Industri Tekstil, Serapan Pasar Domestik Dipacu
Pemerintah akan mendorong penyerapan produk tekstil di pasar domestik sekaligus memacu pengembangan pabrik bahan bakunya di dalam negeri sebagai langkah strategis untuk menahan dampak pandemi Covid-19 terhadap salah satu industri strategis tersebut.Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Farmasi Kementerian Perindustrian Muhammad Khayam mengatakan bahwa industri tekstil dan produk tekstil (TPT) menjadi salah satu industri strategis yang terdampak paling berat akibat Covid-19. Industri ini tercatat mengalami kontraksi 4,54% pada kuartal II/2021 secara tahunan.Meskipun demikian, ada secercah harapan bila berkaca pada pertumbuhan industri secara kuartalan sebesar 0,48%. Ekspor sepanjang semester I/2021 juga tumbuh 13% dan investasi naik 27%.Dia menyatakan pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk meminimalkan dampak Covid-19 terhadap industri tekstil dan produk tekstil di dalam negeri. Salah satunya dengan mengembangkan industri bahan baku tekstil dari industri di dalam negeri.Pengembangan tersebut ditempuh dengan peningkatan kapasitas industri rayon dari 856.700 ton pada saat ini menjadi 1,21 juta ton pada 2023 dan kapasitas dissolving pulp-nya menjadi 1,31 juta ton. Selain itu, peningkatan utilisasi industri serat dan filamen poliester menjadi 70% pada 2023 juga menjadi salah satu target.
(Oleh - HR1)Tags :
#Industri lainnyaPostingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023