;

Generasi Cardless, QRIS Jadi Primadona

Yuniati Turjandini 22 Jul 2024 Investor Daily (H)
Kebiasaan masyarakat bertransaksi tanpa menggunakan kartu semakin menjadikan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai primadona dalam sistem pembayaran. Hal ini umumnya terjadi pada generasi muda, yang sudah terbiasa untuk memindai (scan) QRIS dari smartphone dibandingkan dengan menggunakan kartu ATM atau debit. Kebiasaan bertransaksi tanpa kartu (cardless) para generasi muda ini pun tercermin dari transaksi yang tercatat pada Bank Indonesia (BI). Di mana, transaksi QRIS melesat 226,54% secara tahunan (year on year) pada kuartal II-2024 dengan jumlah pengguna mencapai 50,50 juta dan jumlah merchant 32,71 juta. Bahkan, pada kuartal II ini pertumbuhannya tetap lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal I-2024 sebesar 175,44% (yoy). Lonjakan yang terjadi pada transaksi QRIS bertolak belakang dengan transaksi kartu ATM/debit yang justru anjlok. Pada kuartal I-2024 tercatat kontraksi 3,8% (yoy) dan pada kuartal II-2024 kembali ambles lebih dalam sebesar-8,42% (yoy)

Pertamina Geotermal Jadi Raja Emiten Panas Bumi

Yuniati Turjandini 22 Jul 2024 Investor Daily (H)
Kompetisi di sektor energi panas bumi (geotermal) di Tanah Air tak lengkap apabila tak menyeret dua pemain besar, yaitu anak usaha. Grup Pertamina PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), serta portofolio energi baru terbarukan (EBT) milik konglomerat Parjogi Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Selain BREN yang menjadi favorite pelaku pasar, PGEO juga diunggulkan karena dinilai memiliki pendapatan stabil dan total kapasitas produksi panas bumi terbesar di dunia. Equity Analyst PT OCBC Sekuritas Kevin Jonathan Panjaitan dalam risetnya yang dipublikasikan baru-baru ini menerangkan, alasan menjagokan PGEO di antaranya dilihat dari ambisi PGEO dalam memperkuat kapasitas produksi. Emiten bersandi saham PGEO itu diketahui menargetkan kapasitas produksi mencapai 1,0 GW pada 2026, meningkat dari kapasitas terpasang saat ini sebesar 672 MW. Lalu pada 2023, PGEO juga mengincar kapasitas terpasang bertambah lebih besar menjadi 1,6 GW. (Yetede)

Target 20 Juta Wisman Perlu Tambah Jumlah Penerbangan

Yuniati Turjandini 22 Jul 2024 Investor Daily
Pemerintah berikutnya perlu menambah jumlah  penerbangan ke Indonesia untuk mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan mencanegara (wisman) dalam setahun. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno menjelaskan, berdasarkan info yang dia terima kalau  minat wisatawan  mancanegara untuk berkunjung ke destinasi wisata di Tanah Air semakin tinggi, sementara jumlah penerbangan terbatas. Dia menambahkan, banyak yang dari Dubai, Istambul, dan Doha yang ingin  ke Indonesia, hanya saja terkendala terbatasnya ketersediaan kursi. "Sangat mudah sebetulnya untuk mencapai 20 juta wisatawan mancanegara bagi pemerintah ke depan, tinggal menambah jumlah penerbangan," ucap Sandiaga. Menparekraf mengatakan, sementara untuk wisatawan domestik, pemerintah bisa menyediakan tiket pesawat dengan harga lebih terjangkau, agar pergerakan wisatawan nusantara terus mengalami peningkatan. (Yetede)

Siap -siap Wajib Asuransi Kendaraan

Yuniati Turjandini 22 Jul 2024 Tempo
PEMERINTAH akan mewajibkan semua pemilik kendaraan bermotor ikut asuransi third party liability (TPL). Asuransi TPL merupakan jenis asuransi yang memberikan pertanggungan risiko atas tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan sedang meramu mekanisme premi yang akan dikenakan kepada pemilik sepeda motor dan mobil. Rencananya, kebijakan tersebut mulai berlaku pada awal 2025.

Rencana ini akan diterapkan setelah Presiden Joko Widodo alias Jokowi meneken peraturan pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk menindaklanjuti Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK). Kini OJK sedang menunggu peraturan pemerintah yang akan menjadi payung hukum aturan tersebut.  Kepala Eksekutif Pengawasan Asuransi, Penjamin, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengklaim wajib asuransi kendaraan ini akan bermanfaat ketika terjadi kecelakaan yang harus menanggung kerugian dari pihak ketiga. Adanya asuransi TPL akan meringankan biaya pengganti kerugian bagi konsumen.

