;
Tags

Industri lainnya

( 1875 )

Pengelolaan Ekowisata Belum Optimal

KT3 10 Jan 2022 Kompas

Indonesia memiliki SDA besar untuk ekowisata, namun pengelolaannya belum optimal, sementara wisatawan makin cerdas menilai keseriusan pengelolanya. Deputi Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani berkata, produk wisata ekologi yang dulu terbatas pada taman nasional kini beragam, turis kini menilai konsep wisata ekologi menyeluruh, termasuk desa wisata. Desa wisata Nglanggeran di Patuk, Gunungkidul, DIY, misalnya, termasuk kawasan Geopark Global Gunung Sewu dan menawarkan aneka atraksi yang menghidupi warga lokal, bukan hanya situs gunung api purba. Prinsipnya, ekowisata terdiri dari konservasi alam dan budaya, ekonomi berkelanjutan, dan edukasi

Manajer Program Indonesia Ecotourism Network Wita Simatupang mengatakan, ekowisata di Indonesia dimulai sebelum 2002. Komunitas masyarakat Kepulauan Togean, Sulteng, mengembangkannya sejak 1996 dan komunitas masyarakat di Tangkahan, Sumut sejak 1999. Chairperson Global Network Ecotourism Glenn Jampol menilai, kini semakin banyak pelaku usaha jasa pariwisata menerapkan ekowisata. Hasil studi Booking.com menunjukkan, 83 % konsumen global berharap perusahaan jasa wisata yang mencatatkan laba, harus punya dampak positif pada lingkungan dan masyarakat lokal. (Yoga)


Target Produksi Garam Rakyat 1,5 Juta Ton pada 2022

KT3 05 Jan 2022 Kompas

Pemerintah targetkan produksi garam rakyat 1,5 juta ton tahun 2022 didasarkan rendahnya produksi tahun 2021, impor garam direncanakan 2,9 juta ton. Berdasar data KKP, produksi garam nasional 2021 berkisar 1,3 juta ton atau 61,9 % target produksi 2,1 juta ton. Rendahnya produksi dipicu musim kemarau basah. 

Direktur Jasa Kelautan KKP Miftahul Huda mengemukakan, musim kemarau basah diprediksi berlanjut pada 2022 membuat produksi garam rakyat tidak optimal. Produksi garam rakyat yang ditargetkan sebesar 1,5 juta ton tahun ini dan stok garam sisa produksi tahun lalu 430.000 ton akan difokuskan memenuhi kebutuhan garam konsumsi, industri, dan industri aneka pangan. Di sisi lain,  petambak terpukul harga jual garam tak menentu. Pihaknya berharap impor garam tak mengalir di masa panen raya garam hingga 2 bulan setelah masa panen, yakni Juli 2022-Januari 2023, supaya tak gerus serapan garam rakyat dan memukul harga garam rakyat. 

Ketua Himpunan Masyarakat Petambak Garam (HMPG) Jatim Mohammad Hasan memproyeksikan produksi garam rakyat membaik tahun ini mendekati 3 juta ton seperti 2019. Anomali cuaca 2021 menyebabkan produksi garam Jatim hanya 450.000 ton,  turun 50 % dibanding tahun sebelumnya, namun, harga garam di tingkat petambak naik dari Rp 400 per kg jadi Rp 800 per kg, harga eceran garam Rp 1.200 per kg. Ia berharap pemerintah merealisasikan janji memasukkan garam sebagai barang kebutuhan pokok serta menetapkan harga pokok pembelian, harga garam stabil akan memacu produksi. (Yoga)


Pendukung Pertanian, Produksi Pupuk Tercatat Konstan

KT3 03 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Sekjen Asosisi Produsen Pupuk Indonesia (APPI) Ahmad Tossin Sutawikarta memperkirakan pupuk Indonesia relative konstan di 12,24 juta ton, ditopang keandalan pabrik. APPI beranggotakan Pupuk Indonesia dan anak usahanya, yaitu Petrogres, Pusri, Pupuk Iskandar Muda, Pupuk Kaltim dan Pupuk Kujang, yang membidik produsen pupuk swasta dan distributor untuk menjadi anggota asosiasi. Wadirut Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto mengatakan Pupuk Indonesia melalui anak usahanya merencanakan ekspansi pabrik untuk meningkatkan efisiensi produksi tahun ini, seperti pembangunn pabrik Pusri 3B di Palembang, pabrik urea, amoniak dan methanol di Papua barat, juga pabrik pupuk di Papua barat untuk pemanfaatan potensi gas alamnya. (Yoga)


