;
Tags

Bisnis

( 689 )

Bisnis Logistik Terpukul Pembatasan dan Banjir

KT3 20 Mar 2024 Kompas

Selain kebijakan pembatasan angkutan selama periode Lebaran 2024, pelaku usaha angkutan logistik juga dihadapkan masalah banjir di wilayah pantai utara Jawa. Situasi ini membuat biaya angkutan logistik membengkak. Kebijakan pembatasan angkutan barang akan berlaku Jumat (5/4) hingga Selasa (16/4), terkait kebijakan pemerintah yang akan menerapkan rekayasa lalu lintas satu arus, lawan arus, dan ganjil genap menjelang Lebaran 2024 dan sesudahnya. Rencana ini berlaku dari Kilometer 0 ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta sampai Kilometer 414 ruas Tol Semarang-Batang, Jateng.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (19/3) mengakui kebijakan pembatasan angkutan tidak menguntungkan pelaku usaha. Sebagai pengusaha, banyak kerugian yang ditanggung karena pembatasan dinilai terlalu lama. Sebab, barang yang sudah diterima tak bisa diproses untuk dikirim. Gemilang menyimulasikan, dalam sehari setidaknya ada 10.000 kontainer ekspor-impor di Indonesia. Rerata biaya angkutan dengan kontainer adalah Rp 1,5 juta per hari. Maka, akumulasi kerugian diperkirakan mencapai Rp 15 miliar per hari.

Angka ini bisa meningkat, bergantung pada besaran nilai kontainernya. Semestinya durasi pelarangan operasionalisasi angkutan barang bisa dikurangi. Idealnya, pembatasan hanya berlaku enam hari, yakni tiga hari saat arus mudik dan tiga hari saat arus balik. Selain persoalan pembatasan angkutan selama Lebaran, pelaku usaha jasa angkutan logistik juga dihadapkan pada masalah banjir yang melanda sebagian wilayah pantura Jawa. Selama ini mayoritas angkutan barang memilih melalui jalur pantura Jawa untuk mendistribusikan logistik. Sebab, tarif yang dikeluarkan lebih rendah dibandingkan dengan melintasi jalur lain atau melewati tol. Menurut Gemilang, kalau banjir serupa terjadi terus-menerus, tentu akan mengganggu pengiriman logistik Lebaran. (Yoga) 

Segmen Business Hotel Diperkirakan Tumbuh 8 %

KT1 19 Mar 2024 Investor Daily

Sejumlah factor diprediksi mendongkrak bisnis hotel (hospitality) di Indonesia pada 2024. Selain ditopang industri pariwisata, bagi segmen hotel bisnis (business hotel) di Jakarta, unsur pendukung utama adalah bergulirnya meeting, incentives, confrences dan exhibition (MICE). Di sisi lain, gairah bisnis sektor hospitality di Jakarta terekam dari rencana masuknya delapan hotel baru sepanjang tahun ini.

Menurut Satria Wei, Head of Hosppitality Services Colliers Indonesia, sejak awal 2022, kinerja sektor perhotelan di Indonesia telah terlihat mengalami perkembangan yang positif dan signnifikan. “Untuk segmen hotel bisnis, Collier Indonesia memproyeksikan peningkatan 6-8 % dibandingkan tahun 2023. Kinerja positif segmen hotel bisnis tahun 2024 didorong adanya berbagai kegiatan meeting, incentive, dan exhibition (MICE) yang didominasi sektor swasta maupun pemerintah,” kata dia. (Yetede)

Niro Granite Indonesia Ekspansi ke Balikpapan

KT1 13 Mar 2024 Investor Daily (H)

Niro Granite Indonesia, perusahaan manufaktur porcelain tiles dibawah Niro Ceramic Group, resmi membuka showroom Creative Lab by Niro Granite di Balikpapan, Kaltim. Manajemen Niro Granit Indonesia menilai bahwa strategi ini merupakan hal yang sangat apik untuk diambil dalam menggarap potensi pasar di Kalimantan yang semakin positif, terutama seiring dibangunnya Ibukota Negara Nusantara (IKN) di Kaltim.

