Pariwisata
( 747 )Industri Wisata Mulai Bergeliat
Di tengah situasi pandemi Covid-19 di tingkat global yang mulai terkendali, sejumlah negara mulai melonggarkan pembatasan pada pintu masuk negaranya untuk wisatawan. Geliat pariwisata ini terlihat di Malaysia. Pintu masuk negeri jiran ini mulai dibuka untuk umum pada 1 April 2022. Sejumlah pembatasan pun sudah dilonggarkan. Di tengah kegiatan Fam Trip ke Malaysia, Jumat (3/6), di Kuala Lumpur, Malaysia, Deputy Director Tourism Malaysia Jakarta Haryanty Abu Bakar menyampaikan, wisatawan mancanegara yang akan masuk ke Malaysia kini hanya diminta mengunduh aplikasi MySejahtera dan mengisi formulir keberangkatan. Karantina tidak lagi diperlukan bagi wisatawan yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap, termasuk dosis penguat.
Program Fam Trip ke Malaysia merupakan kerja sama Tourism Malaysia, Malaysia Airlines, dan BMC Travel Malaysia. Acara yang berlangsung pada 30 Mei-3 Juni 2022 ini untuk mengenalkan destinasi baru di Malaysia, seperti Cameron Highland dan Kota Ipoh di Perak. Tour Executive Panorama JTB Tours Indonesia Umar Rizqullah menuturkan, jumlah permintaan pariwisata juga terjadi pada wisatawan asal Indonesia. Permintaan tersebut baik untuk pariwisata domestik maupun mancanegara. Untuk pariwisata dalam negeri, tujuan wisatawan terbanyak ke Bali dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Sementara tujuan wisata mancanegara paling banyak menuju Turki dan Swiss. (Yoga)
Peringkat Wisata Halal Indonesia Naik
Indonesia menduduki peringkat kedua dari 138 negara sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia menurut standar Global Muslim Travel Index atau GMTI 2022 yang dikeluarkan oleh Mastercard dan Crescent Rating. Posisi Indonesia ini naik dari urutan keempat dunia pada 2021. Pada GMTI 2022 yang dirilis Rabu (1/6), Malaysia menduduki peringkat pertama, diikuti oleh Turki dan Arab Saudi yang bersama Indonesia menempati peringkat kedua. Sementara Uzbekistan melanjutkan pertumbuhannya yang mengesankan untuk mencapai posisi kesembilan. Di antara negara non-Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), empat negara teratas sebagai destinasi wisata halal terbaik tetap sama, seperti GMTI tahun sebelumnya, yakni Singapura, Taiwan, Inggris, dan Thailand.
GMTI 2022 memiliki empat indikator utama sebagai tolok ukur yang memungkinkan sebuah negara menjadi destinasi menarik lebih banyak wisatawan Muslim, yaitu kemudahan akses ke tempat tujuan, komunikasi, lingkungan, dan layanan yang disediakan di destinasi. Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Didien Junaedy (2/6) berpendapat, destinasi pariwisata di Indonesia melimpah dan luas, mulai dari Banda Aceh hingga Lombok. Sementara di negara lain, seperti Malaysia, pengembangan destinasi ramah Muslim cenderung terfokus. ”Kita harus mengkaji kesadaran dan ketertarikan pelaku industri pariwisata di Indonesia terhadap pariwisata ramah Muslim. Sebab, kebijakan atau regulasi yang mendukung sudah ada, antara lain sertifikasi halal,” kata Didien. Menurut Menparekraf Sandiaga S Uno, Rabu (1/6), wisata ramah Muslim bukan berarti islamisasi wisata atraksi, melainkan memberikan layanan tambahan yang terkait fasilitas, turis, atraksi, dan aksesibilitas untuk memenuhi pengalaman dan kebutuhan pariwisata ramah Muslim. (Yoga)
Isu Keberlanjutan, Tantangan Baru Pengembangan Wisata
Dalam pertemuan tahun 2022, Forum Ekonomi Dunia (WEF) merilis laporan pengukuran Indeks Pengembangan Perjalanan dan Pariwisata atau Travel and Tourism Development Index/TTDI 2021. Indeks ini merupakan evolusi pengukuran daya daing perjalanan dan pariwisata yang rutin diterbitkan dua tahun sekali selama 15 tahun terakhir. Fokus TTDI 2021 adalah mengukur faktor dan kebijakan yang memungkinkan pembangunan industri pariwisata secara berkelanjutan dan tangguh sehingga berkontribusi pada pembangunan suatu negara. Head of Aviation, Travel, and Tourism WEF Lauren Uppink menjelaskan, TTDI diharapkan jadi kerangka baru dalam memandang industri pariwisata. Dua tahun pandemic Covid-19 menyebabkan 62 juta lapangan kerja dan 4,3 triliun USD PDB global hilang.
