;
Tags

Perdagangan

( 594 )

Trade Expo Indonesia Akan Kembali Digelar

KT3 06 Aug 2022 Kompas

Kemendag akan kembali menggelar pameran dagang berskala internasional Trade Expo Indonesia (TEI) di Indonesia Convention Exhibition BSD City, Tangerang. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, Jumat (5/8/2022), menjelaskan, TEI ke-37 ini akan digelar secara luring pada 19-23 Oktober 2022 dan secara daring pada 19 Oktober-19 Desember 2022. (Yoga)

250 Merek Dagang Dipamerkan di IFRA

KT3 29 Jul 2022 Kompas

Sebanyak 250 merek dagang bakal dipamerkan dalam ajang The 20th International Franchise, License and Business Concept Expo and Conference (IFRA) yang berlangsung pada 5-7 Agustus 2022 di Jakarta. Menurut Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia Susanty Widjaya, Kamis (28/7), di Jakarta, ajang tersebut juga akan diramaikan sekitar 150 pengusaha lisensi dan waralaba. (Yoga)

Perjanjian Dagang Dorong Neraca Dagang RI Surplus

KT3 23 Jul 2022 Kontan

Hingga pertengahan tahun ini, Indonesia telah memiliki 27 perjanjian perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA), 10 di antaranya sudah berjalan. “19 PTA telah diimplementasikan dan dapat dimanfaatkan pelaku usaha Indonesia untuk menembus pasar ekspor,” kata Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono, Jumat (22/7). Dari 19 PTA yang sudah terlaksana, efeknya sudah mulai Indonesia rasakan. Selama pandemic Covid19, Indonesia terus menorehkan surplus neraca perdagangan setelah mengalami defisit 3,6 miliar USD pada 2019. “Indonesia mencatatkan surplus perdagangan 21,7 miliar USD pada 2020, meningkat menjadi 32,5 miliar USD pada 2021,” ungkap Djatmiko. (Yoga)


Neraca Perdagangan Indonesia-Swiss Surplus

KT3 22 Jul 2022 Kompas

Pada semester I-2022,neraca perdagangan Indonesia-Swiss surplus 1,38 miliar USD. Surplus ini dipengaruhi kenaikan ekspor Indonesia berupa emas, mebel, kulit, dan mesin listrik ke negara tersebut. Nilai ekspor Indonesia ke Swiss pada semester I-2022 mencapai 1,60 miliar USD atau naik 60 % dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021. Sementara nilai impor Indonesia dari Swiss tercatat 210,95 juta USD atau naik 12,8 % dibandingkan dengan semester I-2021.

Duta Besar Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman D Hadad (21/7) menyebutkan, komoditas utama ekspor Indonesia ke Swiss masih didominasi emas, logam mulia, dan perhiasan, yakni 84 % total ekspor Indonesia ke Swiss atau setara 1,34 miliar USD. Ekspor emas naik 83,1 % dibandingkan semester I-2021. ”Ekspor mebel, kulit, dan mesin listrik juga naik signifikan, masing-masing naik 21,2 %; 13,4 %; dan 10 %,” ujar Muliaman. (Yoga)


UE Desak Permintaan Gas Dikurangi 15%

KT1 21 Jul 2022 Investor Daily

Komisi Eropa mendesak negara-negara anggota Uni Eropa (UE) untuk mengurangi permintaan gas alam sebesar 15% selama beberapa bulan mendatang guna mengamankan persediaan di musim dingin dan memerangi tindak "pemerasan" oleh Rusia. Sebagai informasi, penghentian total impor atau pengurangan tajam dalam aliran gas timur ke barat dapat menimbulkan efek bencana terhadap ekonomi Eropa, menutup pabrik-pabrik dan memaksa rumah tangga untuk mematikan alat pemanas. "Rusia sedang memeras kami. Rusia menggunakan energi sebagai senjata oleh karena itu, dalam hal apapun, apakah itu penghentian sebagian besar atau pemutusan total gas rusia, Eropa harus siap," ujar Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kepada wartawan, yang dilansir AFP. UE pun meminta negara-negara anggotanya untuk bersiap menghadapi yang terburuk. Sejak Negeri Beruang Merah menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022 dan di respon oleh barat dengan menjatuhkan sanksi-sanksi maka Rusia mulai mengurangi pengiriman gasnya. Langkah ini sepertinya ditujukan mencegah negara-negara UE untuk mengisi ulang cadangannya. (Yetede)

