Industri lainnya
( 1858 )Industri Kemasan : Peluang Investasi Plastik Terbuka Lebar
Investasi di industri plastik hilir berpeluang untuk bertambah pada paruh kedua tahun ini dengan syarat pada semester I terjadi pertumbuhan paling tidak 5%. Asosiasi Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) sebelumnya mencatat investasi di industri plastik hilir diperkirakan akan mencapai US$500 juta atau sekitar Rp 71,17 triliun pada tahun ini. Investasi tersebut sebagian besar mengalir ke pengadaan mesin-mesin baru.
Performa plastik hilir untuk sektor makanan dan minuman yang mendominasi permintaan juga diramal akan pulih 100% pada tahun ini. Jika itu terjadi, rata-rata utilitas kapasitas produksi plastik hilir akan berada di angka 80%. Sementara itu, utilitas industri plastik hulu mengalami penurunan tipis dari sebelumnya di atas 95% menjadi 92% pada bulan ini. Pasalnya, sejumlah pabrikan petrokimia seperti PT Polytama Propindo melakukan peremajaan mesin yang mengharuskan pemadaman selama 1 bulan.
Investasi Asing di Pulau-pulau Kecil Didorong
Plt. Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Pamuji Lestari (10/1) mengatakan, peningkatan investasi pemanfaatan ruang laut mampu mendorong PNBP mencapai Rp 50 miliar tahun ini. Beberapa program unggulan mendaya gunakan ruang laut, pesisir, dan pulau-pulau kecil tahun ini terdiri dari PMA di pulau-pulau kecil, reklamasi, pemanfaatan air laut selain energi, dan wisata bahari. Dalam Perpres No 34 Tahun 2019 tentang Pengalihan Saham dan Luasan Lahan dalam Pemanfaatan Pulau-pulau Kecil dan pemanfaatan Perairan di Sekitarnya dalam Rangka PMA, kegiatan PMA diprioritaskan untuk budidaya laut, pariwisata, usaha perikanan serta industri perikanan secara lestari, peternakan, dan pertanian.
Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil KKP Muhammad Yusuf mengemukakan, pengembangan investasi di pulau-pulau kecil bertujuan meningkatkan PNBP yang nantinya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan sarana di pulau-pulau kecil. Saat ini ada 29 investor asing yang sedang menjajaki pemanfaatan pulau-pulau kecil untuk resor wisata, di antaranya AS dan Australia. Investor asing umumnya mencari pulau kecil tak berpenghuni. Keunggulan PMA adalah memiliki jaringan pasar di tingkat internasional sehingga memudahkan pemasaran dan promosi. Pemanfaatan pulau ditetapkan maksimal 70 % luas pulau, 30 % diperuntukkan bagi ruang terbuka hijau. Pemanfaatan oleh PMA harus mendapat izin dari Menteri KKP. (Yoga)
Pengelolaan Ekowisata Belum Optimal
Indonesia memiliki SDA besar untuk ekowisata, namun pengelolaannya belum optimal, sementara wisatawan makin cerdas menilai keseriusan pengelolanya. Deputi Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani berkata, produk wisata ekologi yang dulu terbatas pada taman nasional kini beragam, turis kini menilai konsep wisata ekologi menyeluruh, termasuk desa wisata. Desa wisata Nglanggeran di Patuk, Gunungkidul, DIY, misalnya, termasuk kawasan Geopark Global Gunung Sewu dan menawarkan aneka atraksi yang menghidupi warga lokal, bukan hanya situs gunung api purba. Prinsipnya, ekowisata terdiri dari konservasi alam dan budaya, ekonomi berkelanjutan, dan edukasi
Manajer Program Indonesia Ecotourism Network Wita Simatupang mengatakan, ekowisata di Indonesia dimulai sebelum 2002. Komunitas masyarakat Kepulauan Togean, Sulteng, mengembangkannya sejak 1996 dan komunitas masyarakat di Tangkahan, Sumut sejak 1999. Chairperson Global Network Ecotourism Glenn Jampol menilai, kini semakin banyak pelaku usaha jasa pariwisata menerapkan ekowisata. Hasil studi Booking.com menunjukkan, 83 % konsumen global berharap perusahaan jasa wisata yang mencatatkan laba, harus punya dampak positif pada lingkungan dan masyarakat lokal. (Yoga)
Target Produksi Garam Rakyat 1,5 Juta Ton pada 2022
Pemerintah targetkan produksi garam rakyat 1,5 juta ton tahun 2022 didasarkan rendahnya produksi tahun 2021, impor garam direncanakan 2,9 juta ton. Berdasar data KKP, produksi garam nasional 2021 berkisar 1,3 juta ton atau 61,9 % target produksi 2,1 juta ton. Rendahnya produksi dipicu musim kemarau basah.
