;
Tags

Perusahaan

( 1080 )

ASII Mengantongi Laba Bersih Rp 17,4 Triliun

HR1 29 Jul 2023 Kontan

PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan pertumbuhan pendapatan dua digit sepanjang semester I-2023 lalu. Meski begitu, laba bersih ASII justru terkoreksi. Merujuk laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia, ASII mencetak pendapatan bersih senilai Rp 162,39 triliun. Kinerja ini naik 13,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 143,69 triliun. Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ASII mencapai Rp 17,44 triliun. Raihan tersebut turun 3,98% yoy dari Rp 18,17 triliun pada semester I-2022. Angka tersebut telah memperhitungkan penyesuaian nilai wajar investasi ASII di PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) yang cuma sebesar Rp 130 miliar. Padahal pada semester I-2022, nilai wajar atas investasi di kedua entitas itu mencapai Rp 3,7 triliun. Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro mengatakan, kinerja ASII masih positif pada semester pertama tahun 2023, didukung oleh kinerja yang lebih baik dari hampir seluruh divisi bisnis. Rinciannya, dari segmen otomotif tumbuh 18,23% menjadi Rp 65,72 triliun. Hal ini ditopang penjualan mobil secara nasional yang meningkat 7% menjadi menjadi 506.000 unit pada semester pertama tahun 2023. Penjualan mobil Astra juga naik 7% menjadi 278.000 unit, dengan pangsa pasar sedikit meningkat menjadi 55%. Sementara itu, segmen jasa keuangan naik 9,87% secara tahunan menjadi Rp 14,25 triliun. Sedangkan segmen alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi yang berada di bawah PT United Tractors Tbk (UNTR) tercatat naik 13,96% yoy menjadi Rp 68,67 triliun. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, laba bersih dari bisnis inti ASII masih tetap bertumbuh. Dia meyakini kalau akan ada peluang apresiasi saham GOTO dan HEAL sehingga bisa mengerek laba bersih ASII pada semester kedua ini. Sementara itu, sektor otomotif dan alat berat masih akan tetap menjadi penopang utama bisnis Grup Astra hingga akhir tahun ini. Secara teknikal saham ASII mengalami fail uptrend dan berada dalam fase koreksi wajar untuk menguji level support Rp 6.225 per saham.

Dunia Usaha Dipacu Jalankan Prinsip ESG

KT3 28 Jul 2023 Kompas

Yayasan Kehati memberikan penghargaan kepada 13 perusahaan berkinerja baik dalam penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). ”Ini sebagai pemacu agar perusahaan-perusahaan semakin meningkatkan kinerja ESG mereka. Selain itu juga bisa menjadi pengungkit bagi perusahaan lain untuk menerapkan prinsip yang sama,” kata Direktur Eksekutif Kehati Riki Frindos saat konferensi pers ESG Award 2023 di Jakarta, Kamis (27/7/2023). (Yoga)

Cinema XXI Targetkan Rp 2,25 Triliun dari IPO

KT3 27 Jul 2023 Kompas

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk, pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, akan menawarkan 8,33 miliar saham kepada publik, setara 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan seusai penawaran saham perdana (IPO). Dalam prospektus, Rabu  (26/7/2023), jaringan bioskop ini menargetkan dana publik Rp 2,25 triliun dan menjadi salah satu IPO besar di Bursa Efek Indonesia tahun ini. (Yoga)

Platform E-dagang Dilarang Jadi Produsen

KT3 26 Jul 2023 Kompas

Platform digital penyedia fasilitas perdagangan secara elektronik atau e-dagang dilarang untuk sekaligus menjadi produsen barang. Izin yang diberikan untuk menjadi penyelenggara platform digital berbeda dengan izin menjadi produsen barang. ”Platform digital tidak boleh sekaligus sebagai produsen. Sebagai contoh, platform digital tertentu mulanya merupakan lokapasar, lalu ternyata memproduksi barang, ini tidak boleh. Lembaganya beda, maka izinnya beda,” ujar Mendag Zulkifli Hasan seusai memberikan sambutan di acara Alibaba Cloud Data Management Summit, Selasa (25/7) di Jakarta.

