;

Kolaborasi Penyediaan Energi Bersih di Indonesia

Yoga 15 Aug 2024 Kompas

IKN di Kaltim berpotensi untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya. PT PLN Nusantara Power mewujudkannya lewat PLN Nusantara Renewables, berkolaborasi dengan perusahaan pengembang energi terbarukan asal Singapura, Sembcorp. Lahan berbukit bekas hutan tanaman industri eukaliptus seluas 86 hektar dipilih menjadi lokasi PLTS IKN berkapasitas 50 megawatt (MW), 13 km barat daya Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN yang jauh dari permukiman penduduk. Proyek PLTS IKN sudah dibangun sejak Mei 2023. Untuk tahap I terpasang 21.600 panel surya di atas lahan seluas 10 hektar yang menghasilkan listrik berkapasitas 13,5 megawatt-peak (MWp)/10 MWac. Sejak Februari 2024, listrik yang dihasilkan terhubung jaringan kelistrikan IKN, yang juga didukung pembangkit listrik lain di Kaltim.

Tahap II ditargetkan rampung pada 22 November 2024 sehingga nantinya total kapasitas PLTS IKN menjadi 50 MW. PLTS IKN dikelola perusahaan patungan PT PLN Nusantara Power (NP) dan Sembcorp, yakni PT Nusantara Sembcorp Solar Energy (NSSE) dengan investasi sekitar 60 juta USD dengan saham PLN NP sebesar 51 % dan Sembcorp 49 %. Direktur Pengembangan Bisnis dan Komersial PLN NP Muhamad Reza mengatakan, investasi energi bersih krusial bagi Indonesia. Hal ini juga penting bagi PLN yang mendapat mandat pengadaan listrik berbasis energiterbarukan dari pemerintah. Sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2021-2030, Indonesia menargetkan pembangunan 20,9 gigawatt (GW) pembangkit listrik ramah lingkungan.

Artinya, porsi energi terbarukan akan mencapai 51,6 % dibandingkan energi lainnya pada 2030. Dalam target itu, PLN NP mendapatkan tugas membangun 6,3 GW pembangkit energi terbarukan hingga tahun 2030. Biaya yang dibutuhkan mencapai ratusan triliun rupiah dan tidak semuanya mampu dibiayai PLN sendiri. ”Itulah mengapa kami bermitra dengan perusahaan lainnya. Anggaran kami juga harus dioptimalkan,” ujar Reza di Jakarta, Rabu (7/8). Melalui kerja sama investasi dengan perusahaan energi terbarukan di tingkat global, transfer pengetahuan dan keahlian juga didapat PLN dan Indonesia, yang penting untuk peningkatan kapasitas SDM di bidang keberlanjutan. (Yoga)


Michael Anthony Kwok, Tarian Jari Memori Auditori

Yoga 15 Aug 2024 Kompas (H)

Michael Anthony Kwok (21) terlahir istimewa. Ia tunanetra dan menyandang autisme. Berbekal anugerah memori auditori, jari-jari Michael bak menari di atas tuts piano dan menghipnotis siapa pun yang mendengarnya, pada Rabu (17/7) siang. Michael ditemani ibunya, Mentalia Kurnia (64), di tempatnya les piano di kawasan Imam Bonjol, Jakarta. Tiga hari sebelumnya, Minggu (14/7), ia menjuarai kompetisi piano klasik Indonesia International Piano Competition (IIPC) 2024 di kategori Profesional Senior. ”Masih mengantuk dia itu gara-gara kesenangan menang kemarin. Setiap malam dia bangun dan duduk-duduk di kamarnya sambil senyum-senyum girang” ujar Lia, sapaan ibunya. Kompetisi bergengsi itu diikuti ratusan peserta dari 10 negara dan melibatkan pakar piano klasik ke- las dunia sebagai juri dari delapan negara.

Para juri itu, antara lain, Andreas Frölich (Jerman), Pascal Nemirovski (Inggris), dan Rachel Naomi Kudo (AS). Michael memiliki kondisi khusus. Ia tunanetra dan menyandang autisme. Untuk bermain piano, ia berlatih dengan metode khusus berbekal anugerah yang dimilikinya sejak lahir. Salah satu keistimewaan Michael adalah kemampuannya mengingat berbagai macam bunyi dan nada secara rinci. Berdasar ingatan itu, ia memainkannya kembali secara presisi di atas tuts piano. Ingatan akan suara itu disebut dengan memori auditori (auditory memory) setara dengan kemampuan memori fotografik pada orang-orang tertentu, yakni ketika mereka memiliki ingatan kuat berdasarkan apa yang dilihatnya. Disebut juga dengan memori visual.

