Internasional
( 1369 )Uang Judi Gagal Membangun Kota, ”Bang Oma” Sudah Ingatkan
Lebih dari tiga dekade lalu, Rhoma Irama atau Bang Oma
merespons praktik perjudian yang kian digemari masyarakat. Dan, lahirlah lagu
”Judi” pada 1987. ”Judi (judi)/Menjanjikan kemenangan/Judi (judi)/Menjanjikan
kekayaan/Bohong (bohong)/Kalaupun kau menang/Itu awal dari kekalahan/Bohong
(bohong)/Kalaupun kau kaya/Itu awal dari kemiskinan/...” Demikian sebagian
lirik lagunya. Tahun 1980-an, judi berupa undian berhadiah menjangkiti masyarakat.
Pemerintah memberi izin praktik judi tebak angka ataupun skor hasil pertandingan
olahraga. Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB) dan Pekan Olahraga dan
Ketangkasan (Porkas), judi undian berhadiah yang merajai saat itu, banyak
diminati oleh masyarakat kelas menengah ke bawah. Di ujung 1993, atas desakan
berbagai pihak selama bertahun-tahun, termasuk suara Bang Rhoma si Raja
Dangdut, Pemerintah Indonesia menghentikan dan melarang semua praktik
perjudian. Lebih dari 30 tahun berlalu, judi menemukan ruangnya kembali untuk
merajalela dan menjangkiti masyarakat Indonesia. Ruang itu tak lain dunia maya
dengan maraknya judi daring, yang di antaranya berkedok permainan atau gim daring
dan judi slot daring. Judi pun sekarang dalam genggaman dan bisa dimainkan
kapan saja, di mana saja, dan oleh siapa saja dalam perangkat telepon seluler.
Padahal, judi daring jelas dilarang.
Judi, konvensional atau daring, selalu memicu pro kontra.
Ada negara yang melegalkannya menjadi penggerak utama pertumbuhan kota dengan
membalutnya dalam bisnis hiburan. Las Vegas di AS salah satu contoh kota yang
dibangun dan menjadi sentra judi di dunia. Ada pula yang melarang judi.
Indonesia salah satunya. Mereka yang mendukung berpendapat judi yang masuk dalam
kategori bisnis hiburan dapat menarik investasi, penyerap tenaga kerja, dan sumber
pajak. Namun, hasil riset Paulette J O’Gilvie, ”The effects of casino proximity
and time on poverty levels in New York City”,
di Nature.com pada Agustus 2023,
berbeda. O’Gilvie menunjukkan, selama lima tahun kehadiran kasino di beberapa
tempat di New York, AS, tidak memberi perbedaan pada tingkat kesejahteraan
masyarakat sekitar. Laporan Bloomberg Citylab, ”Why Casino-Driven Development
Is a Roll of the Dice”, menyatakan manfaat perjudian pada kota terus memudar.
Penyerapan tenaga kerja di kasino di kota-kota di AS menurun dari tahun ke
tahun. Kota dengan judi dan bisnis hiburan sebagai penggerak utama ekonomi
memiliki eksternalitas yang sulit diatasi, di antaranya penggelapan pajak,
banyak kejahatan atau pelanggaran hukum di tengah masyarakat yang meresahkan. (Yoga)
Eksodus di Gaza, Berpacu dengan Serangan Israel
Eksodus massal warga Palestina mengalir dari wilayah utara
Jalur Gaza ke wilayah selatan enklave itu, Sabtu (14/10) berpacu dengan batas
akhir ultimatum militer Israel. Mobil,truk, hingga gerobak, yang ditarik
keledai dan berbagai alat transportasi, penuh dengan warga dan muatan memadati
jalan utama keluar dari Kota Gaza. ”Anda lihat, foto-foto orang yang tidak
punya kendaraan, naik keledai, kelaparan, dan berjalan tanpa alas kaki keluar dari
wilayah sebisa yang mereka lakukan untuk pergi ke selatan,” ujar Talal Awkal,
analis politik di Gaza”Ini malapetaka bagi orang Palestina. Inilah Nakba,” ujar
Awkal. Ia merujuk pada peristiwa eksodus besar-besaran warga Palestina dari
tempat tinggal mereka di tengah konflik Arab-Israel, bersamaan berdirinya
negara Israel tahun 1948. Kala itu, lebih dari 760.000 warga Palestina terusir
dari kampung halaman mereka, tercerai-berai, mengungsi ke negara-negara Arab
tetangga. Sebagian dari mereka dan keturunan mereka tinggal di kamp-kamp
pengungsi di negara-negara Arab hingga hari ini.
