;
Tags

Industri lainnya

( 1858 )

PENYERAPAN TENAGA KERJA : PTBA Optimalkan Kegiatan Rehabilitasi DAS

HR1 13 Dec 2022 Bisnis Indonesia

PT Bukit Asam Tbk. atau PTBA mengoptimalkan upaya rehabilitasi daerah aliran sungai untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Apollonius Andwie, Corporate Secretary PTBA, mengatakan bahwa rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) merupakan salah satu upaya perusahaan melakukan dekarbonisasi. “Pembangunan berkelanjutan merupakan tujuan akhir PTBA. Sesuai dengan noble purpose PTBA sebagai anggota holding BUMN pertambangan MIND ID, yakni menambang untuk membangun peradaban, kesejahteraan masyarakat, dan masa depan yang lebih baik,” katanya, Senin (12/12). Jumlah pohon yang ditanam untuk rehabilitasi DAS pun mencapai 3,85 juta batang. Sebanyak 2,54 juta batang sudah tertanam di lahan/hutan, sedangkan 1,31 juta batang di lokasi persemaian, menunggu tanaman mencapai ketinggian minimal sebelum dipindahkan ke lahan/hutan lokasi penanaman. Di Kulonprogo, rehabilitasi DAS yang dilakukan PTBA juga ditujukan untuk mendukung pengembangan Borobudur sebagai salah satu destinasi pariwisata superprioritas (DPSP).

Freeport Kerek Produksi Tembaga & Emas

HR1 12 Dec 2022 Kontan

PT Freeport Indonesia terus memacu volume produksi. Freeport membidik produksi 1,7 miliar pon tembaga dan 1,8 juta Presiden Direktur Freeport Indonesia, Tony Wenas mengatakan, pihaknya akan memproduksi sesuai rencana. Freeport membukukan produksi 1,33 miliar pon tembaga dan 1,37 juta ounce emas di tahun 2021. Sementara tahun ini mereka mengincar produksi 1,60 miliar pon tembaga dan 1,59 juta ounce emas.

Alat Kesehatan Buatan Dalam Negeri Mulai Dilirik

KT3 12 Dec 2022 Kompas

Pemerintah terus mendorong pengelola fasilitas kesehatan, terutama rumah sakit, untuk lebih mengutamakan pemakaian alat kesehatan buatan dalam negeri. Dengan begitu, ketergantungan terhadap alat kesehatan impor kian terkikis. Terus bertambahnya produsen alat kesehatan lokal pun diapresiasi Kemenkes, termasuk kehadiran perusahaan alkes ortopedi di Pasuruan, Jatim. ”Hal ini berarti mendukung dan menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi menstop impor alkes di semua rumah sakit pemerintah,” kata Staf Khusus Menkes Bidang Obat dan Alkes Laksono Trisnantoro, Sabtu (10/12). Laksono menambahkan, pembuatan alkes ortopedi sama dengan produksi sepeda motor, permintaannya terus meningkat. Alasannya, semakin banyak kendaraan, terutama roda dua, tingkat kecelakaan yang menyebabkan kasus patah tulang pun cenderung naik. Untuk itu, alkes buatan dalam negeri ini diharapkan makin gencar diproduksi sehingga ketergantungan pada alkes impor terus berkurang.

Direktur Produksi dan Distribusi Alkes Kemenkes Sodikin Sadek mengatakan, di Indonesia, produsen alkes dalam negeri masih 13 perusahaan dan pabrik umumnya berada di Provinsi Jatim. ”Semoga 13 produsen ini mampu menyuplai alkes di semua RS pemerintah di Indonesia,” ujarnya. Direktur PT Marthys Orthopaedic Indonesia I Ketut Martiana mengatakan, perusahaannya memang fokus pada produksi dan pengembangan alat implan dan instrumen bedah tulang ortopedi dengan bahan baja nirkarat dan titanium. ”Rumah sakit di Jabar, Jateng, Jatim, Bali, dan NTB mulai melirik produk kami,” ujarnya. Pabriknya berlokasi di Desa Bulukandang, Prigen, Pasuruan, Jatim, seluas 7.000 meter persegi. Awalnya, pabrik ini hanya membuat pen atau alat penyambung tulang atau plat sejak 1997. Ketika Indonesia memasuki krisis ekonomi sehingga kurs dollar AS naik, sehingga harga alkes karena impor cepat berubah dan mahal. Contohnya pen Rp 4,5 juta karena harus diimpor dari Swiss. ”Saat itu, kami membuat alkes seharga Rp 400.000, yang dibuat di Cilincing, Jakarta,” ujarnya. (Yoga)


