;
Tags

Saham

( 1722 )

Saham Batubara dan CPO Masih Menarik

HR1 17 Mar 2022 Kontan

Harga saham sektor komoditas turut terkoreksi dalam sepekan terakhir, sejalan dengan koreksi harga komoditas global. Meski demikian, masih ada beberapa saham komoditas yang layak dibeli. Analis Panin Sekuritas Timothy Wijaya menilai, saham-saham batubara masih menarik. Jika menggunakan estimasi harga batubara yang cukup konservatif, yakni di level US$ 160 per ton, translasi ke laba bersih emiten dinilai sudah cukup tinggi. Di sektor ini, Timothy merekomendasikan saham ADRO dengan target harga Rp 3.400. Prospek ADRO juga disokong pengembangan usaha di bidang energi terbarukan serat posisi neraca yang sehat. Dia juga merekomendasikan saham ITMG dengan target harga Rp 32.500 dan PTBA dengan target harga Rp 4.100. Ini karena kinerja keduanya masih tumbuh positif. 

GoTo Uji Peruntungan di Bursa Saham

HR1 16 Mar 2022 Kontan

Setelah lama dinantikan, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akhirnya bakal melantai di Bursa Efek Indonesia. GoTo mulai menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan mengincar dana Rp 17,9 triliun. Dalam IPO ini, GoTo menawarkan 48 miliar saham baru Seri A dengan kemungkinan ditingkatkan sampai sebanyak-banyaknya 52 miliar saham baru. Ini setara hingga 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Untuk menyiasati penurunan dalam saat IPO, GoTo menyiapkan skema stabilisasi harga atau biasa disebut greenshoe. "Dalam waktu 30 hari, agen stabilisasi bisa membeli saham GoTo di harga berapa pun sampai dengan maksimum harga IPO," ujar Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The, Selasa (15/3). Dana ini berasal dari saham treasuri yang sudah dimiliki GoTo.


Peluang Menembus 7.000

HR1 15 Mar 2022 Kontan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus rekor tertinggi sepanjang masa, Senin (14/3). IHSG naik 0,43% dan ditutup di level 6.952,20. Analisi Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Aziz Setyo Wibowo mengatakan, penguatan IHSG dipengaruhi oleh data penjualan mobil Februari 2022 yang meningkat 65,1%. Sehingga, IHSG berpeluang kembali bergerak di kisaran resistance 6.996 hingga 7.045. Senada, analis Philip Sekuritas Indonesia Joshua Marcius juga memperkirakan IHSG ini berpotensi menguat ke area resistance 6.996 dengan support yang dapat dipertimbangkan pada area 6.837.

Kinerja Membiru, Saham Bank Digital Malah Merah

HR1 15 Mar 2022 Kontan

Bank-bank digital bermunculan sejak beberapa tahun terakhir. Kendati dipercaya memiliki prospek cerah, banyak bank-bank digital yang masih harus melakukan investasi untuk menggaet nasabah baru dan membangun infrastruktur layanan digital. Namun tren bakar duit itu bisa jadi segera berakhir. Ambil contoh Bank Jago Tbk (ARTO) yang mulai transformasi menjadi bank digital sejak 2020. Setelah mengalami rugi bertahun-tahun, Bank Jago mencetak laba setelah pajak senilai Rp 86,02 miliar di 2021. Di tahun 2020, ARTO rugi Rp 189,56 miliar. Perbaikan kinerja itu sejalan dengan pertumbuhan penyaluran kredit 491% year on year (yoy) menjadi Rp 5,37 triliun pada 2021. Pinjaman kemitraan dan pinjaman dari ekosistem menyumbang bagian terbesar kredit, dengan porsi sekitar 52%. Sementara bank-bank kecil digital lain, seperti Bank Neo Commerce (BBYB), Bank Raya (AGRO), Bank Aladin (BANK) dan Bank BCA Digital masih merugi. Bank digital memang membutuhkan ekosistim yang kuat untuk mencapai kinerja positif. Bahkan, Kakao Bank asal Korea Selatan yang punya ekosistem sangat besar membutuhkan waktu dua tahun untuk cuan.


IHSG Dibuka Melemah

HR1 12 Mar 2022 Kontan

Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (11/3). IHSG kemarin (11/3) ini dibuka melemah pada posisi 6.872 dan ditutup di 6.922,60.

Saham Rebound

KT1 10 Mar 2022 Investor Daily

Pasar saham global rebound pada perdagangan Rabu (9/3) karena lonjakan harga komoditas mulai mereda, meskipun pertempuran di Ukraine berlanjut. Namun pasar saham di AS tersebut bereaksi terhadap kabar meredanya harga lonjakan komoditas, produk-produk energi dan pertanian secara khusus melonjak naik karena pertempuran di Ukraina. Harga sejumlah logam juga mencatat lonjakan kenaikan. Pada saat yang sama, kontrak harga juga turun tajam. Yakni 6,3% ke level sekitar US$ 123 per barel. "Pasar saham terus mengambil sinyal dari perkembangan harga komoditas, khususnya minyak. Perdagangan akan terus volatile dan reli terjadi tatkala harga menurun, tapi secara keseluruhan prospek harga minyak dan non-energi tetap sangat tinggi sehingga menggelayuti prospek kegiatan ekonomi maupun pasar saham," tutur Kathi Bostjancic,kepala ekonom AS untuk Oxford Economics. (Yetede)

