;
Tags

e-commerce

( 474 )

Bea Materai E-Commerce Belum Diputuskan

HR1 20 Jun 2022 Kontan

Berbagai upaya terus pemerintah lakukan demi mendongkrak penerimaan negara. Misalnya dengan rencana penerapan bea meterai di platform marketplace. Rencana tersebut memang sudah tertera pada Undang Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai. Dalam pasal 3 ayat 2 (g) aturan tersebut, pengenaan bea meterai dikenakan untuk dokumen dengan transaksi pembelian di atas Rp 5 juta. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu menyatakan pengenaan bea materai bagi transaksi e-commerce merupakan hal yang wajar. Ini karena pengenaan bea materai untuk nilai transaksi di atas Rp 5 juta sudah diatur di UU Bea Materai. Febrio mengklaim si konsumen tidak keberatan dengan adanya tambahan bea materai Rp 10.000 per transaksi yang dilakukannya. Meski sudah masuk rencana, Febrio bilang pihaknya belum memastikan jadwal waktu pengenaan bea materai bagi transaksi e-commerce tersebut.

Pendanaan Selektif Merah Putih Fund

KT1 27 May 2022 Tempo (H)

Pemerintah tidak berdiam diri menyaksikan jatuh-bangun perusahaan rintisan alias start-up di dalam negeri. Pada Desember 2021, Presiden Jokowi meluncurkan Merah Putih Fund sebagai sumber pendanaan alternatif bagi rintisan lokal. Platform modal ventura didukung oleh lima anak usaha investasi milik BUMN. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan Merah Putih Fund akan mengucurkan dana senilai  US$ 300 juta untuk setara dengan 4,3 triliun (kurs 14,400) untuk mendanai perusahaan rintisan lokal yang selama ini lebih banyak disokong investor asing. Pendanaan tersebut ditargetkan, mulai mengucur pada kuartal II 2022. "Kami akan memastikan perusahaan-perusahaan start-up mendapat dana  yang tersedia secara domestik dan ada ekosistem yang terbangun," ujar Kartika dalam acara Mandiri Investasi Forum 2022, Februari lalu. (Yetede)

Stop Bakar Uang di Musim Dingin

KT1 27 May 2022 Tempo (H)

Perusahaan rintisan (startup) di bidang teknologi didorong untuk mengubah  model bisnis agar bisa bertahan ditengah kondisi menipisnya  kucuran pendanaan. Bisnis-bisnis digital ini disarankan keluar dari strategi bakar uang, atau menghabiskan uang untuk promosi serta menarik minat konsumen, dan beralih ke model yang lebih berkelanjutan.  Sekretaris Jenderal Asosiasi Modal Ventura dan Star Up Indonesia (Amvesindo), Eddi Danusaputro, mengatakan investor akan semakin selektif dalam mengucurkan modalnya. "Startup tidak bisa terus-terusan bakar uang. Harus ada path to profitability," ujar Eddy, yang juga Chief Executive Officer Mandiri Capital Indonesia, kepada Tempo, kemarin, 25 Mei. Makin seretnya aliran investor itu, kata Eddy, harus disikapi perusahaan Startup untuk menghemat kas dan mengupayakan runway  (batas waktu ketersediaan dana) yang lebih panjang. (Yetede)

Transaksi E-Commerce Terungkit Mudik Lebaran

HR1 05 Apr 2022 Kontan

Nilai transaksi e-commerce diperkirakan akan semakin moncer pada kuartal kedua 2022. Hal tersebut sejalan dengan adanya momentum Ramadan dan Lebaran yang akan meningkatkan belanja daring masyarakat. Bank Indonesia (BI) mencatat, total transaksi e-commerce pada Februari 2022 sebesar Rp 30,8 triliun, naik 12,82% year on year (yoy). Pada Februari 2021, nilai transaksi e-commerce sebesar Rp 27,3 triliun.

Mbizmarket Targetkan Semua Provinsi Manfaatkan Platformnya

KT1 25 Feb 2022 Investor Daily

Mbizmarket, platform e-matketplace business to business (B2B) untuk pengadaan barang dan jasa milik PT Briliant Ecommerce Berjaya (BEB), telah digunakan oleh lebih dari 25 (70%) provinsi di Indonesia pada akhir 2021. Mbizmarket ditargetkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh atau 34 provinsi di Tanah Air pada akhir 2022. Sementara itu, ekosistem pembeli dan penjual, jumlah transaksi, dan jumlah produk di platform Mbizmarket juga telah mencatat pertumbuhan secara organik yang sangat signifikan  dan menggembirakan berkisar 500-2.000% pada 2021 dibandingkan pencapaian sepanjang tahun 2020. "Kami menargetkan penerapan Mbizmarket disejumlah kementerian pemerintah pusat dan 34 pemerintah provinsi pada akhir tahun 2022. Kami telah menyiapkan berbagai program untuk UMKM, seperti bimbingan teknis dan pelatihan di daerah, sehingga bisa memasarkan produk lokal melalui Mbizmarket," ujar CEO Mbizmarket Rizal Paramarta, dalam pernyataannya, Kamis (24/2). (Yetede)