Eksodus warga Palestina kali ini dipicu ultimatum militer Israel,
Jumat, yang memaksa mereka mengosongkan wilayah utara Gaza dalam waktu 24 jam, sebagai
sinyal bakal ada serangan darat Israel ke Gaza, membalas serangan Hamas ke
Israel selatan, sepekan lalu. PBB, sejumlah pemimpin negara, serta
organisasi-organisasi kemanusiaan menentang ultimatum itu dan meminta agar
dibatalkan. Namun, Israel tak menggubris. ”Kami telah melihat pergerakan warga
sipil Palestina ke arah selatan,” kata Letkol Jonathan Conricus, jubir militer
Israel, Sabtu. Militer Israel telah menyiagakan tentara cadangan mendekati
wilayah Gaza dan siap menjalankan operasi tahap berikutnya. Militer Israel
mengaku telah melancarkan serbuan sementara di Gaza, antara lain untuk melacak
jejak-jejak sekitar 150 orang yang disandera Hamas. Militer Israel juga
menyatakan, penduduk Kota Gaza tidak boleh menunda keberangkatan mereka sebelum
serangan darat dimulai. Jubir militer Israel lainnya, Richard Hecht, menyebut,
para pengungsi diberi ”jendela waktu” aman untuk mengungsi, mulai dari pukul
10.00-16.00 waktu setempat, Sabtu. Sejak Jumat pagi, warga Gaza utara menerima
pemberitahuan melalui selebaranagarmereka segera pergi mengungsi ke wilayah selatan
dalam waktu 24 jam. (Yoga)
Dampak Konflik Timur Tengah Mulai Diperhitungkan Dunia Usaha
Para pelaku usaha mulai mengalkulasi dampak dari meletusnya
konflik antara kelompok Hamas dan Israel di Timur Tengah terhadap aktivitas
industri. Konflik tersebut diprediksi berdampak pada harga energi di Tanah Air
yang berpotensi mengganggu produksi industri manufaktur. Ketua Bidang Industri
dan Manufaktur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bobby Gafur Umar mengatakan,
konflik yang terjadi di Timur Tengah dapat memicu kenaikan harga energi,
khususnya minyak mentah dan gas bumi. Pasalnya, meski Israel dan Palestina
bukan produsen minyak, konflik terjadi di tengah kawasan penghasil minyak dan
gas di Timur Tengah yang menyumbang hampir sepertiga pasokan minyak dunia.
”Persediaan energi di dalam
negeri terbatas sehingga sebagian besar kebutuhan bahan baku energi,
seperti minyak bumi dan gas, untuk keperluan industri masih dipenuhi melalui
impor,” ujar Bobby saat dihubungi pada Kamis (12/10). Dia mencontohkan, Indonesia
hanya memproduksi 600.000 barel minyak bumi per hari, sedangkan kebutuhan
minyak dalam negeri di atas 1,5 juta barel per hari. Sama halnya dengan minyak bumi,
kapasitas produksi gas bumi (untuk elpiji) dalam negeri juga belum mampu menutupi
kebutuhan nasional. ”Jika pasokan minyak dan gas terganggu, imbasnya harga keduanya
akan naik. Kondisi ini akan mengganggu aktivitas produksi dan pertumbuhan
industri dalam negeri,” katanya. (Yoga)
Perang Memperlemah Prospek Ekonomi Global
Proton-Geely Berminat Buat Pabrik di Thailand
Perusahaan otomotif Malaysia, Proton, dan mitranya dari China, Geely, mempertimbangkan membangun pabrik di Thailand untuk memproduksi mobil listrik. Hal itu disampaikan Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin, Rabu (11/10/2023), setelah menggelar pertemuan dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim di Putrajaya, Malaysia. Geely memegang 49,9 persen saham Proton. Srettha tiba di Malaysia, Rabu, dan akan melanjutkan lawatan ke Singapura, Kamis (12/10). (Yoga)
Indonesia Fokuskan KTT AIS Forum pada 3 Aspek
Dunia Serukan Israel-Palestina Menahan Diri
Konflik Israel dan Palestina memanas setelah Hamas di
Palestina menyerang Israel dengan sedikitnya 5.000 roket hanya dalam waktu 20
menit. Hamas yang saat ini menguasai Jalur Gaza juga mengirimkan gerilyawannya
menyusup ke sejumlah kota di Israel, baik melalui darat, laut, maupun udara.
