FORMULA LOGISTIK TAHAN RESESI
Kendati pulih lebih cepat dari hantaman pandemi Covid-19 selama lebih dari 2 tahun, industri logistik Indonesia harus bersiap menghadapi masalah yang tak kalah pelik pada 2023, yakni resesi global. Terlebih bagi mereka yang berbisnis lintas negara. Sebab, resesi yang merajalela berisiko membuat perdagangan antarnegara lesu karena permintaan yang menurun. Alhasil, para pelaku usaha sektor logistik pun perlu segera menyusun mitigasi agar dapat bertahan menghadapi aneka tantangan ekonomi, utamanya dari sektor eksternal. Wanti-wanti disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada para pelaku sektor logistik. Menurutnya, ancaman resesi global diprediksi dapat menghambat laju perekonomian pada 2023. Resesi global pun dapat membuat tantangan yang dihadapi pelaku sektor logistik makin besar. Kinerja logistik yang tecermin dalam lapangan usaha transportasi dan pergudangan mencatat pertumbuhan negatif pada kuartal II/2020 sebesar -30,78% (year-on-year/YoY) hingga kuartal I/2021 sebesar -13,09%.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023