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Hanifah Makarim mengatakan, tren pariwisata masa depan akan menitik beratkan pada keberlanjutan lingkungan. Dari aspek kebijakan pariwisata, kata Hanifah, pemerintah memberlakukan visa kedatangan kepada wisatawan mancanegara dari 60 negara. Pelaku perjalanan internasional bisa masuk ke Indonesia tanpa tes usap Covid-19. Kebijakan ini diharapkan memikat wisatawan mancanegara untuk datang sehingga industri pariwisata Indonesia bisa lekas pulih. Vice President Public Policy and Government Traveloka Widyasari Listyowulan menambahkan, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang mendukung pemulihan industri, antara lain pelonggaran mobilitas sosial, bebas tes Covid-19 untuk bepergian, dan integrasi aplikasi Peduli Lindungi ke sistem internasional. Ini positif bagi pergerakan wisatawan. Pada triwulan I-2022, pemesanan akomodasi ke destinasi internasional naik 100 % dibandingkan triwulan IV-2021. Pemesanan akomodasi ke destinasi domestik naik 80 %. (Yoga)
Bali Kembali Menari demi Relaksasi
Gairah berkesenian di Bali berangsur pulih seiring melandainya pandemi Covid-19. Wisata budaya khususnya seni tari kembali dipertunjukkan setelah vakum selama kurang lebih dua tahun terakhir akibat pandemi. Cokorda Yuhistira M Putra Dalam gerakan teatrikal, kelompok pria yang membawa keris mengeroyok sesosok makhluk berwajah menyeramkan dengan rambut panjang di tangga pura. Suasana mendadak mencekam. Gamelan dimainkan dalam tempo cepat dan meninggi menambah intensitas ketegangan menuju puncak pertunjukan tari bagong dan keris, yang dibalut pertempuran antara kebaikan dan kejahatan. Sosok seram itu mengibaskan kain putih yang dibawanya. Lima kaki bertelanjang dada dengan keris terhunus pun berteriak.
sosok menyeramkan dan pria bersenjata keris itu justru menusukkan keris ke dada mereka. Ketegangan menurun ketiga Barong, makhluk bertaring dan menyerupai beruang, memasuki panggung. Kehadiran Barong diikuti seorang perempuan yang memercik air. Intensitas gamelan yang menurun menjadi penanda akan berakhirnya pertunjukan tari barong dan keris dipanggung Seka Barong Eka Budhi di Jalan Waribang, kota Denpasar, Bali.
Selama lebih dari tiga dekade, sejak 1990, pertunjukan tari barong dan keris dipentaskan Sekaa Barong Eka Budhi bagi wisatawan. "Sejak 15 Mei, pementasan taro barong dan keris di Sekaa Eka Budhi ini kembali diaktifkan, "kata Ida Bagus Raka Pudjana (75), pengelola Sekaa Eka Budhi, Kamis (12/5).
