Momentum Idulfitri Sumbang Pertumbuhan 2% ke Ekonomi
Menjaga Ruang Fiskal dari Dampak Konflik Iran-Israel
Pemerintah Intensifkan Pemberantasan Judi Online
Ketahanan Energi di Level 6,6
Dolar Perkasa, Kondisi Perbankan Nasional Masih Terjaga
Bandara Manado Masih Lumpuh
Erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang
Biaro atau Sitaro, Sulut, masih terjadi hingga Sabtu (20/4) siang. Kondisi ini
menyebabkan penerbangan ke Manado lumpuh selama empat hari terakhir. Kepala
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan dalam
keterangannya mengatakan, Gunung Ruang kembali erupsi pada Sabtu pukul 12.15 Wita.
Dari hasil pengamatan, tinggi kolom abu mencapai 250 meter di atas puncak. Ia
memaparkan, Gunung Ruang masih berstatus Awas (Level IV). Oleh karena itu, masyarakat
tidak diperbolehkan masuk dalam radius 6 km dari puncak. Sebelumnya, alat
pemantau aktivitas Gunung Ruang berhenti beroperasi pada Rabu (17/4) pukul
20.39 Wita. Saat itu, terjadi erupsi terus-menerus sejak pukul 20.15 Wita. Pada
pukul 21.00 Wita hari itu, PVMBG menaikkan status gunung itu dari Siaga (Level
III) menjadi Awas.
Sampai saat ini, pemda dan BPBD Kabupaten Sitaro telah
mengevakuasi 828 warga dengan rincian 506 warga Desa Laingpatehi dan 322 warga
Desa Pumpente. Manajer Lion Air Group Papua-Maluku Agung Setyo Wibowo
mengatakan, Lion Air belum dapat memasuki Bandara Sam Ratulangi hingga Sabtu.
Kondisi ini berdampak pada rute penerbangan dari Manado ke Ternate, Ambon,
Sorong, hingga Jayapura. Manado menjadi salah satu destinasi utama di wilayah
Indonesia timur. Banyak mahasiswa yang menimba ilmu di Manado, sementara banyak
warga Manado yang merantau di wilayah Papua. ”Sebelum gunung erupsi, setiap
hari ada penerbangan dari wilayah Maluku dan Papua ke Manado. Saat ini semua
penerbangan ke Manado masih dihentikan,” ujarnya.
Sebelumnya, pada Rabu (17/4), operasi Bandara Internasional
Sam Ratulangi, Manado, ditutup sementara akibat erupsi Gunung Ruang. Penutupan
ini berdasarkan warta udara atau Ashtam
bernomor VAWR7240 tertanggal Rabu (17/4) pukul 19.26 Wita hingga 24 jam
sesudahnya pada Kamis (18/4). ”Kami harus melakukan penutupan operasionalisasi
penerbangan Bandara Sam Ratulangi karena sebaran abu vulkanik yang dapat
membahayakankeselamatan penerbangan,” ujar Kepala Kantor Otoritas Bandara
Wilayah VIII Manado Ambar Suryoko, Kamis. Seiring penutupan Bandara Sam
Ratulangi, sejumlah maskapai mengubah dan membatalkan jadwal penerbangan. Upaya
ini demi keselamatan dan keamanan penerbangan. (Yoga)
Mereka yang Balapan Antre Pijat
Sembari memejamkan mata, Werdiningsih (49) dan Suwarni (71)
berbaring di atas kasur yang bersebelahan. Ibu dan anak ini tengah menikmati
pijat kesehatan dari dua terapis di Pijat Waras, Jaksel, Kamis (18/4) siang. ”Semalam
kami sekeluarga baru pulang mudik, macet dan rest area penuh. Badan pada sakit
dan kaki pegal-pegal. Makanya hari ini langsung pijat,” ujar Werdi. Werdi
sekeluarga yang berdomisili di Utan Kayu Selatan, Jaktim, mudik ke Brebes, Jateng.
Waktu tempuh pergi lima jam, waktu tempuh pulang delapan jam. Lelah di badan menumpuk.
Karena itu, Werdi yang masih cuti langsung memesan tempat pijat andalannya pada
pagi Kamis itu. Sudah dua tahun mereka berlangganan di Pijat Waras. ”Saya
sengaja pijat pada hari kerja karena di sini weekend penuh dan harus masuk
daftar tunggu,” ujarnya. Sesuai kata Werdi, mobil dan motor tamu datang tanpa
henti ke Pijat Waras hari itu.
