;
Tags

Pariwisata

( 747 )

Kemenparekraf-IMI Garap Wisata Otomotif

KT3 31 Jan 2022 Kompas

Kemenparekraf menandatangani nota kesepahaman dengan IMI di Jakarta, Sabtu (29/1/2022), untuk menggeliatkan industri pariwisata olahraga dan otomotif, yang mencakup usaha bersama meningkatkan kualitas SDM, pengembangan destinasi, dan promosi investasi. Kegiatan hasil kolaborasinya adalah persiapan Moto GP Mandalika pada Maret 2022 dan Motocross Grand Prix di Sumbawa pada Juli 2022. (Yoga)


Siasat Pemulihan Pariwisata

HR1 19 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Tahun 2021 menjadi periode yang penuh tantangan dan perjuangan bagi pemulihan industri pariwisata dan ekonomi kreatif akibat terjangan pandemi Covid 19. Kebijakan pembatasan sosial yang membatasi aktivitas dan mobilitas masyarakat serta dilarangnya perjalanan dan berkumpul menyebabkan banyak wisatawan yang membatalkan kunjungan ke destinasi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia pada awal 2020 mengalami penurunan. Kunjungan wisman pada Januari 2020 sebanyak 1,27 orang, merosot sebanyak 7,62% bila dibandingkan dengan kunjungan wisatawan pada Desember 2019 yaitu sebanyak 1,37 juta orang. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sudah menekankan bahwa pada 2022 akan fokus pada kebangkitan dan pengembangan ekonomi. Mengacu outlook industri pariwisata dan ekonomi Kreatif 2022, kunjungan wisman diproyeksikan mencapai 1,8 juta–3,6 juta orang. Hal ini menggambarkan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menciptakan lapangan kerja yang besar. Untuk mencapai outlook atau proyeksi tersebut diperlukan langkah strategis dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

Pertama, optimalisasi keberlanjutan program Sertifikasi Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) untuk membangun trust of destination bagi wisatawan mancanegara dan nusantara terhadap pencegahan penyebaran virus Corona di lokasi wisata atau destinasi. Kedua, meningkatkan jumlah Desa Wisata yang naik kelas menjadi Desa Wisata Maju-Mandiri dan bersertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan. Ketiga, mengembangkan potensi wisata minat khusus sesuai kebutuhan masyarakat selama periode pemulihan. Keempat, membangun sumber daya nanusia (SDM) ekonomi kreatif melalui peningkatan kompentensi dan sertifikasi profesi. Kelima, melanjutkan program bantuan dan insentif permodalan kepada pelaku usaha ekonomi kreatif. Harapannya dengan berbagai langkah dan sinergi serta kolaborasi aktif dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait di industri pariwisata dapat mengembalikan kepercayaan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, sehingga pemulihan bisa segera terwujud.

Tata Kelola BUMN Pariwisata dan Pendukungnya Dibenahi

KT3 15 Jan 2022 Kompas

Melalui PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney, Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, pemerintah berupaya membenahi tata kelola perusahaan-perusahaan. Direktur Marketing InJourney Maya Watono mengatakan, InJourney bertujuan membangun ekosistem pariwisata yang terintegrasi dan multisektor. Setiap pilar dalam InJourney akan dirapikan, baik pengembangan maupun pemasaran. InJourney akan mengintegrasikan semua aset perusahaan-perusahaan BUMN tersebut agar dapat mendukung pariwisata Tanah Air. Misalnya wisata LabuanBajo (NTT), dipersiapkan layanan penerbangan serta koneksinya dengan ekosistem pariwisata yang sudah terbangun. ”Targetnya (pascapandemi), 17 juta wisatawan mancanegara, 330 juta wisatawan nusantara, dan pariwisata mengontribusikan 4,5 % PDB, serta menyerap 13 juta lapangan pekerjaan,” ujar Maya.

