;
Tags

Saham

( 1722 )

Harga Melonjak Tinggi, Tiga Saham Emiten Disuspensi

HR1 07 Nov 2022 Kontan

Pada awal bulan November ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah memberikan suspensi terhadap tiga emiten saham. Penghentian sementara perdagangan dilakukan lantaran terjadi unsual market activity (UMA). Pada Selasa (1/11), PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) kena suspensi lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Saham TAYS melesat 22,22% ke Rp 660. Dalam seminggu, terjadi lonjakan 30,69%, mengakumulasi penguatan 270,79% sejak awal tahun 2022. Dengan alasan yang sama, dua emiten Mayapada Grup kepunyaan Dato Sri Tahir juga kena suspensi. Mereka adalah PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). Saham MPRO melonjak 24,91% ke harga Rp 1.755 Rabu (2/11). Lalu, saham SRAJ mengakumulasi kenaikan 55,12% dalam seminggu.

Sentimen Positif Mengerek Indeks Hingga Akhir Tahun

KT3 07 Nov 2022 Investor Daily (H)

Di tengah bayangan resesi ekonomi dunia dan akselerasi kenaikan suku bunga acuan sejumlah bank sentral, ekonomi Indonesia diyakini tetap bertumbuh inklusif. Bagusnya laporan keuangan emiten kuartal ketiga menambah kuat sentimen positif para pelaku pasar. IHSG di Bursa Efek Indonesia BEI bakal terkerek menembus level 7.500 di akhir Desember 2022, naik 6% dari posisi Jumat (4/11). Seperti tahun sebelumnya, window dressing yang dilakukan para manajer investasi ikut mengerek indeks. Namun, capital outflow akibat kenaikan fed funds rate (FFR), suku bunga acuan Bank Sentral AS, bisa menjadi faktor penghambat yang harus diwaspadai.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji Gusta memproyeksikan, IHSG pada akhir November ini berada di rentang 6.927-7.157, sebelum akhirnya menguat lagi hingga akhir 2022. IHSG ditutup naik 0,16% pada perdagangan Jumat (4/11) ke 7.045,5. “Dari domestik, yang paling dinantikan adalah data PDB Indonesia kuartal III-2022, yang kami perkirakan naik ke 5,6% dari 5,44% di kuartal II dan 5,01% triwulan I. Jadi, otomatis, jika hasilnya sesuai atau di atas ekspektasi, hal ini bisa memberikan katalis positif mengangkat IHSG,” kata Nafan kepada Investor Daily, Sabtu (5/11). Menkeu Sri Mulyani yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2022 di atas 5,5% (yoy). Pada kuartal IV, pertumbuhan diperkirakan di atas 5% sehingga sepanjang tahun ini mencapai 5,2%, dan tahun depan bisa 5,3%. (Yoga)


Daley Capital Jual 600 Juta Saham Bakrie Brothers

KT3 07 Nov 2022 Investor daily

Daley Capital Limited menjual 600 juta saham PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR). Sehingga, kepemilikan Daley Capital di perusahaan Grup Bakrie tersebut berkurang dari 9,68% menjadi 6,85%. Corporate Secretary Bakrie & Brothers Christofer Alexander Uktolseja mengungkapkan, penjualan saham BNBR dilakukan Daley Capital dalam dua tahap. Pada tahap pertama, Daley Capital menjual 300 juta saham, sehinggga kepemilikannya berkurang dari 2.048.748.461 saham atau 9,68% menjadi 1.748.461 saham atau 8,26%. Selanjutnya, Daley Capital kembali menjual 300 juta saham BNBR sehingga mengurangi kepemilikan sahamnya menjadi 1.448.748.461 saham atau 6,85%.

“Perseroan tidak mengetahui harga transaksi, tanggal transaksi, dan tujuan transaksi,” kata Christofer dalam keterangan resminya, akhir pekan lalu. Christofer menegaskan, pihaknya tidak mengetahui harga transaksi, tanggal transaksi, maupun tujuan transaksi tersebut. Pada perdagangan Jumat (4/11/2022), saham BNBR ditutup melemah Rp 2 atau 2,86% ke posisi Rp 68. Saham tersebut ditransaksikan sebanyak 3.899 kali dengan nilai Rp 19,65 miliar dan kapitalisasi pasar (market cap) senilai Rp 1,44 triliun. Sejak awal tahun ini hingga penutupan perdagangan kemarin, saham BNBR telah menguat 36%. (Yoga)


