Financial Technology
( 558 )Milenial Dominasi Lender Fintech
JAKARTA, TRIBUN - Kaum milenial menguasai porsi pemberi pinjaman atau lender fintech peer to peer (P2P) lending. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lender dari kalangan milenial berusia 19 - 34 tahun sebanyak 64.90% per Mei 2022. Sisanya lender dari kalangan usla 35 - 54 tahun sebanyak 31.59% dan golongan usia lainnya 3.51%.
Dominasi kalangan milenial dalam lender fintech juga dibenarkan pelaku industri. Menurut Laporan Akuntabilitas Sosial Amartha tahun 2019, 68% segmentasi lender Amartha diisi oleh generasi milenial. Karakteristik milenial yang sudah melek digital dan menyukai investasi herbasis teknologi yang praktis dan mudah membuat kalangan ini lebih menyukai investasi di bisnis fintech lending. "Selain itu karakteristik milenial juga sudah mulai mengutamakan prinsip Investasi yang berdampak karena dapat memberikan keuntungan secara materi dan menciptakan dampak sosial. ekonomi dan lingkungan secara bersamaan, kata Rezki Warni, AVP Marketing & PR Amartha, pekan lalu.
Amartha juga konsisten melakukan edukasi keuangan dan digital kepada pendana milenial melalui berbagal aktivitas seperti kerjasama dengan Influencer, artikel literasi keuangan, dan kegiatan webinar. Kolnworks juga mencatatkan lender usia milenial masih bertambah dan menjadi kelompok usia yang cukup dominan di KoinWorks hingga tahun 2022 ini. Memasuki pertengahan tahun 2022. Koinworks mencatat kenaikan jumlah pengguna KoinWorks dari 1.5 juta pengguna menjadi 1.6 juta lebih pengguna.
"Dari analisis kami, sejumlah faktor berkontribusi dalam menarik minat lenders milenial, antara lain kemudahan dan kecepatan layanan yang dapat diperoleh hanya dalam satu aplikasi." kata Co-founder & CEO KoinWorks Benedicto Haryono. Faktor lainnya adalah modal yang dibutuhkan tergolong sangat ringan. Saat ini Rata-rata lenders dapat mulai pendanaan di platform KenWorks mulai dari Rp 100 ribu. CEO Modal Rakyat Hendoko Kwik juga menyebut lender milenial dengan rentang usia 25 - 40 tahun masih mendominasi sekitar 57% di Modal Rakyat.
Modalku Target Salurkan Pinjaman Rp 20 T
MAKASSAR, TRIBUN - Platform pendanaan digital bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Modalku melakukan ekspansi di Kota Makassar. Sulawesi Selatan (Sulsel). Seiring dengan ekspansi yang dilakukan. Modalku menargetkan menyalurkan pinjaman Rp 20 triliun tahun ini. Co Founder Dan Coo Modalku Iwan Kurniawan mengatakan Modalku hadir di Makassar untuk mendukung pertumbuhan bisnis melalui penyaluran pendanaan secara lebih merata ke seluruh pelosok Indonesia.
Modalku telah memiliki beberapa pengguna di Makassar yang sebelumnya tergabung dalam platform online Melalu ekspansi ini.. Modalku berupaya memperluas akses pendanaan serta mendorong para pelaku UMKM khususnya di Makassar agar semakin bertumbuh baik. "Kami percaya dengan adanya kantor representatif di Makassar, Modalku bisa memperkuat kehadirannya melalui berbagai produk pinjaman yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter UMKM di sini," katanya saat konferensi pers di Coffice Coworking Space Lantai 4.JI Karunrung No 23 A. Makassar, Kamis (7/7).
Head of Growth Modalku Arthur Adisusanto menambahkan Makassar memiliki potensi UMKM yang besar. baik dari sisi jumlah maupun sektor Industrinya, seperti pariwisata, pertanian, pertambangan, peternakan, dan industri lainnya. Pelaku UMKM dapat memanfaatkan pinjaman hingga Rp 2 miliar dengan tenor mulai dari satu bulan hingga 12 bulan. Untuk mendapatkan pinjaman cukup mudah. Cukup melengkapi dokumen yang diperlukan secara digital dan menunggu proses crowdfunding di website atau aplikasi Modalku. Kemudian memperoleh dana yang akan dicairkan kepada para pelaku UMKM. Group Head of Brand & Marketing Communications Modalku. Arian Hadloctomo: melanjutkan ekspansi Ini harus diimbangi dengan edukasi dalam mengunakan platform fintech.
