;
Tags

Industri lainnya

( 1858 )

Kontrak Honorer Calon PPPK Diperpanjang Pemprov Sultra

KT3 15 Mar 2025 Kompas

Kontrak ribuan tenaga honorer yang lolos sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK di Sultra segera diperpanjang di 2025 ini. Pendataan dan pemetaan dilakukan agar tidak ada calon PPPK yang tidak masuk. Namun, pemerintah belum memastikan kapan gaji para honorer tersebut bisa dibayar. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sultra, Zanuriah menyampaikan, pemerintah akan memperpanjang kontrak 3.381 orang tenaga honorer. Sebanyak 2.658 orang di antaranya adalah tenaga honorer yang telah lolos PPPK tahap pertama. ”Setelah ditelaah, pemprov memperpanjang surat keputusan tenaga honorer yang telah dinyatakan lolos PPPK. Karena ini penundaan pengangkatan, jadi kami duduk bersama agar penganggarannya dialokasikan ke dinas masing-masing,” kata Zanuriah setelah rapat dengar pendapat penundaan pengangkatan Calon ASN (CASN) dan PPPK di Komisi I DPRD Sultra, Jumat (14/3).

Menurut Zanuriah, perpanjangan kontrak ini sekaligus untuk memberikan kepastian terhadap mereka yang ditunda pengangkatannya. Kontrak baru akan terhitung mulai Januari hingga Desember 2025. ”Kami belum bisa pastikan mengenai pemberian gaji, karena suratnya belum ditandatangani. Termasuk modelnya nanti apakah dirapel sejak Januari atau bagaimana belum bisa memastikan,” ujar Zanuriah. Selain itu, perpanjangan kontrak ini belum mencakup semua tenaga honorer yang lolos PPPK. Sebab, ada honorer yang berdasarkan SK dinas terkait, tidak melalui SK gubernur. Sementara perpanjangan kontrak ini hanya mencakup yang masuk dalam SK gubernur. (Yoga)

Kontrak Honorer Calon PPPK Diperpanjang Pemprov Sultra

KT3 15 Mar 2025 Kompas

Kontrak ribuan tenaga honorer yang lolos sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK di Sultra segera diperpanjang di 2025 ini. Pendataan dan pemetaan dilakukan agar tidak ada calon PPPK yang tidak masuk. Namun, pemerintah belum memastikan kapan gaji para honorer tersebut bisa dibayar. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sultra, Zanuriah menyampaikan, pemerintah akan memperpanjang kontrak 3.381 orang tenaga honorer. Sebanyak 2.658 orang di antaranya adalah tenaga honorer yang telah lolos PPPK tahap pertama. ”Setelah ditelaah, pemprov memperpanjang surat keputusan tenaga honorer yang telah dinyatakan lolos PPPK. Karena ini penundaan pengangkatan, jadi kami duduk bersama agar penganggarannya dialokasikan ke dinas masing-masing,” kata Zanuriah setelah rapat dengar pendapat penundaan pengangkatan Calon ASN (CASN) dan PPPK di Komisi I DPRD Sultra, Jumat (14/3).

Menurut Zanuriah, perpanjangan kontrak ini sekaligus untuk memberikan kepastian terhadap mereka yang ditunda pengangkatannya. Kontrak baru akan terhitung mulai Januari hingga Desember 2025. ”Kami belum bisa pastikan mengenai pemberian gaji, karena suratnya belum ditandatangani. Termasuk modelnya nanti apakah dirapel sejak Januari atau bagaimana belum bisa memastikan,” ujar Zanuriah. Selain itu, perpanjangan kontrak ini belum mencakup semua tenaga honorer yang lolos PPPK. Sebab, ada honorer yang berdasarkan SK dinas terkait, tidak melalui SK gubernur. Sementara perpanjangan kontrak ini hanya mencakup yang masuk dalam SK gubernur. (Yoga)

Industri Minuman Keras AS Terhantam Tarif 200%

HR1 15 Mar 2025 Kontan
Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 200% pada anggur Prancis dan Italia menuai protes dari para importir, distributor, dan peritel anggur di AS. Meskipun Trump beranggapan bahwa kebijakan ini akan menguntungkan bisnis anggur lokal, para pelaku industri justru merasa terbebani.

