Konsumsi Domestik Jadi Kunci Pemulihan
PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) diuntungkan oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperkirakan dapat meningkatkan permintaan ayam domestik. Arinda Izzaty, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, berpendapat bahwa jika ayam menjadi komponen utama dalam program ini, akan terjadi peningkatan konsumsi domestik, mengurangi surplus pasokan, serta volatilitas harga ayam. Dengan kapasitas produksi dan distribusi yang besar, CPIN memiliki potensi untuk memanfaatkan peluang ini, asalkan perusahaan dapat menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah dan memastikan distribusi yang efisien.
Namun, tantangan yang dihadapi CPIN adalah potensi lonjakan harga pakan akibat ketidakpastian pasokan jagung dan bungkil kedelai, karena kebijakan pemerintah yang berfokus pada pengurangan impor. Ezaridho Ibnutama, Analis NH Korindo Sekuritas, optimistis bahwa CPIN akan mengalami kinerja positif di kuartal IV-2024, didorong oleh program MBG dan proyeksi pendapatan yang meningkat menjadi Rp 68,14 triliun di 2024. Namun, dia juga mengingatkan adanya potensi dampak dari ketidakpastian anggaran dan masalah kesehatan seperti virus HMPV dan Flu Burung.
Victor Stefano, Analis BRI Danareksa Sekuritas, memperkirakan perbaikan harga DOC dan ayam hidup pada 2025, tetapi juga mengantisipasi margin pakan yang lebih rendah karena biaya bahan baku yang tinggi. Meski ada risiko lonjakan harga pakan, CPIN tetap memiliki katalis positif, seperti permintaan yang meningkat dan valuasi saham yang masih murah.
Rekomendasi saham untuk CPIN adalah buy dengan target harga yang bervariasi: Rp 5.550 (Ezaridho), Rp 6.050 (Arinda), dan Rp 6.711 (Victor).
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023