Sekitar pukul 14.00, sudah ada lima tamu baru di area
resepsionis untuk menunggu giliran dipijat. Beberapa tamu yang dating mendadak
harus sabar menunggu sampai sesi pukul 15.30. Syukur-syukur ada tamu yang batal
datang. Mereka seperti tengah balapan antre pijat. Tempat pijat di lokasi
lainnya tidak kalah ramai. Di mal Poin Square, Jaksel, Rabu 7/4). Rojak dan Ami
sudah antre lama di salah satu tempat pijat. Namun, pasangan yang baru kembali mudik
dari Pemalang, Jateng, ini tak kunjung mendapat giliran. Rojak dan istrinya
sejak pagi sudah mencoba datang ke tempat pijat lain di wilayah Bintaro yang
tak jauh dari rumahnya di Cirendeu, Tangsel. Mereka kaget bukan kepalang. Tempat
pijat langganan mereka penuh. ” Saya lalu ke sini, eh sama aja, tapi masih
lumayanlah, antre hampir dua jam sudah dekat giliran. Kaki pegel banget, nyetir
mobil dan kena macet 16 jam dari Pemalang ke Cirendeu,” ujar Rojak.
Manajer Pijat Waras Eni Susanti menjelaskan, pasca-Lebaran
biasanya menjadi momen puncak kunjungan ke tempat pijat. Pijat Waras sudah memprediksi
hal tersebut sehingga perusahaan telah menginformasikan kepada pelanggan tentang
jadwal tutup dan buka kembali dua minggu sebelum Lebaran tiba. Pijat Waras
tutup pada 8-12 April 2024, lalu buka kembali pada 13 April 2024. ”Pelanggan kami
sudah tahu, bahkan ada yang sudah daftar duluan untuk nanti,” kata Eni. Berdiri
sejak tahun 2000, Pijat Waras menawarkan pijat kesehatan, pijat pengobatan, kerik,
dan lulur. Untuk satu sesi selama 90 menit, tarif ruangan biasa sebesar Rp 160.000
dan tarif ruangan VIP Rp 180.000. Eni menjelaskan, Pijat Waras memiliki 16
terapis yang melayani 60-70 pelanggan setiap hari. Sejak dibuka kembali seusai
Lebaran, pelanggan yang datang naik cukup signifikan. ”Jumlahnya bertambah menjadi
75-80 tamu sehari,” kata Eni. (Yoga)
Medan Bangun Infrastruktur BRT
Pemerintah mulai membangun infrastruktur sistem angkutan
massa cepat berbasis jalan atau bus rapid transit yang akan melayani kawasan
Medan-Binjai-Deli Serdang di Sumut. Di kawasan aglomerasi ini akan dibangun 17
koridor yang dilayani 551 bus. BRT yang terintegrasi dalam satu kawasan
diharapkan meningkatkan penggunaan transportasi publik yang saat ini masih di
bawah 20 %. Setelah tertunda sejak tahun lalu, proyek BRT akhirnya dimulai
dengan pembangunan Depo BRT Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) di bekas Terminal
Amplas, Medan, Sumut.
”BRT Medan tak sekadar proyek infrastruktur yang bersifat
pembangunan fisik, tetapi juga soft development yang memberikan jaminan keandalan
dan kenyamanan layanan transportasi publik,” ujar Direktur Angkutan Jalan
Ditjen Perhubungan Darat di Kemenhub Suharto, Sabtu (20/4). Di kawasan
Mebidang, kata Suharto, terdapat total 386.727 pelaju (commuter) per hari. Medan
merupakan tujuan terbesar dari aktivitas para pelaju tersebut. Dari jumlah itu,
69 % berada di usia produktif. Sebanyak dua pertiga komuter di antaranya
berstatus pekerja. Suharto menambahkan, pembangunan BRT merupakan bagian dari
program pemerintah pusat, Indonesia Mass Transit Project (MASTRAN).
Program ini memfasilitasi kebutuhan kritis kota-kota pada mobilitas
dan perbaikan taraf hidup masyarakat, khususnya di sistem transit massal berbasis
angkutan jalan raya. Proyek ini akan dibangun di kawasan Metropolitan Cekungan
Bandung di Jabar dan Mebidang di Sumut. Pengembangan fisik meliputi pembangunan
jalur khusus (koridor), halte BRT, fasilitas khusus pejalan kaki, terminal dan
depo, serta pengembangan sistem transportasi pintar (intelligent transport
system). Pengembangannya juga berupa nonfisik, yakni peningkatan kapasitas
operator-operator penyedia layanan, penyediaan lapangan kerja di sektor
pendukung layanan, dan penyerapan pekerja perempuan. (Yoga)
Penonaktifan Nomor Induk Dinilai Tidak Adil
Kebijakan Pemprov DKI Jakarta menonaktifkan nomor induk
kependudukan atau NIK warga yang tinggal di luar Jakarta dianggap tidak adil. Sebab,
ada banyak kasus warga terpaksa tinggal di daerah sekitar karena alasan
ekonomi. ”Program penghapusan NIK terasa kurang adanya keadilan dan perhatian
Pemprov DKI terhadap warga, khususnya bagi warga asli Betawi yang ngontrak di luar
Jakarta karena harus bekerja di kota penyangga,” kata anggota DPRD DKI Jakarta
dari Fraksi PKS, Nasrullah, Sabtu (20/4). Di sisi lain, banyak pula warga
Jakarta yang terpaksa tinggal di wilayah sekitar, tetapi dalam kesehariannya
beraktivitas dan bekerja di Jakarta. Hal ini lantaran biaya hidup di luar
Jakarta yang lebih murah.