Saat peresmian InJourney, Presiden Jokowi berkata, penataan BUMN kepariwisataan ialah keharusan. Pasalnya, banyak perusahaan BUMN bergerak di sektor pariwisata hingga ”beranak cucu”, dari hulu ke hilir, tapi berjalan sendiri-sendiri sehingga lemah. BUMN Pariwisata dan Pendukung harus membuat perusahaan di dalamnya gesit, lincah, dan profesional. Menteri BUMN Erick Thohir mengemukakan, bandara nantinya tak sekadar bandara, tetapi menjadi aerocity atau pusat aktivitas perekonomian di sekitar bandara. InJourney juga dapat bergabung dengan ekosistem lainnya di BUMN, termasuk perbankan. (Yoga)


Asa Baru Pariwisata

HR1 15 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Keberadaan holding BUMN Pariwisata dan Pendukung atau PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) akan menjadi momentum terbentuknya ekosistem pariwisata Tanah Air yang terintegrasi mulai dari hulu ke hilir. Holding yang diberi nama InJourney resmi diluncurkan Presiden Joko Widodo pada Kamis (13/1) di Kawasan Ekonomi Khusus Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan InJourney akan fokus mengembangkan pariwisata domestik untuk memenuhi kebutuhan turis dalam negeri dan luar negeri. Direktur Marketing PT Aviasi Pariwisata Indonesia Maya Watono mengatakan dalam 100 hari ke depan, ekosistem pariwisata dan pendukung bisa bersinergi, terutama dalam menghadapi event internasional seperti MotoGP di Mandalika pada Maret 2022.

Presiden: Waduk Kunci Pertahanan Pangan

KT1 02 Jan 2022 Investor Daily

Presiden Joko Widodo, bendungan merupakan kunci pertahanan air dan pangan. Hal itu diungkapkan Kepala Negara saat meresmikan  Bendungan Ladongi, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Bendungan Pidekso, Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng) pada Sekasa (28/12), Bendungan Pidekso dibangun menggunakan dana APBN sebesar Rp772 milair, "Bendungan ini memiliki kapasitas 25 juta meter kubik (m3) dengan luas genangan 232 ha. Ini bisa mengairi kurang lebih 1.500 ha sawah di Kabupaten Wonogiri," ujar Presiden. Selain itu Kepala Negara menuturkan, Bendungan Ladongi memiliki potensi  besar untuk menjadi salah satu destinasi pariwisata air di Kabupaten Kolaka Timur. Sementara itu, Kementerian PUPR menargetkan menyelesaikan pembangunan 15 bendungan pada tahun ini. Adapun 13 bendungan sudah diresmikan sehingga tinggal menyisakan dua bendungan, yakni Bendungan Bintang Bano (NTB) dan Randugunting ( Jawa tengah). (Yetede)

2022 Ekspor Produk Kreatif di Ditargetkan US$ 21 Miliar

KT1 30 Dec 2021 Investor Daily

Pemerintah menargetkan ekspor produk ekonomi kreatif (ekraft) pada tahun 2022 mencapai US$ 21.28 miliar atau setara Rp 302,15 triliun, naik dibanding proyeksi tahun ini US$ 20,58 miliar. Ekspor tersebut masih akan bergantung pada tiga subsektor utama, yakni fesyen, kriya, dan kuliner. "Nilai ekspor produk ekonomi kreatif kita targetkan mencapai US$ 21,28 miliar pada tahun depan. Angka ini naik dari tahun 2021 yang sebesar US$ 20,58 miliar dan tahun 2019 yang senilai US$ 18,89," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraft) Sandiaga Salahudin Uno, belum lama ini. Untuk memacu ekspor produk kreatif pada tahun depan, menurut Sandiaga, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah promosi dan pemasaran  seperti misalnya melalui program  Indonesia Spice Up The World yang merupakan sebuah gerakan nasional yang diusung pemerintah  untuk meningkatkan nilai ekonomi  di pariwisata, perdagangan, dan investasi melalui industri gastronomi. (yetede)

Kuartal I, InJourney Optimistis Trafik Penerbangan Domestik Capai 90% dari Normal