INDUSTRI FURNITUR 2023 : Kadin Prediksi Permintaan Lokal Tinggi

HR1 10 Dec 2022 Bisnis Indonesia

Kadin Indonesia memprediksi permintaan furnitur di dalam negeri tetap tinggi didorong proyeksi laju pertumbuhan ekonomi yang tetap positif pada 2023. Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bobby Gafur Umar mengatakan kondisi itu sangat memungkinkan jika pelaku industri furnitur nasional ingin mengalihkan sebagian pasarnya di tengah lesunya pasar ekspor komoditas unggulan itu. Saat ini, ketersediaan kayu yang memiliki komposisi lebih dari 50% dari seluruh bahan baku furnitur, berlimpah di Indonesia. “Sehingga, pelaku industri furnitur Indonesia tidak akan sulit memproduksi stok untuk pasar domestik karena diuntungkan dengan ketersediaan bahan baku kayu yang melimpah,” katanya kepada Bisnis, Jumat (9/12). Bobby menilai terdapat dua segmen pasar yang permintaannya ke depan masih menjanjikan untuk produk furnitur. Pertama, segmen ritel. Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi masih di atas 5%, imbuhnya, permintaan dari segmen ritel diperkirakan akan terus positif. Kedua, segmen proyek. Bobby menilai proyek pemerintah yang mengalokasikan sebagian dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan berpengaruh positif bagi penjualan furnitur.

INOVASI BISNIS Kursi Premium di Restoran

KT3 08 Dec 2022 Kompas

Restaurant Revenue Management (RRM) didefinisikan sebagai menjual kursi yang tepat, kepada pelanggan yang tepat, dengan harga yang tepat, dan untuk jangka waktu yang tepat. Biaya operasional properti dan restoran secara keseluruhan terus meningkat  menyebabkan mereka ingin memaksimalkan tempat duduk dan pergantian tamu. Dari keinginan ini muncullah ilmu untuk strategi tempat duduk restoran yang merupakan inti RRM. Disini pemilik restoran perlu memahami pengalaman yang diinginkan tamu dan profil pelanggan mereka untuk memaksimalkan potensi tempat duduk hingga bisa ditemukan pendapatan baru.  Reservasi di restoran yang sangat terkenal bisa membutuhkan waktu 3-6 bulan. Di Indonesia, kita bisa menemukan antrean dua minggu untuk mendapatkan kursi di restoran terkenal. Kini mulai muncul pemesanan kursi di restoran yang lebih eksklusif. Para pelanggan harus membayar untuk kursi istimewa itu. Secara internasional dengan diperkenalkannya Michelin Guide terbaru serta musim liburan yang semakin dekat, orang mulai ramai berkunjung ke restoran. Pandemi yang mereda membuat orang ingin makan dan minum di luar rumah.

Untuk mendapat reservasi di salah satu restoran top di sebuah kota, seloroh tulisan di The Streets of Toronto, sama mustahilnya dengan mendapat tiket prapenjualan pertunjukan Taylor Swift. Bahkan, jika berhasil mendapatkannya, tidak ada jaminan Anda tidak duduk di bagian tak nyaman di  restoran, seperti di sebelah dapur, dekat kamar kecil, atau dekat jendela berangin. Tablz, sebuah perusahaan yang berbasis di Toronto telah memulai platform yang memungkinkan pengunjung membeli tempat duduk premium pada waktu puncak di beberapa tempat makan malam di berbagai kota. Konsumen memilih kursi dan ruangan seharga 5 USD hingga 100 USD, tergantung kenaikan kenyamanan dan fasilitas. Semakin fasilitas dan kenyamanan meningkat, apakah mereka memilih kursi dengan pemandangan atau kursi yang jauh dari bar, harga semakin mahal. Untuk memastikan tempat dengan berbagai harga itu, konsumen bisa menilik langsung di platform dengan penampilan tiga dimensi. Orang dibawa ke kondisi riil tempat duduk dan ruangan. Ide Tablz ini menarik banyak restoran lain untuk bergabung. Hingga sekarang sudah 2.500 meja dipesan. Kini mereka hendak melebarkan sayap dari Kanada ke AS. Langkah Tablz juga menarik investor, mereka telah menerima pendanaan 2,5 juta USD dari investor asal New York yang berfokus pada dunia perhotelan. Di sisi lain, restoran juga memiliki pendapatan baru. (Yoga)


