;
Tags

Kredit

( 575 )

Jelang Lebaran Pembiayaan Multifinance Diperkirakan Tumbuh 13%

KT1 14 Mar 2024 Investor Daily (H)

Permintaan pembayaran multi finance diperkirakan meningkat menjelang Ramadhan dan Idulfitri. OJK memproyeksikan pertumbuhan pembiayaan bisa meningkat hingga 13 % secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I-2024. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK lainnya (PMVL) OJK Agusman mengatakan, berdasarkan data penyaluran pembiayaan selama lima tahun terakhir, selalu terdapat tren peningkatan penyaluran pembiayaan satu bulan sebelum Idul Fitri atau pada bulan Ramadhan. Khususnya penyaluran pembiayaan multiguna pada kendaraan bermotor.

“Hal ini terjadi karena meningkatnya permintaan masyarakat atas kendaraan bermotor untuk keperluan mudik atau bepergian selama libur lebaran,” jelas Agusman, Rabu (13/3). OJK juga memperkirakan terjadi peningkatan penyaluran pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) dikarenakan meningkatnya kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadhan dan lebaran, seperti pembelian barang-barang persiapan untuk puasa dan lebaran serta pembelian tiket untuk mudik lebaran. (Yetede)

Momentum Lebaran Dongkrak Pembiayaan Kendaraan Bermotor

KT3 13 Mar 2024 Kompas

Berdasarkan tren sebelumnya, peningkatan penyaluran pembiayaan kendaraan akan dimulai sebulan sebelum Idul Fitri atau pada bulan suci Ramadhan. Dirut PT BCA Finance Roni Haslim mengatakan, tren pembiayaan menjelang Lebaran atau saat bulan Ramadhan biasanya akan naik. Peningkatan pembiayaan tersebut sekaligus menjadi yang tertinggi sepanjang tahun. ”Setiap tahun memang momentum Lebaran akan mengangkat penjualan mobil, baik baru maupun bekas. Kita semua mengharapkan tahun ini juga akan demikian,” katanya saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (12/3). Roni menyebut, pembiayaan baru (new booking) pada Maret 2024 ditargetkan mampu mencapai Rp 4 triliun atau cenderung sama dengan torehan pada Maret 2023. Strategi yang dilakukan agar target tersebut tercapai antara lain menurunkan bunga pinjaman pembiayaan mobil bekas serta menerapkan bunga 6 % secara tetap (flat) untuk mobil keluaran tahun baru bertipe fast moving.

Secara keseluruhan, BCA Finance pada 2023 telah membukukan pembiayaan baru sebesar Rp 40,6 triliun atau tumbuh 22,4 % dibanding tahun 2022. Pada 2024, BCA Finance memasang target penyaluran kredit kendaraan bermotor sebesar Rp 43 triliun atau tumbuh 7,5 % dibanding capaian 2023. Direktur Bisnis PT BFI Finance Indonesia Tbk Sutadi menyampaikan, pihaknya memiliki dua jenis pembiayaan, yakni pembiayaan beragun tidak langsung dengan manfaat berupa dana multiguna dan pembiayaan beragun langsung dengan manfaat berupa kendaraan yang diinginkan konsumen. Kedua jenis pembiayaan tersebut mensyaratkan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB) sebagai jaminannya. ”Kedua produk kami diprediksi mengalami kenaikan karena adanya kebutuhan masyarakat. Dengan adanya kepastian investasi dan ekonomi pasca-pemilu, pergerakan ekonomi masyarakat akan kembali menggeliat, khususnya di sektor usaha. Sementara untuk produk kepemilikan kendaraan juga meningkat karena digunakan sebagai fasilitas untuk kebutuhan hari raya dan seterusnya,” ujarnya secara tertulis. (Yoga)

Bank Berlomba Genjot Kredit Tanpa Agunan

HR1 09 Mar 2024 Kontan
Pemulihan ekonomi pasca berakhirnya pandemi Covid-19 terus mendorong aktivitas masyarakat. Sejalan dengan itu, perbankan semakin agresif menyalurkan kredit personal loan alias kredit tanpa agunan (KTA). Bank Permata, misalnya. Bank ini siap menggelar berbagai program menarik pada sejumlah produk KTA. Salah satunya PermataKTA. Melalui produk ini, Bank Permata menawarkan program cashback Rp 50.000 hingga Rp 100.000 untuk pengajuan KTA yang disetujui minimum Rp 20 juta melalui PermataMobileX. 

