Industri lainnya
( 1858 )Industri Sepeda Motor Hadapi Tantangan Berat
Agen pemegang merek (APM) sepeda motor di Indonesia sedang berhitung cermat dalam menghadapi peluang dan tantangan untuk meningkatkan penjualan kendaraan roda dua pada 2025. Beberapa faktor penting yang mempengaruhi strategi penjualan mereka adalah penerapan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% untuk sepeda motor dengan kubikasi mesin 250 cc ke atas, yang mulai berlaku pada Januari 2025. Selain itu, kebijakan pungutan opsen pajak yang diterapkan oleh pemerintah daerah juga menjadi pertimbangan dalam menentukan target penjualan.
Meskipun ada tantangan terkait kebijakan pajak ini, beberapa APM seperti Yamaha dan Honda tetap optimis dan berharap kondisi ekonomi Indonesia akan mendukung peningkatan penjualan. Public Relations Manager PT Yamaha Indonesia, Rifki Maulana, mengungkapkan bahwa meskipun beberapa model motor Yamaha terkena PPN 12%, mereka tetap berharap penjualan tetap meningkat. Sementara itu, General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM), Ahmad Muhibbuddin, berharap pasar otomotif Indonesia tetap kondusif dan menargetkan penjualan 6,4 juta hingga 6,7 juta unit sepeda motor pada 2025.
Namun, Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, mengungkapkan bahwa AISI masih melakukan perhitungan ulang terhadap target penjualan karena ada daerah-daerah yang memberikan insentif atau relaksasi opsen pajak, yang membuat tarif pajak berbeda-beda di setiap provinsi. Di sisi lain, penjualan sepeda motor nasional telah mengalami tren kenaikan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun ada penurunan tajam pada 2020 akibat pandemi Covid-19.
Secara keseluruhan, meskipun ada tantangan terkait kebijakan pajak baru, pasar sepeda motor di Indonesia diperkirakan masih memiliki potensi pertumbuhan yang baik, terutama jika ekonomi Indonesia terus membaik.
Persaingan Ketat di Segmen Premium
Meskipun ada peningkatan penjualan retail mobil premium di Indonesia yang mencerminkan kuatnya kepercayaan konsumen terhadap segmen ini, penurunan tajam dalam setahun terakhir memberikan sinyal peringatan bagi para produsen yang bersaing di pasar kendaraan mewah. Salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah peralihan konsumen dari mobil premium ke kendaraan listrik, yang semakin populer dan menjadi kebutuhan pasar di masa depan.
Menurut beberapa tokoh industri otomotif, pabrikan mobil premium harus berinovasi dan menghadirkan kendaraan listrik premium untuk tetap bersaing di pasar nasional. Kehadiran merek-merek baru turut memberi tekanan, namun juga membuka peluang bagi pabrikan lama untuk meningkatkan kualitas produk dan menyesuaikan diri dengan ekspektasi konsumen Indonesia. Pemerintah, di sisi lain, perlu meninjau regulasi pajak, terutama PPN dan pajak daerah, yang berpotensi menghambat daya beli konsumen, termasuk di segmen mobil premium.
Regulasi Baru: Pengecer LPG 3 Kg Wajib Terdaftar OSS
Laba Industri Pakaian Anak
Prospek cerah industri pakaian anak, yang semakin diminati seiring meningkatnya kesadaran orang tua terhadap kualitas, kenyamanan, dan desain pakaian anak yang stylish. Brand-brand pakaian anak lokal Indonesia, seperti TNQ Kids yang didirikan oleh Devina Alviola, semakin berkembang dan mulai menembus pasar internasional. Devina memulai TNQ Kids pada 2019, dengan fokus pada pakaian anak yang nyaman, sederhana, dan unisex. Dalam perjalanan bisnisnya, ia menghadapi tantangan dalam memastikan kenyamanan bahan dan desain, tetapi berhasil mencapai kesuksesan melalui pemasaran kreatif di media sosial.
Selain TNQ Kids, brand lain yang sukses menembus pasar ekspor adalah Boho Panna, yang didirikan oleh Devy Natali dan Irene Kristi. Boho Panna berhasil menarik perhatian konsumen baik di pasar lokal maupun internasional dengan produk pakaian anak yang mengusung desain minimalis dan menggunakan kain premium yang nyaman untuk kulit anak.
Kedua brand ini menunjukkan bahwa industri pakaian anak di Indonesia memiliki potensi besar, baik di pasar domestik maupun internasional, terutama dengan adanya fokus pada inovasi dan kualitas produk. Keberhasilan mereka juga dipengaruhi oleh penggunaan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif serta komitmen untuk memberikan produk yang nyaman dan aman bagi anak-anak.
HGBT Perkuat Daya Saing Industri Keramik
Salah Satu kelemahan Bangsa Indonesia Adalah Sedikitnya Industri yang Dimiliki
Kesempatan Industri Musik di Indonesia Tahun 2025 Terbuka Lebar
Web3: Teknologi Masa Depan di Industri Digital
Konsep Web3, yang dibangun di atas teknologi blockchain, menandai fase baru dalam perkembangan internet yang lebih terbuka, aman, dan terdesentralisasi. Berbeda dengan Web1 dan Web2, Web3 memungkinkan pengguna untuk memiliki data dan aset digital mereka sendiri, serta melakukan transaksi yang tidak dikendalikan oleh pihak pusat. Teknologi ini juga melahirkan industri baru seperti Decentralized Finance (DeFi) yang memanfaatkan smart contract untuk berbagai transaksi tanpa memerlukan lembaga tradisional. Kemajuan blockchain yang pesat, terutama dengan token seperti BTC dan ETH, telah membuka peluang besar bagi investor, baik dari perubahan harga aset digital maupun imbalan dari staking.
Selain itu, para pelaku industri aset kripto di Indonesia, yang diwakili oleh Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) dan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat melalui acara seperti Bulan Literasi Kripto (BLK) 2025. Dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan regulasi, mereka juga berusaha mengurangi kesenjangan pemahaman masyarakat dengan menyelenggarakan berbagai kampanye edukasi dan berkolaborasi dengan regulator. Hal ini menunjukkan pentingnya peran edukasi dalam memfasilitasi partisipasi masyarakat yang aman dalam ruang Web3 yang terus berkembang.
Konsumsi Domestik Jadi Kunci Pemulihan
Distribusi Kuat Menahan Margin Tetap Stabil
Pilihan Editor
-
Industri Sepeda, Penjualan Mulai Melambat
08 Jun 2021