Terkikis Laba Akibat Harga Saham GoTo

KT3 07 Nov 2022 Tempo

Investasi PT Telekomunikasi Seluler atau Telkomsel di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menambah beban induk perusahaannya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Aksi korporasi tersebut berkontribusi mengikis laba usaha konsolidasi Telkom pada kuartal III 2022. Telkom mencatat laba usaha konsolidasi senilai Rp 31,5 triliun pada kuartal III tahun ini. Dibanding laba pada periode yang sama tahun lalu, nilainya turun dari Rp 36,3 triliun. Komponen biaya dan beban perusahaan tak banyak berbeda dalam dua periode waktu tersebut, kecuali pada bagian perolehan hasil investasi pada ekuitas. Telkom mencatat kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi sebesar Rp 3,08 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini. Angka itu berasal dari investasi saham di berbagai perusahaan startup yang bergerak di bidang informasi dan teknologi. Salah satunya berasal dari aksi korporasi Telkomsel di GoTo dengan kerugian sebesar Rp 3,06 triliun.

Dalam laporan keuangannya, Telkom menjelaskan bahwa kerugian tersebut dihitung menggunakan nilai pasar saham GoTo sebesar Rp 246 per saham. Kepemilikan saham Telkomsel saat ini sebanyak 23,7 miliar lembar. Jumlah kerugian ini tercatat paling besar sepanjang 2022, lantaran harga saham GoTo terus turun. Pada kuartal pertama, Telkom mencatat kerugian yang belum direalisasi dari investasi di GoTo senilai Rp 881 miliar karena harga saham emiten ini Rp 338 per lembar. Sedangkan pada kuartal berikutnya, Telkom mencatat keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi di GoTo. Jumlahnya Rp 305 miliar, dihitung dengan nilai pasar saham GoTo sebesar Rp 388 per saham. Meski laba usaha terkikis, Dirut Telkom Ririek Adriansyah menyatakan kinerja perusahaan dan entitas anaknya masih positif. (Yoga)


RHB Akan Merilis Lima Waran Terstruktur

HR1 04 Nov 2022 Kontan

Usai merilis tiga seri waran terstruktur pada September 2022, RHB Sekuritas menyiapkan lagi lima waran terstruktur baru. Kelima waran ini bakal dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2022. Kelimanya adalah waran terstruktur dengan aset dasar PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan kode PGASDRCK3A. Waran terstruktur PT Bank Central Asia Tbk berkode BBCADRCK3A dan waran terstruktur PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan kode BMRIDRCK3A. Selain itu, waran terstruktur PT Aneka Tambang Tbk berkode ANTMDRCK3A, serta waran terstruktur PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan kode MDKADRCK3A. Adapun dalam website resminya, RHB Sekuritas menjelaskan bahwa pemasaran perdana lima waran terstruktur dibuka pada 4-7 November 2022. Lima waran terstruktur yang ditawarkan itu jatuh tempo pada 10 Mei 2023. Untuk waran terstruktur PGASDRCK3A, unit yang ditawarkan 35 juta dengan harga penawaran Rp 77-Rp 143 per unit. Lalu, seri BBCADRCK3A 10 juta unit dengan harga Rp 348-Rp 650 per unit, ANTMDRCK3A 25 juta unit Rp 121-Rp 226 per unit. BMRIDRCK3A ditawarkan di harga Rp 434-Rp 805 per unit dengan jumlah unit ditawarkan 10 juta. Lalu, seri MDKADRCK3A sebanyak 15 juta unit dengan harga tawaran Rp 214-Rp 398 per unit.

Dapat Investor Strategis, PDPP Optimistis IPO Bakal Laris

HR1 04 Nov 2022 Kontan

Aksi korporasi penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Primadaya Plastisindo Tbk (PDPP) terus bergulir. Mengutip laman e-IPO, Kamis (3/11), PDPP mematok harga penawaran IPO Rp 200 per saham. Angka ini merupakan batas atas dari harga penawaran yang dipasang PDPP dalam periode bookbuilding di rentang Rp 195-Rp 200 per saham. Pada IPO ini, PDPP melepas sebanyaknya 500 juta saham. Ini setara 20% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Alhasil, potensi dana yang bisa diraup PDPP dari IPO Rp 100 miliar. Kennie Angesty, Direktur Utama Primadaya Plastisindo, menegaskan, saat ini PDPP telah selesai melakukan masa penawaran awal dan mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melanjutkan proses IPO. Terlebih, lanjut Kennie, pihaknya telah mendapatkan investor strategis, yakni Sugianto Kusuma, pendiri Agung Sedayu Group. Adanya investor strategis ini menambah keyakinan PDPP untuk terus tumbuh ke depannya.