Direktur Jasa Kelautan KKP Miftahul Huda mengemukakan, musim kemarau basah diprediksi berlanjut pada 2022 membuat produksi garam rakyat tidak optimal. Produksi garam rakyat yang ditargetkan sebesar 1,5 juta ton tahun ini dan stok garam sisa produksi tahun lalu 430.000 ton akan difokuskan memenuhi kebutuhan garam konsumsi, industri, dan industri aneka pangan. Di sisi lain, petambak terpukul harga jual garam tak menentu. Pihaknya berharap impor garam tak mengalir di masa panen raya garam hingga 2 bulan setelah masa panen, yakni Juli 2022-Januari 2023, supaya tak gerus serapan garam rakyat dan memukul harga garam rakyat.
Ketua Himpunan Masyarakat Petambak Garam (HMPG) Jatim Mohammad Hasan memproyeksikan produksi garam rakyat membaik tahun ini mendekati 3 juta ton seperti 2019. Anomali cuaca 2021 menyebabkan produksi garam Jatim hanya 450.000 ton, turun 50 % dibanding tahun sebelumnya, namun, harga garam di tingkat petambak naik dari Rp 400 per kg jadi Rp 800 per kg, harga eceran garam Rp 1.200 per kg. Ia berharap pemerintah merealisasikan janji memasukkan garam sebagai barang kebutuhan pokok serta menetapkan harga pokok pembelian, harga garam stabil akan memacu produksi. (Yoga)
Pendukung Pertanian, Produksi Pupuk Tercatat Konstan
Sekjen Asosisi Produsen Pupuk Indonesia (APPI) Ahmad Tossin Sutawikarta memperkirakan pupuk Indonesia relative konstan di 12,24 juta ton, ditopang keandalan pabrik. APPI beranggotakan Pupuk Indonesia dan anak usahanya, yaitu Petrogres, Pusri, Pupuk Iskandar Muda, Pupuk Kaltim dan Pupuk Kujang, yang membidik produsen pupuk swasta dan distributor untuk menjadi anggota asosiasi. Wadirut Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto mengatakan Pupuk Indonesia melalui anak usahanya merencanakan ekspansi pabrik untuk meningkatkan efisiensi produksi tahun ini, seperti pembangunn pabrik Pusri 3B di Palembang, pabrik urea, amoniak dan methanol di Papua barat, juga pabrik pupuk di Papua barat untuk pemanfaatan potensi gas alamnya. (Yoga)
Pariwisata Sabang Menolak Tumbang
Obyek wisata Tugu Kilometer Nol merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Sabang. Selain ikonik bagi geografis Indonesia, di tempat ini pengunjung dapat memiliki sertifikat telah menapaki titik nol dengan biaya Rp 20.000. Agung Yusroni (25), warga Tanggamus, Lampung, menggunakan sepeda motor, menempuh perjalanan darat 2.200 km melintasi jalan lintas Sumatera ke Banda Aceh, dilanjutkan dengan kapal dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Kadis Pariwisata Sabang Faisal mengatakan, pada 2020 dan 2021 kunjungan wisatawan turun drastis. Selama dua tahun tidak ada perhelatan acara besar. Kapal pesiar juga batal sandar di Pelabuhan Sabang. Di masa pandemi, Pemerintah Kota Sabang memberlakukan aturan, wisatawan masuk wilayah Sabang wajib menunjukkan surat bebas Covid-19. ”Dalam dua bulan terakhir mulai ramai pengunjung karena tidak ada lagi pembatasan. Lalu, syarat masuk hanya menunjukkan sertifikat vaksin juga memudahkan wisatawan,” kata Faisal. Penginapan mulai terisi meski tidak penuh, memberi napas tambahan pelaku usaha untuk bertahan. Data Dinas Pariwisata Sabang catat peningkatan wisatawan domestic, tahun ini terdapat 128.190 wisatawan dalam negeri yang menikmati keindahan Sabang sejak Januari hingga awal Desember ini, dan hanya 784 WNA yang datang. Pada liburan Nataru, pemesanan kamar melonjak, sayangnya beberapa pemesan terpaksa membatalkan reservasi karena terhalang larangan cuti dan keluar kota di akhir tahun ini. (Yoga)
Kemandirian Relatif Industri Media
Pengelola media makin sulit menghindari integrasi dalam ekosistem distribusi konten, data pengguna, dan periklanan yang dikendalikan platform digital global. Semua media massa akan mengalaminya, termasuk media ternama dunia, seperti The New York Times, The Guardian, CNN, dan The Sun. Teknologi digital menghadirkan kemungkinan baru memproduksi konten, menciptakan interaksi di sekitar konten, menjangkau khalayak lebih intens, serta untuk menjalankan mode pariwara yang lebih menjamin presisi dan akurasi.
