Perbankan
( 2293 )UMKM Expo (RT) BRILIANPRENUER
JAKARTA, ID -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmen membawa UMKM Indonesia go global melalui UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 yang berlangsung pada 1-31 Desember 2022. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT BRI ke-127 dan puncak UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 akan diselenggarakan secara offline pada 14-18 Desember 2022 di Jakarta Convention Center (JCC). Pada kegiatan ini BRI menghadirkan lebih dari 500 UMKM terpilih. Pemilihan peserta UMKM juga mempertimbangkan aspek-aspek Environmental, Social, Governance (ESG). BRI sebagai role model penerapan prinsip-prinsip ESG juga mendorong pelaku UMKM untuk mampu tumbuh berkelanjutan. Implementasi prinsip ESG dalam proses produksi meliputi kegiatan pemberdayaan perempuan, pengelolaan limbah, dan inklusivitas menjadi penilaian dalam memilih UMKM terpilih di ajang UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 tahun ini. (Yetede)
KETAHANAN SISTEM KEUANGAN : INOVASI DIGITAL PERBANKAN JADI PENOPANG
Inovasi digital perbankan nasional turut menjadi penopang ketahanan sistem keuangan di Indonesia cukup kuat melalui masa pandemi Covid-19, termasuk kemunculan bank digital. Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), yang juga Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan perbankan RI melakukan sejumlah inovasi pada masa pandemi sehingga tingkat profitabilitasnya masih relatif tinggi. Hal itu, tecermin dari peningkatan margin laba bersih dua digit mencapai hampir 47% year-on-year (YoY) dengan nilai Rp134,8 triliun per 22 Agustus 2022. “Margin bunga bank-bank besar di Indonesia lebih dari 5%, melebihi rata-rata industri yang sebesar 4,7%. Pertumbuhan NIM didukung oleh likuiditas perbankan yang memadai dan dana murah,” ungkapnya saat membuka pertemuan Asean Banking Council (ABC) Meeting ke-50 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (2/12). Menurutnya, kinerja kuat itu turut ditopang oleh inovasi yang muncul dari bank konvensional melalui solusi digitalnya. Inovasi lain perbankan Indonesia yang didukung pemerintah terkait dengan inklusi keuangan, yakni pembentukan holding ultramikro yang melibatkan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PNM).
MISI ASEAN SATUKAN PEMBAYARAN
Negara-negara Asean tampaknya masih harus bersabar untuk mewujudkan impiannya menyatukan sistem pembayaran di kawasan. Masih ada sejumlah tantangan yang harus diselesaikan sebelum sistem tersebut benar-benar diimplementasikan. Persoalan regulasi, teknologi, keamanan, dan infrastruktur penunjang lainnya menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama agar integrasi sistem pembayaran sebagai upaya menciptakan ekosistem keuangan antarnegara yang lebih efisien berjalan mulus. Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan kawasan Asean memiliki cita-cita bersama untuk melakukan integrasi sistem pembayaran yang dapat mendorong peran kawasan itu sebagai sentra pertumbuhan ekonomi dunia. “Kami optimistis Asean sebagai kawasan ekonomi yang solid dan tangguh akan mampu menghadapi tantangan atas pesatnya pertumbuhan ekonomi digital,” ujarnya saat menjadi pembicara kunci dalam ajang 50th Asean Banking Council Meeting di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (2/12). Dia menuturkan industri keuangan, terutama perbankan di setiap negara memiliki regulasi dan teknologi pengembangan yang berbeda-beda. Dengan demikian, melalui integrasi sistem pembayaran itu, nantinya setiap negara perlu bersepakat ihwal standardisasi dalam hal implementasi sistem pembayaran. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut integrasi sistem pembayaran bakal memudahkan transaksi perbankan di kawasan. Ujungnya, hal tersebut bisa meningkatkan volume dan transaksi sistem pembayaran. Hal senada diungkapkan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. Menurutnya, OJK sangat mendukung sistem keuangan yang berkelanjutan, sistem keuangan digital, dan integrasi keuangan di Asean.