Pernyataan disampaikan Mendag berkaitan revisi Permendag No 50 Tahun 2020 tentang Ketentuan  Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Menurut Zulkifli, pembahasan substansi revisi permendag itu sudah melibatkan kementerian/lembaga, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Pembahasan substansi, menurut Zulkifli, kini telah selesai. Revisi permendag itu kini berada pada harmonisasi dengan peraturan lain yang dijadwalkan selesai pada 1 Agustus 2023. (Yoga)


Blue Bird Kaji Pemanfaatan AI dan Swakemudi

KT3 25 Jul 2023 Kompas

Perusahaan taksi PT Blue Bird Tbk mengkaji pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan mobil swakemudi dalam layanannya. Wakil Direktur Teknik dan Pemeliharaan Blue Bird Astu Rahino Adi di Jakarta, Senin (24/7/2023), mengatakan, opsi itu jadi bagian rencana jangka panjang Blue Bird. ”Arahnya ke sana. Namun, pertimbangannya infrastruktur dan sumber daya manusia yang ada,” ujarnya. (Yoga)

Unit Usaha Syariah Wajib Bersiap Memisahkan Diri

KT3 24 Jul 2023 Kompas

OJK menerbitkan dua peraturan yang mewajibkan pemisahan unit usaha syariah pada perusahaan penjaminan, asuransi, dan reasuransi dari induk lembaga jasa keuangannya. Dengan menjadi entitas usaha sendiri, lembaga jasa keuangan syariah diharapkan dapat menciptakan bisnis berkelanjutan. Hal itu tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) No 10 Tahun 2023 tentang Pemisahan Unit Usaha Syariah Perusahaan Penjaminan serta POJK No 11 Tahun 2023 tentang Pemisahan Unit Usaha Syariah Perusahaan Asuransi dan PerusahaanReasuransi. Kedua POJK pemisahan unit usaha syariah (UUS) ini ditetapkan pada 11 Juli 2023. Pemisahan UUS pada industri penjaminan, asuransi, dan reasuransi itu wajib dilakukan paling lambat 31 Desember 2031. Lembaga jasa keuangan yang tidak mematuhi aturan ini akan dikenakan sanksi administrasi secara bertahap mulai dari peringatan tertulis, pembekuan kegiatan usaha, hingga pencabutan izin usaha.

Ini juga dapat diikuti pengenaan denda administratif sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Ko- munikasi OJK Aman Santosa menjelaskan, pemisahan UUS merupakan amanat UU No 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). ”Dengan keluarnya dua POJK ini diharapkan pemisahan UUS dapat terlaksana dengan baik,” ujar Aman dalam keterangannya, Jumat (21/7). Untuk memisahkan UUS di industri penjaminan, nilai aset UUS perusahaan penjaminan disyaratkan sedikitnya 50 % total asset induknya. Selain itu, ekuitas minimum UUS untuk lingkup kabupaten/kota Rp 25 miliar, lingkup provinsi Rp 50 miliar, dan lingkup nasional Rp 100 miliar. Sampai Maret 2023, jumlah pelaku UUS industri penjaminan mencapai 9 unit dengan aset Rp 5,17 triliun. (Yoga)


ASDP Raih Rp 669 M dari Layanan Kendaraan Logistik

KT1 22 Jul 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp699 miliar dari produksi layanan kendaraan logistik sebanyak 1,065 juta unit. Angka pendapatan tersebut  meningkat 31% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp534 miliar. "Sementara dari barang curah yang diangkut  sebanyak 1,2 juta ton barang dengan total pendapatan sekitar Rp7,6 miliar," kata Direktur Utama PT ASDP Indonesia ferry, Ira Puspadewi dalam pernyataan resminya di Jakarta, Jumat (21/07/2023). Menurut Ira, ASDP melayani 1,065 juta kendaraan logistik pada semester I-2023, terdiri atas kendaraan  golongan IVB,VB, VII,VIII dan IX. Sedangkan untuk barang, ASDP berhasil mengangkut hingga  1,01 juta unit atau 179% dari target sebanyak 565 ribu ton barang. Untuk tahun ini, ASDP menargetkan dapat meraih total  pendapatan sebesar Rp 5,6 triliun dengan capaian laba bersih Rp 700 miliar. Adapun produksi penyebrangan, ASDP membidik target  penumpang yang dilayani sebanyak 9,9 juta orang, kendaraan roda 2&3 sebanyak 6,5 juta unit, kendaraan roda 4 sebanyak 6,6 juta unit, dan total barang yang diangkut sebanyak 1,9 juta ton. (Yetede)

