;
Tags

Internasional

( 1369 )

Pendapatan Turun, Meta PHK 11.000 Karyawan

KT3 11 Nov 2022 Kompas

Meta, induk perusahaan Facebook, akan memutus hubungan kerja dengan 11.000 karyawan atau 13 % dari sumber daya manusianya. Langkah efisiensi itu dilakukan menyusul pendapatan perusahaan yang anjlok. Pengumuman PHK disampaikan CEO Meta Mark Zuckerberg, Rabu (9/11). Zuckerberg dengan mata merah mengumumkannya kepada karyawan dengan membaca naskah. (Yoga)

Pebisnis G20 Serukan Perdamaian

KT3 11 Nov 2022 Kompas (H)

Pelaku usaha dari negara anggota G20 menyerukan agar para kepala negara yang bertemu di KTT G20, pekan depan, dapat mendorong solusi untuk menyudahi perseteruan geopolitik yang kini telah menekan ekonomi di banyak negara. Di sisi lain, tema pemulihan inklusif yang diangkat presidensi Indonesia diharapkan tidak sekadar menjadi jargon. Seruan akan pentingnya perdamaian untuk menyelamatkan momentum pemulihan ekonomi global itu akan disampaikan dalam komunike berisi rekomendasi kebijakan dan program kerja sama yang dicapai di B20 Summit. Forum itu merupakan wadah pertemuan para pelaku bisnis anggota G20, 19 negara dengan perekonomian terbesar di dunia dan Uni Eropa. B20 Summit akan diadakan di Bali pada 13-14 November 2022. Di forum itu, Indonesia sebagai presidensi akan mendorong adanya ”desakan” dari komunitas bisnis global agar para pemimpin negara bisa mengesampingkan perbedaan dan melahirkan deklarasi bersama. Lobi-lobi dan pendekatan sudah dilakukan Kadin Indonesia sebagai pemimpin (chair) dari B20 melalui kunjungan ke beberapa negara anggota G20 sebelum KTT G20.

Ketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid optimistis, B20 Summit dapat menghasilkan rekomendasi terkait kondisi geopolitik saat ini. ”Bagaimana kita bicara kemajuan ekonomi atau apa pun kalau dunia tidak damai dan perang masih ada? Harapannya ini bisa menjadi bagian dari deklarasi pemimpin G20, apalagi mereka sudah mendapat suara dari pebisnis di semua negara G20,” kata Arsjad dalam wawancara khusus dengan Kompas, di Jakarta, Rabu (9/11). Sektor bisnis dan politik bagaikan dua sisi mata uang, terpisah sekaligus berdampingan. Arsjad  mengatakan, hal itu terlihat daritetap cairnya pembicaraan antarpelaku bisnis dari negara G20 yang posisi politiknya berseberangan. Bahkan, kerja sama antarpebisnis (business to business) masih bisa dilakukan oleh perusahaan dari negara yang berbeda kubu. Namun, di sisi lain, dunia usaha juga menjadi sektor yang paling terdampak dari ketegangan geopolitik. Imbasnya mendisrupsi rantai pasok global, menghambat ketersediaan bahan baku, melonjakkan biaya produksi, melemahkan nilai mata uang negara berkembang, dan memperberat kewajiban kredit pelaku usaha.  (Yoga)


Masalah Pendanaan Jadi Pembahasan Utama KTT Iklim COP27

KT3 10 Nov 2022 Investor Daily

Isu keuangan menjadi pusat perhatian dalam pembahasan iklim COP27 pada Rabu (9/11). Oleh karena itu, para ahli dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerbitkan daftar proyek senilai US$ 120 miliar yang dapat didukung oleh investor untuk membantu negara-negara miskin mengurangi emisi dan beradaptasi dengan dampak pemanasan global. Disampaikan dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) Iklim di kota resor Sharm el-Sheikh, Mesir bahwa terdapat proyek transfer air senilai US$ 3 miliar antara Lesotho dan Botswana, dan rencana bernilai US$ 10 juta untuk meningkatkan sistem air masyarakat di Mauritius, yang merupakan salah satu di antara proyek-proyek yang terdaftar, termasuk 19 proyek lain di Afrika. “Kami sekarang dapat menunjukkan bahwa memang ada saluran peluang investasi yang berarti di seluruh negara yang paling membutuhkan pembiayaan,” ujar Mahmoud Mohieldin, salah satu pakar yang ditunjuk oleh PBB, yang dikenal sebagai Climate Change High-Level Champions PBB, dalam sebuah pernyataan yang menyertai laporan, yang dilansir Reuters.