BRI Sasar Transaksi US$ 75 Juta dari Business Matching
JAKARTA, ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat komitmen membawa UMKM Indonesia go global melalui UMKM Expo(rt) BRILianpreneur 2022. Melalui gelaran tersebut, BRI menargetkan nilai transaksi dari business matching minimal US$ 75 juta. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT BRI ke-127, dan puncaknya UMKM Expo(rt) BRILianpreneur 2022 akan diselenggarakan secara offline pada 14-18 Desember di Jakarta Convention Center (JCC). Pada kegiatan ini BRI menghadirkan lebih dari 500 UMKM terpilih dengan mempertimbangkan aspek-aspek environmental, social, and governance (ESG). BRI sebagai role model penerapan prinsip-prinsip ESG juga mendorong pelaku UMKM untuk mampu tumbuh berkelanjutan. Implementasi prinsip ESG dalam proses produksi meliputi kegiatan pemberdayaan perempuan, pengelolaan limbah, dan inklusivitas menjadi penilaian dalam memilih UMKM terpilih di ajang UMKM Expo(rt) BRILianpreneur 2022. (Yetede)
Akuisisi Danareksa Investment Management BRI Tegaskan Visi Menjadi "The Most Valuable Banking Group in South Asia dan Champion Of Financial Inclution"
JAKARTA, ID – Pada hari Rabu, 30 November 2022, BRI dan Danareksa melakukan penandatanganan Akta Jual Beli Saham dalam rangka pembelian saham Danareksa Investment Management (DIM) dari Danareksa dengan jumlah lembar saham sebesar 9 juta lembar atau setara dengan 30% dari total saham DIM. Dengan demikian saat ini kepemilikan BRI pada DIM menjadi sebesar 65%. Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama BRI Sunarso, Direktur Utama Danareksa Arisudono dan Direktur Utama DIM Marsangap P Tamba. Sunarso mengungkapkan, tujuan aksi korporasi yang dilakukan BRI ini sejalan dengan visi perseroan menjadi “The Most Valuable Banking Groupin South East Asia and Champion Financial Inclusion” pada tahun 2025, dimana BRI berencana menjadi perusahaan jasa keuangan terintegrasi dengan salah satu upayanya adalah optimalisasi jasa manajemen investasi pada ekosistem BRI melalui Danareksa Investment Management (DIM).
Akuisisi Danareksa Investment Management, BRI Tegaskan Visi Menjadi “The Most Valuable Banking Group in South East Asia & Champion of Financial Inclusion”
Pada Rabu, 30 November 2022, BRI dan Danareksa melakukan penandatanganan Akta Jual Beli Saham dalam rangka pembelian saham Danareksa Investment Management (DIM) dari Danareksa dengan jumlah lembar saham sebesar 9 juta lembar atau setara dengan 30 persen dari total saham DIM. Dengan demikian saat ini kepemilikan BRI pada DIM menjadi sebesar 65 persen. Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama BRI Sunarso, Direktur Utama Danareksa Arisudono dan Direktur Utama DIM Marsangap P Tamba.Sunarso mengungkapkan, tujuan aksi korporasi yang dilakukan BRI ini sejalan dengan visi perseroan menjadi “The Most Valuable Banking Group in South East Asia and Champion of Financial Inclusion” pada 2025. Industri Manajer Investasi di Indonesia diproyeksikan akan terus bertumbuh dalam 5 tahun ke depan dengan proyeksi pertumbuhan CAGR 2021-2026 sebesar 10 persen, dengan pasar mencapai Rp934 triliun pada 2026.Perusahaan anak BRI yang tergabung dalam BRI Group digunakan untuk tiga fungsi utama. pertama adalah untuk diversifikasi income, yang kedua adalah untuk spreading risk, dan yang ketiga adalah memperkuat customer base BRI.
Bank Kucurkan Kredit ke Ekosistem Kendaraan Listrik
Prospek pembiayaan ekosistem kendaraan listrik tampaknya akan semakin cerah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan sejumlah insentif bagi perbankan untuk bisa mendorong percepatan industri kendaraan listrik.
Insentif tersebut berlaku baik untuk pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) maupun pengembangan industri hulu KBLBB.
Pertama,
menurunkan bobot Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) kredit produksi dan konsumsi kendaraan listrik dari 75% menjadi 50%.
Kedua, penilaian kualitas kredit pembelian kendaraan listrik atau pengembangan industri hulunya dengan plafon sampai Rp 5 miliar bisa hanya didasarkan ketepatan membayar pokok atau bunga.