Ogi yakin premi asuransi kendaraan itu akan lebih murah dibanding sekarang. Selama ini asuransi TPL bersifat sukarela alias tidak wajib. Dengan meningkatnya perlindungan terhadap risiko, tutur Ogi, masyarakat akan lebih terlindungi dan merasa lebih aman. “Pertumbuhan ekonomi juga bisa meningkat,” ujarnya.  Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyambut gembira rencana penerapan wajib asuransi kendaraan bermotor tersebut. "Kami mempersiapkan para pelaku industri asuransi untuk mendukung TPL sebagai asuransi wajib," kata Direktur Eksekutif AAUI Bern Dwyanto kepada Tempo, Ahad, 21 Juli 2024. (Yetede)

Pencabulan Korban Kekerasan Seksual di Kantor Polisi

Yuniati Turjandini 22 Jul 2024 Tempo
“Akmal menyuruh NJ masuk ke ruangan dan mengunci pintu, sedangkan dua temannya diminta menunggu di luar,” kata Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Belitung Timur Imelda Handayani saat dihubungi, Minggu, 21 Juni 2024. Dia menyebutkan di dalam ruangan polsek itulah Bripka Akmal diduga mencabuli NJ dengan dalih ingin memeriksa keperawanan bocah yatim piatu tersebut. “NJ diam saja karena dia berpikir memang seperti itulah prosedurnya,” ujarnya.

Bripka Akmal baru menghentikan pelecehan terhadap NJ ketika G dan P mengetuk pintu ruangan tersebut. Sebelum membuka pintu, Bripka Akmal mengancam NJ agar tidak menceritakan perbuatannya itu kepada siapa pun. NJ, G, dan P akhirnya kembali ke panti asuhan. Beberapa hari kemudian, NJ mengadu ke Komnas PA Belitung Timur atas pencabulan oleh Bripka Akmal itu.

Imelda mengatakan, jika polisi menerapkan prosedur operasional standar yang benar dalam menangani kasus kekerasan seksual, korban tak akan menjadi korban untuk yang kedua kalinya. Menurut dia, polisi seharusnya memiliki layanan pengaduan di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dengan personel yang mumpuni, bukan malah sebaliknya. “Kami mendapat informasi bahwa korban Bripka Akmal ini bukan yang pertama. Ada korban lain yang akhirnya membuat laporan juga,” katanya. (Yetede)

Potensi Rekonsiliasi Hamas dan Fatah lewat Mediasi Cina

Yuniati Turjandini 22 Jul 2024 Tempo
HAMAS dan Fatah kembali duduk bersama faksi-faksi lain di Palestina dalam perundingan di Beijing, Cina, mulai Ahad, 21 Juli 2024. Kedua kubu dengan perbedaan ideologi dan rivalitas menahun itu berupaya mencapai rekonsiliasi di tengah pembantaian yang dilakukan Israel di Jalur Gaza—lebih dari 38.900 warga sipil meninggal sejak Oktober 2024. Para pengamat mengatakan Cina ingin memainkan peran sebagai penengah.

Rencana muktamar antarfaksi Palestina di Beijing pertama kali dikabarkan The New York Times pada 15 Juli 2024. Delegasi Hamas akan dipimpin ketua biro politik mereka, Ismail Haniyeh, sedangkan Fatah diwakili tiga orang, termasuk Wakil Ketua Komite Sentral Mahmoud Aloul, menurut Azzam al-Ahmad selaku anggota komite Fatah. Menurut laporan tersebut, pertemuan akan berlangsung pada Ahad-Selasa, 21-23 Juli 2024. Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi dijadwalkan menemui perwakilan kedua faksi itu pada hari pertama dan ketiga, demikian pernyataan Ahmad kepada The New York Times.

NBC News menyebutkan Cina akan menjamu para perwakilan Hamas, Fatah, dan faksi lain di Wisma Tamu Negara Diaoyutai, Beijing. Kompleks tersebut meliputi bangunan dan taman kerajaan yang kini menjadi kompleks wisma modern tempat para pejabat tinggi menginap serta berkonferensi. Partai Komunis Cina menerima para tamu asingnya di sana, dari Presiden Amerika Serikat Richard Nixon pada 1971 hingga Presiden Rusia Vladimir Putin pada 2022. (Yetede)