KERJA SAMA SKF DENGAN KAI

HR1 06 Dec 2022 Bisnis Indonesia

Corporate Deputy Director of Rolling Stock Maintenance PT KAI (Persero) Idrus Fauzi bersama President Director of PT SKF Indonesia Toto Su harto memperlihatkan plakat kerja sama disaksikan Trade Commissioner of Sweden to Indonesia Erik Odar dalam acara Sweden-Indonesia Sustainability Partnership 2022, di Jakarta, Senin (5/12). SKF Indonesia bekerja sama dengan KAI dalam menyediakan produk yang meliputi suku cadang, program training, aplikasi fasilitas remanufacturing sebagai salah satu strategi SKF dalam memperkuat posisi pemimpin pasar dalam bisnis bearing global.

Industri Film, Tekor atau Mencatat Rekor?

KT3 03 Dec 2022 Kompas

Tahun 2022 saat pandemi masih mengintai, bioskop dibuka kembali dengan berbagai pembatasan. Saat itu film KKN di Desa Penari yang disutradarai Awi Suryadi mencetak sejarah dengan 9,2 juta penonton. Sampai saat ini, film produksi MD Pictures yang diputar April-Mei itu belum tergoyahkan sebagai film Indonesia dengan penonton terbanyak. Pencapaian KKN di Desa Penari yang fenomenal dipandang sebagai penanda kembali bangkitnya perfilman nasional. Apalagi sepanjang 2022 ada 10 film yang masing-masing ditonton lebih dari satu juta penonton. Meski tahun 2022 industri film komersial memperlihatkan tanda kebangkitan, bukan berarti tahun 2023 industri ini pasti akan lebih baik. Ada beberapa ancaman yang bisa memengaruhi industri ini, di antaranya ancaman krisis ekonomi sebagai dampak perang Rusia-Ukraina, ancaman keamanan pada tahun politik jelang Pemilihan Umum 2024, dan ancaman kesehatan akibat masih belum kelarnya pandemi Covid-19. Produser Wicky V Olindo mengatakan, kondisi ekonomi saat ini mulai suram lantaran banyak pemberitaan tentang pemberhentian tenaga kerja di banyak perusahaan besar. Akan tetapi, dia tetap optimistis karena pertumbuhan ekonomi masih bagus dan daya beli masih terjaga.

”Untuk industri bioskop, kita harus melihat lagi karena bioskop itu fluid dari perspektif daya beli. Karena industrinya belum konsisten, penonton kadang ada dan enggak ada,” ujar Wicky di Jakarta, Jumat (25/11). Para produser yang lama malang melintang di industri film Indonesia seperti Manoj Punjabi dari MD Pictures juga tetap optimistis menatap tahun 2023. Belajar dari kesuksesan film produksinya, KKN di Desa Penari, menurut Manoj, film Indonesia sudah terbukti bisa bersaing dengan film-film Hollywood. ”Ini, luar biasa. Setelah itu hingga sekarang film-film nasional bisa dibilang jadi tuan rumah lagi di negeri sendiri,” ujarnya. Dia telah mempersiapkan 11 film andalan untuk ditayangkan pada 2023. Dia yakin, film-film tersebut bakal menggaet jutaan penonton. Keyakinan itu ditopang dengan fakta bahwa penguasaan pasar (market share) film-film nasional bisa mengimbangi film asing pada tahun 2023. Ketua Komite FFI 2021-2023 Reza Rahadian pada malam penghargaan FFI di Jakarta, Selasa (22/11) mengatakan, penguasaan pasar film Indonesia sudah mencapai 61 %. Persentase tersebut naik signifikan dalam setahun dari sebelumnya 48 %. (Yoga)


Membuat Terang di Tahun Menantang

KT3 03 Dec 2022 Kompas (H)