Dengan keistimewaan memori auditori itu, Michael tak perlu membaca atau menghafal partitur lagu atau repertoar. Guru-guru Michael biasanya menyiapkan bahan audio lagu atau repertoar yang akan dipelajari. Mereka juga memoles permainan Michael yang bersemangat dan kurang memperhatikan teknik artikulasi antarnot yang dimainkan. Setelah mendengar beberapa kali rekaman itu, Michael berlatih di rumah selama beberapa hari. Ia biasanya berlatih selama dua jam seusai makan malam. Dalam berkarya, Michael dibimbing oleh dua guru piano, yakni Randy Ryan dan Ivana Chandra. Randy melatih Michael di tempat lesnya di kawasan Imam Bonjol, sedang Ivana mendampingi Michael sejak usia belia. Mereka juga hadir saat penobatan juara kompetisi IIPC 2024 di Usmar Ismail Hall. Mendampingi Michael perlu ketelatenan.

Rabu siang itu, Randy menyimak permainan piano Michael. ”Mainnya pelan-pelan saja kalau legato, ya. Tuts piano jangan ditekan terlalu keras, pelan-pelan saja” ujar Randy kepada Michael. Mengajari Michael, menurut Randy, memberikan tantangan tersendiri. Kondisi Michael yang tak bisa melihat membuatnya harus menggunakan partitur lagu yang ditulis dalam bentuk Braille. Menurut Lia, hal itu terlalu riskan dan rumit bagi Michael. Dengan pola latihan sekarang, yang mengandalkan ingatan auditori, Michael lebih mudah memainkan nada. Seperti pada malam penobatan juara, Michael ”menghipnotis” penonton. Jari-jemari Michael seolah menari, terkadang sangat cepat, kadang pelan, mengalun membawakan lagu ”Danzas Argentinas”, Opus 2 karya Alberto Ginastera. Dengan keistimewaannya, Michael menerobos keterbatasan. (Yoga)


Jangan Jadikan IKN Sebagai Jakarta yang Baru

Yoga 15 Aug 2024 Kompas

Guru Besar Program Studi Perencanaan, Wilayah, dan Kota Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, Tommy Firman mengatakan, dalam perjalanan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalitim, pemerintah tampak sedang membangun kota baru dengan berbagai fungsi. Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, dibangun pula pusat perekonomian, pusat riset teknologi, dan lain sebagainya di IKN. Hal ini dikhawatirkan akan membuat perekonomian di kawasan Indonesia timur terpusat di IKN dan tidak merata, seperti halnya Jakarta.

Padahal, IKN dibangun dan dikembangkan salah satunya untuk mendorong pemerataan perekonomian Indonesia sehingga tidak hanya terkonsentrasi di satu lokasi. ”Kalau itu yang terjadi, ini seolah-olah seperti membangun Jakarta yang baru, hanya skalanya lebih kecil karena nanti semuanya ada di situ,” ujarnya dalam diskusi peluncuran buku 9 Alasan dan 8 Harapan Memindahkan Ibu Kota, di Jakarta, Rabu (14/8).

Menurut Tommy, Indonesia bisa meniru Washington DC (AS) atau Canberra (Aus tralia). Kendati menjadi ibukota negara dan pusat pemerintahan, kedua kota tersebut tidak lantas turut menjadi pusat perekonomian di setiap negara itu. Menteri PPN 2014-2015, Andrinof Chaniago, penulis buku tersebut bersama M Jehansyah Siregar, menambahkan, ”IKN memang diharapkan jadi penggerak ekonomi, tetapi tidak semuanya lantas harus terpusat di sana. Model ekonomi yang diharapkan ada di IKN adalah penunjang jalannya sebuah kota,” kata Andrinof. (Yoga)


Penguatan Tajam Rupiah

Yuniati Turjandini 15 Aug 2024 Investor Daily (H)
Pasar finansial domestik menggeliat memasuki Agustus 2024,  ditopang penguatan tajam rupiah, seiring makin dekatnya eksekusi penurunan suku bunga acuan global. Hingga akhir tahun ini rupiah bisa bertengger di level Rp 15.000 per dolar AS. Kemarin, nilai tukar rupiah menguat 0,98% menjadi Rp 15.675 per dolar AS, meneruskan tren dalam tiga bulan terakhir. Rupiah telah menguat 2,2% selama sepekan, lalu 2,62% dalam sebulan, dan 2,19% dalam tiga bulan terakhir. Sepanjang 2024, rupiah memang masih melemah 0,28% terhadap dolar AS. Tetapi, level ini jauh lebih  rendah dari sebelumnya yang sempat menyentuh 6%, keadaan yang membuat BI menaikkan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 25 basis points (bps) menjadi 6,25% pada April. Sementara itu, pasar saham bergairah, terlihat pada indeks harga saham gabungan (IHSG)  Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mampu menembus 7.400 atau tepatnya  7.436, kemarin, naik, 1.08% dari sehari sebelumnya. (Yetede)