Pariwisata Sabang Menolak Tumbang

KT3 31 Dec 2021 Kompas

Obyek wisata Tugu Kilometer Nol merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Sabang. Selain ikonik bagi geografis Indonesia, di tempat ini pengunjung dapat memiliki sertifikat telah menapaki titik nol dengan biaya Rp 20.000. Agung Yusroni (25), warga Tanggamus, Lampung, menggunakan sepeda motor, menempuh perjalanan darat 2.200 km melintasi jalan lintas Sumatera ke Banda Aceh, dilanjutkan dengan kapal dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Kadis Pariwisata Sabang Faisal mengatakan, pada 2020 dan 2021 kunjungan wisatawan turun drastis. Selama dua tahun tidak ada perhelatan acara besar. Kapal pesiar juga batal sandar di Pelabuhan Sabang. Di masa pandemi, Pemerintah Kota Sabang memberlakukan aturan, wisatawan masuk wilayah Sabang wajib menunjukkan surat bebas Covid-19. ”Dalam dua bulan terakhir mulai ramai pengunjung karena tidak ada lagi pembatasan. Lalu, syarat masuk hanya menunjukkan sertifikat vaksin juga memudahkan wisatawan,” kata Faisal. Penginapan mulai terisi meski tidak penuh, memberi napas tambahan pelaku usaha untuk bertahan. Data Dinas Pariwisata Sabang catat peningkatan wisatawan domestic, tahun ini terdapat 128.190 wisatawan dalam negeri yang menikmati keindahan Sabang sejak Januari hingga awal Desember ini, dan hanya 784 WNA yang datang. Pada liburan Nataru, pemesanan kamar melonjak,  sayangnya beberapa pemesan terpaksa membatalkan reservasi karena terhalang larangan cuti dan keluar kota di akhir tahun ini. (Yoga)


Kemandirian Relatif Industri Media

KT3 28 Dec 2021 Kompas

Pengelola media makin sulit menghindari integrasi dalam ekosistem distribusi konten, data pengguna, dan periklanan yang dikendalikan platform digital global. Semua media massa akan mengalaminya, termasuk media ternama dunia, seperti The New York Times, The Guardian, CNN, dan The Sun. Teknologi digital menghadirkan kemungkinan baru memproduksi konten, menciptakan interaksi di sekitar konten, menjangkau khalayak lebih intens, serta untuk menjalankan mode pariwara yang lebih menjamin presisi dan akurasi.

Kemandirian relatif penerbit, terwujud dengan sumber pendapatan lain di luar kerja sama dengan platform digital, sangat menentukan, hingga penerbit tidak dipermainkan platform digital, juga bertahan jika platform digital ancam berhenti kerja sama, misal  menolak pemberlakuan regulasi Publisher Right. Solusinya : 1) jadikan keadilan pemanfaatan data pengguna untuk dinegosiasikan dengan platform digital; 2) dorong regulasi yang mewajibkan platform digital berbagi data pengguna dari pemanfaatan konten penerbit; 3) inisiasi aliansi log in atau data antar penerbit, bahkan antar perusahaan lintas sektor guna membangun sistem data pengguna di luar ekosistem data walled garden platform digital. (Yoga)


Konglomerat Rambah Bisnis Motor Listrik

KT3 28 Dec 2021 Kontan

PT Hartono Istana Teknologi (Polytron), perusahaan yang terafiliasi Grup Djarum, siap jual motor listrik. Kelompok usaha orang terkaya Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono akan menjual motor listrik Polytron Evo Electric. Pada tahap awal, Polytron Indonesia akan jual motor listrik di Kudus, Semarang dan sekitarnya. Polytron EVO Electrik dapat menempuh jarak dengan power maksimal 3.000 watt dengan kecepatan maksimum 60 km/jam disertai baterai 1.740 KWh dengan 5 warna pilihan. Harga EVO Electric Rp 25 juta per unit. PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) juga menyiapkan bisnis motor listrik. Korporasi milik Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menggandeng Gojek membangun ekosistem sepeda motor listrik di Indonesia dengan perusahaan patungan (joint venture) dan investasi Rp 17 triliun, yang kelak terlibat dalam pengembangan bisnis manufaktur motor listrik, teknologi pengemasan baterai, infrastruktur penukaran baterai dan pembiayaan pemilikan motor listrik. PT Indika Energy TBK. (INDY) juga mengembangkan Industri motor listrik lewat anak usaha PT Elektro Mobilitas Indonesia (EMI) yang dibentuk april 2021 dan masih di tahap awal. Masuknya Grup Indika ke bisnis ini untuk mencapai net zero carbon di tahun 2050. (Yoga)