SDM Indonesia Terus Ditingkatkan untuk Manfaatkan Potensi Ekonomi Digital
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G Plate terus mendorong peningkatan talenta digital nasional, atau sumber daya manusia (SDM) bidang digital untuk memanfaatkan potensi ekonomi digital indonesia yang besar. Talenta mumpuni menjadi kunci dalam membuka potensi pasar ekonomi digital Indonesia yang besar. Talenta mumpuni menjadi kunci dalam membuka potensi pasar ekonomi digital Indonesia. "Kita perlu mempersiapkan kebutuhan SDM digital nasional dengan kecakapan digital yang membutuhkan di masa kini dan masa depan, yang dikenal dengan The ABC, yaitu Artificial Intelegence, big data, dan cloud computing," ujar Jhonny. Selain meningkatkan kecakapan digital di keahlian The ABC, Jhonny menilai perlu antisipasi perkembangan teknologi virtual baru metaverse dengan kesiapan ketrampilan digital. Hal ini akan menjadikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar inovasi dan produk dari luar negeri, tetapi juga menjadi pemain di negeri sendiri. (Yetede)
Kartu Prakerja dan Inklusi Keuangan Indonesia
Literatur soal pentingnya layanan keuangan formal bagi masyarakat kelompok ekonomi terbawah atau sering disebut ”inklusi keuangan” sudah lama ada. Program Kartu Prakerja menjadi bukti atas konsep (proof of concept) itu. Program Kartu Prakerja adalah program ”beasiswa” pelatihan bagi semua angkatan kerja Indonesia, penganggur ataupun bukan untuk tujuan skilling, reskilling, dan upskilling. Digagas Presiden Jokowi pada Februari 2019, program ini dimulai pada 11 April 2020 atau tepat satu hari pasca pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Hingga saat ini, jumlah penerima Program Kartu Prakerja mencapai 13 juta orang, tersebar di 514 kabupaten/kota se-Indonesia. Jumlah insentif pasca penyelesaian pelatihan nilainya Rp 600.000 per bulan selama empat bulan. Jumlah yang lumayan untuk meringankan kebutuhan sehari-hari, mulai dari makan, listrik, air, pulsa, transportasi, mencicil utang, hingga modal berjualan. Program Kartu Prakerja menjadi game changer dalam upaya mengakselerasi inklusi keuangan Indonesia, karena semua penerima Kartu Prakerja wajib memiliki rekening bank atau e-money yang ter-KYC (know your customer) untuk bisa mendapatkan insentif. Yang penting, identitas pemilik rekening sudah terverifikasi dengan Dukcapil dan harus sama persis dengan identitas peserta yang didaftarkan di Program Kartu Prakerja. (Yoga)
Ajang ETGW Hasilkan 3 Kesepakatan untuk Kendaraan Bermotor Listrik
Rangkaian kegiatan the 2nd Energy Transitions Working Group (ETWG), yang digelar di Labuan Baju, Nusa Tenggara Timur (NTT) diisi dengan penandatanganan tiga Nota Kesepahaman yang mendukung program transisi energi, dalam hal ini terkait kendaraan bermotor listrik. Adapun Nota Kesepahaman itu yakni antar Kementerian ESDM dengan PT Pertamina (perseroan) dan PT PLN (perseroan) untuk program konversi motor listrik. "Hal ini menjadikan transisi energi semakin urgent untuk dilaksanakan sebagai arah kebijakan energi nasional ke depan yaitu transisi menuju energi yang lebih bersih, minim emisi dan ramah lingkungan sesuai dengan komitmen Indonesia pada Paris Agreement dan Target Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat dengan bantuan internasional," kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial. Program ini juga memberi manfaat untuk pengikatan ketrampilan baru bagi generasi muda, membuka lapangan kerja baru dengan adanya bengkel konversi, dan meningkatkan produksi komponen lokal. (Yetede)
Asing Sell Net Saham dan SBN Rp 6,75 Triliun