Mary Taylor, pemilik Mary Taylor Wine, menghadapi kesulitan besar karena memiliki 16 kontainer anggur dalam perjalanan. Jika tarif ini berlaku, ia terancam mengalami kerugian besar dan bahkan mempertimbangkan untuk membatalkan sebagian pengiriman.

Ben Aneff, Presiden U.S. Wine Trade Alliance, menyebut tarif ini dapat menghancurkan industri anggur impor AS, karena sebagian besar anggur Eropa didistribusikan oleh 4.000 importir kecil. Pemasok terpaksa menaikkan harga, yang pada akhirnya juga merugikan peritel dan restoran.

Gab Bowler, Presiden Bowler Wine, menyatakan bahwa 70% penjualan anggur di AS berasal dari Eropa, sehingga kenaikan harga akan berdampak signifikan pada permintaan. Ia mempertanyakan apakah konsumen bersedia membayar US$ 45 untuk anggur yang sebelumnya hanya US$ 15. Jika penjualan menurun drastis, Bowler bahkan mempertimbangkan PHK karyawan.

Di sisi lain, Ed Buffington, pemilik The Community Tap, mengatakan anggur buatan AS sulit menggantikan anggur Eropa karena harga lebih mahal dan rasa berbeda. Separuh dari total penjualan anggur di tokonya berasal dari anggur Eropa, sehingga tarif ini berpotensi mengganggu bisnisnya.

Namun, tidak semua pihak menentang kebijakan Trump. Patrick Cappiello, pemilik Monte Rio Cellars, melihat peluang dari tarif ini karena anggur produksinya di California menjadi lebih kompetitif dibandingkan anggur impor.

Tarif 200% pada anggur Eropa berpotensi merugikan banyak bisnis di AS, mulai dari importir hingga pengecer. Sementara produsen anggur lokal seperti Patrick Cappiello bisa mendapatkan keuntungan, dampaknya terhadap industri secara keseluruhan masih menjadi perdebatan.

Potensi Cuan dari Jasa Nikel

HR1 15 Mar 2025 Kontan
PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) optimistis terhadap prospek industri nikel yang terus berkembang, terutama didorong oleh meningkatnya permintaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Untuk menangkap peluang ini, Direktur Utama MINE, Ivo Wangarry, menyatakan bahwa perusahaan akan menggenjot ekspansi setelah sukses melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Maret 2025 melalui IPO.

MINE merupakan perusahaan jasa penunjang pertambangan nikel yang telah beroperasi sejak 2004. Dana hasil IPO yang mencapai Rp 132,33 miliar akan digunakan untuk pembelian alat berat (48%), pembelian aset tetap (11%), dan modal kerja. Penambahan alat berat ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi nikel MINE, yang saat ini tengah menggarap proyek di Halmahera dan Morowali, Sulawesi Tengah.

Dengan cadangan nikel Indonesia yang mencapai 20% dari total cadangan dunia, permintaan nikel diproyeksikan terus meningkat, terutama sebagai bahan baku baterai EV. Pada 2023, produksi nikel Indonesia mencapai 1,8 juta metrik ton, dan volume ini diperkirakan terus bertambah.

MINE mencatat pertumbuhan kinerja yang positif. Hingga 31 Agustus 2024, pendapatan MINE naik 40,8% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 1,36 triliun, sementara laba mencapai Rp 225,18 miliar. Hal ini didorong oleh peningkatan aktivitas penambangan, dengan total material movement naik 47% dari 6,7 juta bcm menjadi 9,8 juta bcm.

Dengan dana ekspansi dari IPO, MINE menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20% pada 2025. Program hilirisasi industri nikel di Indonesia serta meningkatnya permintaan global terhadap nikel menjadi faktor utama yang mendukung optimisme perusahaan.

Rencana Pembangunan Kilang Minyak Skala Besar untuk Kurangi Impor

KT3 14 Mar 2025 Kompas

Rencana pemerintah membangun sejumlah kilang minyak dengan total kapasitas hingga 1 juta barel per hari diharapkan dapat membantu memasok kebutuhan bahan baku nafta bagi industri petrokimia dan sektor lainnya. Dengan hadirnya kilang minyak baru, produksi nafta dapat dioptimalkan agar Indonesia tak lagi bergantung pada impor. Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, pembangunan kilang minyak berkapasitas besar ini akan berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan industri, khususnya sektor petrokimia.

