Technology Decoupling dan Freindshoring
Fenomena tecnology decoupling dan friendshoring bisa berpeluang mengakselerasi industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia. Untuk itu, Indonesia perlu menggali peluang perdagangan dari kedua fenomena itu. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani, Indonesia bisa mengambil peluang bila bisa melakukan perubahan-perubahan yang diperlukan untuk menarik investor-investor nilai global atau global value chains (GVC) ke Indonesia. "Indonesia pun sebenarnya negara yang cukup diperhitungkan sebagai calon tujuan decoupling & frienshoring," ucap dia kepada Investor Daily. Decoupling mengacu pada praktik memisahkan atau mengurangi ketergantungan pada rantai pasok global. Di sisi lain, friendshoring mencerminkan kecenderungan beberapa negara untuk mengurangi ketergantungan pada negara-negara yang dianggap sebagai potensial ancaman atau pesaing. "ini seharusnya menjadi pemicu kita untuk terus membenahi diri dan lebih fokus meningkatkan daya saing komparatif Indonesia dengan benchmark pengara pesaing kita saat ini," kata dia. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023