Dalam upaya menjawab argumen para pemodal sektor swasta bahwa terlalu berisiko untuk berinvestasi lebih banyak di pasar negara berkembang, maka para ahli kemudian menyusun daftar proyek yang dapat didanai lebih cepat oleh para pebinis yang terlibat dalam COP. Setelah setahun bertemu dengan pemangku kepentingan di seluruh dunia, mereka pun merilis daftar awal sehingga perbankan dan pihak lain dapat menilai proyek tersebut. “Kami sekarang membutuhkan kolaborasi kreatif antara para pengembang proyek dan keuangan publik, swasta dan konsesi, untuk membuka potensi investasi ini dan mengubah aset menjadi arus,” ungkap Mohieldin, sebagai Climate Change High-Level Champions COP27 Namun menurut laporan lain yang dirilis pada Selasa (8/11) menyarankan supaya negara-negara berkembang perlu mengamankan anggaran sebesar US$ 1 triliun per tahun dalam pembiayaan eksternal pada 2030, kemudian mencocokkannya dengan dana mereka sendiri guna memenuhi tujuan dunia mencegah perubahan iklim yang tak terkendali. Seperti diberitakan sebelumnya, laporan yang dirilis baru-baru ini oleh para kreditor menunjukkan bahwa bank-bank pembangunan terkemuka di seluruh dunia telah meminjamkan US$ 51 miliar ke negara-negara miskin pada 2021, sedangkan para investor swasta menyumbang US$ 13 miliar. (Yoga)


Usai Beli Twitter US$ 44 M, Elon Musk Jual Saham Tesla US$ 3,95 M

KT3 10 Nov 2022 Investor Daily

Elon Musk telah menjual saham Tesla sedikitnya senilai US$ 3,95 miliar setelah menyelesaikan akuisisi Twitter yang bernilai US$ 44 miliar. Menurut laporan keterbukaan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (Securities and Exchange Commission/SEC) yang diterbitkan Selasa (8/11), Musk telah menjual 19,5 juta lagi saham Tesla. Ia telah menjual hampir US$ 22 miliar saham Tesla pada 2021, ketika harga sahamnya melonjak lebih dari 50%. Tahun ini, Musk kembali menjual saham Tesla senilai lebih dari US$ 8 miliar pada April dan sekitar US$ 7 miliar pada Agustus.

Selain mengucurkan miliaran modalnya untuk menjadikan Twitter milik pribadi, Musk yang merupakan chief executive officer (CEO) Tesla juga diketahui mengandalkan mitra-mitranya, termasuk investor ekuitas Binance, BAMCO Ron Baron, Andreessen Horowitz, mantan CEO Twitter Jack Dorsey dan Pangeran Alwaleed bin Talal bin Abdulaziz dari Arab Saudi, untuk membiayai kesepakatan atau mengumpulkan saham-saham mereka yang ada ke perusahaan induknya untuk Twitter. Seperti dilaporkan NBC News sebelumnya, Senator Chris Murphy telah menyerukan penyelidikan atas implikasi keamanan nasional dari saham Arab Saudi di Twitter menyusul kesepakatan take-private oleh Musk. (Yoga)


”Menghijaukan” Perdagangan Dunia

KT3 09 Nov 2022 Kompas

Setiap negara dan lembaga internasional terus bergerak menghijaukan perdagangan global. Yang tak mengikuti, bisa tertinggal. Negara maju, seperti AS, dan kawasan Eropa sudah beberapa langkah ke depan menerapkan kebijakan perdagangan hijau. AS telah meluncurkan strategi perdagangan hijau di kawasan bea cukai dan perbatasan serta menggulirkan kebijakan energi baru terbarukan dalam UU Pengurangan Inflasi (Inflation Reduction Act). Uni Eropa (UE) tidak hanya punya Arah Energi Terbarukan (RED II), tetapi juga bakal memiliki skema tarif preferensi umum plus (GSP+) dan Mekanisme Penyesuaian Perbatasan Karbon (CBAM). UE juga mematangkan regulasi produk bebas deforestasi UE. Regulasi itu mensyaratkan verifikasi atau uji tuntas untuk memastikan produk yang dijual di UE tidak berasal dari lahan yang terdeforestasi.

