;
Tags

Internasional

( 1352 )

Jutaan Dollar AS untuk Mitigasi Asia

KT3 16 Sep 2023 Kompas

Dunia usaha skala besar dari berbagai sektor di Asia bergabung dalam gerakan filantropi yang diberi nama Philanthropy Asia Alliance (PAA). Komitmen awal dari sekitar puluhan entitas bisnis dan yayasan yang bergabung mencakup dana hampir 1 miliar USD. Gerakan yang dimotori Temasek ini diluncurkan  dalam ajang Philanthropy Asia Summit Ke-3 di Singapura yang dihadiri ratusan undangan dari sejumlah perusahaan dan yayasan filantropi, serta Presiden Singapura yang baru terpilih, Tharman Shanmugaratnam, Jumat (15/9).  ”Kita memerlukan dunia yang lebih berdaya tahan dan inklusif,” kata CEO Temasek Trust Desmond Kuek membuka pertemuan. Dana hampir 1 miliar USD ini akan digulirkan untuk tiga fokus, yakni iklim dan hayati, holistik dan pendidikan inklusif, serta global dan kesehatan publik.

Ketiganya menjadi fokus aliansi seiring fenomena yang kian mengkhawatirkan di Asia, rumah bagi hampir separuh penduduk dunia. Kenaikan suhu di Asia dua kali lebih cepat dibandingkan dengan global. Kejadian pandemi di Asia juga tiga kali lebih sering pada masa mendatang. ”Pertanyaannya bukan apakah atau bagaimana pandemi akan terjadi lagi, melainkan kapan? Ini harus direspons dengan bekerja sama lintas region,” kata Desmond. Pandemi Covid-19 lalu menjadi pelajaran berharga betapa penting para pihak menjalin komunikasi untuk memitigasi dampak berbagai fenomena. ”Asia adalah salah satu pusat penyebaran infeksi karena kepadatan dan mobilitas manusia serta intensitas kontak dengan berbagai satwa,” kata Direktur Duke US Centre for Outbreak Preparedness Prof Paul Pronyk, yang juga ahli penyakit infeksi. (Yoga)


Pemerintah AS Gugat Google

KT3 14 Sep 2023 Kompascom (H)

Perusahaan raksasa teknologi AS, Google, menghadapi gugatan dari pemerintah federal AS. Google dituduh melakukan monopoli atas mesin peramban. Departemen Kehakiman mengatakan, Google setiap tahun mengucurkan dana 10 miliar USD (Rp 153,5 triliun) demi menjegal saingan mereka. Persidangan melawan Google, anak perusahaan Alphabet, berlangsung di Washington DC, mulai Selasa (12/9) siang waktu setempat atau Rabu (13/9) dini hari WIB. Departemen Kehakiman AS menunjuk Kenneth Dintzer selaku jaksa penuntut umum. Google diwakili tim pengacara yang diketuai John Schmidtlein. Bertindak sebagai hakim adalah Hakim Federal Amit Mehta. ”Google mengancam masa depan perkembangan internet dan membatasi inovasi dari berbagai pihak. Semua ini karena mesin peramban Google menjadi bawaan asali di semua situs maupun aplikasi digital,” kata Dintzer.

Ia menjelaskan, Google mengucurkan 10 miliar USD per tahun untuk membayar berbagai aplikasi peramban, antara lain Mozilla Firefox dan Opera, untuk menjadikan Google sebagai pencari bawaan. Hal serupa mereka lakukan terhadap Apple. Khusus untuk perusahaan ini, Google melakukan bagi hasil. ”Namun, kerja sama ini tidak melalui negosiasi yang setara, tetapi paksaan. Google mengancam meninggalkan Apple jika tidak bersedia menjadikan pencari mereka sebagai sistem asli Apple. Akibatnya, Apple tidak bisa mengembangkan mesin pencari sendiri,” papar Dintzer. Melalui cara-cara itu, Google menguasai 90 % pasar internet. William Cavanaugh, penuntut yang mewakili Negara Bagian Colorado, menuduh Google juga melarang mesin-mesin pencari saingan, salah satunya Microsoft, untuk bisa diakses melalui lapak penjualan daring mereka, SA360. Menghadapi dakwaan tersebut, Google menyatakan, PemerintahAS salah saat menyatakan mesin pencarian dan periklanan pihaknya melanggar undang-undang hanya karena diterima luas oleh pasar. Disebutkan, mesin pencariannya sangat populer karena kualitas. Pengguna yang tak puas atas layanannya tinggal menekan ”beberapa klik dengan mudah”. (Yoga)


