Telkomsel-Beehive Uji Coba Drone di Sumenep
Telkomsel Innovation Center (Tinc) bersama Bee-hive Drones dan Institute Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, menguji coba proyek pesawat tanpa awak (drone) untuk mengirim kebutuhan medis ke pulau terpencil di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (31/10). Drone yang juga dipergunakan untuk mengirim bahan bantuan selain medis itu akan mulai dioperasikan pada semester 1-2022. Gagasan proyek ini bermula dari kondisi geografis Kabupaten Sumenep yang terdiri atas gugusan pulai kecil yang sangat membutuhkan sistem logistik terpadu. Selama ini, kebutuhan di gugusan pulau tersebut dilayani oleh kapal. Hanya saja, kapal tidak selalu siap memasok kebutuhan logistik setiap dibutuhkan. Dronepun dinilai sebagai solusi efektif dan efisien untuk mengirimkan suplai kebutuhan daerah yang sulit terjangkau dengan moda distribusi konvensional tersebut. Vice President Business Development Telkomsel Jocky Heruseon mengatakan, inisiatif yang dijalankan bersama Beehive Drones itu merupakan salah satu contoh perwujudan komitmen Tinc untuk dapat berkolaborasi dengan startup di Tanah Air dalam melahirkan solusi digital inovatif yang dapat memecahkan permasalahan ditengah masyarakat.
"Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen Telkomsel dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital secara merata untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia wilayah 3T (terdalam, terpencil, dan tertinggal)," ungkap Jocky, Minggu (31/10). Beehive Drones merupakan start-up yang tergabung dalam Tinc, sebuah program corporate accelerator garapan Telkomsel. Saat ini, proyek drone Beehive Drones itu tengah berada pada tahapan akhir menuju commersial release. Karena itu, drone ini pun berkesempatan untuk bersinergi dengan ekosistem digital Telkomsel. Sementara itu, CEO Beehive Drones Albertus Gian Desayes menambahkan bahwa uji coba drone di Sumenep tersebut merupakan moment penting bagi perusahaannya dan juga bagi lanskap penyedia layanan sistem penerbangan drone di Indonesia. Karena itu, Beehive Drones juga akan tetap mengandalkan dan mendorong kapal laut dalam alur logistik last-mile delivery di Sumenep dan didukung dengan drone ciptaannya.(Yetede)
Tags :
#Teknologi InformasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023