Denyut Desa Wisata Selama Libur Lebaran Diharapkan Berlanjut
Sejumlah desa wisata berdenyut seiring melonjaknya jumlah kunjungan wisatawan selama masa mudik dan libur Lebaran 29 April-8 Mei 2022. Pemerintah mendorong agar denyut desa wisata berlanjut sehingga keberadaannya ikut berperan dalam pemulihan industri pariwisata pascapandemi Covid-19. Kemenparekraf menyatakan bakal mendukung melalui penyiapan SDM yang kompeten. Menparekraf Sandiaga S Uno menyebutkan, selama masa mudik dan libur Lebaran 2022, tingkat okupansi rumah singgah di desa-desa wisata di sekitar destinasi Candi Borobudur, Magelang, Jateng, naik hingga 100 %. Adapun desa wisata Tegalmulyo di Klaten, Jaeng, mengalami kenaikan kunjungan wisatawan sebanyak 5.000 orang. Sementara kunjungan wisatawan ke desa wisata Kerapu, Kabupaten Situbondo, Jatim, meningkat 400 orang. Penjualan paket wisata di desa wisata Pentingsari, Sleman, DIY, diserbu 1.357 orang. Lalu, sebanyak 1.700 wisatawan berkunjung ke desa wisata Cikakak, Banyumas, Jateng, dan 6.320 wisatawan datang ke desa wisata Pentagen, Kabupaten Kerinci, Jambi.
Sejauh ini, rata-rata pengeluaran wisatawan nusantara ke suatu destinasi selama 2,2 hari berkisar Rp 1,5 juta. Sementara rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara berkisar 1.500 USD untuk tiga hari kunjungan. Menurut Sandiaga, pemerintah mendorong kunjungan wisatawan yang berkualitas yang ditandai dengan durasi kunjungan lebih lama sehingga pengeluaran bertambah besar.
Asisten Sekretariat Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tri Saktiyana, dalam diskusi ”Uang Beredar, Ekonomi Berputar” yang digelar Forum Merdeka Barat 9, menjelaskan, DIY merupakan daerah tujuan mudik sekaligus tujuan wisata. Selama masa mudik dan libur Lebaran 29 April-8 Mei 2022, DIY mendapat tambahan warga 1,3 juta-1,5 juta orang. Mereka termasuk wisatawan. Total perputaran uang mendekati Rp 2 triliun. Wakil Kepala Badan Moneter Kadin Indonesia Aviliani berpendapat, pemerintah seharusnya mulai memikirkan untuk memberikan stimulus dan insentif agar industri bisa segera pulih. Dari sisi pelaku usaha, dia menyarankan agar pengusaha mempunyai cara-cara inovatif mengikuti perkembangan permintaan atau tren kebutuhan konsumen jangka panjang, misalnya gencar memasarkan secara daring dan luring secara bersamaan. (Yoga)
Merespon Sinyal Pemulihan Pariwisata
Pemerintah terus melonggarkan berbagai aturan yang sebelumnya menghalangi aktivitas pariwisata domestik dan global. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno menyebutkan peningkatan mobilitas masyarakat pada masa Lebaran awal bulan ini sebagai isyarat pemulihan ekonomi, termasuk pariwisata. "Kami memproyeksikan pemulihan pesat pada kualitas dan keberlanjutan wisata." ujarnya, saat menghadiri Tempo BNI the Bilateral Forum. Sejak Oktober 2021, kata dia, pemerintah sudah menormalkan pergerakan masyarakat di tempat rekreasi, pusat retail, serta ruang publik, seperti taman. Meski protokol pencegahan Covid-19 masih berjalan. Data peningkatan keterisian kamar hotel dan volume kunjungan turis asing dianggap Sandiaga sebagai indikator pemulihan utama. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), okupansi atau tingkat penghuni kamar hotel berbintang di Indonesia masih berkisar 38,5% pada Februari lalu. (Yetede)
Pariwisata Pulih Tapi Belum ke Level Sebelum Pandemi
