Layanan Inklusif Mulai Bermunculan
Sejumlah perusahaan transportasi mulai menyediakan layanan
inklusif untuk kelompok rentan. Guna pengembangan lebih lanjut, perlu
kolaborasi dengan pemangku kepentingan lain, termasuk pemerintah. PT Blue Bird
Tbk, misalnya, meluncurkan layanan taksi inklusif bernama Lifecare Taxi di
Jakarta, Kamis (25/4). Sebagai awal, perusahaan memiliki lima unit, tiga unit
beroperasi di Jakarta dan dua unit di Bali. Dirut Blue Bird Adrianto
Djokosoetono menyatakan, permintaan terhadap layanan ini belum sebanyak layanan
taksi reguler. Sebab, masyarakat yang mengetahui program itu masih terbatas. Layanan
taksi inklusif ditujukan untuk kelompok rentan, antara lain, ibu hamil, lanjut
usia, serta penyandang disabilitas.
Namun, layanan ini bisa juga untuk pasien yang melakukan
rawat jalan. Blue Bird, misalnya, telah bekerja sama dengan RS Kanker Dharmais
di Jakarta. ”Jadi konsepnya, kami akan kerja sama dengan rumah sakit atau
instansi tertentu yang bisa memberikan rekomendasi kepada siapa yang membutuhkan
dengan harga lebih terjangkau,” ujar Adrianto. Masyarakat yang tak mampu menjangkau
tarif dapat mendaftar keringanan biaya di situs Blue Bird. ”Subsidi itu dari
kami, tetapi mekanismenya justru kami perlu (kerja sama) instansi terkait juga.
Makanya, kami belum bisa launch sekarang untuk fasilitas itu.
Namun, ke depan, kami akan launching fasilitas itu,” kata
Adrianto. PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta juga telah menyediakan moda
khusus hingga prasarana atau alat-alat bantu tak bergerak. Direktur Pelayanan
dan Bisnis Transjakarta Fadly Hasan mengatakan, pihaknya menyediakan fasilitas dan
layanan pendukung bagi kelompok rentan berupa jalur pemandu (tactile), peta
rute Braille, dan pin pelanggan prioritas Transjakarta.
Guna mempermudah masyarakat mengaksesnya, Transjakarta dan
Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Bank DKI Jakarta menerbitkan Kartu
Layanan Gratis. Kartu ini dapat digunakan khusus bagi pelanggan berkategori rentan
seperti penyandang disabilitas dan lansia. Saat ini, menurut Fadly, jumlah
pelanggan berkategori rentan masih 5 % dari total konsumen Transjakarta. Bus
khusus perempuan tersedia 20 unit yang tersebar di koridor Jakarta.
Transjakarta juga memiliki layanan khusus bagi penyandang disabilitas DKI
Jakarta, seperti jalur menuju halte Transjakarta ramah penyandang disabilitas. (Yoga)
Momentum Selamatkan Bangka Belitung
Kerusakan lingkungan akibat pertambangan ilegal membuat Bangka
Belitung semakin kritis. Karena itu, pengungkapan kasus dugaan korupsi
pengelolaan timah pada wilayah IUP PT Timah 2015-2022 harus dioptimalkan untuk
menyelamatkan keberlanjutan hidup di provinsi kepulauan tersebut. Pj Gubernur
Bangka Belitung Safrizal ZA dalam Konsultasi Publik mengenai Penyusunan Kajian
Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Daerah Bangka
Belitung 2025-2029 di Kota Pangkal Pinang, Pulau Bangka, Rabu (24/4)
mengatakan, sebagai daerah kepulauan, faktor risiko kerusakan lingkungan Bangka
Belitung jauh lebih besar dibandingkan wilayah daratan. Salah satu faktor itu
adalah perubahan iklim yang memicu kenaikan muka air laut sehingga bisa
menenggelamkan kawasan pesisir.
