;
Tags

Industri lainnya

( 1858 )

Lokal Tak Siap, Larangan Ekspor Mineral Diotak Atik

HR1 14 Feb 2023 Kontan (H)

Di tengah gembar-gembor proyek hilirisasi tambang, muncul kabar: pemerintah akan melonggarkan larangan ekspor mineral mentah yang seharusnya mulai berlaku pada Juni tahun 2023 ini. Informasi yang dihimpun KONTAN menyebutkan, Kementerian ESDM memanggil beberapa petinggi perusahaan mineral. Pemerintah ingin mendengar progres proyek smelter masing-masing perusahaan. Penelusuran KONTAN menyebut mayoritas pengusaha mineral juga tak keberatan jika ada tambahan pengenaan bea keluar tambahan ketimbang ekspor distop. Larangan ekspor 100% akan membuat mereka kesulitan melanjutkan proyek smelter. Selama ini, para penambang memang membayar bea keluar mineral, sesuai progres smelter sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.010.2017 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar. Hanya, saat dikonfirmasi ihwal relaksasi, Menteri ESDM Arifin Tasrif menegaskan pemerintah tetap menjalani kebijakan larangan ekspor mineral mentah tahun ini. "Sejak 2018 diberikan waktu sampai 2023. Jika tak bisa penuhi (membangun smelter), tak boleh ekspor," tandas dia, Jumat (10/2) lalu.

Beasiswa Industri Kreatif-Budaya Australia

KT3 10 Feb 2023 Kompas

Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM, Kamis (9/2) mengatakan, Pemerintah Australia menyediakan beasiswa untuk masyarakat Indonesia yang bergerak di industri kreatif lewat beasiswa Australia Awards. Studi singkat ini akan membantu para pemimpin bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang industri kreatif dan budaya untuk lebih terhubung dan berintegrasi dengan pasar Australia. (Yoga)

Kendati Tumbuh, Industri Unggulan Belum Pulih

KT3 09 Feb 2023 Kompas

Penurunan permintaan pasar ekspor mengakibatkan sejumlah industri pengolahan yang menopang perekonomian nasional belum pulih pascapandemi Covid-19. Pelaku industri dan pemerintah pun  menggencarkan penyerapan pasar dalam negeri serta pasar mancanegara nontradisional demi mendongkrak permintaan. Data BPS menunjukkan, perekonomian Indonesia tumbuh 5,31 % secara kumulatif sepanjang triwulan I hingga triwulan IV 2022. Berdasarkan lapangan usaha, kinerja pertumbuhan industri pengolahan punya andil tertinggi, yakni 18,34 %, dengan pertumbuhan 4,89 %. Meskipun demikian, kinerja pertumbuhan sejumlah subsektor industri pengolahan belum pulih seperti sebelum pandemi atau 2019. Subsektor ini, antara lain, industri makanan dan minuman, pengolahan tembakau, tekstil dan pakaian jadi, kertas dan barang dari kertas, furnitur, serta kimia, farmasi, dan obat tradisional. Andil sejumlah subsektor itu terhadap industri pengolahan secara keseluruhan 50 %.

Berdasarkan data BPS, nilai PDB atas dasar harga berlaku industri makanan-minuman sepanjang 2022 sebesar Rp 1.238,09 triliun. Angka ini merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan subsektor industri pengolahan nonmigas lainnya. Sepanjang 2022, industri makanan-minuman tumbuh 4,9 %, lebih rendah daripada pertumbuhan pada 2019 yang 7,78 %. ”Pertumbuhan industri makanan-minuman pada 2022 lebih lambat dibandingkan dengan 2019 karena belum pulihnya daya beli masyarakat seperti sebelum pandemi,” kata Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika saat di-hubungi, Rabu (8/2). (Yoga)


BATERAI KENDARAAN LISTRIK : LG Energy Solution Undur Diri

HR1 07 Feb 2023 Bisnis Indonesia

Mimpi Indonesia untuk menjadi salah satu pemain utama baterai kendaraan listrik terancam buyar setelah LG Energy Solution diketahui menarik minatnya untuk berinvestasi pada penghiliran bijih nikel hingga pabrikan baterai listrik bersama Indonesia Battery Corporation.LG Energy Solution disebutkan tidak tertarik untuk berinvestasi hingga tingkat pabrikan baterai listrik seperti yang ditawarkan dalam perjanjian usaha patungan tersebut. Perusahaan asal Korea Selatan itu disebut-sebut membatasi investasinya pada tahap pembangunan smelter bijih nikel lewat rekanan konsorsium mereka Huayou Holding.“Kami dapat informasi dari PT Aneka Tambang Tbk. [Antam] bahwa LG itu masih belum jelas statusnya, tapi LG mendorong anggota konsorsiumnya Huayou untuk melanjutkan diskusi dan negosiasi,” kata Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Senin (6/2). Katanya, rekanan konsorsium LG itu tidak memiliki keahlian, serta pengalaman untuk pabrikan baterai kendaraan listrik. Portofolio Huayou lebih banyak pada pengembangan smelter.