Freight Masih Tinggi, Biaya Ekspor-Impor Meroket

KT1 21 Jul 2022 Investor Daily (H)

Para pelaku usaha ekspor-impor menganggap perang anatara Ukraina dan Rusia menjadi pendorong berlanjutnya  kenaikan dan ketidakpastian  ongkos angkutan laut atau freight yang memicu naiknya biaya produksi. "Kita jadi kehilangan opportunity untuk melakukan ekspor barang lebih banyak. Tahun lalu, Desember realisasi ekspor  kita mencapai diatas US$ 200 miliar. Artinya, sebenarnya peluang ekspor besar, kalau tidak dihadang kenaikan freight ini bisa jadi naik US$ 300 sampai dengan US$ 400 miliar. Surplus perdagangan tinggi dan devisa menjadi kuat." kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Adik Putranto. Adik menyebutkan, sebagai eksportir membebankan biaya transportasi atau angkut kepada buyer. Ada juga mereka yang baisanya pakai cargo, sekarang tidak lagi, memilih loss cargo, misalnya produk furniture hanya di-packing dengan plastik wraph, kemudian langsung dimasukkan kapal. "Risiko terjadi kerusakan memang ada tetapi tidak ada cara lain," terang dia. (Yetede)

AL Filipina Beli Kapal Perang PT PAL

KT3 25 Jun 2022 Kompas

Angkatan Laut Filipina membeli dua kapal perang jenis landing platform dock (LPD) dari PT PAL Indonesia. Pembelian ditandai  dengan kontrak yang ditandatangani PT PAL dengan Kemenhan Filipina, Jumat (24/6) di Manila, Filipina. Penandatanganan dilakukan Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia Willgo Zainar dengan Secretary National of Defence Mr Delfin N Lorenzana. Indonesia, kata Willgo, dua kali memenangi penjualan di pasar ASEAN. (Yoga)

Pramuniaga Hidupkan Pekan Raya Jakarta

KT3 24 Jun 2022 Kompas (H)

Cuaca cerah dan keriuhan mewarnai Jakarta Fair Kemayoran atau Pekan Raya Jakarta (PRJ), Sabtu (18/6). Pameran multiproduk terbesar di Tanah Air, bahkan Asia Tenggara, yang ke-53 itu berlangsung bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-495 Jakarta. Suasana pameran yang digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, itu kian meriah dengan kehadiran SPG dan sales promotion boy atau pramuniaga dalam balutan seragam warna-warni. Para pramuniaga itu berstatus pekerja paruh waktu. Mayoritas masih belia, berusia 17 sampai 20-an tahun. Ada yang hanya berjaga di stan. Ada juga yang harus berseliweran seantero arena pameran sambil membawa produk di kedua tangan atau mendorong gerobak agar menjangkau lebih banyak pengunjung.

Talia (20), SPG sepeda motor di stan milik perusahaan otomotif asal Jepang itu sadar postur tubuhnya yang ideal membantu meloloskannya menjadi SPG. ”Selain itu, syaratnya paling terkait product knowledge. Kalau customer sudah bertanya hal-hal lebih mendalam, kami arahkan tanya ke sales langsung,” tutur mahasiswi semester empat jurusan hubungan internasional dari perguruan tinggi swasta di Jakarta itu. Talia sudah 10 kali menjadi pramuniaga sejak November 2021. Di stan sepeda motor di PRJ, ia dikontrak 22 hari dengan upah Rp 500.000 per hari.

Generasi Z lainnya, Shalom (19), juga menikmati menjadi SPG perusahaan teknologi finansial di PRJ. Mahasiswi jurusan psikologi dari salah satu perguruan tinggi di Depok, Jabar, ini harus mengencangkan suara agar terdengar di tengah keriuhan dan masker yang harus terus dipakai selama bekerja. Ia dibayar Rp 200.000 per hari. Jika bekerja penuh dalam 25 hari, ia akan mendapat Rp 5 juta atau sedikit lebih tinggi daripada UMP DKI Jakarta yang Rp 4,6 juta.

