Era Pertumbuhan Tinggi Laba Bank Berakhir
Industri perbankan nasional tahun ini memperkirakan laba bersihnya tidak akan tumbuh lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Hal ini akibat suku bunga global yang masih tinggi, sedangkan perbankan tidak serta merta mengerek bunga pinjaman. Berdasarkan data yang dihimpun Investor Daily, pertumbuhan laba bersih perbankan nasional pasca Covid-19 meleset, setelah pada 2020 ketika Covid-19 melanda, laba bank ambles hingga 33,08% secara yoy menjadi Rp 104,74 triliun per Desember 2020. Setelah itu, laba perbankan mencatatkan pertumbuhan yang tinggi, lantaran basis laba sangat rendah. Sehingga, pada akhir 2021, laba melesat 33,89% yoy dari Rp104,72 triliun pada 2020 menjadi Rp 140,21 triliun. Peningkatan terus terjadi di 2022, dengan pertumbuhan laba mencapai 43,94% yoy, mencapai Rp201,82 triliun, sejalan dengan perbaikan kinerja perbankan. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023