Ekonomi Berkelanjutan, Pariwisata Kaltim Mulai Dipacu
Masa depan ekonomi Kalimantan Timur yang berkelanjutan diperkirakan bakal menggeser sektor pertambangan dan beralih pada pariwisata serta industri bernilai tambah. Sektor pariwisata memberikan efek berganda pada sektor yang lebih banyak daripada sektor tambang. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kaltim Tutuk S. H. Cahyono mengatakan sektor pariwisata memberikan kontribusi devisa daerah terbesar kedua setelah batu bara ketika sebelum pandemi Covid-19. “Batu bara itu nomor satu memang, tapi jangka menengah-panjang batu bara itu makin lama makin sedikit dibutuhkan oleh dunia. Karena apa? Karena dunia itu ingin menggenjot yang namanya EBT ,” ujarnya, Kamis (11/11).
Tutuk menjelaskan pariwisata menjadi salah satu opsi dalam membentuk ekonomi Kaltim yang berkelanjutan karena investasi di industri pariwisata berdampak secara eksponensial apabila dilihat dari tingkat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), kesempatan kerja, dan multiplier effect atau efek berganda bagi sektor-sektor lainnya. “Semua bergerak, mulai dari travel-nya, transportasi, kuliner, ekonomi kreatif, suvenir seperti manik-manik, akomodasi, hotel dan restoran, semuanya bergerak. Kalau batu bara hanya tongkang yang bergerak,” katanya.
Postingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023