KT1 14 Dec 2021 Investor Daily

Holding BUMN Aviansi dan Pariwisata, PT Aviansi Pariwisata (persero) atau InJourney optimistik trafik (Traffic) penerbangan domestik pada kuartal I-2022 bisa mencapai 90% dari kondisi normal atau sebelum pendemi. Direktur Utama Aviansi Pariwisata Donny Oskaria mengatakan, saat ini trafik diseluruh bandara di Tanah Air sudah hampir mencapai 70% dari kondisi normal. Donny juga mengungkapkan gelaran MotoGP dan KTT G20 sebagai momentum pendukung percepatan kebangkitan dan pemulihan pariwisata di Indonesia setelah terdampak Covid-19. Lebih lanjut, kata Donny, tidak hanya penerbangan saja yang akan bersiap untuk menghadapi momentum MotoGP dan KTT G20 melainkan juga seluruh sektor pariwisata di Indonesia, termasuk perusahaan BUMN yang bergerak di bidang tersebut. (Yetede)

Pandemi Menurun, Pariwisata Siap Menggeliat

HR1 08 Dec 2021 Kontan

Direktur Bisnis Konsumer Bank BNI Corina Leyla Karnalies (kanan) dan Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi (kiri) berbincang di sela konferensi pers Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) di Tangerang, Banten, Selasa (7/12). Bank BNI dalam GATF tahun ini melalui penawaran diskon atau cashback, cicilan 0% hingga 12 bulan. Pameran ini di tengah kondisi pandemi yang mulai membaik dan sektor pariwisata semakin terbuka.

RI Kuasai Pasar Agen Perjalanan Online Asean

KT1 24 Nov 2021 Investor Daily

Indonesia menguasai pasar agen perjalanan online (online travel agent/OTA) yang sangat menggiurkan serta menjanjikan. George Hendrata, CEO Global Tiket Network (Tiket.com), menegaskan, pasar perdagangan digital di Asean sangat besar. Berdasarkan laporan riset Google dan Temasek, nilai ekonomi digital Asean diprediksikan mencapai US$ 120 milliar tahun ini.

Goerge melanjutkan, bisnis OTA di Indonesia berpeluang terus tumbuh, seiring geliat pariwisata, merujuk data IATA, Indonesia akan berada diperingkat empat dunia pada 2025. "Ini sangat menantang dan Tiket.com siap  mendukung predikat tersebut. Sebab, semakin banyak turis, semakin banyak devisa yang masuk," kata dia dalam Economic Outlook 2021, Selasa (23/11).

Dia mengakui, sektor pariwisata termasuk OTA  sempat terpukul hebat pandemi Covid-19. Ini bisa dilihat dari amblasnya jumlah penumpang udara pada Mei 2020, ketika pandemi masih merebak dan sejumlah pemerintah daerah menjalankan PSBB. Perusahaan ini bahkan harus menerima refund  hingga 50 kali. Akan tetapi permintaan itu tetap dilayani. (Yetede)

Ekonomi Berkelanjutan, Pariwisata Kaltim Mulai Dipacu

HR1 15 Nov 2021 Bisnis Indonesia

Masa depan ekonomi Kalimantan Timur yang berkelanjutan diperkirakan bakal menggeser sektor pertambangan dan beralih pada pariwisata serta industri bernilai tambah. Sektor pariwisata memberikan efek berganda pada sektor yang lebih banyak daripada sektor tambang. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kaltim Tutuk S. H. Cahyono mengatakan sektor pariwisata memberikan kontribusi devisa daerah terbesar kedua setelah batu bara ketika sebelum pandemi Covid-19. “Batu bara itu nomor satu memang, tapi jangka menengah-panjang batu bara itu makin lama makin sedikit dibutuhkan oleh dunia. Karena apa? Karena dunia itu ingin menggenjot yang namanya EBT ,” ujarnya, Kamis (11/11).

Tutuk menjelaskan pariwisata menjadi salah satu opsi dalam membentuk ekonomi Kaltim yang berkelanjutan karena investasi di industri pariwisata berdampak secara eksponensial apabila dilihat dari tingkat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), kesempatan kerja, dan multiplier effect atau efek berganda bagi sektor-sektor lainnya. “Semua bergerak, mulai dari travel-nya, transportasi, kuliner, ekonomi kreatif, suvenir seperti manik-manik, akomodasi, hotel dan restoran, semuanya bergerak. Kalau batu bara hanya tongkang yang bergerak,” katanya.