BUMN Karya Raih Kontrak Baru Rp 43 Triliun, Adhi Memimpin

KT1 21 Jul 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Empat BUMN Karya membukukan kontrak baru senilai total Rp43,9 triliun sampai paruh pertama 2023. PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) memimpin dengan raihan nilai kontrak tertinggi. Sampai Juni 2023, Adhi membutuhkan kontrak baru sejumlah Rp14 triliun dari target kontrak tahun ini sebesar Rp27 triliun. Mayoritas kontrak yang diperoleh Adhi berasal dari lini  engineering & construction sebesar 92%, properti 3%, sisanya disumbang lini bisnis lain. Sekretari Perusahaan  Adhi Karya, farid Budianto mengungkapkan, realisasi kontrak hingga  Juni 2023 tumbuh 10-15% dibandingkan tahun lalu yang mencapai  Rp11,7 triliun. "Kami masih optimistis target kontrak baru tahun ini tercapai. Beberapa potensi kontrak baru selain proyek infrastruktur pemerintah, adalah proyek jalan tol dan gedung yang sedang kami sasar," ucap Farid kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (19/7/2023). Belum lagi, menurut farid, kontrak infrastruktur kereta di Filipina CP S-03C yang baru saja ditandatangani. Kontrak tersebut akan berkontribusi  menambah raihan kontrak perseroan pada semester II-2023. (Yetede)

Wahana Inti Selaraskan Tawarkan Obligasi 3 T untuk Modal Kerja Anak Usaha

KT1 14 Jul 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Unit Usaha Indomobil Group, PT Wahana Inti Selaras (Wisel), berencana menerbitkan obligasi II Wahana Inti Selaras Tahun 2023 dengan target maksimal  Rp 3 triliun. Aksi ini dilakukan guna mendanai modal kerja lima anak usaha Wisel. Menurut Direktur Utama Wisel, Bambang Prijono, penerbitan obligasi dilakukan sejalan dengan perbaikan ekonomi pascapandemi, khusunya di sektor usaha pertambangan, konstruksi, dan perkebunan. Para pelaku usaha menilai  sektor-sektor tersebut hingga semester I-2023 berkinerja positif. Fenomena ini, kata Bambang dapat dilihat dari maraknya pembangunan proyek infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah dan perluasan fasilitas produksi di berbagai sektor. Hal itu juga tercermin  pada peningkatan anggaran belanja (budget) alat berat ketiga sektor tersebut. Prospek yang cerah itu, menurut dia, memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis alat berat yang menurut perkiraan Himpunan Industri Alat berat Indonesia (Hinabi) bakal tumbuh 30-40% tahun ini. "Dengan prosperk pertumbuhan yang psotif  ini terutama pada segmen proyek konstruksi pemerintah, pelaku usaha terus  melakukan evaluasi untuk mencanangkan belanja modal yang lebih besar di tahun mendatang," tutur dia. (Yetede)

Masih Kokoh Berkat Proyek IKN

HR1 13 Jul 2023 Kontan

Kinerja PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) berjalan positif di semester II tahun 2023. Harga jual semen yang kompetitif dan potensi permintaan yang lebih tinggi dari pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan mendukung kinerja SMGR. Research Analyst Panin Sekuritas Aqil Triyadi menjelaskan, permintaan semen akan membaik terutama pada segmen semen curah (bulk) karena pembangunan di beberapa daerah khususnya IKN. "Ke depan, kinerja SMGR bakal terus meningkat didukung posisinya sebagai pemimpin pasar dan potensi permintaan dari proyek pembangunan strategis nasional yang kembali berjalan setelah pelonggaran PPKM," kata Aqil, Rabu (12/7). Analis Sucor Sekuritas Clara Nathania dalam riset 10 Juli 2023 menjelaskan, pemulihan volume penjualan terlihat dari penjualan hingga Mei 2023 yang naik 30,2% secara year on year (yoy) menjadi 2,6 juta ton. "Pembangunan Ibu Kota Baru (IKN) diperkirakan menyerap tambahan penjualan semen curah sebesar 1 juta ton per tahun," terang dia. Sementara volume ekspor berkontribusi 15% dari total penjualan, tumbuh 21,1% yoy. Karena itu, Clara memperkirakan, total volume penjualan SMGR akan tumbuh 4,6% di 2023 dan 5% di 2024. Dia menambahkan, para pemain tier 2 secara bertahap telah meningkatkan harga jual rata-rata alias average selling price (ASP) menanggapi strategi SMGR menaikkan harga. Tapi analis Samuel Sekuritas Indonesia Daniel A. Widjaja menyebut, hingga awal Juni 2023, harga jual semen SMGR di Jakarta dengan merek Semen Gresik masih lebih mahal 17%-26% dibandingkan pemain tingkat 2 seperti merek Conch (Garuda Conch) dan Grobogan. Untungnya, SMGR membuat Semen Padang sebagai fighting brand yang harganya tidak jauh berbeda dengan kompetitornya. "Maka, SMGR mampu meraih pangsa pasar lebih tinggi didukung merek yang kuat," ujar Daniel dalam riset 19 Juni 2023.