Sektor Jasa Keuangan Diminta Biayai Hilirisasi

KT3 07 Feb 2023 Kompas

Presiden Jokowi meminta OJK beserta seluruh pelaku industri jasa keuangan untuk mendorong hilirisasi sumber daya alam (SDA) dengan memberikan lebih banyak alternatif pendanaan. Hal tersebut dikemukakan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023, di Jakarta, Senin (6/2). ”Tadi sudah disampaikan oleh Ketua OJK mengenai hilirisasi agar diberikan dukungan. Saya minta betul-betul konkret karena saya dengar yang mau bikin smelter saja kesulitan mencari pendanaan,” ujar Presiden. Ia menambahkan, dukungan pendanaan itu harus betul-betul diberikan, tetapi juga tetap dengan perhitungan dan kehati-hatian.

Menurut Presiden, hilirisasi SDA akan menjadi kunci Indonesia untuk bisa keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah dan melompat menjadi negara maju. Menurut perhitungannya, hilirisasi nikel menghasilkan lompatan nilai tambah dari 1,1 miliar USD menjadi 30 miliar USD. Setelah itu, pemerintah berencana mendorong hilirisasi bauksit, timah, tembaga, emas, gas alam, dan minyak. ”Kalau ini betul-betul secara konsisten kita kerjakan, jadilah kita negara maju,” ujar Presiden. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja berpendapat, perbankan dalam negeri siap mendukung pembiayaan pembangunan smelter untuk hilirisasi SDA. ”Sektor hilirisasi ini menarik, tetapi masih ada persoalan, ini yang perlu dicarikan solusinya,” ucap Jahja. (Yoga)


Presiden Minta Bank Membiayai Hilirisasi

KT1 07 Feb 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID — Presiden Joko Widodo meminta perbankan mempermudah pengucuran kredit bagi industri yang mengolah berbagai komoditas mineral, migas, perkebunan, hingga perikanan. Hilirisasi dan industrialisasi merupakan rute yang harus dilewati Indonesia agar bisa menjadi negara maju. Dengan mengubah produk primer menjadi barang setengah jadi dan barang jadi, nilai tambah hingga US$ 715 miliar, setara Rp 10.754 triliun dan lapangan kerja bagi 9,6 juta orang dapat digapai dalam waktu dekat. Hilirisasi solusi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar Indonesia melompat menjadi negara maju. “Saya minta agar hilirisasi diberikan dukungan, betul-betul konkret, karena masih saya dengar yang mau bikin smelter saja kesulitan mencari pendanaan. Dukungan itu betul-betul harus diberikan, tetapi juga dengan kalkulasi dan kehati-hatian yang tinggi,” kata Kepala Negara pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023, di Jakarta, Senin (06/02/2023). Saat ini, hilirisasi nikel sudah memberikan hasil konkret. Nilai tambah hilirisasi nikel melompat menjadi US$ 30 miliar dari sebelumnya hanya US$ 1,1 miliar.  (Yetede)

Pemerintah Genjot Hilirisasi Migas Agro dan Tambang

KT1 06 Feb 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Pemerintah bertekad menjadikan Indonesia sebagai global key player industri hilirisasi berbasis komoditas seiring dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Indonesia dalam jumlah besar. Untuk itu, pemerintah memfokuskan industri hilirisasi komoditas menjadi tiga kelompok, yakni industri berbasis agro, industri berbasis bahan tambang mineral, dan industri berbasis migas dan batu bara. “Pemerintah terus mendorong potensi sumber daya alam. Sebagai contoh, Indonesia mempunyai cadangan nikel terbesar di dunia dan arahan Bapak Presiden agar ekspor bahan mentah terus dikurangi dan hilirisasi terus ditingkatkan,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam siaran pers yang diterima, akhir pekan lalu. Pemerintah juga tengah gencar menggalakkan hilirisasi komoditas berbasis mineral dan logam unggulan seperti bauksit, timah, dan nikel. Pemurnian dan pengolahan bauksit menjadi produk akhir aluminium ditargetkan dapat meningkatkan pendapatan nasional dari Rp 21 triliun menjadi Rp 62 triliun.(Yetede)

