Industri Semi Konduktor Jerman Tambah Investasi 1,3 Triliun
Indonesia dan Jerman sepakat meningkatkan investasi di bidang industri berteknologi tinggi. Kesepakatan ini membuka peluang untuk mengembangkan pabrik semikonduktor di Indonesia agar industri tersebut dapat berperan mengatasi kelangkaan chip dalam rantai pasok global. Hal tersebut ditandai oleh komitmen PT Infineon Technologies Batam untuk menambah investasi sebesar EUR 35,37 juta (Rp 569,3 miliar) untuk \meningkatkan kapasitas 65 juta pcs per minggu pada tahun 2025, dan akan menjadi EUR 83,57 juta (Rp 1,3 triliun) untuk kapasitas 150 juta per pcs minggu sampai 2030. "Kami melihat, permintaan semi konduktor yang meningkat ini merupakan peluang investasi yang strategis. Indonesia perlu merebut peluang tersebut," kata Menteri Perindustrian Agus Guniwang Kartasasmita dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/6). Agus optimistis pengembangan industri semikonduktor di tanah air dapat diakselerasi, misalnya dengan bergabung ke dalam eksosistem industri semikonduktor dunia dan memasuki rantai pasok chip global, (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023