“Melalui showroom pertama di Kalimantan ini, kami ingin mendekatkan diri ke public, bukan hanya dengan beragam pilihan porcelain tiles, namun juga service yang terbaik,” ucap Choong Be Ren, CEO Niro Granite Indonesia di Jakarta, dalam keterangan tertulis baru-baru ini. (Yetede) 

Memupuk Modal untuk Bisnis ”Event Organizer"

KT3 09 Mar 2024 Kompas

Antusiasme khalayak terhadap sejumlah gelaran konser musik ataupun ragam festival dalam beberapa waktu terakhir sangat tinggi. Salah satu indikatornya, semua tiket pertunjukan ludes terjual hanya dalam hitungan jam, bahkan menit. Setiap perhelatan di ruang publik juga selalu disesaki penonton atau peserta. Di balik berbagai kegiatan itu, selalu ada peran EO (Event Organizer) yang pada dasarnya bertugas menyelenggarakan acara. EO mengurusi semua aspek yang terkait dengan acara, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, hingga pelaksanaan. Melihat gemerlap dan semarak hasil kerja EO, timbul kesan bahwa untuk membangun bisnis ini, dibutuhkan modal finansial yang besar.

Namun, Yan Sapto Arief, founder dari Step Up Indonesia, perusahaan jasa yang bergerak di bidang event support system (sistem pendukung acara), tak sepenuhnya sepakat dengan anggapan itu. Bagi dia, modal utama yang menjadi prioritas dalam membangun bisnis EO adalah jaringan kerja atau networking. ”Dengan networking yang baik, kita bisa dapatkan SDM yang kompeten, vendor tepercaya, dan calon klien. Ketiga aspek tersebut menjadi modal yang lebih penting daripada modal finansial,” ujarnya saat berbincang dengan Kompas di Jakarta, Kamis (7/3).

Saat sudah punya modal SDM, jaringan vendor, dan klien dengan proyek yang sudah disepakati, modal finansial tak lagi dibutuhkan untuk membangun bisnis EO. CEO sekaligus pendiri Step Up Indonesia, Edwardo Wattiheluw, menuturkan, kultur masyarakat Indonesia yang gemar merayakan pencapaian sekecil apa pun merupakan ceruk pasar jasa EO di Indonesia yang akan selalu ada. Bermodalkan jaringan yang mereka miliki, Edo dan Arief menjadikan Step Up Indonesia sebagai usaha berbadan hukum pada 2021, beriringan dengan penjajakan terhadap salah satu perusahaan telekomunikasi dalam negeri sebagai klien pertama. Proyek yang digodok adalah relaunching sekaligus konferensi pers sebuah aplikasi secara daring, singkat kata, acara berlangsung sukses.

Ongkos produksi kala itu sudah terpenuhi dari klien. Margin yang didapat dari proyek pertama ini digunakan untuk biaya operasional perusahaan. ”Kunci dari keberlanjutan proyek EO adalah selalu memberikan layanan terbaik ke klien. Wajib hukumnya bagi EO untuk memelihara klien dengan jasa dan servis terbaik yang dimiliki. Klien yang puas, baik dari sisi harga maupun kinerja, pasti akan terus merekomendasikan jasa dari EO,” ujar Edo. Setelah tiga tahun berselang, Step Up Indonesia sudah mengerjakan proyek dari sedikitnya 30 klien. Perusahaan juga punya 10 karyawan tetap di bidang kreatif, sales, administrasi, hingga keuangan. Selebihnya, terdapat puluhan pekerja lepas untuk tim show management serta dokumentasi. (Yoga)

Berkah dari Murahnya Gandum

HR1 09 Mar 2024 Kontan
Potensi pasokan gandum global yang berlebih menyebabkan harga komoditas ini anjlok. Harga gandum berjangka untuk kontrak Mei 2024 di Chicago Board of Trade (CBOT) pada Jumat (8/3) tercatat  US$ 5,34 per gantang (3,12 kg). Satu pekan terakhir, harga gandum tersebut terpangkas 5,32%. Sedangkan secara year to date, harga gandum itu sudah turun 16,5%. 

Research Analyst Phintraco Sekuritas, Arsita Budi Rizqi melihat, penurunan harga gandum karena peningkatan produksi gandum global di sejumlah negara penghasil gandum terbesar. Ini bisa menekan harga gandum secara signifikan. Sentimen lain adalah importir gandum besar yakni negara-negara Eropa dan Aljazair membeli 870.000 – 900.000 metrik ton gandum giling pada tender internasional Selasa (5/3). Harganya amat miring, yakni US$ 228 per ton. Padahal di Januari, harga gandum masih US$ 265,5 per ton.  Asal gandum dari wilayah Laut Hitam termasuk Rusia. 

