Bali Kembali Menari demi Relaksasi
Gairah berkesenian di Bali berangsur pulih seiring melandainya pandemi Covid-19. Wisata budaya khususnya seni tari kembali dipertunjukkan setelah vakum selama kurang lebih dua tahun terakhir akibat pandemi. Cokorda Yuhistira M Putra Dalam gerakan teatrikal, kelompok pria yang membawa keris mengeroyok sesosok makhluk berwajah menyeramkan dengan rambut panjang di tangga pura. Suasana mendadak mencekam. Gamelan dimainkan dalam tempo cepat dan meninggi menambah intensitas ketegangan menuju puncak pertunjukan tari bagong dan keris, yang dibalut pertempuran antara kebaikan dan kejahatan. Sosok seram itu mengibaskan kain putih yang dibawanya. Lima kaki bertelanjang dada dengan keris terhunus pun berteriak.
sosok menyeramkan dan pria bersenjata keris itu justru menusukkan keris ke dada mereka. Ketegangan menurun ketiga Barong, makhluk bertaring dan menyerupai beruang, memasuki panggung. Kehadiran Barong diikuti seorang perempuan yang memercik air. Intensitas gamelan yang menurun menjadi penanda akan berakhirnya pertunjukan tari barong dan keris dipanggung Seka Barong Eka Budhi di Jalan Waribang, kota Denpasar, Bali.
Selama lebih dari tiga dekade, sejak 1990, pertunjukan tari barong dan keris dipentaskan Sekaa Barong Eka Budhi bagi wisatawan. "Sejak 15 Mei, pementasan taro barong dan keris di Sekaa Eka Budhi ini kembali diaktifkan, "kata Ida Bagus Raka Pudjana (75), pengelola Sekaa Eka Budhi, Kamis (12/5).
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023