;
Tags

Industri lainnya

( 1858 )

Hilirisasi Pertanian : Barata Rampungkan Pabrik Bioetanol Gempol

HR1 18 Nov 2022 Bisnis Indonesia

PT Barata Indonesia (Persero) telah merampungkan proyek pekerjaan pabrik Bioethanol Gempolkrep, Mojokerto. Hasil pekerjaan proyek ini telah diserahkan kepada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X. Direktur Pemasaran Barata Indonesia Sulistyo Handoko mengatakan penyelesaian proyek ini merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung program pemerintah dalam hilirasasi industri gula untuk ketahanan pangan sekaligus memproduksi energi yang ramah lingkungan. “Penyelesaian proyek ini semakin mengukuhkan posisi Barata Indonesia sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang mampu mengerjakan manufaktur serta konstruksi untuk industri gula dan turunannya,” ujarnya, Kamis (17/11).

Pengembangan EBT : PLTS Karimun Punya Fasilitas Hidrogen Hijau

HR1 18 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kawasan Ekonomi Khusus Karimun bakal dilengkapi dengan fasilitas hidrogen hijau setelah Anantara Energy Holdings Pte Ltd dan Quantum Power Asia menandatangani nota kesepahaman dengan Countrywide Hydrogen untuk mengkaji pembangunannya.Rencananya, fasilitas produksi hidrogen hijau itu akan menjadi bagian dari megaproyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 3,5 gigawatt (GW) yang telah memperoleh komitmen pendanaan dari lembaga keuangan sebesar US$6 miliar.Direktur Anantara Energy Simon G. Bell mengatakan pihaknya menyepakati kerja sama dengan Countrywide Hydrogen untuk mendanai studi konsep yang akan mencakup studi kelayakan teknokomersial untuk menyiapkan fasilitas produksi hidrogen dan amonia hijau di Indonesia. Sementara itu, Managing Director Countrywide Hydrogen Geoffrey Drucker mengatakan studi konsep dan kelayakan di KEK Karimun menunjukkan potensi produksi hidrogen dapat mencapai 1.650 ton per tahun.

Order Sepi, Gelombang PHK Terus Mengintai

HR1 17 Nov 2022 Kontan

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih melanda industri tekstil dan produk tekstil (TPT) maupun industri alas kaki. Sepinya order dan kenaikan beban operasional menjadi pertimbangan pabrikan mem-PHK puluhan ribu buruhnya. Anne Patricia Sutanto, Anggota Dewan Pertimbangan Asosasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan, sampai saat ini sebanyak 146 perusahaan TPT sudah menempuh PHK dan merumahkan sekitar 58.572 karyawan. Selain industri TPT, PHK melanda industri alas kaki. Anne mencatat, sebanyak 25.700 pegawai perusahaan alas kaki sudah di-PHK selama periode Juli-Oktober 2022. "Jumlah PHK juga bisa bertambah seiring dampak resesi tahun depan," ungkap Anne dalam konferensi pers yang berlangsung Rabu (16/11). Faktor utama pendorong gelombang PHK di industri padat karya ini adalah turunnya pesanan tekstil, garmen maupun alas kaki yang mencapai 45% dari total order di periode normal. Akibatnya, kalangan pabrikan menurunkan produksi hingga 51% untuk periode November-Desember untuk mengimbangi sepinya order, kendati efeknya harus memecat pegawai. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa mengatakan, fenomena PHK di industri tekstil tidaklah mengada-ada. Dampak resesi yang tengah melanda negara tujuan ekspor produk TPT Indonesia mulai dirasakan para eksportir TPT dalam negeri.

PENGHILIRAN MINERAL LOGAM : Hyundai Amankan Pasokan Aluminium dari ADMR

HR1 14 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Hyundai Motor Company mendapatkan kepastian pasokan aluminium dari PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. di tengah peningkatan permintaan komoditas tersebut untuk industri otomotif. Hyundai Motor Company dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) menandatangani nota kesepahaman untuk menjamin pasokan aluminium di tengah meningkatnya permintaan terhadap aluminium untuk manufaktur otomotif. Dalam kerja sama tersebut, Hyundai bakal mendapatkan aluminium dari anak perusahaan ADMR, yaitu PT Kalimantan Aluminium Industry. Penandatanganan nota kesepahaman antara Hyundai Motor Company dan ADMR dilakukan di sela-sela pertemuan B20 oleh CEO Hyundai Motor Company Jaehoon Chang dan Presiden Komisaris ADMR Garibaldi Thohir. “Kerja sama smelter aluminium ini juga diharapkan bakal memperkuat hubungan kerja sama antara Hyundai Motor Company dan Indonesia dengan sinergi yang lebih kuat,” kata dia, Minggu (13/11). Adapun, kerja sama dalam nota kesepahaman tersebut meliputi produksi dan pasokan aluminium dari Kalimantan Aluminium Industry. Christian Ariano Rachmat, Presiden Direktur Adaro Minerals Indonesia, mengatakan bahwa kerja sama tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap proses penghiliran mineral Indonesia di kawasan industri hijau terbesar dunia yang berlokasi di Kalimantan Utara.