Selama ini, industri petrokimia memiliki peran krusial dalam memasok bahan baku bagi berbagai sektor industri lainnya. ”Kami sangat mendukung pembangunan refinery (kilang minyak) ini guna memperkuat sektor hulu petrokimia dalam upaya substitusi impor. Langkah ini dapat memberikan dampak positif, mulai dari peningkatan nilai tambah dan investasi hingga penciptaan lapangan kerja,” ujarnya, Kamis (13/3). Menurut Agus, pembangunan kilang minyak ini akan mengoptimalkan produksi nafta yang menjadi bahan baku penting bagi sejumlah sektor industri.

Nafta merupakan salah satu fraksi atau hasil olahan minyak bumi yang dapat digunakan sebagai bahan baku bensin maupun petrokimia. Fraksi ini dihasilkan terutama melalui proses distilasi minyak mentah di crude distillation unit (CDU), yaitu unit pemrosesan awal di kilang minyak yang berfungsi memisahkan minyak mentah menjadi berbagai fraksi, seperti nafta, kerosin, dan gas oil, berdasarkan titik didihnya. Untuk memproduksi 1 juta ton nafta per tahun, dibutuhkan sekitar 3,03 juta ton minyak mentah. (Yoga)

Avian Fokus Merebut Pasar dengan Menyasar Ritel

KT3 14 Mar 2025 Kompas

Produsen cat terintegrasi PT Avia Avian Tbk berencana tetap agresif memenangi pasar, di antaranya memperkuat lini distribusi dan terus mengembangkan produk cat ramah lingkungan. Sepanjang 2024, kondisi ekonomi Indonesia menghadapi tantangan dengan daya beli masyarakat yang lemah. Kondisi pasar yang menantang itu diprediksi berlanjut hingga tahun ini. Head of Investor Relations PT Avia Avian Tbk Andreas Timothy Hadikrisno mengemukakan, lemahnya pasar diprediksi berlanjut hingga semester I (Januari-Juni) 2025. Namun, perseroan menargetkan mampu menaikkan volume penjualan di kisaran 4-8 % pada tahun ini serta pendapatan (marketing sales) tumbuh 6-10 % melalui sejumlah strategi.

Pada tahun 2024, Avian mencatat pertumbuhan pendapatan 6,5 % secara tahunan menjadi Rp 7,5 triliun, sejalan dengan volume penjualan yang tumbuh 5 % secara tahunan. Laba bersih emiten berkode saham AVIA, yang juga masuk emiten Kompas100, itu tercatat Rp 1,66 triliun atau naik tipis 1,22 %. Menurut Andreas, keberhasilan perseroan dalam mencapai pertumbuhan penjualan pada tahun 2024 didorong strategi berkelanjutan yang difokuskan pada upaya merebut pangsa pasar dari perusahaan-perusahaan cat lain. Strategi itu di antaranya inovasi produk, ekspansi pusat distribusi, strategi pemasaran yang terarah, peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, serta program loyalitas kepada konsumen.

”Kami agresif mengambil pangsa pasar dari kompetitor melalui inovasi produk dan strategi pemasaran. Kami memiliki jaringan distribusi terbesar yang merupakan advantage dalam merebut pasar,” ujar Andreas, Rabu (12/3/2025) sore. Inovasi produk digencarkan melalui produk-produk yang ramah lingkungan. Sebagian produk cattelah beralih ke ”water-based” yang memiliki keunggulan ramah lingkungan dan tidak bau. Avian menyasar sektor ritel, dengan pasar terbesarnya adalah toko bahan bangunan dan tukang cat. Upaya memperkenalkan merek agar dikenal sampai ke kalangan tukang cat hingga merebut pasar diakui membutuhkan waktu hingga belasan tahun. (Yoga)

Avian Fokus Merebut Pasar dengan Menyasar Ritel

KT3 14 Mar 2025 Kompas

Produsen cat terintegrasi PT Avia Avian Tbk berencana tetap agresif memenangi pasar, di antaranya memperkuat lini distribusi dan terus mengembangkan produk cat ramah lingkungan. Sepanjang 2024, kondisi ekonomi Indonesia menghadapi tantangan dengan daya beli masyarakat yang lemah. Kondisi pasar yang menantang itu diprediksi berlanjut hingga tahun ini. Head of Investor Relations PT Avia Avian Tbk Andreas Timothy Hadikrisno mengemukakan, lemahnya pasar diprediksi berlanjut hingga semester I (Januari-Juni) 2025. Namun, perseroan menargetkan mampu menaikkan volume penjualan di kisaran 4-8 % pada tahun ini serta pendapatan (marketing sales) tumbuh 6-10 % melalui sejumlah strategi.