Research Analyst Reliance Sekuritas Indonesia, Ayu Dian pun menilai penurunan harga gandum ini jelas bisa memperbaki kinerja para emiten seperti ICBP dan INDF. Terlebih harga gandum dinilai masih melanjutkan tren pelemahannya. Alhasil, secara teknikal Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana merekomendasikan wait and see terhadap saham INDF. Support-nya di Rp 6.300 dan resistance  di Rp 6.475. 

Emiten Ritel Jaring Berkah Hari Raya

HR1 07 Mar 2024 Kontan
Emiten ritel masih bisa mendongkrak kinerja di momentum Ramadan dan Lebaran. Momen tersebut biasanya menjadi katalis positif bagi peritel. Head of Corporate Communications PT ACE Hardware Indonesia Tbk (ACES) Melinda Pudjo memastikan, ACES berupaya menyediakan beberapa produk relevan untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran. Biasanya di periode itu publik kerap mempercantik tampilan hunian. Pada Januari kemarin, ACES mencatatkan kenaikan same-store sales growth (SSSG) 5,6% menjadi Rp 664 miliar. Di periode serupa 2023 kenaikannya hanya 2%. Melinda belum menyebutkan pertumbuhan penjualan di setiap gerai ACES pada Februari 2024. Namun, ACES meyakini, nilai penjualan gerai di Februari 2024 lebih positif dari Februari 2023 yang tercatat 3,1%. Untuk mengoptimalkan kinerja, ACES pun membuka dua gerai lagi. Yakni di The Park Pejaten, Jakarta dan Banyuwangi, Jawa Timur. Dan Maret ini, ACES bersiap membuka gerai  di Living World Kota Wisata, Cibubur serta Garut, Jawa Barat.  

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus melihat, sektor ritel masih mengalami sentimen positif akibat tingginya daya beli dan konsumsi masyarakat. Research Analyst Phintraco Sekuritas, Aditya Prayoga melihat, sentimen yang akan mendorong kinerja sektor ritel adalah optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi di tahun ini yang  berada di rentan 5% serta inflasi yang terjaga. Selain itu, keberadaan teknologi juga bisa meningkatkan penjualan dan efisiensi bisnis peritel. 

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Abyan Habib Yuntoharjo menjelaskan, emiten ritel menunjukan kinerja yang beragam. Ini sesuai dengan segmen pasar yang mereka layani. Menurutnya, emiten ritel yang melayani masyarakat segmen menengah atas relatif lebih tahan terhadap kondisi ekonomi saat ini. Nico menuturkan, sejumlah emiten ritel yang dapat diperhatikan adalah ACES, MIDI, ERAA, MAPI, LPPF, MAPA, dan AMRT. Abyan pun merekomendasikan trading buy untuk ACES dan MAPI dengan target harga masing-masing Rp 950 per saham dan sebesar  Rp 2.250 per saham. Sedangkan Pengamat Pasar Modal sekaligus pendiri dari H Project, William Hartanto memberikan rekomendasi wait and see untuk saham RALS dan LPPF. Targett harganya  masing-masing adalah di posisi Rp 515 per saham dan Rp 1.745 per saham.

Anak Usaha YKP BRI Penuhi Kebutuhan Pekerja Profesional

KT1 01 Mar 2024 Investor Daily
PT Karya Prima Sarana Sejahtera (PKSS) yang merupakan anak Yayasan  Kesejahteraan BRI (YKP BRI) dan Dana Pensiun BRI telah berhasil membangun reputasi sebagai penyedia  layanan jasa pengelolaan sumber daya manusia (SDM)  yang efisien dan terpercaya di tingkat nasional. Hal ini sesuai dengan  visi perseroan yang yang ingin menjadi  perusahaan yang terbaik di bisnis SDM di Indonesia dan selalu mengutamakan  kepuasan pelanggan. Untuk mendukung visi itu, PT PKSS memiliki misi menjalankan  dan mengembangkan bisnis SDM di indonesia dan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan. Direktur Utama PT PKSS Revi Rizal Latif mengatakan, melalui pendekatan yang berfokus pada kecocokan yang  antara kebutuhan perusahaan  dan ketrampilan karyawan, PT PKSS telah mampu membantu  perusahaan-perusahaan di Indonesia  untuk meningkatkan  produktivitas dan efisiensi  operasional. (Yetede)