Membalas serangan itu, Israel menyatakan perang terhadap Hamas dan akan
membalas dengan mengerahkan segala kekuatan. Serangan dari arah Gaza terjadi
sejak Sabtu (7/10) pagi. Hingga berita ini ditulis, dikabarkan baku tembak
antara tentara Israel dan anggota Hamas masih terjadi. Sedikitnya 40 warga
Israel dilaporkan tewas dan ratusan orang lainnya terluka. Selain itu, beberapa
warga Israel ditangkap gerilyawan Palestina dan dibawa ke Gaza. Menyikapi
eskalasi konflik tersebut, sejumlah negara, seperti Mesir, Turki, Arab Saudi,
Oman, dan Rusia, meminta Israel dan Palestina menahan diri semaksimal mungkin
agar situasi tidak memburuk dan mengancam hidup warga sipil.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta Israel dan Palestina
menahan diri dari tindakan permusuhan yang bisa memperburuk situasi. Sementara
Menlu Mesir Sameh Shukri telah menghubungi Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni
Eropa Josep Borrell untuk membicarakan perkembangan situasi di Israel dan
Palestina. Kantor berita Rusia, Interfax, menyebutkan, Pemerintah Rusia juga
buru-buru mengontak Israel, Palestina, dan negara-negara Arab terkait isu ini.
Rusia meminta Israel dan Palestina segera melakukan gencatan senjata. ”Tentu
saja kami selalu menyerukan mereka untuk menahan diri,” kata Wakil Menlu Rusia
Mikhail Bogdanov. Washington juga meminta para pihak untuk menahan diri.
Meskipun demikian, AS mengecam serangan Hamas. Sebaliknya, Presiden Palestina
Mahmoud Abbas, dikutip kantor berita resmi Palestina, WAFA, menegaskan, rakyat
Palestina memiliki hak untuk membela diri terhadap terror yang dilakukan
Israel. (Yoga)
Perdagangan Dunia Tumbuh 0,8 Persen
Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO memperkirakan volume
perdagangan barang dunia pada 2023 hanya tumbuh 0,8 %. Untuk meredam dampak rembetan
perlambatan perdagangan dunia itu, Kemendag menggulirkan sejumlah strategi. Pada
5 Oktober 2023, WTO merevisi turun pertumbuhan volume perdagangan barang dunia
menjadi 0,8 % dari proyeksi April 2023 yang sebesar 1,7 %. Perlambatan perdagangan dunia itu merupakan
imbas dari rentetan berbagai persoalan.
Persoalan itu mulai dari inflasi tinggi dan kebijakan
moneter yang ketat di AS dan Uni Eropa serta sejumlah negara lain, hingga masih
berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina. Faktor lainnya adalah terhambatnya
pemulihan ekonomi China pascapandemi Covid-19 akibat tekanan pada pasar
properti di negara tersebut. Kendati begitu, WTO melihat prospek perdagangan dunia
pada 2024 relatif lebih positif. Volume perdagangan dunia tahun depan diperkirakan
tumbuh 3,3 persen. Namun, prospek positif itu dapat terancam rantai pasok dunia
yang mulai terfragmentasi akibat ketegangan geopolitik, termasuk konflik
Rusia-Ukraina. (Yoga)
Harga Tinggi, OPEC+ Tetap Pangkas Produksi
Dampak Fragmentasi Pasar Komoditas Dunia
Pasar komoditas dunia terfragmentasi pasca perang
Rusia-Ukraina. Banyak negara yang membatasi perdagangan komoditas, terutama
pangan dan mineral sehingga harganya melonjak tinggi. Jika tidak segera
diatasi, ketahanan pangan dan transisi hijau bisa terancam. Ketahanan pangan
bahkan semakin tertekan akibat dampak cuaca ekstrem. Hal itu mengemuka dalam laporan
Dana Moneter Internasional (IMF) tentang Fragmentasi Geoekonomi Mengancam
Ketahanan Pangan dan Transisi Energi Bersih. Laporan itu merupakan salah satu bagian
dari Tinjauan Ekonomi Dunia IMF Oktober 2023 yang dirilis, Selasa (3/10) di Washington,
AS, waktu setempat. IMF menyebutkan, pada 2022, kerugian ekonomi dunia akibat
fragmentasi komoditas sebesar 0,3 % dari PDB global yang senilai 101,003
triliun USD.
Nilai kerugian itu masih relatif kecil karena ada efek
penyeimbang di negara-negara produsen dan konsumen kendati beban terbesarnya
ditanggung negara-negara berpenghasilan rendah dan rentan. Namun, negara-negara
berpenghasilan rendah dan rentan dapat mengalami kerugian ekonomi jangka
panjang rata-rata 1,2 % PDB. Bagi beberapa negara, kerugiannya bisa mencapai 2
% PDB. Faktor penyebab yang paling dominan adalah gangguan impor pangan karena
negara-negara tersebut sangat bergantung pada pangan yang didatangkan dari
negara lain. Fragmentasi pasar komoditas global menjadi dua blok geopolitik itu
mencuat sejak perang Rusia-Ukraina. Hal itu dapat menyebabkan perbedaan harga
yang besar antar blok pendukung Rusia, termasuk China, dan pendukung Ukraina,
seperti AS dan Uni Eropa, khususnya komoditas pertanian dan mineral. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Lampu Kuning Ekspor Indonesia
11 Feb 2020