Pada tahun 2024, Avian mencatat pertumbuhan pendapatan 6,5 % secara tahunan menjadi Rp 7,5 triliun, sejalan dengan volume penjualan yang tumbuh 5 % secara tahunan. Laba bersih emiten berkode saham AVIA, yang juga masuk emiten Kompas100, itu tercatat Rp 1,66 triliun atau naik tipis 1,22 %. Menurut Andreas, keberhasilan perseroan dalam mencapai pertumbuhan penjualan pada tahun 2024 didorong strategi berkelanjutan yang difokuskan pada upaya merebut pangsa pasar dari perusahaan-perusahaan cat lain. Strategi itu di antaranya inovasi produk, ekspansi pusat distribusi, strategi pemasaran yang terarah, peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, serta program loyalitas kepada konsumen.

”Kami agresif mengambil pangsa pasar dari kompetitor melalui inovasi produk dan strategi pemasaran. Kami memiliki jaringan distribusi terbesar yang merupakan advantage dalam merebut pasar,” ujar Andreas, Rabu (12/3/2025) sore. Inovasi produk digencarkan melalui produk-produk yang ramah lingkungan. Sebagian produk cattelah beralih ke ”water-based” yang memiliki keunggulan ramah lingkungan dan tidak bau. Avian menyasar sektor ritel, dengan pasar terbesarnya adalah toko bahan bangunan dan tukang cat. Upaya memperkenalkan merek agar dikenal sampai ke kalangan tukang cat hingga merebut pasar diakui membutuhkan waktu hingga belasan tahun. (Yoga)

DPR Minta Kesejahteraan Hakim ”Ad Hoc” Diperhatikan MA

KT3 14 Mar 2025 Kompas

Komisi III DPR meminta Mahkamah Agung memperhatikan kesejahteraan ratusan hakim ad hoc yang hak keuangannya belum naik selama kurun waktu 12 tahun. Para hakim ad hoc tersebut tidak merasakan kenaikan gaji pokok dan tunjangan seperti yang dinikmati para hakim karier sejak Oktober 2024, seusai aksi cuti bersama yang dilakukan secara masif.  ”Saya tahu beban dan tanggung jawab mereka (para hakim ad hoc). Mereka juga menghadapi hal yang sama dengan hakim-hakim karier. Kita sadar bahwa hakim ad hoc atau hakim nonkarier itu juga mandat reformasi, salah satu mandat reformasi dalam konteks pembaruan peradilan. Mudah-mudahan Pak SekMA (Sekretaris MA) dan Pak Dirjen Badan Peradilan Umum MA bisa memberi perhatian kepada hakim-hakim ad hoc yang hari ini sangat memprihatinkan,” ujar anggota Komisi III DPR Fraksi PKS, Nasir Djamil, dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPR dengan SekMA, Sugiyanto dan Dirjen Badilum MA, Bambang Myanto, Kamis (13/3).

Selama ini, hak keuangan para hakim ad hoc di Indonesia didasarkan pada Perpres No 5 Tahun 2013 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim Ad Hoc. Mengacu perpres tersebut, besaran tunjangan bagi hakim ad hoc tipikor tingkat pertama Rp 20,5 juta, hakim ad hoc tipikor tingkat banding Rp 25 juta, dan hakim ad hoc tingkat kasasi senilai Rp 40 juta. Besaran tunjangan hakim ad hoc pada Pengadilan Hubungan Industrial tingkat pertama Rp 17,5 juta dan tingkat banding Rp 32,5 juta. Hakim ad hoc pada Pengadilan Perikanan Rp 17,5 juta. Besaran tunjangan tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh para hakim ad hoc karena masih harus dipotong pajak. Tunjangan bersih yang diterima hakim ad hoc tipikor pada pengadilan tingkat pertama, misalnya, menerima penghasilan bersih senilai Rp 18,6 juta. Lain halnya denganpara hakim karier yang sudah menerima penyesuaian gaji pokok dan tunjangan sejak tahun lalu. (Yoga)