AS-Iran Tukar Tahanan dengan Uang Miliaran Dollar AS

KT3 13 Sep 2023 Kompas

Gedung Putih mengonfirmasi persetujuan pencairan dana penjualan minyak Iran senilai 6 miliar USD atau Rp 92,2 triliun. Washington juga akan membebaskan lima warga negara Iran yang ditahan AS. Sebagai imbalannya, Iran membebaskan lima warga negara AS. Iran akan membebaskan seluruh warga AS itu apabila dana pencairan sudah berada di rekening Pemerintah Iran. Teheran memilih rekening di Qatar untuk menampung dana itu.Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah menandatangani surat persetujuan pencairan dana minyak Iran itu pada Senin (11/9). Ia, menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS, telah memberi tahu Kongres AS soal keputusan Gedung Putih tersebut.

”Proses transfer itu sangat krusial untuk mengamankan pembebasan lima warga AS yang ditahan oleh Iran,” kata juru bicara Deplu AS. Dana yang akan dicairkan berada di dua bank di Korsel, yaitu Woori Bank dan Industrial Bank of Korea, selama dua tahun terakhir. Pemerintahan Presiden Joe Biden berkeras dana itu hanya bisa digunakan untuk membeli bahan makanan, obat-obatan, atau barang-barang yang sangat dibutuhkan oleh rakyat Iran. Dokumen persetujuan pencairan dana itu juga menjadi pengakuan resmi pertama Washington soal penahanan lima warga Iran. Mereka segera dibebaskan sebagai bagian dari pertukaran warga AS yang ditahan oleh Iran. (Yoga)


Awas soal Potensi Gejolak Beras

KT3 11 Sep 2023 Kompas

Harga rata-rata bulanan gabah dan beras nasional menggapai rekor tertinggi baru dalam kurun 15 tahun terakhir. Indeks harga beras dunia pada Agustus 2023 juga menyentuh titik tertinggi dalam kurun yang sama. Selain faktor iklim, dinamika perdagangan di tingkat global dinilai berperan mendongkrak harga. Kini, negara-negara importir berebut sisa beras yang dapat dikapalkan melintasi negara. Harga beras di negara-negara pengekspor utama, termasuk Thailand dan Vietnam, menurut laporan Reuters, telah naik 20 % sejak India mengumumkan larangan ekspor beberapa jenis beras produksinya pada 20 Juli 2023. Kebijakan dari negara pengekspor beras terbesar dunia itu memperketat pasokan beras global.

Departemen Pertanian AS (USDA) pada Proyeksi Beras edisi Agustus 2023 memperkirakan, perdagangan beras global untuk tahun kaender 2023 dan 2024 turun secara tajam pada bulan lalu. Hal itu merupakan respons atas larangan ekspor beras non-basmati dan non-pratanak (parboiled) oleh India. Akibatnya, ada pembelian yang mendesak oleh beberapa importir dan peningkatan harga beras dengan cepat di Asia. Laporan itu menyebut harga perdagangan di Asia naik tajam sebulan terakhir. Tahun depan, ekspor beras global diperkirakan turun 3,4 juta ton menjadi 52,9 juta ton. Khusus ekspor beras dari India diperkirakan turun 4 juta ton menjadi 19 juta ton.

Sayangnya, produksi padi di dalam negeri tahun ini juga terganggu oleh situasi iklim. Kementan memperkirakan, kekeringan akibat fenomena El Nino bisa membuat Indonesia kehilangan produksi beras 380.000 ton hingga 1,2 juta ton tahun ini, bergantung tingkat keparahan paparannya. Kenaikan harga beras tentu bukan perkara sepele, terutama bagi warga menengah bawah yang sebagian besar penghasilannya harus dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Situasi itu menjadi ujian berat bagi pemerintah untuk memastikan stok mencukupi kebutuhan dan warga miskin tetap bisa mengakses pangan pokok dengan harga terjangkau. Terlebih pada periode akhir tahun hingga awal tahun yang biasanya merupakan siklus paceklik. (Yoga)


ASEAN Amankan Pasokan Pangan dengan 4 Negara

KT3 08 Sep 2023 Kompas

Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau ASEAN mengupayakan pengamanan pasokan pangan, termasuk di masa krisis, dengan negara-negara mitra. Penyelarasan aturan dagang menjadi salah satu fokus untuk pengamanan pasokan itu. Keamanan pangan menjadi salah satu pembahasan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 ASEAN, 5-7 September 2023, di Jakarta. Hingga hari terakhir KTT, Kamis (7/9) ada empat negara mitra ASEAN yang setuju menjalin kerja sama pengamanan pasokan, yakni Australia, Kanada, Rusia, dan India. Isu keamanan pangan juga menjadi salah satu isu yang ditekankan oleh Sekjen PBB Antonio Guterres. Ia hadir dalam KTT ASEAN-PBB, pertemuan pamungkas dalam rangkaian konferensi. ”Pertama-tama, kita tidak kekurangan bahan pangan di dunia. Apa yang kita alami sekarang ini karena banyak negara tidak memiliki sumber daya untuk mengakses bahan pangan,” kata Guterres, saat konferensi pers di sela konferensi.