Pasar pariwisata global pulih dari dampak pandemi Covid-19 dan efek perang Rusia-Ukraina. Tapi belum kembali ke level sebelum pandemi tersebut. Organisasi Pariwisata Dunia atau UNWTO pada Kamis (12/5) melaporkan bahwa jumlah kedatangan turis luar negeri di seluruh dunia naik dua kali lipat lebih atau tepatnya 130% pada Januari 2022 dibandingkan tahun sebelumnya. PBB tersebut menyatakan bahwa para pelancong luar negeri sekarang yakin lagi untuk bepergian. Para pelancong asal Amerika dan Eropa yang paling banyak menyumbang kebangkitan jumlah kedatangan itu. "Jumlah kedatangan seluruh dunia telah bertambah 18 juta atau setara dengan total kenaikan untuk seluruh 2021," kata UNWTO, dalam pernyataannya seperti yang dikutip AFP. Pulihnya jumlah kedatangan turis internasional itu dilaporkan terjadi di sebagian besar wilayah. Eropa mencatat kenaikan jumlah kedatangan tiga kali lipat dari level rendah awal 2021, sedangkan Amerika dua kali lipat. (Yetede)
Jaga Momentum Kunjungan Wisman dengan Protokol
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari-Maret 2022, sesuai data BPSk, mencapai 74.383 kunjungan. Jumlah ini naik 228,24 % dibanding periode yang sama tahun 2021 sebesar 22.661 kunjungan. Akan tetapi, jumlah itu belum bisa menyaingi jumlah kunjungan pada periode yang sama sebelum pandemi Covid-19. Pada Januari-Maret 2020, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 2,11 juta kunjungan. Pada Januari-Maret 2019 sebanyak 2,96 juta kunjungan dan Januari-Maret 2018 sebanyak 2,94 juta kunjungan. Kepala BPS Margo Yuwono (9/5) mengatakan, sepanjang triwulan I-2022, jumlah kunjungan wisman terbanyak terjadi pada Maret 2022, yaitu 40.790 kunjungan. Kunjungan wisman dalam tren kembali bertumbuh. Namun, kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung tetap menjadi tantangan. Margo memandang, sektor industri pariwisata nasional harus menjadi perhatian bersama pemerintah dan pelaku industri. Jika industri pariwisata bisa kembali pulih seperti sebelum pandemi Covid-19, sektor ini akan membantu mempercepat pemulihan perekonomian nasional
Menparekraf / Kepala Badan Parekraf Sandiaga S Uno mengatakan, berbagai agenda pertemuan, insentif, konvensi/konferensi, dan pameran (MICE) internasional bagian dari acara sampingan presidensi G20 bisa dioptimalkan oleh pelaku industri pariwisata. Selain menggaet kunjungan, agenda seperti itu juga mampu mendongkrak ekonomi pelaku UMKM kreatif. Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia Azril Azahari berpendapat, tren kenaikan jumlah kunjungan wisman perlu dijaga. Namun, pemerintah disarankan tidak mengendurkan protokol kesehatan. Persyaratan wajib vaksin dan tes Covid-19 tetap harus diberlakukan. Hal itu demi menjaga keamanan dan kesehatan warga di dalam negeri. Menurut Azril, daya tarik Indonesia di mata wisman terletak pada keunikan alam dan warisan budaya, ketika memahami apa yang menjadi daya tarik bagi mereka, pemerintah bersama pelaku industri pariwisata bisa fokus menciptakan produk. Misalnya, pariwisata kesehatan berbasis rempah-rempah Indonesia. (Yoga)
Ketiban Cuan Kalau Libur Lebaran
Arus mudik Lebaran tak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga memicu sejumlah gairah sektor usaha. Sejumlah agen wisata di Labuan Bajo, NTT, kewalahan mengatasi wisatawan selama libur sampai 8 Mei hari raya Lebaran 2022. "Sejak 27 April sampai 8 Mei, pesanan kapal, kendaraan, dan hotel sudah penuh," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asisoasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Labuan Bajo, Ignas Sarudin, akhir pekan lalu. Ignas mengatakan banyak agen travel terpaksa membatalkan pesanan sejumlah wisatawan yang hendak berwisata ke kawasan wisata super-prioritas itu. Ignas, yang juga mengelola Fantastico Tour, terpaksa menolak permintaan beberapa wisatawan dan menganjurkan mereka berwisata setelah liburan Lebaran. Pengelola Nusa Flores Wisata, Robert Waka, mengatakan, selain kapal dan mobil-mobil yang penuh disewa oleh wisatawan, sejumlah hotel di Labuan Bajo sempat penuh beberapa waktu lalu akibat membludaknya jumlah wisatawan. (Yetede)