Direktur Ritel Banking Bank Permata Djumariah Tenteram mengatakan, target penyaluran KTA selama ramadan diharapkan bisa tumbuh lebih dari 15% dibandingkan bulan biasanya. Untuk mengejar target, Bank Permata terus membangun awareness PermataKTA melalui Digital Marketing, yang terus dipertajam kemampuannya dalam membidik pasar serta memperdalam penetrasi produk ke nasabah. Seirama, PT Bank CIMB Niaga Tbk juga akan memaksimalkan momentum ramadan dan lebaran untuk mendongkrak kucuran KTA. 

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi bilang, pihaknya akan mendorong KTA melalui produk OCTO Loan. "Penyaluran produk OCTO Loan melalui berbagai kanal penjualan akan kami tingkatkan," ujarnya. Hingga akhir Februari 2024, realisasi penyaluran KTA CIMB Niaga melonjak 23% secara tahunan. Salah satu strategi CIMB ialah mendorong penetrasi penjualan di kanal digital serta diversifikasi produk sesuai kebutuhan nasabah melalui produk pay later. 

Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) Yuddy Renaldy mengatakan, pihaknya tidak menjual produk KTA secara khusus. Bank ini hanya menawarkan KTA multiguna, dengan memasarkan kredit pada pegawai berpenghasilan tetap.

Asuransi ASO Tidak Proteksi Dana Lender

HR1 02 Mar 2024 Kontan
Fintech peer to peer lending banyak yang menggunakan asuransi administrative service only (ASO) sebagai asuransi. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyebut, asuransi ASO di fintech lending sebenarnya tidak dianjurkan. Sebab penggunaan ASO menjadikan perusahaan asuransi hanya sebagai administrasi saja dan tidak menanggung risiko. Jadi, ada perusahaan atau lembaga lain yang menjalankan atau menutup risiko. "Kami tidak mendorong untuk menggunakan ASO," ungkap Ketua AAUI Budi Herawan. 

Direktur Eksekutif AAUI Bern Dwiyanto mengatakan, ASO dijadikan solusi untuk menjamin kredit di industri fintech peer to peer (P2P) lending. Sebab, rate yang dikenakan asuransi dibandingkan tingkat bunga yang dibebankan ke debitur relatif kecil. "Beberapa fintech P2P lending mengenakan bunga tinggi. Adapun bunga tinggi itu menandakan tingginya risiko kredit tersebut," ujar dia. 

Deputi Komisioner Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Iwan Pasila juga mengatakan, ASO tak bisa digunakan untuk melindungi kredit di fintech lending, melainkan untuk asuransi kesehatan. Kasus fintech yang menggunakan ASO terkuak setelah gagal bayar PT Investree Radhika Jaya dan Modal Rakyat. 

Kuasa hukum lender Investree Grace Sihotang menyampaikan, Investree mengakui menggunakan asuransi ASO. Padahal selama ini, Investree menawarkan kepada lender menggunakan asuransi kredit, tetapi asuransi yang digunakan adalah ASO.

Sejumlah Bank Gelar Pameran Dorong Kredit Konsumer

KT1 29 Feb 2024 Investor Daily (H)
Menggelar pameran masih menjadi salah satu strategi andalan perbankan untuk mendorong penyaluran kredit perbankan kredit konsumer. Seperti yang dilakukan PT bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Mega Tbk yang awal tahun ini sudah menggelar pameran produk konsumer untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bank Indonesia (BI) dalam data uang beredar menunjukkan bahwa kredit konsumer pada januari 2024 tumbuh 9,5% secara year on year (yoy) menjadi Rp2.006,3 triliun, lebih tinggi  dibandingkan Desember 2023 sebesar 8,9% (yoy). Apabila dirinci, penyumbang pertumbuhan adalah kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit multiguna yang masing-masing tumbuh 12,6% (yoy) dan 7,3% (yoy) pada Januari 2024, dibandingkan Desember 2023 yang tumbuh 13,2% (yoy). (Yetede)

Januari, Kredit Korporasi Melesat 13,3%

KT1 24 Feb 2024 Investor Daily
Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit di awal tahun ini tumbuh tinggi. Salah satunya di dorong oleh  kredit korporasi yang meningkat 13,3%   per januari 2024 mencapai Rp 3.603 triliun. Berdasarkan data uang beredar yang dirilis BI pada Jumat (23/2/2024), pertumbuhan kredit korporasi  tersebut lebih tinggi  dibandingkan dengan posisi  Desember 2023 yang tumbuh 11,6% secara tahunan (yoy). "Dari sisi peningkatan, peningkatan kredit  didorong oleh terjaganya kinerja korporasi dan rumah tangga. Sementara secara sektoral, pertumbuhan kredit  terutama terjadi pada sektor pertambangan, jasa sosial, dan jasa dunia usaha," tutur Gubernur BI Perry Warjiyo. Sementara kredit perorangan tumbuh 9,8% (yoy) menjadi Rp3.352,9 triliun per Januari 2024. Secara keseluruhan, kredit yang disalurkan  perbankan tembus Rp7.009,9 triliun per Januari 2024, naik 11,5% (yoy). (Yetede)