Pupuk Jadi Kunci Ketahanan Pangan

Yuniati Turjandini 15 Aug 2024 Investor Daily (H)
Industri pupuk dinilai memegang peranan penting untuk mewujudkan ketahanan pangan maupun ekonomi Indonesia yang lebih kuat. Oleh karena itu, kalangan industri, lembaga penelitian, dan kementerian/lembaga (K/L) terkait harus berkolaborasi untuk mengembangkan pupuk yang lebih efisien dan berkelanjutan. Revitalisasi dan infrastruktur  industri pupuk pun perlu dilakukan melalui modernisasi. "Tujuan membangun  pabrik pupuk, bukan untuk petrokimia, tapi tujuan utamanya untuk (produksi) beras. Tidak ada revolusi pertanian  tanpa pupuk. Makanan utama masyarakat Indonesia adalah beras, sehingga kita (harus) berhasil swasembada beras," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.  Ia mengakui pascareformasi, pembangunan pupuk dan turunannya terbilang lambat. Padahal selain memberikan jaminan  lebih besar bagi pemenuhan kebutuhan pupuk nasional, pembangunan pabrik juga bisa menciptakan banyak lapangan kerja. (Yetede)

Mitratel Memperlihatkan Ketangguhan

Yuniati Turjandini 15 Aug 2024 Investor Daily (H)
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel memperlihatkan ketangguhan yang mengesankan ditengah tantangan aksi merjer sejumlah perusahaan telekomunikasi besar Tanah Air. Kinerja keuangan yang solid di paruh pertama tahun ini juga membuat kalangan analis yakin perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan lebih besar dari target yang ditetapkan manajemen MTEL di level 5%. Tak heran, sahamnya direkomondasikan beli dengan target hanya Rp 960, yang mengisyaratkan potensi gain 41%. "Kami memperkirakan pertumbuhan pendapatan Mitratel bisa mencapai 7% pada tahun ini, dengan outlook positif untuk jangka menengah, menunjukkan ketahanan  perseroan ditengah konsolidasi jumlah perusahaan telekomunikasi," kata Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margronis. (Yetede)

Perbaikan Supply dan Demand

Yuniati Turjandini 15 Aug 2024 Investor Daily (H)
Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani menerangkan, perlu ada perbaikan dari sisi ketersediaan (suppply) dan pemintaan (demand) didalam negeri, sehingga bisa memacu kembali Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur ke level ekspansi. Perbaikan tersebut bisa dilakukan  melalui pemberian insentif  fiskal, penerapan suku bunga acuan yag tak membebani pelaku industri yang dikeluarkan oleh lembaga moneter, serta regulasi yang berkelanjutan (sustainable). "Karena kalau kita lihat studi dari Apindo itu melihat bahwa untuk scaling up bisnis butuh waktu 5-10 menit. Artinya dibutuhkan sebuah sustainable  regulasi, sehingga dunia usaha itu bisa mengikuti regulasi yang ada dan mereka bisa naik kelas dengan baik sebelum regulasi itu berubah-ubah," kata dia. (Yetede)

Melemahnya Daya Tumbuh Ritel

Yuniati Turjandini 15 Aug 2024 Investor Daily
Melemahnya daya beli serta peredaran barang ilegal dan bekas dengan bebas di masyarakat, membuat pertumbuhan ritel lesu atau melambat pada tahun ini. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey menerangkan, pada semester pertama, pertumbuhan sekitar 4,8 hingga 4,9%. Namun, untuk semester kedua, kemungkinan akan stagnasi. "Penyebabnya adalah terjadi deflasi karena masyarakat mengurangi konsumsi akibat pertumbuhan pendapatan lebih rendah dari fluktuasi harga bahan pokok dan pemutusan hubungan kerja," ucap dia. Dia menerangkan, suku bunga acuan yang tidak turun memperburuk kondisi yang ada. Perlambatan transaksi pada kuartal kedua akan berlanjut pada kuartal ketiga tahun ini. Bertahannya suku bunga acuan sebesar 6,25% akan membuat masyarakat menahan  konsumsi untuk menyesuaikan peningkatan angsuran kredit. (Yetede)