Efektivitas Pemeriksa Fakta Melawan Disinformasi

Yuniati Turjandini 22 Jul 2024 Tempo
MASYARAKAT dunia tengah dihantam badai misinformasi dan disinformasi yang menyebabkan polarisasi serta perselisihan sosial. Permasalahan ini menjadi sangat penting untuk dibahas, karena pada tahun ini, setidaknya ada 64 negara, atau hampir separuh populasi dunia, yang menggelar pemilihan umum.  Negara-negara yang menyelenggarakan pemilu pada 2024 sebagian memiliki populasi terbesar di dunia, yaitu India (1,4 miliar), Uni Eropa (total 448 juta untuk 27 negara anggota Uni Eropa), Amerika Serikat (341 juta), Indonesia (279 juta), Pakistan (243 juta), dan Bangladesh (174 juta). Hal ini sekaligus menandai 2024 sebagai tahun pemilu terbesar dalam sejarah. 

Menurut Laporan World Economic Forum Global Risk 2024, misinformasi dan disinformasi adalah risiko jangka pendek terbesar yang dihadapi oleh negara-negara di dunia. Berdasarkan analisis tingkat keparahannya, misinformasi dan disinformasi menempati peringkat teratas untuk kategori teknologi dalam periode dampak dua tahun terakhir. Sedangkan untuk periode dampak 10 tahun, misinformasi dan disinformasi menduduki peringkat kelima. 

Demi memitigasi penyebaran disinformasi, lembaga-lembaga pemeriksa fakta terus menjamur. Graves dan Cherubini (2016) menerbitkan lanskap lembaga pemeriksaan fakta di Eropa. Inisiatif perdana diprakarsai oleh Channel 4 News di Inggris pada 2005 untuk memeriksa fakta pemilihan parlemen. Pada 2008, upaya serupa dilakukan di Prancis dan Belanda, serta pada akhir 2010, pemeriksa fakta telah aktif di sepuluh negara.

Delapan tahun kemudian, atau pada 2018, setidaknya terdapat 137 proyek pemeriksaan fakta yang aktif di seluruh dunia. Sementara itu, di Eropa, 34 sumber permanen pemeriksaan fakta politik telah diidentifikasi aktif di 20 negara, dari Irlandia hingga Turki (Graves dan Cherubini, 2016). Menurut Duke Reporter’s Lab, pada 2023, terdapat 417 lembaga pemeriksa fakta yang aktif memverifikasi informasi di lebih dari 100 negara dan beroperasi dalam 69 bahasa. (Yetede)

'KUTUL' Beras Impor

Hairul Rizal 22 Jul 2024 Bisnis Indonesia (H)

Manajemen produksi, rantai pasok, dan tata kelola beras kembali menjadi sorotan. Dugaan manipulasi impor beras yang melibatkan Perum Bulog dengan perusahaan asal Vietnam pun mencuat. Hal ini menandai ketidakmampuan pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan. Parahnya lagi, pemangku kebijakan tengah melakukan evaluasi atas ketentuan yang mengatur peta lahan sawah di 8 provinsi, lantaran masih terbatasnya ruang untuk merealisasikan program satu juta rumah. Jika tak ditata dengan bijak, lahan produktif pun bakal kian menyusut. Implikasinya, produksi beras tereduksi dan importasi makin tinggi yang membuka celah adanya 'hengki pengki' oleh oknum-oknum tertentu.

Dilema Berdikari & Impor Beras

Hairul Rizal 22 Jul 2024 Bisnis Indonesia

Kegiatan impor pangan lagi-lagi jadi sorotan. Kali ini yang dibincangkan publik adalah kasus dugaan korupsi dalam kegiatan impor beras yang bisa mencoreng kredibilitas pemerintah. Hal itu bermula dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menerima laporan yang menyebut dugaan mark-up impor dilakukan terhadap 2,2 juta ton beras dan kerugian negara terkait dengan biaya demurrage di pelabuhan. Kondisi tersebut bisa menurunkan penilaian terhadap rapor pemerintah yang sepanjang tahun ini disibukkan dengan dinamika krisis beras sehingga harus melakukan importasi baik untuk memenuhi cadangan maupun bantuan sosial. Impor, meski acapkali menimbulkan polemik, menjadi andalan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam negeri ketika pasokan beras terbatas. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras terus menurun. Luas panen pun kian susut, demikian pula produktivitas yang stagnan. Dalam 5 tahun terakhir, luas panen di Tanah Air hanya berkisar 10,2 juta hektare (ha) dan angka produksi pun terus turun tersisa 53,9 juta ton. Lahan memang menjadi salah satu masalah. Penyusutan lahan sawah memang telah menjadi dilema. Satu sisi, pemerintah membutuhkan area yang luas untuk memenuhi program sejuta rumah guna mengatasi backlog perumahan yang mencapai 10 juta unit. Di sisi lain, lahan yang luas juga diperlukan untuk menjaga produktivitas sawah dan ketersediaan pangan. Saat ini rata-rata luas tanam hanya 500.000 ha per bulan. Importasi dilakukan bertahap. Sampai dengan Juni 2024, Bulog sudah menjalankan 5 tahap importasi dengan jumlah sekitar 300.000 ton beras dalam setiap tahap. Artinya, sepanjang semester I/2024 Bulog mengimpor sekitar 1,5 juta ton beras. Dalam prosesnya, bobot impor dipecah dalam 10—12 lot di kisaran 25.000—30.000 ton di setiap tahap dan disebar ke 26 pelabuhan penerima. Kongkalikong dan ketidakjelasan diduga masih terjadi dalam praktik impor beras terutama dari besaran fee dari perusahaan asing yang ditugaskan melakukan ekspor, dan biaya atau denda demurrage atau batas waktu pemakaian peti kemas di dalam pelabuhan. Idealnya, pemerintah harus lebih cermat dalam mendesain impor dengan menekan risiko dalam konteks penyalahgunaan wewenang maupun manipulasi harga.