Industri TPT Mulai Pulih

KT3 27 Dec 2021 Investor Daily

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) mulai pulih dari hantaman pandemic Covid 19, industry padat karya ini diperkirakan tumbuh 1 % dibanding 2020 sebesar 8,8 %. Dirjen Industr Kimia Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Muhammad Khayam menuturkan, kuartal IV-2021, industry TPT sudah tumbuh 1 %, kemenperin membantu pemulihan industry TPT dengan pengendalian impor dan pengenaan trade remedies untuk pengamanan pasar dalam negeri, melalui rekomendasi impor, bea masuk anti dumping (BMAD), serta bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atau safeguard. Khayan mengatakan, kemenperin sedang menata industri TPT agar menjadi kontributor ekspor terbesar Indonesia yang dipegang CPO. Ekspor TPT Januari – Oktober 2021 naik 19 % jadi USD 10,52 miliar. Untuk itu Kemenperin fokus melakukan harmonisasi dari hulu sampai hilir. Selain itu kemenperin mendorong pelaku industri TPT melakukan perubahan teknologi melalui restrukturisasi mesin dengan potongan harga melalui APBN, dengan potongan 10 % untuk impor dan diskon 25 % untuk pembelian alat di dalam negeri. (Yoga)      


Industri Makanan dan Minuman, Impor Susu Bakal Meningkat Lagi

HR1 09 Dec 2021 Bisnis Indonesia

Pelaku industri makanan dan minuman memperkirakan kebutuhan impor bahan baku produk susu pada tahun depan meningkat lagi, seiring dengan bertambahnya kapasitas produksi pabrik dan konsumsi masyarakat. Ketua Umum Ga­bungan Pengusaha Makanan dan Mi­­num­an Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman Adhi mengatakan konsumsi produk susu mengalami kenaikan signifikan selama pandemi Covid-19. Hal itu mendorong masuk­nya investasi baru di industri makanan dan minuman. “Selama pandemi banyak yang men­cari produk bergizi dan su­su dianggap sebagai salah satu pro­duk dengan kriteria terse­but. Peningkatan luar biasa pada konsumsi membuat pabrik sam­pai beroperasi dengan kapasitas pe­nuh,” katanya ketika dihubungi, Rabu (8/12).

Dia mengatakan pertumbuhan investasi di industri makanan dan minuman mayoritas disumbang oleh perusahaan asing. Dia menyebutkan kenaikan penanaman modal asing (PMA) di industri makanan dan minuman men­capai 75% pada periode Januari sampai September 2021, dengan sebagian besar masuk di sektor produk susu. “Kami perkirakan pada 2022 investasi baru yang mulai berope­rasi bakal membuat impor bahan baku meningkat daripada 2021, kontribusinya mungkin bisa sampai 80% dari kebutuhan bahan baku,” tambahnya.


Prospek Industri, Konsumsi Semen Terus Merangkak Naik

HR1 16 Nov 2021 Bisnis Indonesia

Kendati belum dapat kembali ke level sebelum pandemi, konsumsi semen nasional telah mampu mencatatkan pertumbuhan 5,5% secara year-on-year (YoY) sampai dengan Oktober 2021. Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat total konsumsi semen di dalam negeri mencapai 6,56 juta ton pada Oktober 2021. Adapun, secara kumulatif sejak awal tahun, konsumsi semen tercatat sebanyak 53,49 juta ton.Sementara itu, ekspor klinker dan semen mencapai 1,07 juta ton pada bulan lalu dengan negara tujuan Bangladesh, Australia, Sri Lanka, Timor Leste, dan Brunei Darussalam. Adapun, kawasan yang paling banyak menyerap semen pada bulan lalu, yakni Jawa dengan total konsumsi 3,57 juta ton atau naik 6,5%. Selanjutnya, Sumatera sebanyak 1,33 juta ton atau turun 2,8%.Selanjutnya, Kalimantan 0,42 juta ton naik 14,6%, Sulawesi 0,64 juta ton atau 15,5%, Bali dan NTT 0,37 juta ton naik 13%, serta Maluku dan Papua sebanyak 0,19 juta ton, turun 10,1%.

Industri Makanan dan Minuman, Nestle Serap 50.000 Ton Kopi Lampung

HR1 05 Nov 2021 Bisnis Indonesia

PT Nestle Indonesia membeli biji kopi di Tanggamus, Lampung sebanyak 50.000 ton atau setara US$50 juta per tahun untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman itu. Technical Director Nestle Indonesia Jean-Luc DeVuyst mengatakan pembelian kopi itu merupakan komitmen perusahaan memperkuat kemitraan dengan petani kopi di wilayah Tanggamus, Lampung. “Selama 50 tahun di Indonesia, kami telah berkomitmen untuk terus berinvestasi di Indonesia dengan tujuan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja,” katanya dalam peringatan 50 Tahun Nestle Indonesia di Tanggamus Lampung, Kamis (4/11). Hingga kini, tim AgriService Nestlé telah bekerja sama dengan lebih dari 20.000 petani kopi di Tanggamus dan Lampung Barat. Nestlé juga memberikan pelatihan tentang praktik pertanian yang baik untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas biji kopi. “Sebanyak 55 kebun percontohan milik petani telah berhasil dibangun bersama para petani dan mencapai hasil yang menggembirakan,” lanjut DeVuyst. Untuk mencapai emisi karbon net-zero, Nestle juga telah menanam satu juta pohon di sekitar perkebunan kopi Lampung dan menerapkan metode tumpang sari.


Pilihan Editor