Produksi Gula, Masa Giling Tebu Diperkirakan Berakhir September
Bisnis, Surabaya - Sejumlah pabrik gula (PG) di Jawa Timur memperkirakan proses masa giling tebu tahun ini berakhir pada September dengan mempertimbangkan kesediaan bahan baku tebu di lapangan. Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), proses giling tebu di pabrik sejauh ini tetap lancar mengingat produk yang dihasilkan PTPN XI merupakan kategori kritikal.
Proses giling di masa pandemi mengalami hambatan yakni adanya tenaga tebang yang terpapar Covid-19 di hampir 30% front tebangan. Dalam upaya mencapai target produksi, tetap dilakukan monitoring, evaluasi, dan perbaikan setiap harinya, baik di sisi on farm (kebun tebu) maupun off farm (pabrik). Pada sisi on farm, tebu yang masuk pabrik gula wajib memenuhi standar MBS (Manis, Bersih, dan Segar) sehingga nantinya rendemen yang dihasilkan juga tinggi. Dari sisi off farm, jam berhenti dan losses (kerugian) terus ditekan semaksimal mungkin. Pada musim giling 2021, PTPN X menargetkan produksi gula 330.000 ton dengan tebu digiling sekitar 4 juta ton dan rendemen rerata 8,03% naik dibandingkan dengan sebelumnya 275.000 ton.
Tags :
#Industri lainnyaPostingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023