Regulasi-regulasi itu merupakan bentuk komitmen UE terhadap implementasi Perjanjian Paris 2015. Sementara itu, banyak negara berkembang dan tertinggal tertatih mengatasi ketertinggalan. Untuk membangun atau membenahi industri produk hijau, negara-negara tersebut butuh investasi dan biaya tinggi. Tanpa ditopang sistem perdagangan hijau yang memadai, kesenjangan antarnegara bisa semakin melebar. Karena itu, Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) meminta setiap negara saling membantu penciptaan produk-produk ramah lingkungan dengan mendorong investasi serta mempermudah perdagangan dan transfer teknologi penopang industri produk ramah lingkungan, seperti panel surya, turbin air dan angin, serta alat pereduksi emisi karbon dan limbah air. Kemudian, langkah itu dapat diikuti dengan mempermudah perdagangan produk hijau atau ramah lingkungan. Salah satunya melalui penghapusan tarif dan pengurangan tindakan non-tarif pada produk tersebut. (Yoga)


ECB akan Terus Memgetatkan Kebijakannya Moneter

KT3 09 Nov 2022 Investor daily

Wakil Presiden ECB Luis de Guindos dan Presiden Bundesbank Joachim Nagel menyampaikan pada Selasa (8/11) Bank Sentral Eropa (ECB) akan terus menaikkan biaya pinjaman kendati perekonomian di zona euro menderita. Pasalnya, membiarkan inflasi tetap tinggi pun bakal berdampak lebih menyakitkan. Pasar finansial memperkirakan ECB terus menaikkan suku bunga hingga pertengahan tahun depan. Sehingga tingkat suku bunga puncak akan mencapai 3%. Dibandingkan saat ini yang berada di level 1,5%. ECB telah menaikkan suku bunga secara agresif. Dan sudah memberi isyarat akan menaikkan lagi ke depannya hingga laju inflasi di zona euro yang saat ini dua digit kembali ke target 2%.

De Guindos dan Nagel, sebagai pembuat kebijakan tertinggi di ECB, menambahkan langkah-langkah tersebut juga bukannya tidak menelan biaya. Karena terbukti mengorbankan pertumbuhan ekonomi. “Saya akan melakukan yang terbaik untuk memastikan bahwa kami, Dewan Gubernur ECB, tidak menyerah terlalu dini dan kami terus mendorong normalisasi kebijakan moneter. Bahkan jika tindakan kami menghambat pembangunan ekonomi. Karena dalam situasi di mana kebijakan moneter berada di belakang kurva, biaya ekonomi secara keseluruhan akan jauh lebih tinggi,” ujar Nagel dalam konferensi perbankan Jerman, yang dilansir Reuters. De Guindos pun menambahkan, kebijakan ECB bakal mengurangi permintaan agregat, baik konsumsi dan investasi. (Yoga)


Ekspor Tiongkok Meleset dari Perkiraan

KT3 08 Nov 2022 Investor Daily

Bea Cukai Republik Rakyat Tiongkok (RRT) merilis data pada Senin (7/11) yang menunjukkan penurunan ekspor tidak terduga untuk Oktober, di mana terjadi penurunan nilai barang yang dijual ke AS dan Uni Eropa (UE). Menurut laporan, ekspor Negeri Tirai Bambu dalam dolar AS mengalami penurunan 0,3% pada Oktober dari tahun lalu. Angka ini meleset dari ekspektasi Reuters, terjadi kenaikan 4,3%. Berdasarkan data Refinitiv Eikon, penurunan tersebut juga menandai kontraksi tajam dari peningkatan 5,7% year-on-year (yoy) pada September, dan merupakan penurunan yoy pertama sejak Mei 2020. Selain ekspor, impor Tiongkok dalam dolar AS turut merosot sebesar 0,7%. Angka ini pun meleset dari ekspektasi terjadi pertumbuhan sedikitnya 0,1%. dan turun dari kenaikan 0,3% pada September. Hasil perhitungan CNBC dari data bea cukai dolar AS, ekspor Tiongkok ke AS turun 12,6% pada Oktober dari tahun lalu dan merupakan penurunan bulan ketiga berturut-turut.