Gelar RUPST, BRI Bagikan Dividen Rp26,4 Triliun

HR1 02 Mar 2022 Bisnis Indonesia

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 di Jakarta (1/3). BRI membagikan dividen sebesar 85% dari laba bersih konsolidasian atau setara dengan Rp26,40 triliun. Dividen yang akan dibagikan ini sekurang-kurangnya ekuivalen dengan Rp174,23 per lembar saham (dengan asumsi adanya pengalihan treasury stock sebelum tanggal cumdate). Angka tersebut meningkat 76,17% dibanding dividen pada 2020. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, sepanjang 2021 perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang sehat dan berkelanjutan.

Sunarso menjelaskan, pemberian dividend payout ratio sebesar 85% tersebut mempertimbangkan saat ini BRI memiliki struktur modal yang kuat dan likuiditas yang optimal dalam rangka ekspansi bisnis dan antisipasi risiko pada masa mendatang. “Dengan rasio pembayaran dividen sebesar 85%, CAR perseroan tetap terjaga minimal 20%,” tambahnya. Pada RUPST 2022, BRI juga membahas 5 agenda lainnya. Salah satunya ialah penetapan pengurus baru perseroan mulai dari komisaris dan direksi.

Rawan Koreksi Jelang 7.000

HR1 02 Mar 2022 Kontan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan memasuki level all time high di 6.996,93 awal Maret 2022, tetapi, indeks saham akhirnya ditutup di level 6.921,44 atau naik 0,48% pada Selasa (1/3). Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto menambahkan masih kuatnya capital inflow juga mempengaruhi pergerakan IHSG kemarin. Malah, dampak perang Ukraina jadi terbatas karena inflow ke saham-saham big caps cukup besar. Sentimen kenaikan harga komoditas yang mempengaruhi sahamnya dan laporan keuangan masih jadi daya tarik IHSG. Pandhu memprediksi, support terdekat di 6.580-6.900. Lalu resistance di 6.997 dan jika menguat bisa menembus sekitar 7.030. 

Kinerja Indeks Saham dan Obligasi Makin Terpacu

KT3 24 Feb 2022 Kompas

IHSG BEI diperkirakan menyentuh level 7.400 pada akhir 2022, bertumbuh 12 % dari awal tahun ini pada level 6.600. Kondisi perekonomian yang terus membaik menjadi faktor penopang laju IHSG tahun ini, ujar Head of Equity Research Mandiri Sekuritas Adrian Joezer di acara ”Capital Market: Equity and Fixed Income Outlook 2022”, Rabu (23/2). Joezer menjelaskan, sektor yang diproyeksikan bertumbuh, adalah sektor keuangan dan konsumsi. Kondisi likuiditas yang berlimpah dan permintaan pembiayaan yang meningkat akan mendongkrak kinerja emiten sektor finansial. Pulihnya permintaan masyarakat juga mendorong kinerja emiten di sektor konsumsi.

Head of Fixed Income Research Mandiri Sekuritas Handy Yunianto menjelaskan, ada beberapa perkembangan positif di pasar obligasi setelah pandemi. Pertama, porsi asing dalam kepemilikan obligasi berkurang, dari di atas 40 % sebelum pandemic menjadi di bawah 20 % saat ini, yang membuat dampak pelarian modal berkurang. Investor asing yang masih berinvestasi di obligasi lebih bersifat investor jangka panjang. Indikasinya, porsi bank sentral asing meningkat dari 17 % menjadi 26 %. Kedua, dukungan investor domestik terus meningkat, baik dari institusi maupun dari investor ritel, yang salah satunya dipicu penurunan pajak bunga obligasi. (Yoga)


Blue Chips Dulang Cuan

HR1 22 Feb 2022 Bisnis Indonesia

Pasar saham kembali mengukir rekor di tengah banjir katalis positif dari dalam negeri dan derasnya aliran modal asing. Pasar saham kembali mengukir rekor di tengah banjir katalis positif dari dalam negeri dan derasnya aliran modal asing. Indeks harga saham gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar kompak menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah kendati masih dibayangi oleh profit taking jangka pendek dan kenaikan kasus Covid-19 di Tanah Air. 

Apabila ditelisik, saham-saham blue chips menjadi motor utama penggerak IHSG. Hal itu tecermin dari performa tiga indeks yang konstituennya didominasi oleh saham keping biru, yakni LQ45 yang naik 5,19%, IDX30 menguat 5,35%, dan Bisnis-27 yang menanjak 5,59% sepanjang tahun berjalan 2022. Penguatan blue chips tak terlepas dari derasnya kucuran dana investor asing di lantai bursa yang membukukan akumulasi beli bersih (net buy) sebesar Rp19,79 triliun. Nilai itu lebih besar dari beli bersih investor nonresiden di pasar Surat Berharga Negara (SBN) tradable yang tercatat sebesar Rp8,77 triliun hingga 17 Februari 2022.


Pilihan Editor