;
Tags

Digital Ekonomi umum

( 1150 )

Potensi Pasar Digital Terbesar di ASEAN

KT3 30 Oct 2023 Kompas
Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Erick Thohir mengemukakan, Indonesia berpotensi menjadi pangsa pasar digital terbesar di ASEAN dengan kontribusi 40-50 persen dari total ekonomi digital di Asia Tenggara. ”Potensi itu butuh dukungan diplomasi budaya yang kuat,” kata Erick dalam Asian Creative and Digital Economy Youth Summit yang digelar Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi di Jakarta, Sabtu (28/10/2023). (Yoga)

2027, Industri Gim RI Tembus US$ 3 Miliar

KT1 30 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Pendapatan dan nilai pasar gim elektronik (video games dan e-sports) di Indonesia (RI) diproyeksikan tumbuh tahunan secara konsolidasi (compounded annual growth rate/CAGR) 13,8% menjadi US$ 3,1 miliar pada 2027 dari tahun 2022  masih US$ 1,6  miliar. Pertumbuhannya ditopang terutama oleh akses internet  yang semakin membaik dan minat generasi muda, sehingga menjadikan perkembangan pasar gim di Tanah Air tercepat ketjuh di dunia. Indonesia punya potensi pasar gim yang sangat prospektif dilihat dari proyeksi pertumbuhannya. Namun, proyeksi nilai dasar gim Indonesia itu masih kecil karena hanya sekitar 1% dibandingkan total global  yang diproyeksikan US$ 312 miliar pada 2027 dibandingkan tahun 2023 sekitar US$ 277, atau dengan pertumbuhan CAGR 7,9%. "Konektivitas dan periklanan digital  tetap menjadi kontributor terbesar bagi hiburan dan media Indonesia. Meskipun demikian, pertumbuhan pesat sektor games menandakan prospek menarik," ungkap PwC Indonesia Telecomonications, Media and Technology Leader Triono Soedirdjo di Jakarta, pekan lalu. (Yetede)

Digitalisasi Dorong Ekonomi Syariah

KT3 27 Oct 2023 Kompas

Teknologi digital dinilai akan menjadi penggerak utama ekonomi keuangan syariah nasional di kancah global. Sebagai bentuk adaptasi ekonomi keuangan syariah atas perkembangan teknologi, pemerintah meluncurkan aplikasi Satu Wakaf Indonesia. Hal ini mengemuka dalam pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-10 tahun 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (26/10). Hadir dalam acara tersebut, antara lain, Wapres Ma’ruf Amin, Gubernur BI Perry Warjiyo, serta Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Wapres Amin menuturkan, penerapan teknologi dan digitalisasi menjadi prasyarat bagi kesuksesan semua sector potensial. Teknologi transversal, yang merujuk pada teknologi yang dapat diterapkan secara lintas sektor, dinilai akan menjadi penggerak utama pertumbuhan global di masa depan.

Tanpa inisiatif strategis untuk mempercepat implementasi teknologi transversal, Indonesia diperkirakan tidak akan optimal dalam pencapaian target pertumbuhan ekonomi pada 2045. ”Saya juga meyakini ekonomi dan keuangan syariah sebagai potensi luar biasa yang dimiliki Indonesia untuk menerbangkan ekonomi nasional,” kata Wapres Amin saat memberikan sambutan. Pada perhelatan ISEF kali ini, Wapres Amin menyampaikan sejumlah pesan kepada semua pegiat ekonomi syariah. Pertama, meningkatkan dan memperluas pemanfaatan digitalisasi dan inovasi digital sebagai penggerak utama akselerasi pengembangan ekonomi syariah yang akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri halal. Kedua, Wapres meminta peningkatan literasi dan inklusi ekonomi serta keuangan syariah setidaknya mencapai 50 %. Hal ini dinilai akan berkorelasi dengan meluasnya pangsa pasar ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Ketiga, menjaga dan mengawal bersama konsistensi dan keberlanjutan program ekonomi dan keuangan syariah hingga masa mendatang. (Yoga)