Ketiga, penyediaan dana di sektor ini dapat dikategorikan sebagai pemenuhan ketentuan penerapan keuangan berkelanjutan.
Keempat, penyediaan dana dalam rangka produksi kendaraan beserta infrastrukturnya dapat pengecualian Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) karena akan dijamin lembaga keuangan penjaminan/asuransi pelat merah.
Bank Indonesia Mendaulat BSI Sebagai Pendukung Pengendali Moneter dan UMKM Terbaik
JAKARTA, 30 November 2022. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meraih dua penghargaan dalam ajang Bank Indonesia Award 2022. Untuk kali kedua, BSI raih penghargaan sebagai Bank Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah & Valas Terbaik serta Bank Pendukung UMKM Terbaik. Apresiasi ini disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjio dalam acara Bank Indonesia Award 2022. Direktur Utama BSI Hery Gunardi menyampaikan penghargaan dari Bank Indonesia ini diharapkan bisa memacu BSI untuk senantiasa mendukung tugas-tugas bank sentral serta menjadi motivasi memberikan layanan yang terbaik kepada nasabah dan masyarakat sesuai prinsip syariah melalui produk, layanan, dan inovasi digital ke depannya. Capaian ini juga diperoleh karena BSI telah menjadi bagian dari industri keuangan syariah yang menorehkan catatan keuangan yang positif hingga September 2022. bahwa di tengah kondisi global yang belum stabil, Kinerja positif PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tercermin pada kuartal III/2022. Hal ini tercermin dari laba bersih yang meningkat 42% secara year on year (YoY) mencapai Rp 3,21 triliun serta rasio keuangan yang tumbuh positif di berbagai sektor. (Yetede)
Perbankan Menghindari Pembiayaan Pembangunan Apartemen
Kondisi pasar apartemen di Indonesia terus menunjukkan perlambatan sejak memasuki pandemi Covid-19. Hal ini menjadi perhatian perbankan dalam menyalurkan pembiayaan dalam pembangunan gedung-gedung apartemen. Beberapa bank bahkan mengaku menghindari sektor tersebut dan fokus menyelesaikan kredit konstruksi proyek highrise building yang sedang bermasalah. Penurunan penjualan properti ditunjukkan dari Colliers Indonesia. Konsultan properti ini mencatat penjualan apartemen sejak awal tahun hingga September 2022 baru mencapai 782 unit. Data Colliers menunjukkan permintaan apartemen pada 2019 mencapai 5.000 unit, lalu pada 2020 turun menjadi sekitar 2.000 unit, dan pada 2021 hanya mencapai sekitar 1.000 unit. Adapun pada tahun 2015, permintaannya lebih dari 10.000 unit. Lalu pada tahun 2016 berada di kisaran 8.000 -10.000 unit, tahun 2017 menjadi 8.000 unit, pada 2018 mendekati 6.000 unit. Sebelumnya, BTN menyebutkan akan melakukan penjualan aset dari beberapa proyek highrise building secara bulksales lewat skema asset swap atau tukar guling aset dengan surat berharga kepada investor. Perseroan menargetkan mengantongi penjualan sebesar Rp 1 triliun dari skema ini tahun ini. Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, program bulksales Bank BTN tetap terus berproses dan masih sesuai dengan timeline yang ditetapkan.
BI Daulat BSI sebagai Pendukung Pengendali Moneter dan UMKM Terbaik
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI (BRIS) meraih dua penghargaan dalam ajang Bank Indonesia Award 2022. Bank dengan aset terbesar ke-7 di Indonesia ini untuk kedua kalinya meraih penghargaan sebagai Bank Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah & Valas Terbaik dan Bank Pendukung UMKM Terbaik. Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam acara Bank Indonesia Award 2022. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan penghargaan ini diharapkan bisa memacu pihaknya untuk senantiasa mendukung tugas-tugas bank sentral. Capaian ini tidak terlepas dari kinerja positif BSI yang hingga September 2022 membukukan peningkatan laba bersih hingga 42 persen secara year-on-year (YoY) menjadi Rp3,21 triliun. Kinerja moncer itu didukung kepercayaan masyarakat melalui penempatan Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp245,18 triliun atau tumbuh 11,86 persen YoY per triwulan III/2022.









