Siasat Pemulihan Pariwisata
Tahun 2021 menjadi periode yang penuh tantangan dan perjuangan bagi pemulihan industri pariwisata dan ekonomi kreatif akibat terjangan pandemi Covid 19. Kebijakan pembatasan sosial yang membatasi aktivitas dan mobilitas masyarakat serta dilarangnya perjalanan dan berkumpul menyebabkan banyak wisatawan yang membatalkan kunjungan ke destinasi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia pada awal 2020 mengalami penurunan. Kunjungan wisman pada Januari 2020 sebanyak 1,27 orang, merosot sebanyak 7,62% bila dibandingkan dengan kunjungan wisatawan pada Desember 2019 yaitu sebanyak 1,37 juta orang. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sudah menekankan bahwa pada 2022 akan fokus pada kebangkitan dan pengembangan ekonomi. Mengacu outlook industri pariwisata dan ekonomi Kreatif 2022, kunjungan wisman diproyeksikan mencapai 1,8 juta–3,6 juta orang. Hal ini menggambarkan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menciptakan lapangan kerja yang besar. Untuk mencapai outlook atau proyeksi tersebut diperlukan langkah strategis dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023