Salah satu hasil KTT adalah Deklarasi Pemimpin ASEAN tentang Penguatan Keamanan Pangan dan Nutrisi untuk Menanggapi Krisis. ”Mengundang mitra dialog, strategis, dan berkembang untuk mendukung upaya ASEAN dalam memperkuat tindakan cepat pada keamanan pangan dan nutrisi pada penanggapan krisis,” sebut deklarasi pemimpin ASEAN. ”Selain itu, mendorong mitra ASEAN mengidentifikasi proyek dan program untuk memajukan pertanian berkelanjutan, keamanan pangan dan nutrisi di kawasan, termasuk dalam penerapan Panduan Kawasan ASEAN untuk Pertanian Berkelanjutan,” kata mereka. (Yoga)


Banjir Tawaran Proyek lewat AIPF

KT3 06 Sep 2023 Kompas

Forum ASEAN-Indo Pasifik atau AIPF yang perdana diusung Indonesia dalam keketuaan ASEAN tahun ini telah mengumpulkan tawaran proyek kerja sama hingga mencapai puluhan miliar USD. Ajang tersebut ingin mengubah rivalitas di kawasan menjadi kerja sama konkret yang saling menguntungkan, tanpa ada negara yang dikucilkan. Hingga hari pertama penyelenggaraan KTT ASEAN dan pembukaan AIPF di Jakarta, Selasa (5/9) sudah terkumpul 93 proyek kerja sama konkret antara negara-negara ASEAN dan mitra di kawasan Indo-Pasifik senilai total 38,2 miliar USD, serta 73 proyek potensial senilai 17,8 miliar USD. Dari total 93 proyek, sebanyak 81 proyek senilai 34,53 miliar USD berurusan dengan pembangunan infrastruktur hijau dan penguatan rantai pasok, 4 proyek senilai 736,36 juta USD terkait dengan inisiatif pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan, serta 8 proyek senilai 2,93 miliar USD berkaitan dengan transformasi digital inklusif di kawasan.

Saat membuka AIPF di hadapan para pemimpin negara ASEAN dan Indo-Pasifik, Presiden Jokowi mengatakan, ASEAN tidak imun dari berbagai tantangan global dan rivalitas geopolitik, khususnya potensi konflik di Indo-Pasifik. Lewat AIPF, yang merupakan bentuk implementasi dari skema ASEAN Outlook on Indo-Pacific, keketuaan Indonesia ingin mengubah rivalitas di kawasan menjadi kerja sama yang bermanfaat. ”Kita perlu membangun kebiasaan bekerja sama yang saling menguntungkan tanpa satupun merasa dikucilkan. Berbagai proyek kerja sama ini mencerminkan komitmen kita untuk walk the talk membangun Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan makmur,” kata Presiden Jokowi saat membuka forum AIPF di sela-sela perhelatan KTT Ke-43 ASEAN di Jakarta. (Yoga)


Pembangunan Ekonomi Jadi Perhatian Utama ASEAN

KT3 06 Sep 2023 Kompas (H)

ASEAN kembali menegaskan cara kerja sama di kawasan ini. Metodenya adalah kerja sama ekonomi dan pembangunan untuk kemakmuran bersama. Kelancaran perdagangan di antara sesama anggota dan mitra ASEAN diperlukan. Presiden RI Jokowi mengatakan, ASEAN tidak mau dijadikan alat kepentingan pihak lain. ”Jadikanlah kapal ASEAN ini sebagai ladang untuk menumbuhkan kerja sama. Untuk  menciptakan kemakmuran, menciptakan stabilitas, menciptakan perdamaian yang tidak hanya bagi kawasan, tetapi juga bagi dunia,” ujarnya kala membuka KTT Ke-43 ASEAN, Selasa (5/9) di Jakarta.