Studi Perubahan Iklim: Siap-siap Jawa Mengalami Kekeringan Ekstrem

Yuniati Turjandini 15 Aug 2024 Tempo (H)

Kekeringan akibat El Nino 2023 membuat sektor pangan Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, kelimpungan. Panen padi di Indonesia tahun lalu turun 3,95 juta ton atau 17,54 % lebih rendah dibanding pada 2022. Situasi ini mengerek inflasi sektor pangan Indonesia ke angka tertinggi se-Asia Tenggara. Situasi kekeringan bisa menjadi lebih parah di masa depan. Studi terbaru memprediksi Jawa berisiko mengalami penurunan hujan tahunan secara signifikan dibanding kondisi saat ini. Penurunan ini berkisar rata-rata 10 % hingga 2060 dan 16,2 % hingga akhir abad ini. Perubahan tersebut dapat berdampak pada 73 % total penduduk Jawa atau lebih dari 100 juta jiwa.

Prediksi ini dibuat berdasarkan asumsi bahwa dunia membiarkan pelepasan emisi sangat banyak dan terus meningkat tanpa dibarengi upaya pengurangan. Situasi ini sepatutnya menjadi catatan pemerintah Indonesia dan dunia untuk terus meningkatkan upaya mengatasi perubahan iklim semaksimal mungkin. Pada akhir abad ke-21, riset menaksir hari tanpa hujan di Pulau Jawa secara berturut-turut meningkat sebesar 18,6-34,6 % dibanding pada saat ini. Ancaman kekeringan lebih besar terjadi di dataran rendah. Kabupaten-kabupaten di sepanjang pesisir utara Jawa, dari Serang hingga Madura, dapat mengalami penurunan curah hujan hingga 37 % (Yetede)


Kian Menipis Anggaran IKN di Era Prabowo Subianto

Yuniati Turjandini 15 Aug 2024 Tempo

Di hadapan Presiden Jokowi, presiden terpilih Prabowo Subianto berjanji melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga tuntas. Dia memastikan dana untuk proyek tersebut tersedia. "Saya ingin meyakinkan Otorita bahwa ruang anggaran yang kita siapkan cukup besar dan kita bisa selesaikan beberapa hal yang penting dalam IKN ini," tuturnya di Istana Garuda IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Senin, 12 Agustus 2024. Janji Prabowo melanjutkan pembangunan IKN menghadapi tantangan lantaran terbatasnya anggaran negara. Pemerintahan Prabowo tahun depan punya beban membayar utang jatuh tempo Rp 800 triliun dengan bunga utang Rp 400 triliun.

Totalnya hampir separuh target penerimaan pajak dalam RAPBN 2025 di Rp 2.548,3 triliun. Pengeluaran wajib lainnya adalah belanja pegawai dan barang yang anggarannya lebih dari Rp 850 triliun. Dari sisi penerimaan juga ada tantangan. Harga komoditas yang sudah melandai dalam beberapa tahun terakhir kini melonjak tinggi. Alokasi dana dari APBN untuk pembangunan IKN tahun depan hanya tersisa Rp 15,4 triliun. Dari total kebutuhan Rp 466 triliun untuk membangun IKN, hanya 20 % yang bisa diambil dari APBN atau Rp 90,4 triliun. Sementara, anggaran untuk IKN dari 2022-2024 sudah menghabiskan Rp 75 triliun.

Alokasi dari APBN untuk IKN pada 2022 mencapai Rp 5,5 triliun, lalu meningkat menjadi Rp 27 triliun pada 2023. Pagu anggaran untuk IKN dari APBN tahun ini yang ditetapkan Juli, melesat ke angka Rp 42,5 triliun, naik dari pagu awal Januari 2024 di Rp 40,6 triliun. Dengan sisa dana Rp 15,4 triliun untuk tahun depan, anggaran IKN dari APBN diperkirakan tidak cukup. Sebab, masih ada proyek Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang belum rampung. Kuota tersebut diperkirakan hanya cukup untuk menggarap area 1A KIPP dengan luas 2.800 hektare. Sementara, luas total KIPP mencapai 6.617 hektare. "Kuota pembiayaan dari APBN sebesar 20 % dari total proyek itu pasti terlewati," kata Direktur Next Policy Yusuf Wibisono. (Yetede)


Pilihan Editor