Kredit UMKM Terganjal Bunga Tinggi

KT1 23 Feb 2024 Tempo
Porsi penyaluran kredit perbankan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada tahun lalu hanya sebesar 19 persen dari total kredit. Angka tersebut jauh dari target pemerintah yang sebesar 30 persen. Rendahnya penyaluran kredit UMKM mendapat sorotan dari Presiden Joko Widodo. Dia meminta perbankan membuat terobosan untuk meningkatkan porsi kredit UMKM.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, per Desember 2023, kredit perbankan untuk sektor UMKM sebesar Rp 1.457,13 triliun atau tumbuh 8,03 persen secara tahunan, menyusut dari pertumbuhan pada November 2023 yang sebesar 8,5 persen. Pertumbuhan kredit pada Desember 2023 juga yang terendah dalam dua tahun terakhir. Pada Desember 2022, kredit UMKM tumbuh 10,47 persen dan pada Desember 2021 tumbuh 12,3 persen. 

Melemahnya penyaluran kredit UMKM, menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, disebabkan oleh masih tingginya suku bunga sebagai bentuk kebijakan moneter ketat. “Selain itu, sepanjang tahun lalu, bank dihadapkan pada penyiapan mitigasi risiko menjelang berakhirnya kebijakan restrukturisasi kredit secara terbatas pada Maret 2024,” ujar Dian kepada Tempo, Kamis, 22 Februari 2024. (Yetede)

BI tetap Optimistis Kredit Tumbuh 12%

KT1 22 Feb 2024 Investor Daily (H)
Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan yang tinggi pada kredit perbankan nasional di Januari 2024 sebesar 11,83% secara year on year (yoy). Pencapaian tersebut menjadi salah satu katalis bank sentral yang optimistis secara keseluruhan tahun ini kredit bisa tumbuh 10-12% (yoy). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keyakinannya memasang target 10-12% disebabkan karena likuiditas dan permodalan bang yang lebih dari cukup, untuk turut menopang peningkatan kredit. Ketersediaan likuiditas perbankan tercermin pada tingginya rasio alat liquid/ dana pihak ketiga (AL/DPK) sebesar 27,79 pada Januari 2024. "Selain itu didukung pula oleh kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) Bank Indonesia, khususnya bagi bank-bank yang menyalurkan kredit pada  sektor-sketor prioritas," tutur Perry. (Yetede)

OJK Proyeksikan Pertumbuhan Kredit Lebih Lambat

KT1 21 Feb 2024 Investor Daily (H)
Otoritas jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan kredit tahun ini tumbuh 9-11% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan target OJK dan juga proyeksikan Bank Indonesia (BI) tahun sebelumnya yang sebesar 10-12% (yoy).  Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengungkapkan, stabilitas sektor jasa keuangan nasional terjaga didukung  oleh permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, dan profil risiko  yang terjaga sehingga mampu menghadapi potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi global. "Mencermati berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi, serta kebijakan-kebijakan yang akan diambil, OJK optimis tren positif kinerja sektor keuangan akan berlanjut. Kredit perbankan diproyeksikan tumbuh sebesar 9-11%, didukung pertumbuhan dana ketiga sebesar 6-8%" ungkap Mahendra. (Yetede)

Bank Muamalat Targetkan Penyaluran KPR Rp 5,3 Triliun

KT1 17 Feb 2024 Investor Daily
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menargetkan pembiayaan kepemilikan rumah  pada tahun ini menjadi Rp 5,3 triliun. Kesenjangan kebutuhan  hunian atau backlog juga masih cukup tinggi, hal ini menjadi faktor optimisme perseroan mencapai target. SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, pihaknya optimistis target tersebut dapat mencapai mengingat kebutuhan perumahan di Indonesia masih sangat besar. "Strategi bisnis kami tetap fokus pada segmen retail individual  dimana KPR akan menjadi  salah satu kontributor terbesar. Tahun ini kami targetkan bisnis KPR tambah dua digit dengan target booking naik tujuh kali lipat dibanding pencapaian tahun lalu," ujar Dedy dalam keterangannya. (Yetede)