Dividen
( 218 )SGER Akan Bagikan Saham Bonus dan Dividen Tunai
PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) berencana membagikan saham bonus bagi para pemegang sahamnya. Tak hanya itu, SGER juga akan membagikan dividen tunai kepada para investor.
Dalam prospektus, Jumat (15/5), manajemen SGER menjelaskan, pembagian saham ini diharapkan dapat memperkuat modal perusahaan. Dengan modal lebih kuat, emiten ini berharap bisa meningkatkan volume perdagangan batubara, mengembangkan energi baru dan terbarukan serta membangun infrastruktur.
Pembagian Dividen Jadi Pemanis Bursa
Musim pembagian dividen masih berlanjut. Setidaknya, ada 10 emiten berencana membagi dividen usai libur lebaran. Empat di antaranya menetapkan cum date dividen pada hari ini, Senin (9/5). Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus mengatakan, pembagian dividen akan memberi sentimen positif bagi saham tersebut dalam jangka pendek. Investor bisa memburu saham pembagi dividen, tapi cermati kecenderungan koreksi harga paska periode cum date atau saat ex date.
Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menambahkan, di musim dividen Mei ini, kemungkinan investor tetap memburu emiten yang membagikan dividen secara rutin. "Jika emiten tersebut dalam lima tahun terakhir, termasuk di masa pandemi, mencatatkan kinerja stabil, maka akan cukup menarik bagi investor, karena ada ekspektasi dividen yang konsisten ke depannya," jelas Ivan.
Pemanis bursa
Tapi Daniel mengingatkan, keputusan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve menaikkan bunga 50 basis poin akan menjadi perhatian pasar. Dampak kenaikan suku bunga The Fed akan terasa dalam jangka menengah panjang.
BUMN Mulai Lagi Menyetor Dividen ke Kas Negara
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai berkontribusi terhadap penerimaan negara. Hal ini tercermin dari penerimaan kekayaan negara yang dipisahkan (KND) hingga akhir Maret 2022 yang melonjaknya signifikan.
Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, hingga 31 Maret 2022, realisasi pendataan KND mencapai Rp 142,71 miliar atau naik 10.665,1% dibanding dengan periode yang sama tahun 2021. Kenaikan pendapatan KND berasal dari setoran dividen BUMN untuk tahun buku 2021. Tapi, berdasar publikasi Kementerian Keuangan Selasa (26/4), per 31 Maret 2021 belum ada setoran dividen yang masuk.
Mitratel Bagikan Dividen
Mitratel menyetujui pembagian dividen senilai Rp 966,7 miliar atau 70% dari laba bersih 2021 yang mencapai Rp 1,38 triliun. Selain untuk dividen, laba bersih perseroan sebanyak 5% atau sekitar Rp 69 miliar untuk cadangan, dan 25% atau Rp 345,3 miliar sebagai laba ditahan. Saat ini perseroan telah mulai menjalankan pembangunan jaringan fiber optik kurang lebih sepanjang 2.000 km. Secara rata-rata, pembangunan jaringan fiber optik ini telah selesai 30%.
Kinerja Korporasi : Laba Berangsur Pulih, ASII Loyal Tebar Dividen
Dividen final bernilai jumbo bakal kembali ditebar oleh PT Astra International Tbk. (ASII) kepada para pemegang sahamnya. Kas tebal juga membuat konglomerasi Astra agresif membidik lima subsektor investasi potensial pada tahun ini. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022, emiten berkode saham ASII itu menetapkan total dividen sebesar Rp9,67 triliun atau sekitar 47,89% dari laba bersih 2021 yang mencapai Rp20,19 triliun. Adapun, sisa laba bersih sebesar Rp10,52 triliun dibukukan ASII sebagai laba ditahan. Head of Corporate Communication Astra International Boy Kelana Soebroto mengatakan ASII telah menebar dividen interim sebesar Rp45 per saham atau Rp1,82 triliun pada 29 Oktober 2021. Dengan demikian, dividen final senilai Rp194 per saham atau seluruhnya berjumlah Rp7,85 triliun akan dibayarkan perseroan pada 20 Mei 2022.