Pemerintah dan dunia usaha memilih proaktif menghadapi tahun 2023 yang penuh tantangan. Apalagi, Indonesia punya daya tahan, modal dasar, dan kemampuan menavigasikan pemulihan. Paradigma proaktif ini menjadi pandangan umum di antara pejabat pemerintah dan pelaku usaha di sepanjang rangkaian Kompas100 CEO Forum powered by East Ventures yang berlangsung sejak Agustus hingga Desember. Mengusung tema ”Membuat Terang di Tahun Menantang”, Kompas100 CEO Forum di Istana Negara, Jumat (2/12) menjadi puncak acara yang menguatkan kesepahaman cara pandang itu. Presiden Jokowi dalam arahannya di depan 96 pemimpin perusahaan dan 10 kepala daerah di Istana Negara mengajak dunia usaha untuk optimistis menghadapi 2023. Hal ini disampaikan dengan penekanan agar semua pihak tetap waspada dan berhati-hati. Presiden mendasarkan optimisme pada empat faktor. Pertama, Indonesia kaya sumber daya alam. Kedua, memiliki sumber daya manusia yang besar. Ketiga, RI mempunyai pasar yang besar, termasuk pasar ASEAN dengan akumulasi penduduk 600 juta jiwa. Keempat, Indonesia terletak di jalur perdagangan yang sibuk.

”Kekuatan inilah yang harus kita ingat-ingat terus dalam rangka membangun sebuah strategi besar, bisnis negara, strategi besar ekonomi negara, agar kita mencapai visi yang kita inginkan,” kata Presiden, yaitu membangun ekosistem usaha domestic yang kuat. Salah satu cirinya adalah investasi, sebagai salah satu bagian vital dalam ekosistem, harus bersifat kemitraan yang saling menguntungkan. ”Kita tetap membuka ekonomi kita, keterbukaan ekonomi. Tetapi sekali lagi, kita harus bisa mendesain negara lain bergantung pada kita. Harus! Jangan sampai kita ini hanya menjadi cabang,” katanya. Saat ini, menurut Presiden Jokowi, pemerintah tengah membangun ekosistem industri kendaraan listrik. Indonesia punya modal dasar, yakni cadangan nikel, tembaga, bauksit, dan timah yang melimpah. ”Inilah yang ingin kita bangun, hanya satu ekosistem dulu. Belum nanti ekosistem yang berikut-berikutnya. Kalau ini jadi, 2026-2027 sudah kelihatan, akan  berbondong-bondong,” kata Presiden. (Yoga)


PENGHILIRAN MINERAL : Indonesia Siap Kuasai Produksi Baterai EV

HR1 03 Dec 2022 Bisnis Indonesia

Kekayaan sumber daya mineral yang ada di Tanah Air membuat pemerintah percaya diri Indonesia bakal menguasai produksi baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di dunia.Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa Indonesia memiliki cadangan tembaga, nikel, bauksit, dan timah yang sangat dibutuhkan untuk pengembangan baterai kendaraan listrik. Hal itu bisa menjadi modal kuat bagi Indonesia untuk menguasai produksi baterai EV.“Saya pernah hitung-hitung 60% nanti produksi baterai EV dunia itu ada di Indonesia, percaya saya,” katanya dalam Rapimnas Kadin Indonesia, Jumat (2/12). Saat ini, produksi sumber daya mineral yang dibutuhkan untuk kendaraan listrik masih tersebar, seperti nikel ada di Morowali dan Weda Bay, tembaga di Papua dan Sumbawa, bauksit di Kalimantan Barat dan Bintan, serta timah di Bangka Belitung. Jokowi melanjutkan bahwa apabila ekosistem besar tersebut telah terbangun, nantinya Indonesia akan menjadi tujuan investasi utama bagi para produsen kendaraan listrik.

Presiden Jokowi: Berikan Insentif Kepada Produk Substitusi Impor

KT1 30 Nov 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID — Investor dan industri yang mampu memproduksi barang substitusi impor perlu diberikan insentif. Kebijakan ini merupakan satu dari empat langkah pemerintah untuk mendorong keberhasilan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Berikan insentif bagi investor dan industri yang mengembangkan dan memproduksi produk substitusi impor,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan secara daring dalam Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 yang dipantau di Jakarta, Selasa (29/11/2022). Inpres Nomor 2 Tahun 2022 tersebut terkait dengan percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro kecil (UMK) dan koperasi dalam menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Langkah selanjutnya, kata Presiden, yakni dengan peningkatan riset untuk menciptakan industri yang mampu menyubstitusi produk impor. Dengan meningkatnya penggunaan produk dalam negeri, kata Jokowi, maka akan bertambah lapangan kerja dan menjadi stimulus bagi industri-industri kecil. (Yetede)

Pilihan Editor