Ramai IPO, Harga di Kiri Jadi Pilihan

HR1 03 Nov 2022 Kontan

Sejumlah calon emiten telah menetapkan harga penawaran initial public offering (IPO). Mayoritas perusahaan tersebut menetapkan harga IPO di batas kiri dari rentang harga penawaran saat bookbuilding. Contohnya, PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) yang menetapkan harga IPO senilai Rp 900 dari rentang harga bookbuilding Rp 900-Rp 950. PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) juga menetapkan harga IPO di batas minimal yaitu Rp 690 dari rentang harga Rp 690-1.280. Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana mencermati, meski rata-rata perusahaan tersebut menetapkan harga IPO di batas kiri, tidak berarti IPO tersebut sepi peminat. "Justru membuka peluang harganya menguat pada awal perdagangan," ujarnya, Rabu (2/11).

Memburu Emiten Bank Bervaluasi Murah

HR1 03 Nov 2022 Kontan (H)

Mayoritas emiten bank yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah merilis laporan keuangan per 30 September 2022. Per 1 November 2022, dari 46 emiten, cuma lima bank yang belum melaporkan kinerja keuangan periode sembilan bulan pertama 2022. Mereka adalah Bank Amar (AMAR), Bank MNC Internasional (BABP), Bank KB Bukopin (BBKP), Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank NationalNobu (NOBU). Dus, realisasi kinerja keuangan yang telah dicapai perbankan di Indonesia mengubah perhitungan valuasi harga saham mereka. Berdasar data yang dihimpun KONTAN, ada 19 emiten bank yang valuasinya sangat murah. Lantaran punya price to book value (PBV) di bawah satu kali. Sebagian di antaranya berstatus sebagai bank besar. Sebanyak enam emiten bank termasuk dalam Kelompok Bank berdasar Modal Inti 3 (KBMI 3) dengan modal inti di atas Rp 14 miliar hingga Rp 70 triliun. Mereka: Bank Tabungan Negara (BBTN), Bank Danamon (BDMN), Bank Maybank Indonesia (BNII), Bank OCBC NISP (NISP), Bank BTPN (BTPN) dan Bank CIMB Niaga (BNGA). Dari 19 bank dengan valuasi paling murah di bawah satu kali itu, lima emiten masih berjuang memenuhi ketentuan modal inti minimum OJK. Per 30 September 2022 modal inti mereka di bawah Rp 3 triliun.

BliBli Mematok Harga IPO di Angka Rp 450 per Saham

HR1 02 Nov 2022 Kontan

Entitas Grup Djarum, PT Global Digital Niaga Tbk alias Blibli memasang harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering senilai Rp 450 per saham. Harga penawaran ini mendekati batas atas harga penawaran awal, yang berkisar Rp 410-Rp 460 per saham. Berdasarkan prospektus, Selasa (1/11), Blibli akan melepas 17,77 miliar saham. Dengan begitu, calon emiten dengan kode saham BELI ini berpotensi meraup dana segar Rp 7,99 triliun dari hajatan ini. Rencanyanya, sekitar 5,5 triliun dana dari IPO akan digunakan untuk membayar utang ke bank. Sisanya untuk modal kerja.  

Lepas Saham Jungleland, ELTY Berharap Beban Bisa Berkurang

HR1 02 Nov 2022 Kontan

PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) membeberkan alasan penjualan 51,44% kepemilikan saham di PT Jungleland Asia (JLA). JLA merupakan pengelola taman rekreasi Jungleland Theme Park di Sentul. Lewat anak usahanya, PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE), ELTY menjual kepemilikan saham mayoritas ke investor strategis, yakni PT Adiprotek Envirodunia. Nilai transaksinya sebesar Rp 251 miliar. Head of Investor Relation ELTY Nuzirman Nurdin mengatakan, setidaknya ada tiga alasan yang menjadi pertimbagan pelepasan kepemilikan saham mayoritas tersebut Pertama, Jungleland Theme Park terkena dampak pandemi Covid-19. Alhasil, pendapatannya belum membaik. Kedua, kinerja Jungleland Theme Park diharapkan bisa meningkat dengan adanya kehadiran investor strategis ini. Ketiga, pemenuhan komitmen restrukturisasi pinjaman kepada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Pilihan Editor