Bank Indonesia (BI) mencatat akan modal asing keluar (capital outflow) mencapai Rp7,34 triliun selama 13-16 Juni 2022. Pencariannya, asing mencetak penjualan bersih (Net sell) Rp 6,75 triliun di pasar surat berharga negara (SBN) dan net sell Rp590 miliar di pasar saham. Sejalan dengan itu, premi credit default swap (CDS) Indonesia lima tahun naik ke level 137,03 basis poin (bps) per 16 Juni 2022 dari 117,31 bps 10 Juni 2022. Berdasarkan data setelmen hingga Juni 2022 (year on date/ytd), nonresiden alias pemodal asing membukukan net sell Rp96,49 triliun di pasar SBN dan beli bersih (net buy) Rp 70 triliun di pasar saham. Kepala Departemen,63, sedangkan yeild Komunikasi RI Erwin Haryono menyatakan, rupiah ditutup melemah di level (bid) Rp14.765 per dollar AS pada Kamis (16/6). Selanjutnya, yield SBN 10 tahun naik ke level 103, sedangkan yield US Treasury 10 tahun naik ke level 3,195%. Selanjutnya, Jumat (17/6) rupiah dibuka melemah di level (bid) Rp14.820 per dollar AS. Alhasil, yield SBN 10 tahun naik di level 7,39%. (Yetede)
Kinerja BNI ”Mobile Banking” Tumbuh Signifikan
Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Adi Sulistyowati memaparkan, jumlah pengguna BNI mobile banking per Mei 2022 mencapai 11,8 juta, naik 32 % ketimbang periode yang sama tahun lalu. Adapun jumlah transaksi BNI mobile banking tumbuh 33 % ”Tentunya raihan ini merupakan cerminan dari upaya kami yang senantiasa melakukan penyempurnaan dan meningkatkan nilai tambah atas layanan yang diberikan melalui BNI mobile banking,” ujarnya akhir pekan lalu di Jakarta. (Yoga)
Industri Semi Konduktor Jerman Tambah Investasi 1,3 Triliun
Indonesia dan Jerman sepakat meningkatkan investasi di bidang industri berteknologi tinggi. Kesepakatan ini membuka peluang untuk mengembangkan pabrik semikonduktor di Indonesia agar industri tersebut dapat berperan mengatasi kelangkaan chip dalam rantai pasok global. Hal tersebut ditandai oleh komitmen PT Infineon Technologies Batam untuk menambah investasi sebesar EUR 35,37 juta (Rp 569,3 miliar) untuk \meningkatkan kapasitas 65 juta pcs per minggu pada tahun 2025, dan akan menjadi EUR 83,57 juta (Rp 1,3 triliun) untuk kapasitas 150 juta per pcs minggu sampai 2030. "Kami melihat, permintaan semi konduktor yang meningkat ini merupakan peluang investasi yang strategis. Indonesia perlu merebut peluang tersebut," kata Menteri Perindustrian Agus Guniwang Kartasasmita dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/6). Agus optimistis pengembangan industri semikonduktor di tanah air dapat diakselerasi, misalnya dengan bergabung ke dalam eksosistem industri semikonduktor dunia dan memasuki rantai pasok chip global, (Yetede)
Kena PPh, Lender Fintech Menurun
Penerapan pajak ke lender ritel fintech diprediksi akan mengurangi transaksi. Jika melihat data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah lender ritel per Maret 2022 mencapai 143.054 entitas, atau turun 3,4% dibanding jumlah di bulan sebelumnya yang sebesar 148.130.
Salah satu Fintech P2P lending Dana Rupiah memproyeksikan pemberlakuan pajak penghasilan akan berdampak terhadap penurunan minat masyarakat untuk menjadi pendana di fintech. CEO Akseleran Ivan Nikolas Tambunan mengatakan, dengan adanya pemotongan pajak tersebut, imbal hasil yang didapatkan lender memang terkesan turun.
Kerjasama Dompet Digital
Dompet digital semakin semarak melakukan kerjasama dengan perusahaan asuransi. Terlebih, perkembangan teknologi digital saat ini menyebabkan dompet digital memiliki peran besar untuk ikut memperluas penetrasi industri asuransi dan investasi. Terbaru, perusahaan dompet digital Dana, berkolaborasi dengan perusahaan insurtech asal Singapura, Igloo menghadirkan asuransi kesehatan untuk gamer.
Pilihan Editor
-
Instruksi Pusat Untuk Rencana Penambangan
21 Feb 2022 -
Separuh Investor Tak Wajib Bayar Bea Meterai
22 Feb 2022 -
Menakar Prospek Usaha Sang Sultan Andara
22 Feb 2022