Akibatnya, wilayah Bangka Belitung yang sempit secara alami
berpotensi makin susut dan diperparah aktivitas pertambangan tak bertanggung
jawab, terutama terkait timah. ”Pascapengungkapan kasus korupsi timah, beban
lingkungan Bangka Belitung berkurang drastis karena hampir 100 % pertambangan
ilegal berhenti. Momentum itu harus disambut dengan membenahi tata kelola
pertambangan untuk masa depan,” katanya. Yang pasti, kata Safrizal, dalam
jangka pendek sulit menghentikan pertambangan timah sama sekali. Itu karena masyarakat
atau perekonomian masih sangat bergantung pada timah. Setidaknya 500.000 hingga
600.000 warga dari 1,52 juta jiwa penduduk Bangka Belitung bekerja di
pertambangan timah, artinya 30-40 % penduduk menggantungkan nasib pada timah. (Yoga)
Menutup Kembalinya ”Amplop Coklat” di Kapal ASDP Kupang
Lewat pelantang suara, petugas berulang mengingatkan calon
penumpang yang hendak membeli tiket kapal PT Angkutan Sungai, Danau, dan
Penyeberangan (ASDP) di Pelabuhan Bolok Kupang, NTT, Selasa (23/4) siang. Disampaikan
bahwa pembelian tiket, termasuk untuk kelas bisnis, hanya dilayani di loket darat.
Tak ada lagi transaksi di atas kapal. Setelah imbauan lewat pelantang suara,
beberapa petugas ASDP mendatangi kerumunan calon penumpang di depan loket
penjualan tiket. Petugas mengulangi imbauan itu langsung ke telinga calon penumpang.
”Untuk kelas bisnis, beli memang di sini. Di kapal tidak ada lagi jual beli tiket,”
ujar seorang petugas. Imbauan itu mulai intensif dilakukan sejak akhir Desember
2023 setelah ASDP Kupang mendapat sorotan mengenai transaksi di ruang kelas bisnis.
Kala itu tak ada pemberitahuan di loket sehingga penumpang
membeli tiket kelas ekonomi. Tiba di atas kapal, mereka berebut ruang kelas bisnis
dengan membayar Rp 50.000 kepada petugas. Biasanya uang itu dikumpulkan petugas
dalam sebuah amplop coklat berukuran besar. ”Uang itu tidak disetor ke kantor.
Uang itu digunakan untuk keperluan di kapal. Padahal, sudah ada uang operasional
di setiap kapal,” kata Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang
Kupang Andri Matte.
Terbongkarnya praktik ”amplop coklat” terjadi ketika Andri
bersama Kepala Perwakilan Ombudsman NTT Darius Beda Daton sidak di kapal. Pemeriksaan
bertolak dari temuan Ombudsman NTT. Memang, perebutan ruang kelas bisnis di kapal
ASDP Cabang Kupang sudah biasa selama bertahun-tahun. Hasil sidak itu jadi bahan
evaluasi dan perbaikan. Andri lalu mengumpulkan petugas darat dan nakhoda. Beberapa
ABK yang terlibat transaksi dipindahkan demi efek jera. Ia berkomitmen
melakukan pembenahan ke depan. ”Memang tak semua orang suka dengan transformasi
ini. Kita harus mulai,” ujarnya. (Yoga)
Pro-Kontra Warnai Rencana Kerja Sama
Proyek pengembangan padi di Kalteng bakal berlanjut setelah
pemerintah memulai kerja sama baru dengan China. Namun, sejumlah pihak khawatir
hal itu hanya akan menambah deretan kisah sumbang dari angan-angan lumbung
pangan di Kalteng. Rencana itu disampaikan Menko Bidang Kemaritiman dan
Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di sela Pertemuan Ke-4 High Level Dialogue
and Cooperation Mechanism RI–China di Labuan Bajo, NTT, Jumat (19/4) seperti
dikutip Kompas.com. Luhut menyampaikan telah meminta China memberikan teknologi
menanam padi ke Indonesia. China disebut sukses swasembada pangan. Bahkan,
keinginan itu telah menjadi kesepakatan dan rencananya dimulai pada Oktober
2024.