Ketum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia Hosea Andreas Runkat mengatakan, keberadaan pramuniaga menjadi kebutuhan dasar sebagai atraksi dan daya Tarik pameran luar jaringan. ”Misalnya, di pameran mobil atau motor, masih diperlukan SDM yang good looking (rupawan). Ini mendasar karena daya tariknya di situ,” katanya. Digitalisasi dapat mengurangi kebutuhan pramuniaga. Namun, promosi produk secara massal dan tatap muka tetap membutuhkan SPG dan SPB. Bisa dibilang, senyum dan sapa pramuniaga turut menjamin hidup dan semaraknya Jakarta Fair Kemayoran ke-53. (Yoga)


KEBIJAKAN PERDAGANGAN, Menteri Baru, Tantangan Lama

KT3 23 Jun 2022 Kompas

Dengan duduk dalam Kabinet Indonesia Maju sebagai Mendag, Zulkifli Hasan dituntut menyelesaikan persoalan, antara lain, harga kebutuhan pokok sekaligus menghadapi isu perdagangan luar negeri di Organisasi Perdagangan Dunia serta gangguan rantai pasok. Tantangan yang harus diselesaikan oleh Zulkifli tidak ringan. Survei Kepemimpinan Nasional oleh Litbang Kompas memperlihatkan turunnya kepuasan masyarakat atas pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Kompas, 20/6). Ketidakpuasan tertinggi ada pada kinerja bidang ekonomi, yakni 50,5 %. Apabila dibedah lebih rinci, ketidakpuasan tertinggi terkait pengendalian harga barang dan jasa dengan skor 64,5 persen.

Salah satu persoalannya adalah minyak goreng sawit (MGS) dalam negeri. Setidaknya sembilan kebijakan silih berganti selama Januari hingga Juni 2022 dalam upaya mengendalikan harga MGS yang naik di atas 50 %. Saat ini harga MGS curah belum mencapai target harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter. Sementara, pemerintah mengenakan bea keluar dan pajak ekspor CPO, DMO 20 % bagi perusahaan sawit yang mengekspor dengan harga ditentukan (DPO), dan flush out atau program percepatan ekspor CPO dengan memberi kesempatan ekspor ke eksportir yang tak tergabung dalam program Subsidi Minyak Goreng Curah. Jutaan petani dan pekerja perkebunan sawit berharap harga TBS dapat setara dengan harga CPO di pasar internasional di tengah mahalnya biaya sarana produksi, tenaga kerja dan kebutuhan sehari-hari, serta kebutuhan meremajakan tanaman. (Yoga)


Pelaku Usaha Kalsel Incar Pasar Mesir

KT3 21 Jun 2022 Kompas

Pelaku usaha di Kalsel membuka peluang bisnis ke Mesir. Beberapa komoditas ataupun produk UMKM dari Kalsel  berpotensi masuk ke pasar Mesir dan diharapkan turut meningkatkan pangsa pasar Indonesia di Mesir, yang saat ini masih di bawah 2 %. Sejumlah pelaku usaha di Kalsel melaksanakan temu bisnis dengan pebisnis dari Mesir di Banjarbaru, Senin (20/6). Pebisnis Mesir datang ke Kalsel bersama rombongan Wakil Dubes RI untuk Mesir Muhamad Aji Surya. Aji Surya mengatakan, perkembangan perdagangan Indonesia-Mesir naik sangat pesat, meningkat lebih dari 56% pada masa pandemi tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020.

Atase Perdagangan KBRI Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi mengatakan, berbisnis dengan Mesir itu mudah karena Mesir merupakan negara yang sangat bergantung pada impor dari luar negeri.  Hampir 76 % ekspor Indonesia ke Mesir adalah produk pangan, seperti kopi, teh, rempah-rempah, cokelat, kelapa, dan makanan ringan. Menurut Kadis Perdagangan Kalsel Birhasani, Mesir berpotensi menjadi pasar baru ekspor produk-produk dan komoditas dari Kalsel di Afrika. Selama ini, Kalsel sudah mengekspor karet ke Afsel serta teh gaharu ke Ghana dan Nigeria. (Yoga)