EKSPLORASI TAMBANG : IDENBURG JATUH KE PELUKAN AUSTRALIA

Hairul Rizal 22 Jul 2024 Bisnis Indonesia

Sejumlah aset tambang mineral di Papua milik PT Iriana Mutiara Idenburg segera menjadi milik korporasi asal Australia Far East Gold Limited, setelah keduanya menjalin kesepakatan pada pekan lalu. Hal ini menandai babak baru eksplorasi mineral di Bumi Cendrawasih. Blok Idenburg di Pulau Papua bukanlah aset mineral baru. Area prospek di wilayah ini dinaungi oleh Kontrak Karya generasi ke-6 dengan luasan mencapai 95.280 hektare (ha). Data Minerba One Map Indonesia (MOMI) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan bahwa aset ini masuk dalam wilayah Kabupaten Keerom dan Kabupaten Pegunungan Bintang yang berada di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Pegunungan. Tahapan kegiatan pada blok ini adalah eksplorasi untuk komoditas mineral logam emas. Dalam perjalanannya, aset eksplorasi ini sudah pernah dilakukan pengeboran oleh Barrick Gold Corporation pada 1994-1997, Newmont Corporation dan Newcrest Mining pada 1998, Placer Dome pada 2001-2002, dan Avocet Mining pada 2004-2009. Akan tetapi, dari 14 area prospek yang dimiliki, baru 5 area saja yang telah dilakukan pengeboran. Artinya, baru sekitar 30% saja. Aksi akuisisi secara bertahap pun dilakukan mulai pekan lalu, setelah keduanya melakukan Binding Term Sheet (BTS). Pada penandatanganan BTS, Far East Gold telah menggelontorkan 150.000 dolar Australia, dengan hak eksklusif selama 3 bulan untuk menyelesaikan tawaran perjanjian jual beli bersyarat (conditional sales and purchase agreement/CSPA) yang dapat diperpanjang tiga kali dengan perjanjian saling menguntungkan dengan durasi masing-masing 30 hari dan pembayaran sebesar 50.000 dolar Australia setiap periode 30 hari. Fase selanjutnya adalah menuju kepemilikan 51%. Pada fase ini Far East Gold mesti menggelontorkan 250.000 dolar Australia saat penandatangan CSPA, guna menggenggam 2,5 juta lembar saham pada harga 0,1 dolar Australia per lembarnya. 

Managing Director Far East Gold Shane Menere mengatakan bahwa penandatangan BTS untuk proyek emas Idenburg sangat prospektif. “Jarang sekali kita menemukan proyek kaliber seperti itu dengan database historis yang substansial tentang pekerjaan yang diselesaikan oleh banyak penambang emas besar dunia,” katanya dalam keterangan resmi Far East Gold, pekan lalu. “Mengingat besarnya minat berbagai pihak terhadap Proyek Idenburg, maka diberikannya kesempatan kepada Far East Gold untuk mengembangkan lebih lanjut proyek ini merupakan suatu bentuk dukungan terhadap kerja yang telah dilakukan oleh tim Far East Gold yang sangat berpengalaman selama ini, termasuk menjadi perusahaan pertama dalam sejarah Kontrak Karya Woyla yang berhasil mengebor proyek tersebut,” jelasnya. Dia menambahkan, pihaknya amat gembira dengan database historis yang luas mengenai pekerjaan eksplorasi dan banyak pengeboran bermutu tinggi yang menunjukkan potensi besar dari Idenburg.

Pilihan Editor