INDUSTRI MEBEL Pesanan Turun, Ekspor Melambat

KT3 11 Nov 2022 Kompas

Penurunan permintaan dari AS serta sejumlah negara di Eropa menekan pelaku industri mebel dan kerajinan di Tanah Air. Guna lepas dari tekanan itu, pelaku industri melirik peluang optimalisasi produk dan diversifikasi negara tujuan ekspor. Berdasarkan data yang dihimpun dan diolah Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), nilai ekspor furnitur dan kerajinan sepanjang Januari-September 2022 mencapai 2,71 miliar USD atau tumbuh 7,71 % dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Namun, laju pertumbuhan ini lebih lambat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 27,23 %. Realisasi ekspor mebel dan kerajinan 2021 mencapai 3,25 miliar USD. Namun, tahun ini nilainya diperkirakan turun menjadi 3,17 miliar USD. ”Secara umum (di negara-negara tujuan ekspor), inflasi membuat daya beli masyarakat turun. Akibatnya, belanja (furnitur) turut berhenti,” kata Ketua Presidium HIMKI Abdul Sobur di sela simposium HIMKI di Jakarta, Kamis (10/11).

Menurut Dirjen Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika, ekspor produk itu tidak maksimal karenamarket shock akibat perang Rusia-Ukraina sehingga inflasi di negara tujuan tergolong tinggi. Terkait situasi itu, analis Perdagangan Ahli Madya Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Hamidi Hasyim, mengusulkan optimalisasi produk ekspor yang punya ceruk pasar, seperti tempat duduk lapisan kayu (kode HS 940161) dan furnitur ruang makan selain kursi (kode HS 940340). Setiap tahun, potensi ceruk pasar produk kelompok HS 940161 dan HS 940340 masing-masing 24,3 miliar USD dan 7,9 miliar USD. Namun, nilai ekspor kedua produksi tersebut sepanjang Januari-September 2022 masing-masing baru 39,4 juta USD dan 64,8 juta USD. (Yoga)


Bumi Minerals Operasikan Pabrik Emas Kapasitas 4.000 Ton per Hari

KT3 11 Nov 2022 Investor Daily

PT Bumi Resource Minerals Tbk (BRMS) mulai mengoperasikan pabrik pengolahan bijih emas kedua pada awal November 2022 berkapasitas 4.000 ton bijih per hari. Selain itu, perseroan juga segera menyelesaikan pabrik yang berlokasi di Gorontalo. Direktur Bumi Minerals Herwin Hidayat menjelaskan, pembangunan pabrik emas kedua itu selesai pada akhir Oktober 2022 dan mulai beroperasi awal November. Pabrik tersebut diselesaikan dan dioperasikan oleh anak usaha perseroan yakni PT Citra Palu Minerals (CPM). Pabrik baru ini akan berkapasitas hingga 4.000 ton bijih perhari. “Pada tahap awal, pabrik ini akan memproduksi hanya sekitar 200-500 ton bijih per hari mulai kuartal IV-2022,” jelasnya usai paparan publik, di Jakarta, Kamis (10/11/2022). Herwin mengatakan, pabrik tersebut tidak langsung full produksi di level 4.000 ton bijih per hari sesuai kapasitasnya, namun dilakukan secara berkala.

Kuartal keempat tahun ini, pabrik kedua tersebut rencananya produksinya hanya di level 200-500 ton bijih per hari. Kemudian, akan meningkat di kuartal I-2023 dengan targetnya menjadi 1.000-2.000 ton bijih per hari. “Selanjutnya, mulai bulan April 2023 hingga ke depannya akan full produksi di 4.000 ton bijih per hari, harapannya,” imbuh dia. Lebih lanjut, pada tahun depan juga perseroan berencana merampungkan pabrik produksi lainnya yang berlokasi di Gorontalo yang ditargetkan 2024. Saat ini perseroan telah memperoleh izin konstruksi dan produksi disetujui oleh pemerintah pada Februari 2019 dengan periode konstruksi 3 tahun dan periode produksi 30 tahun. Rencana untuk membangun pabrik pengolahan bijih emas dengan kapasitas 2.000 ton bijih/hari. Selain itu perseroan akan mendapatkan cadangan sebesar 10 juta ton bijih, membangun infrastruktur & fasilitas pendukung proyek tambang emas. Dana tersebut bersumber dari rencana penawaran umum terbatas. (Yoga)