Libur Lebaran Pulihkan Usaha Kecil dan Desa Wisata
Keputusan pemerintah mengizinkan mudik selama libur Idul Fitri 1443 Hijriah, berkat terkendalinya penularan Covid-19, membantu pemulihan pendapatan pelaku UMKM serta masyarakat pengelola desa wisata di daerah-daerah. Beberapa di antara mereka menyebut kondisi makin mirip seperti sebelum wabah Covid-19. Endar (44), pemilik warung makan Ikan Bakar Laut Eretan di Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jabar, menuturkan, saat arus mudik Lebaran, kebanyakan pengunjung ialah pemudik bersepeda motor. Mereka mampir untuk beristirahat di tengah perjalanan. Kenaikan jumlah konsumen khususnya terjadi pada hari kedua Lebaran, Selasa (3/5). Banyak pengunjung sampai mengantre. Adapun tempat makan berkapasitas 100 pembeli. Karena pengunjung membeludak, Endar kehabisan stok ikan. Padahal, biasanya, ia selalu memiliki stok ikan seperti kakap, kerapu, etong, dan bawal dengan total bobot 4 kuintal. Untungnya, pasokan ikan segera datang. Ia juga menambah jumlah pekerja di warung sampai 15 orang dari biasanya hanya tiga orang. Pada hari biasa di masa pandemi, pendapatan warung makannya tak lebih dari Rp 5 juta per hari, termasuk di akhir pekan. Kini, pada masa libur Lebaran, Rp 20 juta bisa diraup dalam sehari.
Di Cirebon, Jabar, pemilik Batik Nefa di Pasar Batik Trusmi, Gunisa, mengatakan, pada Lebaran ini penjualan batik naik. Saat arus mudik, kebanyakan pembeli adalah warga setempat, sedangkan saat arus balik, kebanyakan pembeli dari luar kota. ”Jadi, pengunjung menikmati makanan di pusat kuliner yang ada di sentra batik, kemudian mereka melihat batik,” ujar Gunisa. Pada Lebaran tahun ini, penjualan batik meningkat 50 % dibandingkan hari biasa selama pandemi. Di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tingkat kunjungan tiga hari terakhir di Gubuk Kopi di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, sudah sama seperti sebelum pandemi, dengan rata-rata jumlah tamu lebih dari 1.000 orang per hari, ujar Agus Prayitno, pemilik Gubuk Kopi. Tamu biasanya datang ke GubukKopi untuk menikmati kopi atau teh tawar sembari mengunyah gula kelapa buatan petani setempat. Ada pula tawaran wisata edukasi tentang pembuatan gula kelapa disertai cerita kehidupan masyarakat Desa Karangrejo, yang pada masa lalu terbiasa memetik kelapa dan membuat gula merah sendiri. Aliran tamu itu membuat omzet penjualan gula merah di Gubuk Kopi mencapai Rp 5 juta-Rp 6 juta per hari.
Kebangkitan dirasakan pula oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Nglanggeran di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Salah satu obyek rekreasinya ialah Puncak Gunung Api Purba Nglanggeran dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Ketua Pokdarwis Desa Wisata Nglanggeran, Mursidi,menjelaskan, peningkatan kunjungan wisatawan terjadi sejak sebelum Lebaran. Dari semula sekitar 50 orang per hari, jumlah pengunjung naik menjadi 150 orang per hari. Jumlah wisatawan melonjak lagi saat libur Lebaran. Pengunjung berjumlah lebih dari 500 orang pada H-2 Idul Fitri atau Selasa (3/5). Jumlah meningkat lagi menjadi lebih dari 1.000 orang pada Rabu (4/5). Geliat juga terlihat di Desa Wisata Pujon Kidul, Malang, Jatim. Salah satu atraksinya ialah Cafe Sawah, tempat kuliner di tengah sawah berlatar pemandangan pegunungan. Kepala Desa Pujon Kidul Udi Hartoko menyebut, pengunjung Cafe Sawah pada Senin (2/5) berjumlah 1.000-an orang, pada Selasa (3/5) 2.500-an orang, dan hari Rabu 3.700-an orang. Selama pandemi tahun lalu, jumlah tamu terbanyak dalam sehari sekitar 2.000 orang. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Ribuan Ton Daging Kerbau Akan Serbu RI
24 Mar 2021