Atur Toko Targetkan Pendanaan Praseri

KT1 16 Feb 2022 Investor Daily

Atur Toko, start-up e-commerce enabler bagi UMKM, berencana untuk mendapatkan pendanaan tahun ini berupa praseri, atau seri A. Perusahaan membukukan kinerja positif selama tahun 2021 dengan rata-rata pertumbuhan per kuartal (compound quarterly growth rate/CQGR) meningkat 125%. Atur Toko terus mendukung UMKM melalui inisiasi  pengembang bisnis offline store dan optimasi UMKM untuk berjualan di marketplace. Tercatat, Atur Toko telah membantu pengembangan lebih dari 4 ribu UMKM di Indonesia. "Pertumbuhan yang signifikan tahun 2021 pembuka peluang Atur Toko untuk menargetkan pendanaan pre-series, atau seri A. Paid user mengalami peningkatan 717% YoY pada 2021, dimana compound annual growth rate dari GMV kita sebsar 213% sejak Atur Toko berdiri di 2019," imbuhnya. (Yetede)

Konektivitas Lambungkan Pertumbuhan Bisnis e-Commerce

KT1 14 Feb 2022 Investor Daily

Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia Bima Laga menyampaikan, konektivitas internet/digital telah menyelamatkan ekonomi nasional, termasuk melambungkan pertumbuhan  perdagangan secara elektronik (e-commerce), terutama ketika masa pandemi Covid-19. Bahkan, pertumbuhan e-commerce mencapai 50% pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. "Tahun lalu pertumbuhan e-commerce kita yang year-on-year menyentuh 50% dan itu bagus sekali. Bagaimana kita bisa terus tumbuh dari tahun ke tahun, tidak lepas dari konektivitas yang dibangun oleh pemerintah," ujar Bima Laga, dalam 'Webinar Sofa-Talk: Konektivitas Digital dan Pemulihan Pasca Pandemi Covid-19' yang digelar Kemenkominfo secara daring dari Jakarta, Jumat (11/2). (Yetede)

Lazada Indonesia Meraih Penghargaan dari Baznas

KT1 26 Jan 2022 Investor Daily

Lazada Indonesia (Lazada) belum lama ini mendapatkan penghargaan untuk Katagori Keperdulian Perusahan Terbaik dari Badan dan Amil Zakat Nasional (baznas) dalam Baznas Award yang diselenggarakan dalam rangka  ulang tahun Baznas ke-21. Executive Director Lazada Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, Lazada merasa terhormat dan bangga menerima penghargaan Baznas Award katagori untuk Keperdulian Perusahaan Terbaik. Kemitraan Lazada dan Baznas telah berjalan cukup lama. Berawal dari penyediaan fasilitas  donasi digital, pengguna Lazada dapat secara langsung membayar zakat secara digital di platform Lazada  Dalam hal tersebut, lanjut dia, pihak juga mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan keperdulian yang tinggi terhadap program-program Baznas  yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (Yetede)

Lazada Indonesia Meraih Penghargaan dari Baznas

KT1 26 Jan 2022 Investor Daily

Lazada Indonesia (Lazada) belum lama ini mendapatkan penghargaan untuk Katagori Keperdulian Perusahan Terbaik dari Badan dan Amil Zakat Nasional (baznas) dalam Baznas Award yang diselenggarakan dalam rangka  ulang tahun Baznas ke-21. Executive Director Lazada Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, Lazada merasa terhormat dan bangga menerima penghargaan Baznas Award katagori untuk Keperdulian Perusahaan Terbaik. Kemitraan Lazada dan Baznas telah berjalan cukup lama. Berawal dari penyediaan fasilitas  donasi digital, pengguna Lazada dapat secara langsung membayar zakat secara digital di platform Lazada  Dalam hal tersebut, lanjut dia, pihak juga mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan keperdulian yang tinggi terhadap program-program Baznas  yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (Yetede)

Proyeksi BI 2022 Transaksi E-Commerce Rp 530 Triliun

HR1 24 Jan 2022 Kontan

Transaksi e-commerce Indonesia sepanjang 2021 masih tumbuh tinggi meskipun di bawah perkiraan. Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi e-commerce di 2021 sebesar Rp 401 triliun. Sebelumnya BI memperkirakan transaksi e-commerce tahun lalu bisa mencapai Rp 403 triliun. Artinya, hasil tersebut baru mencapai 99,50% dari target BI. Meski tidak sampai mencapai proyeksi BI, Gubernur BI Perry Warjiyo menilai hasil transaksi e-commerce sepanjang 2021 justru tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2020. "Ini masih tumbuh 50,8% bila dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar Rp 266 triliun," ujar Perry dalam pesan singkat yang diterima KONTAN Kamis (20/1). Yang terang, faktor inilah yang membuat bank sentral masih optimistis transaksi e-commerce di 2022 bakal kembali tumbuh. "Ada kecenderungan meningkat dari perkiraan kami (sebesar Rp 530 triliun),” tuturnya.

Mekipun demikian, Kepala ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual tidak mempersoalkan transaksi e-commerce Indonesia tahun lalu tidak sesuai dengan proyeksi Bank Indonesia. Makanya David menilai perkiraan transaksi e-commerce tahun 2022 ini yang sebesar Rp 530 triliun oleh Bank Indonesia tersebut sudah rasional. Pasalnya, masyarakat hingga saat ini masih gemar berbelanja secara daring. Sementara Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira memproyeksi transaksi e-commerce tahun ini berada di kisaran Rp 490 triliun hingga Rp 500 triliun. Artinya berada di bawah perkiraan BI yang sebesar Rp 530 triliun.