PERLUASAN PABRIK MOBIL : Daihatsu Investasi Rp2,9 Triliun

HR1 04 Feb 2023 Bisnis Indonesia

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memulai pembangunan pabrik barunya di Karawang, Jawa Barat, Kamis (2/2). Fasilitas yang menelan investasi Rp2,9 triliun ini akan menggantikan pabrik Sunter sekaligus menambah kapasitas produksi. Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Yasushi Kyoda menuturkan pabrik baru ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan bisnis. “Pembaruan pabrik ini merupakan tonggak penting kami untuk menuju masa depan, serta wujud komitmen kami untuk kerjasama lebih lanjut dengan Indonesia,” kata Yasushi Kyoda, Jumat (3/2). Pabrik ini juga mendukung berbagai aspek produksi, seperti teknologi modern, lingkungan dan tempat kerja yang lebih aman dan nyaman bagi karyawan, serta kualitas dan tingkat pengiriman yang lebih cepat. Hal ini lantaran fasilitas pabrik baru ini akan memanfaatkan energi terbarukan yang dapat mengurangi kadar emisi karbon hingga 20%.Pabrik baru ini dirancang memiliki nkapasitas produksi 140.000 unit per tahun dan akan menggantikan pabrik di Sunter, tepatnya Lini 1, yang telah beroperasi selama 27 tahun. Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Widodo menyebut Daihatsu memiliki kontribusi bagi pertumbuhan industri otomotif di Indonesia. “Daihatsu sudah merekrut 13.000 tenaga kerja, serta melibatkan lebih dari 800.000 tenaga kerja dari perusahaan pemasok tier 1 dan tier 2. Dengan penambahan investasi ini, diharapkan terus meningkatkan jumlah tenaga kerjanya, terutama tenaga kerja lokal,” tutur Dody.

Pasar Lokal Topang Kinerja Industri

KT3 01 Feb 2023 Kompas

Meskipun dibayangi tekanan ekonomi global, kinerja industri Indonesia ekspansif berkat permintaan pasar dalam negeri. Pelaku industri menilai, pengenduran tekanan pada daya beli masyarakat dapat berdampak positif pada permintaan. Pada Selasa (31/), Kemenperin merilis, indeks kepercayaan industry (IKI) pada Januari 2023 mencapai 51,54. Nilai ini diperoleh dari survei terhadap 5.416 pelaku industri skala kecil, menengah, dan besar dari 23 subsektor pada pertengahan Januari 2023. Angka IKI terbentuk dari variabel pesanan baru, produksi, dan persediaan produk. Nilai IKI ini meningkat 0,64 poin ketimbang Desember 2022. Karena berada di atas 50, IKI Januari 2023 menunjukkan kinerja industri yang ekspansif. Apabila nilainya sama dengan 50, kinerja industri tergolong stabil. Sementara jika angkanya di bawah 50, kinerja industri tengah terkontraksi. Data Kemenperin mencatat, pesanan domestik jadi faktor dominan dalam variabel pesanan baru.

”Nilai IKI yang konsisten ekspansif tiga bulan berturut-turut menunjukkan prospek manufaktur dalam negeri terjaga meski isu resesi ekonomi (dunia) marak,” kata Sekretaris Ditjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin M Arifin di Jakarta, Selasa. Berdasarkan jenis industrinya, terdapat 12 subsektor manufaktur yang tergolong ekspansif. Subsektor itu merepresentasikan 80,1 % dari penyumbang PDB Indonesia. Di sisi lain, ada 11 subsektor manufaktur yang tengah terkontraksi dan berkontribusi 19,9 % pada PDB nasional. Contohnys, subsektor industri logam dasar tengah berekspansi karena ketersediaan bijih di dalam negeri. Kebijakan hilirisasi yang tengah intens juga memengaruhi kinerja itu karena mendorong pembangunan smelter. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Shinta W Kamdani berpendapat, pelaku industri menilai iklim usaha saat ini relatif stabil, bahkan memicu minat berekspansi. (Yoga)


Industri Perlu Optimalkan Kandungan Lokal

KT3 31 Jan 2023 Kompas

Industri dalam negeri didorong untuk mengoptimalkan penggunaan kandungan lokal dalam setiap produksinya. ”Sesuai arahan Presiden, penggunaan local content harus jadi prioritas,” kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat meninjau proses produksi pengecoran komponen aluminium dan komponen rem untuk otomotif di PT Mitrametal Perkasa, Karawang, Jabar, Senin (30/1). (Yoga)

Pilihan Editor