WWF Diharapkan Sepakati Proyek Strategis Rp 150 Triliun
IHSG Berpeluang lanjutkan Tren Penguatan
Bisa Go Public, OJK Terbitkan Aturan BPR dan BPRS
Technology Decoupling dan Freindshoring
Bima Sakti Alterra Sukses Digitalisasi 100 Perusahaan Air Minum
Pacu Konektivitas, Trayek Tol Laut Tumbuh 11% Per Tahun
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakomodasi arahan Presiden RI Joko Widodo terkait pembangunan infrastruktur transportasi berkelanjutan. Proyek-proyek tersebut meliputi peningkatan pembangunan bandara dan sektor penyebrangan, pembangunan terminal pelabuhan hingga stasiun kereta api. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan sektor transportasi menunjukkan angka pembangunan infrastruktur dan transportasi yang relatif meningkat.
Pembangunan tersebut secara umum meliputi pembangunan dan revitalisai terminal tipe A yang lebih luas dan modern, pengembangan bandara serta pelabuhan yang mampu menampung volume yang paling besar, termasuk pembaruan sistem transportasi massal seperti bus listrik, MRT, LRT, serta Kereta Api Cepat. "Kita lihat 10 tahun terakhir ini terjadi serangkaian proses pembangunan transportasi di perkotaan dan seluruh Indonesia. Semua relatif naik. Laut paling tinggi, lalu sektor perkeretaapian, bandara, serta penyebrangan," kata Budi Karya. (Yetede)
Starlink Dipastikan Tidak Dapatkan Insentif
CEO SpaceX Elon Musk telah meresmikan operasional Starlink, penyedia jasa internet berbasis satelit yang merupakan bagian dari bisnis SpaceX, untuk Indonesia di Bali, Minggu (19/05/2024) sore. Pemerintah Indonesia pun memastikan bahwa perusahaan tersebut tidak akan mendapatkan perlakuan atau insentif khusus untuk pengembangan bisnisnya di Tanah Air. Karena itu, Starlink akan mendapat perlakuan yang sama (level of playing field) seperti penyedia layanan internet (internet service provider/ISP) dan operator telekomunikasi (telko) lain yang beroperasi di Indonesia, yakni harus membayar pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penghasilan (PPh), dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Menteri Informasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan, sebagai ISP berbasis satelit dari Amerika Serikat, Starlink tidak akan mendapatkan insentif dari pemerintah serta wajib membayar pajak dan iuran lain kepada negara seperti ISP dan operator telko lainnya. "Pokoknya apa yang dibebankan kepada operator seluler atau operator telekomunikasi di Indonesia harus juga sama dibebankan kepada Starlink, supaya ada level playing of field-nya," kata Budi Arie. (Yetede)
NTT DATA Bangun Pusat Data Jakarta 2
NTT DATA , perusahaan inovator global dalam layanan bisnis dan teknologi yang merupakan bagian dari Grup NTT dan berkantor pusat di Tokyo, Jepang, sedang membangun Pusat Data Jakarta 2 Annex (JKT2A) di Indonesia. Pembangunannya dijadwalkan selesai pada awal 2026. Sebagai bagian dari kompleks Jakarta 2 NTT DATA, JKT2A dirancang untuk memenuhi kebutuhan hyperscalers dan korporasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Pembangunannya merupakan bagian rencana investasi pusat data lebih dari US$ 10 miliar di seluruh dunia tahun 2023-2027. CEO dan Presiden Global Data Center NTT DATA Doug Adams pembangunan JKT2A menegaskan posisi kepemimpinan NTT di Indonesia, terutama dengan pertumbuhan jejak pusat data global kami yang bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar. "Kami siap menyediakan desain faslitas yang fleksibel agar klien dapat mencapai tujuan bisnis mereka. Kami berkomiten menyediakan kecukupan kapasitas data untuk mendukung ekonomi digital Indonesia," ujar Adams. (Yetede)