Bisnis Rumah Tapak Tetap Stabil

KT1 29 Feb 2024 Investor Daily
Bisnis rumah tapak dinilai masih stabil mengingat permintaan masih besar dan beragam stimulus membanjiri pasar pada 2024. "Sektor rumah tapak bertahan menjadi sektor yang stabil memiliki performa positif, terindikasi dari para pengembang yang  terus meluncurkan produk-produk baru, juga kawasan perumahan skala besar baru di Bogor dan Tangerang," ujar Vivin Harsanto, head of Advisory JLL Indonesia. Pengembang asing juga aktif mencari kesempatan untuk bermitra dengan pengembang lokal yang sudah memiliki lahan siap bangun. Selain itu, tambah dia "Dampak positif dari insentif pemerintah yang dikleluarkan pemerintah perihal keringanan pajak bersyarat cukup terlihat dari peningkatan pasokan baru dari penjualan rumah tapak pada semester kedua (2023) yan tumbuh pesat," jelas dia. (Yetede)

Lelang SUN, Pemerintah Serap Dana Rp 24 Triliun

KT1 29 Feb 2024 Investor Daily
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerima pembiayaan sebesar Rp 24 triliun dalam lelang Surat Berharga Negara (SUN) pada Selasa (27-2/2024). Nilai ini berasal dari penawaran  yang masuk dalam lelang tersebut hingga Rp61-04 triliun. "Dengan mempertimbangkan yield  SBN yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2024, dan kondisi kas negara terkini, pemerintah memutuskan untuk memenangkan penawaran sebesar Rp24 triliun pada lelang SUN," jelas Direktur SUN Kemenkeu Deni Ridwan. Jika dirinci, seri SUN yang dilelang adalah seri SPN12240529 (reoping), SPN I12250213 (reoping) FR0101 (reoping) dan FR0100 (reoping). (Yetede)

GOTO Mengantongi Komisi dari Tiktok

HR1 29 Feb 2024 Kontan
PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mulai mencatatkan pendapatan jasa e-niaga atau e-commerce services fee dari Tiktok Shop sejak 1 Februari 2024. Bisnis e-commerce GOTO bakal mendulang hasil positif. Komisi jasa e-commerce ini merupakan kelanjutan dari tuntasnya kesepakatan investasi Tiktok Pte Ltd ke PT Tokopedia pada 31 Januari 2023. Sejalan dengan itu, proses integrasi Tokopedia dan Tiktok terus berjalan. Wei-Jye Jacky Lo, Direktur dan Chief Financial Officer GOTO menjelaskan, sesuai dengan kesepakatan, GOTO bakal memperoleh komisi e-commerce dari Tiktok Shop setiap kuartalan. "E-commerce services fee akan sejalan dengan pertumbuhan gross merchandise value (GMV) inti Tokopedia yang dibayar setiap kuartalan dan berkontribusi langsung pada GOTO," kata dia dalam paparan publik, Rabu (28/2). Jacky mengatakan, dengan pencatatan biaya jasa layanan e-commerce dan hilangnya beban yang ditanggung oleh GOTO, maka bisnis e-commerce GOTO akan menjadi positif tahun ini. Pada 2024, segmen e-commerce akan membaik dari sebelumnya minus sekitar US$ 134 juta atau sekitar Rp 2 triliun per September 2023.

Direktur & Head of External Affairs GOTO, Nila Marita mengatakan, proses integrasi dan migrasi Tokopedia dan Tiktok sudah mengalami kemajuan yang baik, bahkan proses ini nyaris tuntas. Equity Research Analyst MNC Sekuritas, Alif Ihsanario mengatakan, dari kongsi dengan Tiktok, Tokopedia akan mendapatkan dana segar hingga US$ 1,5 miliar. Dana itu bisa digunakan Tokopedia dalam percepatan profitabilitas maupun berkompetisi dengan e-commerce lain. Analis Sucor Sekuritas, Paulus Jimmy dalam riset kemarin mengatakan, selain membukukan e-commerce service fee, GOTO diperkirakan akan mengakui kerugian non-tunai sebesar Rp 80 triliun dari dekonsolidasi goodwill Tokopedia pada kinerja 2023. Di sisi lain, GOTO memperkirakan, CAGR GMV industri e-commerce tumbuh sebesar 14,5% selama tujuh tahun ke depan.