Padahal data menunjukkan jika AS adalah mitra dagang terbesar Tiongkok dengan basis satu negara. Ekspor Tiongkok ke UE juga turun 9% pada Oktober, setelah sempat mencatatkan pertumbuhan pada September, tapi ekspor Tiongkok ke negara-negara anggota Asean  sebagai mitra dagang terbesar berdasarkan wilayah, memperlihatkan lonjakan 20% pada Oktober. Ekspor global Tiongkok yang anjlok lebih dari 20% dialami oleh alat-alat rumah tangga. Sedangkan ekspor mainan turun hampir 18% dan sepatu hampir 11%. Sebaliknya, data memperlihatkan bahwa ekspor mobil Tiongkok melonjak 60% pada Oktober menjadi 352.000 unit. Begitu pula dengan impor minyak mentah Tiongkok yang naik 14% dari tahun lalu. Di sisi lain, impor batu bara meningkat 8% namun impor gas alam turun hampir 19%. (Yoga)


Presidensi G20 Turut Tandai Era Asia

KT3 08 Nov 2022 Kompas (H)

Meski sulit, presidensi G20 Indonesia bukanlah kebetulan. Saat dunia tengah didera krisis dan konflik, upaya RI membangun titik temu dari berbagai pihak yang kini berseberangan dalam satu forum multilateral sekelas G20 menegaskan era kebangkitan Asia. Di jalur keuangan (finance track), berbagai inisiatif kerja sama dapat disepakati oleh negara anggota G20 guna meringankan beban pembiayaan negara rentan dalam menghadapi ancaman multikrisis, mulai dari krisis pangan, kesehatan, utang, hingga energi. Salah satunya skema pembiayaan transisi energi melalui program Country Platform for Energy Transition Mechanism for a Just and Affordable Transition. Kepala BKF Kemenkeu Febrio Kacaribu, Sabtu (5/11) di Bogor, Jabar, mengatakan, tidak semua negara siap melakukan peralihan dari penggunaan energi fosil ke energi baru terbarukan dalam waktu cepat, butuh proses bertahap dan biaya besar untuk melepaskan diri dari energy fosil. Inisiatif itu beserta total dana komitmen yang disepakati oleh negara anggota G20 akan diumumkan di KTT G20 di Bali, 15-16 November 2022.

Sejumlah pencapaian pada level teknis kerja sama itu menandai kepemimpinan Indonesia di G20. Dalam konteks kawasan, capaian positif itu menopang kolaborasi ekonomi Asia. Kawasan itu, saat ini, secara keseluruhan adalah titik terang dalam perekonomian global yang sedang dalam ancaman resesi. Di Asia ada beberapa negara yang sangat baik kinerjanya. Proses dan perkembangan pembangunan di Asia sangat cerah. Asia Pasifik terus memainkan peran penting dalam produksi global. Hal itu terungkap dalam wawancara Direktur DivisiAsia Pasifik IMF Krishna Srinivasan dengan pers Asia pada 13 Oktober secara daring. Atas dasar tu, kata Srinivasan, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Asia Pasifik 4 persen pada 2022 dan 4,3 % pada 2023. ”Meski pertumbuhan itu lebih rendah dari rata-rata 5,5 % yang dicapai Asia Pasifik selama dua dekade terakhir, kawasan ini melampaui kinerja perekonomian dunia,” kata Srinivasan. (Yoga)