Mudah Menemukan Barang Impor Murah di E-Dagang

KT3 26 Oct 2023 Kompas

Konsumen Indonesia dengan mudah menemukan produk impor di lokapasar. Di lokapasar, harga produk impor asal China jauh lebih murah dibandingkan produk buatan lokal. Produk perawatan rambut perempuan seperti hairmask buatan lokal dihargai Rp 22.000 untuk kemasan 200 gram di lokapasar Shopee. Sementara itu, produk sejenis milik pelaku usaha asal Guangdong, China, dijual seharga Rp 38.800 untuk kemasan ukuran 500 gram. Artinya, harga produk impor asal China tersebut hanya 70 % dari harga local alias lebih murah Rp 16.200 untuk bobot 500 gram. Produk kosmetik impor asal China salah satu yang membanjiri Indonesia lewat lokapasar. Fitriani (30), warga asal Kota Tangerang, Banten, mengaku sering mendapat rekomendasi kosmetik impor saat berbelanja di lokapasar. Dia mengatakan, kosmetik impor itu harganya lebih murah ketimbang kos metik lokal yang kerap dia beli.”Beberapa produk yang impor memang harganya murah,” kata Fitriani, Rabu (25/10). Barang impor murah yang memadati lokapasar membuat pelaku UMKM kesulitan bersaing dari sisi harga.

Irsyad, pemilik jenama Tara Indonesia yang salah satu produknya adalah daster border, menilai, saat ini daster bordir impor dengan harga jauh lebih murah telah membanjiri lokapasar. Sebagai gambaran, Irsyad selama ini menjual daster border sekitar Rp 150.000. Sementara daster bordir impor yang beredar di pasaran dijual seharga Rp 40.000. Menurut dia, harga tersebut terlalu murah karena di bawah ongkos produksinya. Apalagi, daster yang dia jual dibordir secara manual. Guna mangatasi membanjirnya impor barang ke platform e-dagang, pemerintah melalui Kemenkeu menerbitkan Permenkeu (PMK) No 96 Tahun 2023 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Impor dan Ekspor Barang Kiriman. Regulasi ini berlaku sejak 17 Oktober 2023 guna menggantikan PMK No 199/PMK.010/2019. ”Aturan ini bertujuan menekan impor barang kiriman de gan memperketat  pengawasan barang yang masuk,” ujar Staf Khusus Menkeu Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo. (Yoga)

Warga Tolak Pajak Ojek dan Toko Daring

KT3 24 Oct 2023 Kompas
Wacana pengenaan pajak bagi pengojek daring dan toko daring muncul setelah Komisi C DPRD DKI Jakarta mengingatkan Bapeda DKI Jakarta untuk mengoptimalkan pemungutan retribusi daerah melalui sistem daring pada 2024. Sekda DKI Jakarta Joko Agus Setyono menyampaikan, banyak potensi pajak daerah luput dari pengawasan. Salah satunya, pajak bagi pengojek daring dan toko daring. Potensi ini akan dibahas dengan pemerintahan pusat. Nasrul (30), pengojek daring di Jaksel, menolak wacana itu. Pengojek daring itu mitra, bukan karyawan kontrak atau tetap. ”Untuk kebutuhan harian saja pas-pasan,” ujarnya, Senin (23/10). Hal senada diungkapkan anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Karyatin Subiantoro. (Yoga)

Lingkaran Setan Judi Daring

KT3 23 Oct 2023 Kompas

Judi dalam jaringan bagaikan candu yang membuat ketagihan, tetapi bisa menenggelamkan dalam lautan utang. Lingkaran setan perjudian daring mesti diputus. Ada banyak kisah kelam perjudian dalam jaringan (daring). Ada karyawan yang memakai uang perusahaan demi memenuhi hasrat judi daring. Ada karyawan bank yang menggelapkan uang nasabah, lalu menggunakannya untuk bertaruh secara daring. Di sejumlah negara yang melegalkan judi, pendapatan dari perjudian daring dan jumlah penggunanya meningkat. Berdasarkan data Statista, proyeksi pendapatan perjudian daring 95,05 miliar USD pada 2023 dengan pertumbuhan rata-rata-rata tahunan pada 2023-2027 sebesar 8,54 %. Perjudian daring itu meliputi permainan kasino daring, taruhan daring olahraga, dan lotre daring. Di Indonesia, PPATK menyebutkan, perputaran dana perjudian daring pada 2017-2022 sebesar Rp 190 triliun dalam 156 juta transaksi.

PPATK mengidentifikasi, sekitar 2,7 juta orang terlibat perjudian daring pada periode itu dengan 2,19 juta orang di antaranya bertaruh di bawah Rp 100.000. Mereka adalah masyarakat berpenghasilan rendah dari kalangan pelajar, buruh, petani, ibu rumah tangga, dan pegawai swasta (Kompas, 21/10). Perjudian daring bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah bagaikan lingkaran setan. Dana yang pas-pasan membuat mereka mencari pembiayaan untuk mengganti uang yang digunakan berjudi. Pinjaman daring dipilih karena dana cukup cepat dikucurkan. Bisa jadi dana dari pinjaman daring digunakan untuk berjudi daring lagi. Pinjaman daring yang didapat pelaku judi daring menimbulkan masalah baru karena ada utang yang harus dilunasi. Situasi semakin parah jika penjudi daring masih tetap bertaruh. Mereka terus meminjam dana. Utang kian menumpuk. Masyarakat miskin yang berjudi semakin miskin. (Yoga)

