Bisnis Logistik Terpukul Pembatasan dan Banjir
Selain kebijakan pembatasan angkutan selama periode Lebaran
2024, pelaku usaha angkutan logistik juga dihadapkan masalah banjir di wilayah
pantai utara Jawa. Situasi ini membuat biaya angkutan logistik membengkak. Kebijakan
pembatasan angkutan barang akan berlaku Jumat (5/4) hingga Selasa (16/4),
terkait kebijakan pemerintah yang akan menerapkan rekayasa lalu lintas satu
arus, lawan arus, dan ganjil genap menjelang Lebaran 2024 dan sesudahnya.
Rencana ini berlaku dari Kilometer 0 ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta sampai
Kilometer 414 ruas Tol Semarang-Batang, Jateng.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo)
Gemilang Tarigan saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (19/3) mengakui kebijakan
pembatasan angkutan tidak menguntungkan pelaku usaha. Sebagai pengusaha, banyak
kerugian yang ditanggung karena pembatasan dinilai terlalu lama. Sebab, barang
yang sudah diterima tak bisa diproses untuk dikirim. Gemilang menyimulasikan,
dalam sehari setidaknya ada 10.000 kontainer ekspor-impor di Indonesia. Rerata
biaya angkutan dengan kontainer adalah Rp 1,5 juta per hari. Maka, akumulasi
kerugian diperkirakan mencapai Rp 15 miliar per hari.
Angka ini bisa meningkat, bergantung pada besaran nilai
kontainernya. Semestinya durasi pelarangan operasionalisasi angkutan barang
bisa dikurangi. Idealnya, pembatasan hanya berlaku enam hari, yakni tiga hari saat
arus mudik dan tiga hari saat arus balik. Selain persoalan pembatasan angkutan
selama Lebaran, pelaku usaha jasa angkutan logistik juga dihadapkan pada masalah
banjir yang melanda sebagian wilayah pantura Jawa. Selama ini mayoritas
angkutan barang memilih melalui jalur pantura Jawa untuk mendistribusikan
logistik. Sebab, tarif yang dikeluarkan lebih rendah dibandingkan dengan
melintasi jalur lain atau melewati tol. Menurut Gemilang, kalau banjir serupa
terjadi terus-menerus, tentu akan mengganggu pengiriman logistik Lebaran. (Yoga)
Postingan Terkait
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023