenkes) dan memulai proses penelusuran  lebih lanjut terkait dugaan kebocoran data pasien yang dikelola oleh Kemenkes sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku. "Kementerian Kesehatan juga tengah melakukan langkah-langkah internal untuk merespon dugaan kebocoran yang terjadi, termasuk salah satunya melakukan koordinasi  dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," ujar Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Deddy Permadi, dalam pernyataannya, Kamis, (6/1) malam. Mereka diminta untuk memperhatikan kelayakan dan keandalan pemrosesan data pribadi  yang dilakukan, baik dari aspek teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia. (Yetede)

Indonesia Buka Peluang Investasi Teknologi Digital

KT1 27 Dec 2021 Investor Daily

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kemenkominfo, Ismail mengatakan, Indonesia masih membutuhkan pemerataan akses konektivitas digital kerena kondisi alam dan peningkatan kebutuhan warganya. "Indonesia adalah negara berkembang yang luas dengan 17.000 pulau, sehingga membutuhkan pemerataan akses konektivitas, terutama untuk konsumsi industri  dan rumah tangga," jelas Ismail, pada diskusi virtual 5G Connectivity for making Indonesia Expo 2020 Dubai. Tahun 2021, ada empat fokus Kemenkominfo untuk meningkatkan akses jaringan 4G di daerah tertinggal dengan mempercepat  pembangunan pemancar penguat sinyal (base transceiver station/BTS)  dan pemanfaatan jaringan pita lebar tulang punggung Palapa Ring. Semua spektrum frekuensi jaringan 5G di Indonesiapun diperkirakannya memacu pertumbuhan PDB menjadi Rp 2.874 triliun pada akhir 2021 dan mencapai Rp 3.549 triliun tahun 2035. (Yetede)

2022, Pencurian Data Masih Jadi Ancaman

KT1 27 Dec 2021 Investor Daily

Lemabaga Communication & Information System Security Research Center (CIS-SReC) memprediksikan, ancaman syber pada 2022 tidak akan jauh berbeda dibandingkan tahun 2021. Kasus pencurian data dan serangan ransomware masih akan menjadi ancaman utama dalam kejahatan siber. "Pada tahun 2021 ini, Indonesia mencatat rekor buruk pada kasus kebocoran BPJS masuk pada urutan pelanggara data terbesar yang dicatat oleh berbagai lembaga siber di seluruh dunia," ujar Pakar Keamanan Siber sekaligus Chairman Lembaga CISSReC Pratama Persadha. Menurutnya, pemerintah seharusnya bisa belajar kesalahan tersebut dan tidak mengulanginya pada tahun-tahun mendatang. Karena, serangan siber akan lebih umum, lebih kuat, lebih maju ditahun-tahun mendatang. "Pencurain data atau serangan siber bisa ditekan dengan pendekatan hukum lewat Undang-Undang, juga pendekatan SDM dan teknologi," kata Pratama. (Yetede)

Aktivisme Digital, Yang Muda, yang Peduli

KT3 26 Dec 2021 Kompas

Pertengahan 2021, jagad media sosial diramaikan unggahan dari BEM UI berupa meme wajah Presiden Joko Widodo bertulis ”Jokowi The King of Lip Service”. Respons pro dan kontra bermunculan, Ketua BEM UI Leon Alvinda mengalami doxing dan medsosnya sempat diretas. Banyak anak muda, terutama generasi Z dan generasi milenial akhir, ramai bersuara membela hak kebebasan berpendapat. Hasil pemetaan Drone Emprit menunjukkan, mayoritas yang aktif dalam percakapan via Twitter terkait isu ini berusia muda, yakni 49,56 persen berusia 19-29 tahun. Sejalan paparan Damien Spry, dosen University of South Australia, medsos jadi media terbanyak digunakan. 89 % sumber berita saat ini berasal dari berita daring dan media sosial. Bagi anak muda, medsos adalah wahana berekspresi untuk banyak hal.

Co-Founder Arisearose Calista Fahira Ridrany Jasmine, komunitas anak muda yang berawal di Instagram dan mempunyai lebih 19.000 pengikut ini aktif bergerak menyuarakan sejumlah isu seperti kesehatan mental, lingkungan, hingga sosial politik. Sejalan hal itu, mereka perlahan mengantarkan literasi digital kepada para pengikutnya. Anita Wahid juga turut serta dalam Siberkreasi serta menggerakkan Mafindo dan Public Virtue, memberi pesan bagi anak muda untuk tetap bergerak. Aktivisme digital merupakan sebuah keniscayaan dan anak muda yang memegang kendali.Akan tetapi, literasi digital perlu dipegang tidak hanya dari kreasi pembuatan konten, tetapi juga etika dan keamanan. (Yoga)