Kemandirian relatif penerbit, terwujud dengan sumber pendapatan lain di luar kerja sama dengan platform digital, sangat menentukan, hingga penerbit tidak dipermainkan platform digital, juga bertahan jika platform digital ancam berhenti kerja sama, misal menolak pemberlakuan regulasi Publisher Right. Solusinya : 1) jadikan keadilan pemanfaatan data pengguna untuk dinegosiasikan dengan platform digital; 2) dorong regulasi yang mewajibkan platform digital berbagi data pengguna dari pemanfaatan konten penerbit; 3) inisiasi aliansi log in atau data antar penerbit, bahkan antar perusahaan lintas sektor guna membangun sistem data pengguna di luar ekosistem data walled garden platform digital. (Yoga)
Konglomerat Rambah Bisnis Motor Listrik
PT Hartono Istana Teknologi (Polytron), perusahaan yang terafiliasi Grup Djarum, siap jual motor listrik. Kelompok usaha orang terkaya Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono akan menjual motor listrik Polytron Evo Electric. Pada tahap awal, Polytron Indonesia akan jual motor listrik di Kudus, Semarang dan sekitarnya. Polytron EVO Electrik dapat menempuh jarak dengan power maksimal 3.000 watt dengan kecepatan maksimum 60 km/jam disertai baterai 1.740 KWh dengan 5 warna pilihan. Harga EVO Electric Rp 25 juta per unit. PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) juga menyiapkan bisnis motor listrik. Korporasi milik Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menggandeng Gojek membangun ekosistem sepeda motor listrik di Indonesia dengan perusahaan patungan (joint venture) dan investasi Rp 17 triliun, yang kelak terlibat dalam pengembangan bisnis manufaktur motor listrik, teknologi pengemasan baterai, infrastruktur penukaran baterai dan pembiayaan pemilikan motor listrik. PT Indika Energy TBK. (INDY) juga mengembangkan Industri motor listrik lewat anak usaha PT Elektro Mobilitas Indonesia (EMI) yang dibentuk april 2021 dan masih di tahap awal. Masuknya Grup Indika ke bisnis ini untuk mencapai net zero carbon di tahun 2050. (Yoga)
Industri TPT Mulai Pulih
Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) mulai pulih dari hantaman pandemic Covid 19, industry padat karya ini diperkirakan tumbuh 1 % dibanding 2020 sebesar 8,8 %. Dirjen Industr Kimia Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Muhammad Khayam menuturkan, kuartal IV-2021, industry TPT sudah tumbuh 1 %, kemenperin membantu pemulihan industry TPT dengan pengendalian impor dan pengenaan trade remedies untuk pengamanan pasar dalam negeri, melalui rekomendasi impor, bea masuk anti dumping (BMAD), serta bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atau safeguard. Khayan mengatakan, kemenperin sedang menata industri TPT agar menjadi kontributor ekspor terbesar Indonesia yang dipegang CPO. Ekspor TPT Januari – Oktober 2021 naik 19 % jadi USD 10,52 miliar. Untuk itu Kemenperin fokus melakukan harmonisasi dari hulu sampai hilir. Selain itu kemenperin mendorong pelaku industri TPT melakukan perubahan teknologi melalui restrukturisasi mesin dengan potongan harga melalui APBN, dengan potongan 10 % untuk impor dan diskon 25 % untuk pembelian alat di dalam negeri. (Yoga)
Industri Makanan dan Minuman, Impor Susu Bakal Meningkat Lagi
Pelaku industri makanan dan minuman memperkirakan kebutuhan impor bahan baku produk susu pada tahun depan meningkat lagi, seiring dengan bertambahnya kapasitas produksi pabrik dan konsumsi masyarakat. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman Adhi mengatakan konsumsi produk susu mengalami kenaikan signifikan selama pandemi Covid-19. Hal itu mendorong masuknya investasi baru di industri makanan dan minuman. “Selama pandemi banyak yang mencari produk bergizi dan susu dianggap sebagai salah satu produk dengan kriteria tersebut. Peningkatan luar biasa pada konsumsi membuat pabrik sampai beroperasi dengan kapasitas penuh,” katanya ketika dihubungi, Rabu (8/12).
Dia mengatakan pertumbuhan investasi di industri makanan dan minuman mayoritas disumbang oleh perusahaan asing. Dia menyebutkan kenaikan penanaman modal asing (PMA) di industri makanan dan minuman mencapai 75% pada periode Januari sampai September 2021, dengan sebagian besar masuk di sektor produk susu. “Kami perkirakan pada 2022 investasi baru yang mulai beroperasi bakal membuat impor bahan baku meningkat daripada 2021, kontribusinya mungkin bisa sampai 80% dari kebutuhan bahan baku,” tambahnya.