KOMODITAS EKSPOR NASIONAL : Furnitur Terimbas Pelemahan Permintaan

HR1 11 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Ketua Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur mengatakan, sejumlah negara tujuan impor furnitur nasional melakukan pembatalan pemesanan sejak Juli 2022. Hal itu salah satunya disebabkan oleh melemahnya permintaan di Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara Eropa. “Ordernya berhenti. Itu terbaca sejak Juli 2022, sehingga mau tidak mau pertumbuhan ekspor akan mengalami penurunan,” katanya, Kamis (10/11). Dia menyebut, pada kuartal III/2022 saja terjadi penurunan ekspor mebel hingga 20% secara tahunan, sehingga nilainya menjadi US$754 juta. Pada kuartal terakhir tahun ini pun ekspor mebel diperkirakan hanya bakal menyentuh US$662 juta. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan, pemerintah optimistis industri furnitur akan bangkit pada tahun depan, karena masih ada peluang pasar di negara Timur Tengah, Asia Tenggara, dan India. Dari sisi suplai, kata dia, industri furnitur di Tanah Air sudah siap untuk mengiringi upaya itu, karena memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk melakukan diversifikasi produk


Permintaan Produk Terpuruk, Kinerja Emiten Tekstil Ambruk

HR1 09 Nov 2022 Kontan

Ancaman resesi kian nyata. Lihat saja, sejumlah industri tekstil di Tanah Air satu per satu mulai ambruk. Dari sekitar 15 emiten tekstil yang tercatat di BEI, hampir semuanya mengalami penurunan penjualan. Sejumlah faktor jadi pemicunya. Di antaranya, nilai rupiah yang makin melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Research & Consulting Manager Infovesta Utama, Nicodimus Kristiantoro menilai, lesunya permintaan menurunkan penjualan emiten. "Ini terutama dialami emiten yang mayoritas penjualannya ke pasar ekspor," kata Nico kepada KONTAN, Senin (7/11). Kinerja emiten tekstil dengan pendapatan berbasis rupiah juga anjlok. Hal ini dirasakan PT Panasia Indo Resources Tbk (HDTX). Pada kuartal III-2022, pendapatan HDTX hanya sebesar Rp 5,90 miliar, turun 34,12% dari Rp 8,95 miliar di kuartal III-2021.

FORMULA LOGISTIK TAHAN RESESI

HR1 09 Nov 2022 Bisnis Indonesia (H)

Kendati pulih lebih cepat dari hantaman pandemi Covid-19 selama lebih dari 2 tahun, industri logistik Indonesia harus bersiap menghadapi masalah yang tak kalah pelik pada 2023, yakni resesi global. Terlebih bagi mereka yang berbisnis lintas negara. Sebab, resesi yang merajalela berisiko membuat perdagangan antarnegara lesu karena permintaan yang menurun. Alhasil, para pelaku usaha sektor logistik pun perlu segera menyusun mitigasi agar dapat bertahan menghadapi aneka tantangan ekonomi, utamanya dari sektor eksternal. Wanti-wanti disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada para pelaku sektor logistik. Menurutnya, ancaman resesi global diprediksi dapat menghambat laju perekonomian pada 2023. Resesi global pun dapat membuat tantangan yang dihadapi pelaku sektor logistik makin besar. Kinerja logistik yang tecermin dalam lapangan usaha transportasi dan pergudangan mencatat pertumbuhan negatif pada kuartal II/2020 sebesar -30,78% (year-on-year/YoY) hingga kuartal I/2021 sebesar -13,09%.

PENURUNAN PRODUKSI ALAMIAH : Pertamina Hulu Mahakam Genjot Pemboran Sumur

HR1 08 Nov 2022 Bisnis Indonesia

General Manager Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Krisna mengatakan bahwa pihaknya tengah menerapkan sejumlah inovasi dan aplikasi teknologi untuk meningkatkan recovery rate dari sumur-sumur minyak dan gas bumi (migas) yang ada di kawasan tersebut. “Kami terus berupaya menahan laju penurunan produksi alamiah dengan menerapkan praktik-praktik engineering terbaik dalam operasi produksi, drilling, well intervention atau well connection, maintenance atau inspection works,” katanya, Senin (7/11). Krisna menambahkan, langkah strategis itu dilakukan untuk memenuhi target WP&B 2022 yang diberikan oleh SKK Migas dengan capaian produksi gas bumi sebesar 550 MMSCFD, dan 19,5 Kbbld minyak.


Pilihan Editor