Jepang Tingkatkan Anggaran Pertahanan

KT3 07 Nov 2022 Kompas

Jepang akan meningkatkan anggaran pertahanan menjadi dua kali lipat, yakni dua % PDB negara tersebut. Jepang melakukannya dengan alasan dikelilingi pihak-pihak yang tak mau mematuhiaturan internasional mengenai perdamaian dan kestabilan internasional. Hal itu diungkapkan PM Jepang Fumio Kishida saat membuka pertemuan angkatan laut dari 12 negara, Minggu (6/11) di Teluk Sagami, Yokohama. Acara diikuti oleh AL AS, Inggris, Perancis, Australia, Korsel, dan India. ”Jepang tetap berpegang pada prinsip negara pasifis seperti yang kita jalani sejak berakhirnya Perang Dunia II. Namun, kita harus siap mempertahankan diri karena ada banyak pihak yang agresif yang tidak mengikuti prinsip perdamaian dunia, terutama di Laut China Selatan dan Laut China Timur,” kata Kishida, seperti dikutip Nikkei.

Kishida tak secara gamblang menyebut China dan Rusia, tetapi jelas pidatonya mengacu pada kedua negara tersebut. Presiden China Xi Jinping berkali-kali mengatakan hendak menyatukan kembali Taiwan dengan China. Mereka semakin rajin melakukan kegiatan militer di Selat Taiwan, Laut China Selatan, dan Laut China Timur. Pada Agustus lalu, China melakukan latihan militer dan menembakkan rudal. Ada lima yang jatuh di perairan Pulau Nansei milik Jepang. Pada Februari, Rusia menginvasi Ukraina. Merebak  kekhawatiran, ini akan memicu China melakukan hal serupa atas Taiwan. Salah satu negarawan yang terus mengungkit kekhawatiran ini adalah almarhum PM Jepang Shinzo Abe. ”Ancaman kepada Taiwan adalah ancaman kepada Jepang. Negara kita berdekatan dan terlepas perkataan China, Jepang akan terkena dampak yang merugikan,” kata Abe semasa hidupnya. (Yoga)


Koalisi G7 Sepakati Harga Tetap Minyak Rusia

KT3 05 Nov 2022 Investor Daily

Negara-negara anggota G7 dan Australia sepakat mengenakan harga tetap (fixed price), bukan lagi mengambang, sambil memfinalisasi pembatasan harga minyak Rusia akhir bulan ini. Berdasarkan laporan dari sumber-sumber pada Kamis (3/11) para pejabat AS dan kelompok G7 sudah melakukan negosiasi intens dalam beberapa pekan terakhir soal rencana luar biasa untuk membatasi harga pengiriman minyak melalui laut, yang dijadwalkan mulai berlaku pada 5 Desember, demi memastikan sanksi-sanksi Uni Eropa (UE) dan AS yang ditujukan membatasi kemampuan Rusia untuk mendanai invasinya ke Ukraina, tidak mencekik pasar minyak global. “Koalisi telah menyetujui batas harga yang akan menjadi harga tetap, yang bakal ditinjau secara berkala daripada didiskon untuk indeks.

 Hal ini akan meningkatkan stabilitas pasar dan menyederhanakan kepatuhan untuk meminimalkan beban pelaku pasar,” demikian menurut sumber dari koalisi, yang dilansir Reuters. Sejumlah sumber menuturkan bahwa harga awalnya sendiri belum ditetapkan, tetapi harus dalam beberapa minggu mendatang. “Mengelompokkan harga sebagai diskon untuk beberapa indeks akan menghasilkan terlalu banyak volatilitas dan potensi perubahan harga,” tambah sumber itu. Di sisi lain, koalisi merasa khawatir bahwa harga mengambang yang dipatok di bawah harga acuan minyak internasional Brent memungkinkan Presiden Rusia Vladimir Putin memainkan mekanisme dengan mengurangi pasokan. Demikian menurut sumber lain yang mengetahui isi diskusi tersebut. “Putin bisa mendapatkan keuntungan dari sistem harga mengambang karena harga minyak negaranya juga akan naik, jika Brent melonjak akibat pemotongan minyak dari Rusia, salah satu produsen minyak terbesar di dunia. (Yoga

Pilihan Editor