Kondisi itu dinilai berbeda dengan warga Jakarta yang menetap
dan memiliki rumah di luar daerah, tetapi masih ber-KTP DKI. Nasrullah meminta
Pemprov DKI teliti sebelum menghapus NIK warga. Menurut dia, perlu pengecekan
ulang dan tidak serta-merta menghapus NIK warga yang tak lagi berdomisili di
Jakarta. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta
memperkirakan 92.493 NIK bakal dinonaktifkan mulai awal pekan depan. Sasaran
pertamanya ialah warga yang telah meninggal (81.119 NIK) serta warga dengan
rukun tetangga (RT) tempat domisili sebelumnya sudah tidak ada atau beralih fungsi
menjadi fasilitas lain, seperti gelanggang olahraga dan stadion (11.374 NIK).
”Bisa saja warga yang RT-nya beralih fungsi bermukim di luar Jakarta
sehingga masuk sasaran penonaktifan NIK. Kadis Dukcapil DKI Jakarta Budi
Awaluddin menjelaskan, setelah proses awal itu selesai, pihaknya akan langsung
mengajukan penonaktifan NIK warga Jakarta yang kini tinggal di luar daerah.
Namun, ia belum dapat memerinci berapa jumlah NIK yang akan dinonaktifkan dan
kapan proses pengajuan akan dilakukan. Budi
mempersilakan warga yang terdampak penonaktifan NIK untuk mengajukan keberatan.
Ia menjelaskan, permohonan keberatan itu dapat diajukan warga ke posko
pengaduan di kantor kelurahan domisili masing-masing. ”Mereka bisa langsung
datang ke kelurahan bagian layanan dukcapil. Nanti ada petugas kami yang
melakukan verifikasi dan validasi di lapangan,” ujarnya. (Yoga)
UTANG LUAR NEGERI : ANTISIPASI RISIKO JANGKA PENDEK
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan bahwa salah satu bentuk dominasi utang luar negeri (ULN) yang banyak digunakan adalah mata uang Amerika Serikat (AS). Meski dolar AS menjadi nilai tukar yang paling banyak digunakan secara global, mata uang ini juga punya resiko fluktuasi dan volatilitas yang tinggi. Apalagi jika dikaitkan dengan sentimen dari kondisi ekonomi global. “Tentu kalau kita bicara kaitannya dengan ULN, yang kemudian perlu diantisipasi pemerintah adalah bagaimana perubahan ataupun pelemahan nilai tukar rupiah saat ini akan mempengaruhi pembayaran ULN terutama yang jatuh tempo dalam waktu yang dekat,” katanya saat dihubungi Bisnis, Jumat (19/4).
“Tentu antisipasi dan mitigasi yang perlu dilakukan pemerintah memastikan bahwa nilai tukar tidak terdepresiasi lebih dalam lagi dibandingkan kondisi saat ini sehingga intervensi terutama otoritas moneter merupakan salah satu kunci untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan kaitannya dengan pembayaran ULN dalam jangka waktu dekat,” jelas Yusuf. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menyoroti hal yang sama. Apalagi pelemahan rupiah disertai dengan naiknya harga minyak mentah. Masalahnya, tambah Bhima, kondisi tersebut membuat banyak pemegang surat utang atau investor/kreditur akan mempertimbangkan ulang karena risiko untuk masuk ke instrumen aset negara berkembang semakin tinggi. Oleh karena itu, dia melihat ada tiga hal yang harus dilakukan pemerintah.
Pertama, membuka ruang renegosiasi utang. Negara harus punya cara yang lebih kreatif untuk mengurangi beban utang luar negeri. Kedua, menyusun APBN perubahan. Ini dilakukan untuk merealokasikan belanja yang mungkin masih bisa dihemat sehingga tidak terlalu banyak menerbitkan utang baru. Terakhir, mendorong sektor usaha yang berbasis ekspor nonkomoditas atau di industri manufaktur sehingga ada penerimaan valas yang lebih besar. Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa struktur ULN tetap sehat hingga Februari 2024. Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyampaikan bahwa perkembangan tersebut didukung oleh prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan ULN.