Transaksi Lisensi Minyakita Rp 12 Juta Per Bulan

KT3 14 Mar 2025 Kompas

Kemendag mengungkap modus kecurangan Minyakita, yakni penyalahgunaan lisensi merek Minyakita, yang ditransaksikan Rp 12 juta per bulan. Kemendag menyebutkan modus penyalahgunaan lisensi itu dilakukan PT Artha Eka Global Asia (AEGA). Kemendag dan Polri telah mengawasi perusahaan itu sejak awal Maret 2025, waktu tim menemukan Minyakita tak sesuai takaran beredar di wilayah Jabodetabek. Saat Kemendag dan Polri mengecek pabrik PT AEGA di Depok, Jabar, pada 7 Maret 2025, pabrik tersebut telah tutup dan pindah ke Karawang, Jabar. Pada 8 Maret 2025, Mentan, Andi Amran Sulaiman menemukan Minyakita tak sesuai takaran saat inspeksi mendadak di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jaksel.

Salah satu Minyakita yang tak sesuai takaran itu merupakan produk PT AEGA yang dijual Rp 18.000 per liter atau di atas harga eceran tertinggi (HET) Minyakita Rp 15.700 per liter. PT AEGA juga memberikan lisensi merek Minyakita miliknya kepada dua perusahaan pengepakan minyak goreng lain di Rajeg dan Pasar Kemis, Tangerang. Mendag, Budi Santoso, Kamis (13/3) mengatakan, pihaknya telah menyegel pabrik PT AEGA di Karawang. Barang bukti itu berupa 32.384 botol kosong berbagai ukuran untuk mengemas minyak goreng dan 30 unit tangki pengisian minyak goring berkapasitas 1 ton telah diamankan.

Perusahaan pengepakan minyak goreng itu mengurangi takaran Minyakita dari 1 liter (1.000 mililiter) menjadi 750-800 mililiter. Selain itu, PT AEGA juga memberikan lisensi merek Minyakita miliknya kepada dua perusahaan pengepakan minyak goreng lain, yang berlokasi di Rajeg dan Pasar Kemis, Tangerang, Banten. Kemendag juga mendapati kedua perusahaan itu tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT-SNI) dan izin edar BPOM. ”Dari penyalahgunaan surat persetujuan penggunaan merek Minyakita itu, PT AEGA mendapatkan imbal balik pembayaran kompensasi kedua perusahaan itu, Rp 12 juta per bulan,” ujarnya. (Yoga)

Ekonomi RI Berpacu dengan Waktu

HR1 14 Mar 2025 Kontan
Pemerintah harus segera mengambil langkah strategis untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia, agar tidak terjebak dalam pertumbuhan stagnan di kisaran 5%, yang telah terjadi selama satu dekade terakhir. Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa periode 2025-2037 adalah kesempatan terakhir bagi Indonesia untuk memanfaatkan bonus demografi, di mana penduduk usia kerja akan mencapai 76% dari total populasi. Jika momentum ini tidak dimanfaatkan dengan baik, Indonesia berisiko mengalami middle income trap.

Dalam RPJPN 2025-2045, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi bertahap, mulai dari 5,3% di 2025 hingga 8% di 2029. Pertumbuhan ini akan didorong oleh sektor industri pengolahan, pertanian, konstruksi, dan pariwisata, serta ditopang oleh konsumsi masyarakat, investasi, dan ekspor.

Namun, Anggota Komisi XI DPR Andreas Eddy Susetyo menyoroti bahwa investasi menjadi faktor kunci dalam mencapai target tersebut. Ia menekankan perlunya menurunkan incremental capital output ratio (ICOR) yang saat ini cukup tinggi di angka 6,33 pada 2023, agar investasi lebih produktif. Andreas juga menyoroti gagalnya upaya menurunkan ICOR dalam pemerintahan sebelumnya, meskipun telah ada Undang-Undang Cipta Kerja. Ia menekankan perlunya pengawasan khusus untuk mencapai ICOR 4,4 pada 2029.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR Galih Dimuntur Kartasasmita membandingkan ICOR Indonesia yang lebih tinggi dibandingkan Vietnam dan Filipina, serta menekankan pentingnya penyederhanaan dan percepatan perizinan investasi. Dengan sistem perizinan yang lebih efektif dan efisien, maka ICOR bisa lebih baik, mendukung investasi yang lebih produktif, dan akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.