ASEAN akan selalu terbuka bekerja sama dengan pihak mana pun. Kerja sama inklusif itu terus didorong ASEAN, baik di kawasan maupun luar kawasan. Bagi Indonesia, kerja sama, meliputi sector ekonomi, pembangunan, dan perdagangan. PM Malaysia Anwar Ibrahim juga memperingatkan bahaya adu domba oleh kekuatan dari luar kawasan. Sentralitas ASEAN harus terus dijunjung. Anwar turut mendorong perdagangan di antara sesame ASEAN ditingkatkan. Kini, porsinya hanya 22,3 % dari keseluruhan volume perdagangan ASEAN. Dengan kata lain, perdagangan ASEAN lebih banyak dilakukan dengan negara di luar kawasan. ”Pengaturan strategis lebih besar perlu dilakukan untuk integrasi pasar dan memfasilitasi pergerakan barang, modal, tenaga terampil, serta pembagian teknologi di antara kita dan mitra. Kemitraan dengan pihak luar yang bertujuan pada hal ini harus diperkuat,” katanya. (Yoga)


Menlu RI: Situasi Sulit Jangan Mengganggu Kerja Keras Asean

KT1 05 Sep 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengakui bahwa ada banyak situasi sulit yang sedang dihadapi di kawasan Asia Tenggara, khususnya blok Asean. namun, ia ingin, kesulitan-kesulitan ini tidak sampai  memenuhi kerja keras dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) Asean ke-43 yang akan berlangsung pada 5-7 September 2023. Kita masih memiliki beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, termasuk situasi di Myanmar. Keketuaan kami telah bekerja keras untuk mendorong solusi Asean yang Bersatu, dan Asean hanya dapat melangkah  maju dengan kekuatan penuh jika kita dapat  memastikan solusi yang damai dan langgeng di Myanmar," ujar dia saat membuka  kegiatan Asean Foreign Ministers Meeting (AMM) pada Senin (04/08/2023) di Jakarta. Sesuai mandat dari para pemimpin, lanjut Retno, pihaknya  bakal melakukan tinjauan  konprehensif terhadap implementasi Konsensus Lima Poin (5PC) dan menyiapkan rekomendasi untuk musyawarah para pemimpin. (Yetede)

Asean Jangkar Stabilitas Ekonomi Global

KT1 05 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Kawasan Asean berpotensi menjadi jangkar stabilitas perekonomian global, sebab kawasan ini terus menunjukkan lintasan pertumbuhan yang menjanjikan. Untuk merealisasikan hal tersebut, perlu dilakukan sejumlah langkah di antaranya memperkuat hubungan perdagangan dan investasi regional, mendorong tindakan pembangunan berkelanjutan  yang kolaboratif, serta lebih banyak melibatkan partisipasi swasta. "Saat ini, kawasan kita adalah salah satu dari sedikit titik terang untuk pertumbuhan ekonomi," kata Menteri Koordinasi Bidang Perekonomain Airlangga Hartarto dalam keterangan resmi di jakarta, Senin (04/09/2023). Ekonomi LPEM FEB Universitas Indonesia (UI) Teuki Riefki juga sepakat dengan pernyataan Airlangga. Menurut dia, potensi kawasan Asean untuk menjadi jangkar stabilitas perekonomian global memang cukup beralasan. Pasalnya, sejumlah negara di kawasan ini memiliki pertumbuhan ekonomi bagus diantaranya Indonesia dengan ukuran ekonomi yang besar, Vietnam yang telah masuk dalam rantai pasok dunia, dan Singapura yang telah menjadi salah satu hub keuangan global. (Yetede)

KTT Asean Beri Angin Segar ke Pasar Saham

KT1 05 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)  Asean ke 43 yang belangsung pada 5-7 September 2023 di Jakarta diyakini bisa memberi  angin segar ke pasar saham di dalam negeri. Terlebih indeks harga saham gabungan (IHSG)  saat ini masih terus mencoba menembus level psikologis 7.000, di mana pada perdagangan kemarin ditutup menguat 19,09 poin ke posisi 6.996,75. KTT yang akan dihadiri 11 pemimpin negara Asean, 9 perwakilan negara mitra, dan 9 pemimpin organisasi internasional ini, diharapkan dapat meningkatkan kerja sama regional dan global. Dalam puluhan pertemuan yang akan digelar selama KTT berlangsung juga  diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan subtansial, termasuk upaya meningkatkan infrastruktur Asean, menjaga keamanan pangan, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta memajukan ekonomi digital dan ekosistem digital dan ekosistem pembayaran. "Pertemuan antar kepala negara ini memiliki nilai strategis terhadap pereokonomian, dan tentunya hasil KTT diharapkan lebih banyak lagi menghasilkan kerja sama ekonomi. Ini positif bagi pasar karena tentu itu mendorong ekonomi lebih tumbuh," kata Pengamat Pasar modal dan Direktur Ekuator Swarna Capital Hans Kwee kepada Investor Daily di jakarta. (Yetede)