TPIA Akan Membagi Dividen US$ 11 Juta
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang saham total sebesar US$ 11 juta. Pembagian dividen ini telah mendapatkan restu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Senin (18/4). TPIA menetapkan total US$ 76 juta atau setara dengan 50% laba bersih tahun buku 2021 akan diberikan sebagai dividen tunai. Nilai tersebut juga diperhitungkan dengan pembagian dividen interim sebesar US$ 65 juta yang telah dibayarkan pada 16 Juli 2021 lalu.
Dengan begitu, sisa pembayaran dividen tunai yang akan dilakukan TPIA untuk tahun buku 2021 sebesar US$ 11 juta atau senilai atau senilai US$ 0,000508603 per saham.
Menadah Berkah Dividen Emiten
Aliran dividen dari sejumlah emiten bakal mengucur deras dalam sebulan ke depan. Pertumbuhan laba bersih dan prospek pemulihan kinerja tahun ini membuat emiten lebih royal menebar dividen kepada para pemegang sahamnya. Sedikitnya ada 22 emiten yang bersiap menebar dividen pada 14 Maret hingga 11 Mei 2022. Secara kumulatif, total dividen yang bakal ditebar mencapai Rp35 triliun. Nilai itu termasuk dividen jumbo dari PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebesar Rp14,79 triliun. Dividen jumbo juga akan dibagikan oleh PT United Tractors Tbk. (UNTR). Dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Jumat (8/4), emiten Grup Astra itu memutuskan untuk mengalokasikan Rp4,6 triliun atau 45% dari laba bersih 2021 untuk dividen tunai. Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis mengatakan dividen itu telah termasuk dengan dividen interim sebesar Rp335 per saham atau senilai Rp1,2 triliun yang telah dibayarkan pada 22 Oktober 2021.
United Tractors Bagikan Dividen Rp 4,6 Triliun
PT United Tractors Tbk memutuskan membagikan dividen tunai senilai total Rp 4,6 triliun. Dividen itu setara 45 % perolehan laba bersih tahun 2021 sebesar Rp 10,3 triliun. ”Dalam membagikan dividen, United Tractors menyesuaikan dengan kondisi kas dan arus kas perusahaan serta rencana ke depan terkait dengan alokasi belanja modal dan proyek investasi,” kata Direktur United Tractors Iwan Hadiantoro, Jumat (8/4). (Yoga)
OCBC NISP Bagikan Dividen Tunai Rp 504,8 Miliar
Dalam RUPST, disetujui bahwa dividen yang diberikan senilai 20% dari total laba bersih Tahun Buku 2021 atau sebesar Rp504,8 miliar. Jumlah tersebut setara dengan Rp 22 per saham. Bank OCBC mencatat laba bersih sebesar Rp 2,52 triliun di tahun lalu. Keuntungan ini meningkat 20% year on year (yoy) dari pencapaian tahun 2020 yang sebesar Rp 2,10 triliun.
Kontribusi Pembangunan Indonesia, BRI Setor Rp14 Triliun Dividen Kepada Kas Negara
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 telah menyepakati nilai dividen tahun buku 2021 sebesar Rp26,40 triliun atau setara 85% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Perusahaan sebesar Rp31,06 triliun. Dengan kepemilikan saham sebesar 53,19%, Negara Republik Indonesia menerima dividen dari BRI sekurang-kurangnya sebesar Rp14,04 triliun. Nominal dividen tersebut disetor kepada Rekening Kas Umum Negara.
Direktur Utama BRI Sunarso menyebut bahwa kontribusi perseroan kepada negara melalui dividen tersebut merupakan wujud perseroan dalam mendeliver economic value kepada seluruh stakeholders utamanya Pemerintah di tengah kondisi yang menantang.
Pilihan Editor
-
ANCAMAN KRISIS : RI Pacu Diversifikasi Pangan
10 Aug 2022 -
Peran Kematian Ferdy Sambo dalam Kematian Yosua
10 Aug 2022 -
The Fed Hantui Pasar Global
26 Jul 2022 -
Transaksi QRIS Hampir Menembus Rp 9 Triliun
28 Jul 2022