2 Juta Warga Berpenghasilan Rendah Terlibat Judi Daring

KT3 21 Oct 2023 Kompas (H)

Kemenkominfo menaksir nilai perputaran uang dalam perjudian daring mencapai ratusan triliun rupiah. Lingkaran setan dalam perjudian daring itu ditengarai berhubungan erat dengan pinjaman daring yang tecermin dalam laporan transaksi mencurigakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. ”Judi online ini menjadi keresahan kita bersama. Menurut estimasi, nilai transaksinya bahkan bisa mencapai Rp 160 triliun-Rp 350 triliunper tahun. Kondisi tersebut mendorong kami meningkatkan upaya pemberantasan sekaligus menjadi prioritas Kemenkominfo,” kata Menkominfo Budi Arie Setiadi pada konferensi pers di Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (20/10). Selama tiga bulan terakhir, Kemenkominfo telah memutus akses terhadap 425.506 konten perjudian yang terdiri dari 237.098 konten berasal dari situs alamatinternet protocol (IP address), 17.235 konten file sharing, dan 171.175 konten dari media sosial.

Berdasarkan laporan yang diterima Kemenkominfo, platform induk media social Facebook dan Instagram, Meta, telah menghapus 1,65 juta konten perjudian dan lebih dari 450.000 iklan perjudian yang menargetkan pengguna di Indonesia. Kemenkominfo juga meminta penyedia jasa layanan internet dan operator seluler untuk memastikan ketepatan sinkronisasi sistem basis data yang mengandung konten perjudian. Upaya penindakan, ditambahkan Budi, juga dilakukan dengan memblokir rekening bank yang memfasilitasi perjudian. Sejak 17 Juli hingga 18 Oktober 2023, Kemenkominfo telah meminta OJK untuk memblokir 2.760 rekening yang terindikasi perjudian. Dari sekitar 2,7 juta warga yang terlibat perjudian daring pada periode itu, sebanyak 2,19 juta orang bertaruh di bawah Rp 100.000. Berdasarkan identifikasi PPATK, mereka berkategori masyarakat berpenghasilan rendah, seperti pelajar, buruh, petani, ibu rumah tangga, dan pegawai swasta. (Yoga)

BUMN Berambisi Jadi Pemain Pusat Data di Asia Tenggara

KT3 17 Oct 2023 Kompas

Indonesia melalui PT Telkom Data Ekosistem berambisi menjadi pemain utama penyedia pusat data di Asia Tenggara pada 2030. Pertumbuhan ekonomi digital dalam negeri yang dibarengi permintaan yang tinggi dinilai menjadi modal utama untuk mengembangkan pasar itu. ”Kami dari BUMN akan mendorong penuh dari regulasi yang mendukung supaya kita menjadi salah satu pemain global, terutama di ASEAN dalam bidang data center,” ujar Wakil Menteri BUMN, Rosan Perkasa Roeslani di kantor Hyperscale Data Center (HDC),Cikarang, Jabar, Senin (16/10).

PT Telkom Data Ekosistem, akan berkompetisi dengan pihak swasta ataupun asing. Namun, anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk itu terbuka untuk bekerja sama guna menarik klien-klien asing. Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia menambah optimisme pemerintah untuk mendorong pengembangan pusat data. Perekonomian digital di Tanah Air diproyeksikan tumbuh delapan kali lipat, dari Rp 632 triliun pada 2020 menjadi Rp 4.531 triliun pada 2030. Kenaikan itu linier dengan kontribusinya terhadap PDB, dari 4 % menjadi 18 %. (Yoga)

Revolusi Digital Usaha Kecil Pemuas Lidah

KT3 16 Oct 2023 Kompas

Usaha kuliner Moqafe menjadi bukti kesuksesan digitalisasi melampaui masa-masa sulit saat pandemi Covid-19. Berdiri sejak 1 Maret 2020 di sekitar daerah perkantoran di bilangan Gelora, Tanah Abang, Jakpus, usaha kecil itu bertahan karena memanfaatkan beberapa aplikasi penjualan dan pengantaran makanan secara daring. Pemilik usaha, Willy Ramadhan (28), bernostalgia. Ia sempat kalut karena kasus Covid-19 pertama yang menakutkan masyarakat muncul pada hari pertamanya membuka kedai berukuran 2 x 7 meter. Tempat yang awalnya berkonsep kafe itu menjajakan pempek dengan aneka camilan dan minuman artisan. Usaha luar jaringan itu dibuka setelah Willy terjun di usaha produksi pempek yang dipasarkan di platform e-dagang sejak 2015. Pembatasan kegiatan social sempat membuat penjualan sepi karena sebagian besar pekerja tidak pergi ke kantor dan Moqafe tidak bisa melayani makan di tempat. Namun, Willy kembali menyesuaikan diri dengan digitalisasi dan menggunakan beberapa aplikasi online delivery.