Mendengar rencana itu, Herianto (48), petani Desa Belanti Siam,
Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, tersenyum kecut. Menurut dia, soal pertanian,
Indonesia tak kalah dari negara lain. Namun, ia menyayangkan persoalan yang
masih menghadang, seperti pupuk subsidi yang sulit didapat petani. ”Saya berharap,
kalau memang ada proyek seperti itu, bisa membuat hidup petani lebih baik,”
kata Herianto, Kamis (25/4).Direktur Save Our Borneo Muhammad Habibi berpendapat,
program-program itu belum bisa membuat Indonesia berdaulat pangan. Masyarakat
hanya mendapat bencana.
Ia khawatir kerja sama dengan China itu menggunakan lahan yang
dipakai food estate, cetak sawah, atau program sejuta gambut. Senator asal
Kalteng, Agustin Teras Narang, menyambut baik rencana itu. Ia berharap kerja
sama itu bisa segera terealisasi. ”Apabila benar dapat direalisasikan dengan terencana,
perlu melibatkan para ahli serta masyarakat atau petani setempat,” ujarnya. Menanggapi
hal itu, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyatakan bakal bergerak cepat
menyiapkan Kalteng sebagai lumbung pangan nasional dan menyambut kerja sama
itu. Sebelumnya, Kementerian Pertanian menggelar program optimalisasi lahan
rawa dan irigasi di 10 kabupaten di Kalteng dengan total 81.000 hektar. (Yoga)
Tantangan Soal Mesin Ekonomi dan Aglomerasi
Mengubah Jakarta menjadi kota global membutuhkan komitmen
kuat dan kerja sama dari semua pihak, termasuk kolaborasi dengan kawasan
aglomerasi. Peneliti senior Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan
Wilayah IPB University, Ernan Rustiadi, mengatakan, secara de facto, antara
Jakarta dan kota/kabupaten sekitar, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi,
memiliki ketergantungan yang tinggi, karena Jakarta menyediakan berbagai
lapangan usaha atau pekerjaan dan fasilitas layanan bagi masyarakat sekitarnya.
Di sisi lain, Jakarta mendapat dukungan sumber daya alam (air bersih), bahan
pangan, lahan untuk perumahan dengan harga terjangkau, dan lain-lain dari daerah
sekitarnya.
”Singkatnya, pertumbuhan ekonomi wilayah-wilayah sekitar
Jakarta sangat bergantung pada Jakarta. Kalau bicara Jakarta, sudah sulit
memisahkan Jakarta yang sudah beraglomerasi dengan kawasan perkotaan di
sekitarnya karena sudah terintegrasi. Namun, koordinasi Jakarta dengan kota
lain masih relatif lemah,” tutur Ernan, Rabu (24/4). Sebagai kota global, Ernan
menilai, Jakarta kurang bisa bersaing dengan kota global di negara lain,
seperti Bangkok dan Kuala Lumpur. Transformasi Jakarta ke arah kota global
tidak hanya bergantung pada sektor ekonomi, tetapi juga pada infrastruktur yang
mendukung. Pembangunan infrastruktur kelas dunia, seperti transportasi yang
efisien, telekomunikasi yang canggih, dan energi yang berkelanjutan, perlu
menjadi prioritas.
Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna,
menyampaikan, pada 2023, struktur ekonomi Jakarta didominasi oleh lapangan
usaha perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor yang
berkontribusi 17,67 % terhadap perekonomian Jakarta. Tahun lalu, ekonomi
Jakarta tumbuh 4,96 % dibandingkan 2022. Mobilitas masyarakat yang terus
meningkat memacu beberapa lapangan usaha tumbuh positif. Lapangan usaha yang
mengalami pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan, yakni 14,05
%. Tingginya kinerja transportasi di Jakarta terutama ditopang oleh peningkatan
penumpang dan barang pada hampir seluruh moda transportasi. (Yoga)
Indrawan S Adji dan Budi Kisrimanto Kulit Garut Terbang Tinggi
Kolaborasi Indrawan S Adji dan Budi Kisrimanto membawa industri penyamakan kulit di Kabupaten Garut, Jabar, ke tingkatan lebih tinggi. Produknya menembus pasar nasional hingga menjadi bahan jok maskapai penerbangan. Budi Kisrimanto (61) konsultan Bidang Pengembangan Produk dan Teknik GMP mengawasi setiap proses produksi.Teknologi yang digunakan mengikuti perkembangan zaman. Ia pun turut menyiapkan prosedur dan standar kerja fasilitas pengolahan air limbah hasil produksi agar tidak mencemari lingkungan. Saat itu, Chief Operating Officer GMP Indrawan S Adji (57) bertemu rekanan produsen bahan kimia untuk pengolahan kulit sapi di ruang kerjanya, lalu ia memverifikasi beberapa lembar kulit yang melewati tahapan akhir produksi untuk jok pesawat milik Lion Air Group.
Sebelum bergabung dengan GMP, keduanya bekerja di PT Mastroto Indonesia di Sentul, Bogor, Jabar. Mastroto bergerak di penyamakan kulit. Di sana, Indrawan adalah pemimpin pabrik dan Budi manajer kualitas. Keduanya pensiun pada 2019. Keahlian mereka dilanjutkan di PT GMP, bagian dari grup PT Widodo Makmur Perkasa. GMP yang berdiri tahun 2014 sebelumnya hanya perusahaan penyamakan kulit dengan konsumen di Garut serta sejumlah kabupaten dan kota di Jabar. Kualitas produknya hanya untuk pasaran lokal dengan orderan hanya 30.000-50.000 square feet (1 square feet berukuran 929 cm²). Indrawan dan Budi mengubah GMP menjadi perusahaan penyamakan kulit level premium dengan segmen pasar nasional, demi mendapatkan profit optimal serta tidak mematikan 50 UMKM yang bergerak di bidang penyamakan kulit dengan pasaran lokal.
Mereka mendatangkan alat dengan teknologi mutakhir serta menggelar pelatihan dan perekrutan pegawai dari lulusan kampus terbaik di Indonesia. Kualitas produk GMP naik kelas ke level premium. Pemesan produk GMP dari berbagai institusi dan perusahaan besar berdatangan. Harga jual produk GMP dengan kualitas standar berkisar Rp 30.000-Rp 34.000 per 1 square feet, sementara produk dengan kualitas premium Rp 50.000. Pesanan besar dimulai dari kalangan militer Indonesia untuk bahan sepatu pada 2020-2023. Selain itu, ada pula 12.000 jaket kulit pada 2021.
Perusahaan sepatu dari luar negeri hingga sejumlah perusahaan
perangkat juga kepincut. Hingga akhirnya, datang pesanan kulit sapi untuk jok 12
pesawat Lion Air Group pada akhir 2023. Butuh hampir setahun demi menghasilkan
produk jok kulit pesawat yang sesuai standar industri penerbangan. Sebelum
pemesanan untuk jok pesawat, produk kulit GMP telah memenuhi uji coba di
laboratorium BRIN; Balai Besar Kulit, Karet, dan Plastik Yogyakarta; serta laboratorium
lainnya. Manajer Produksi PT Batam Aero Teknik Budi Yuwono mengungkapkan,
produk kulit GMP memenuhi tahap uji yang paling krusial untuk keselamatan penerbangan,
yakni tahan bakar. Produk kulit GMP ketika dibakar tidak meluas lebih dari 12
inci atau 30,48 cm. Kini produk GMP telah mengudara ke penjuru Nusantara dengan
maskapai tersebut. (Yoga)