”Akhirnya, ada penjualan dan pada Oktober 2020 melonjak karena ditopang online,” ucapnya kepada Kompas, Kamis (5/10). Adaptasi saat itu membantu pengenalan usaha dan penjualan produknya hingga ke luar kotamadya. Omzet pada 2020 menyentuh Rp 1,8 juta sehari. Sekitar 80 % omzet ditopang penjualan daring dan sisanya dari luar jaringan. Setelah pandemi berakhir, omzet yang rata-rata Rp 1 juta per hari berbalik didominasi penjualan di tempat. Perluas pengenalan Willy tetap memanfaatkan digitalisasi untuk memperluas pengenalan Moqafe. Ia juga memanfaatkan pembayaran nontunai yang semakin populer. Upaya ini tidak lepas dari kendala terbatasnya dana pemasaran. Penghasilan selama ini, termasuk bantuan kredit usaha rakyat (KUR) perbankan yang ia dapat sejak 2020, masih digunakan untuk modal usaha. Ia menghindari tren kenaikan biaya layanan dan algoritma pemasaran penyedia aplikasi online delivery yang kurang menguntungkan dengan menggunakan aplikasi bisnis lainnya. Aplikasi baru itu membantunya menyebarkan promosi produk ke pelanggan secara personal. (Yoga)

Puluhan Triliun Rupiah di Balik Pernak-pernik Gim

KT3 16 Oct 2023 Kompas

Theo Christiawan (25), karyawan swasta, masih ingat betul saat pertama mengunduh gim Mobile Legends di gawainya lima tahun silam. Bermula dari mengikuti tren yang menjamur di kalangan tongkrongan sebayanya, perlahan Theo mulai akrab dan kerap menghabiskan waktunya mencari hiburan melalui bermain gim. Dalam beberapa kesempatan, ia rela merogoh kocek hingga jutaan rupiah demi mendapatkan kostum karakter (skin) edisi khusus ataupun pernak-pernik yang dijual oleh pengembang gim tersebut, Shanghai Moonton Technology Co Ltd, perusahaan asal China. ”Setiap kali ada event penjualan skin unlimited (terbatas), biasanya butuh uang sampai Rp 3 juta. Selain itu, rata-rata sebulan bisa keluar Rp 1,2 juta. Kalau ditotal, selama ini sudah habis lebih dari Rp 20 jutalah,” katanya saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (11/10).

Mutiara Ayu (26), karyawati swasta, rela mengeluarkan uang separuh penghasilannya demi gim berbasis gawai itu. ”Awalnya cuma keluar uang Rp 150.000-Rp 200.000, tetapi lama-lama tidak terasa sebulan habis Rp 1,1 juta. Rasanya jadi bangga gitu karena enggak semua orang punya. Bahkan, selama sebulan itu rela nahan jajan dan beli makan yang murah biar bisa top up gim,” tuturnya. Dilansir dari data Statista.com, total pendapatan di pasar mobile game atau gim yang dimainkan dari gawai di Indonesia diproyeksikan mencapai 0,71 miliar USD atau Rp 11,15 triliun pada 2023. Jumlah ini diperkirakan terus tumbuh rata-rata 6,4 % per tahun hingga mencapai 0,91 miliar USD atau Rp 14,29 triliun pada 2027.

Tren ini linier dengan jumlah pengguna mobile game yang juga diproyeksikan meningkat hingga 76,9 juta orang pada 2027. Saat ini, sebagian besar pemain mobile game didominasi penduduk berusia 25-34 tahun. Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2023/2024 oleh Kemenparekraf menyebutkan, Indonesia menjadi pangsa pasar mobile game terbesar ketiga di dunia berdasarkan unduhan aplikasi Google Play. Pengeluaran para pemain mobile game di Indonesia yang dilihat dari in-app purchase (IAP) diperkirakan mencapai 0,37 miliar USD atau Rp 5,6 triliun pada 2023. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda berpendapat, besarnya potensi tersebut perlu dioptimalkan oleh pengembang gim (game developer) lokal mengingat para pemain gim memiliki loyalitas yang besar sehingga dapat memberikan dampak ekonomi. (Yoga)