Joao Maia, Disabilitas Netra yang Memotret melalui Telinga
Joao Maia (49) menekuni profesi yang rasanya tidak mungkin dilakukan seorang penyandang disabilitas netra. Pria dari Brasil itu berprofesi sebagai fotografer profesional. Maia sudah dikenali di antara ratusan fotografer yang memotret Paralimpiade Paris 2024. Pria bertubuh besar itu selalu membawa tongkat untuk membantu ”melihat” jalan. Ke mana pun Maia pergi memotret dari arena ke arena di Paris, ia selalu ditemani asistennya, BrenoBrespo. Di kartu akreditasi Maia sebagai fotografer tertulis nama Joao da Silva. Kompas secara tidak sengaja bertemu dengan Maia di Stadion Stade de France, Paris, Perancis, Sabtu (7/9/2024). Dia baru selesai memotret cabang olahraga atletik di stadion kebanggaan warga Perancis itu. Maia sibuk melayani permintaan orang-orang yang ingin berfoto atau bertukar pin.
Maia kehilangan penglihatan pada usia 28 tahun setelah matanya terkena infeksi. Ia hanya bisa melihat dengan mata kiri, tetapi kabur, sedangkan mata kanan tidak bisa melihat total. Oleh sebab itu, Maia membutuhkan asisten saat memotret. ”Saya membantu Joao mengenali warna-warna atau warna baju yang dipakai atlet. Saya juga membantu dia menunjukkan arah (obyek foto saat memotret) seperti kekiri, ke kanan, naik, atau turun,” kata Brespo yang baru pertama kali menjadi asisten Maia motret Paralimpiade.
Hasil jepretan kamera Maia dapat dilihat di akun Instagram miliknya, @fotografiacega_ atau disitus fotografiacega.com.br. Dalam situs tersebut tampak foto-foto karya Maia tidak kalah dibandingkan dengan karya fotografer dengan penglihatan normal. Maia juga memiliki minat memotret di luar gelanggang olahraga, misalnya pemandangan alam, fotografi jalanan, dan cerita manusia. Dalam riwayat hidup yang dikirimkan agenMaia,EduAzevedo, melalui surat elektronik, Maia lahir dalam keluarga sederhana sebagai bungsu dari 10 bersaudara. Dua saudaranya mengalami disabilitas intelektual. Ayah Maia, Francisco Goncalves da Silva, bekerja sebagai mandor konstruksi, sedangkan ibunya, Dona Luisa Alves Maia da Silva, seorang penjahit. Maia kecil dididik dengan keras oleh orangtuanya. Maia muda cerdas sehingga diterima di Sekolah Teknik Pertanian Universitas Federal Piaui. Disanalah dia pertama kali mengena fotografi dari gurunya. Setelah lu lus pada 1995, Maia pindah ke San Paulo dan mendapat pekerjaan di kantor pos pada 1997 hingga 2004 saat penglihatannya mulai bermasalah. (Yoga)
Dibangun Banyak Bendungan untuk Memperkuat Sistem Pangan
Meski begitu, kehadiran bendungan yang sudah dan akan ada harus dioptimalisasikan. Caranya dengan mengingrasikan ekosistem bendungan, yang terdiri atas hulu, bendungan itu sendiri, dan hilir. Sektor hulu bendungan merupakan lingkungan yang menjadi pemasok air. Lingkungan perlu dijaga agar tidak terjadi pendangkalan dan sendimentasi bisa dikurangi. Pada titik ini reboisasi atau penghijauan hutan perlu digenjot. Adapun sektor hilir bendungan adalah pertanian. Dalam konteks ini pembangunan adalah pertanian.
Dalam konteks ini, pembangunan bendungan harus dibarengi dengan perbaikan jaringan irigasi. Ini penting demi memastikan aliran air sampai ke area pesawahan. Dengan begini, petani bisa meningkatkan produktivitas sehingga membantu peningkatan ketahanan pangan. Sejalan dengan itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP) selaku pihak yang membangun bendungan perlu berkoordinasi dengan kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan demi menjaga lingkungan. Kementerian PURP juga perlu berkoordinasi dengan Kementan untuk memastikan saluran irigasi dalam keadaan baik. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga diperlukan agar pemanfaatan bendungan bisa lebih optimal. (Yetede)
The Fed yang Menurunkan Suku Bunga Sangat Besar
Magnet Kuat Dari BREN Solid Membuat Tekanan Hebat
Bobot PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang demikian berat terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) membuat tindak tanduk portfolio milik konglomerat Prajogo Pangestu itu selalu menjadi pusat perhatian. Ini menandai magnet kuat dari BREN dan saham group Barito Cs. Fundamental grup yang terkenal solid membuat tekanan hebat sekedar menjadi reaksi sesaat. Bukti nyata betapa dahsyatnya pengaruh BREN dengan kapitalisasi pasar (market cap) mencapai Rp 1,180 triliun terhadap indeks ini, terefleksi terhadap perdagangan, Jumat (20/9/2024) kemarin. Di tengah euphoria pemangkasan suku bunga dan ekspektasi pelaku pasar yang menginginkan IHSG menyentuh 8.000, terpaksa pupus akibat kebijakan FTSE yang mengeluarkan BREN dari konstituen indeks. Pengamat Pasar Modal sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Budi Frensidy mengamini bahwa koreksi IHSG pada perdagangan Jumat (20/9/2024) hingga ke level 7.743 karena memfaktorkan keluarnya BREN dari FTSE. (Yetede)
Perang Tarif dan Fee dalam Industri Asuransi
Industri perasuransian diharapkan segera berbenah. Hal ini sering munculnya banyak masalah pada industri perasuransian seperti permodalan, tarif, kode etik, pengawasan, dan masalah tentang kepastian akan regulasi. Penataan terhadap industri perasuransian ini dapat mengacu pada peta jalan (roadmap) perasuransian 2023-2027 yang diluncurkan OJK pada Oktober 2023. Peta jalan ini sesuai dengan visai Undang-undang (UU) P2SK yang mendorong penguatan pengawasan dan regulasi perasuransian.
Koordintaro Advokasi BPJS Wacth Timboel Siregar mengatakan, tentu semua industri saat ini memiliki masalah, juga termasuk industri perasuransian. Menurutnya, adanya kompetisi bebas dalam industri asuransi yang menyebabkan timbulnya masalah, seperti perang tarif dan fee. "Sudah lama terjadi dan perlu ketegasan pemerintah. Memang sudah ada pengaturan dari OJK, namun kompetisi tetap terjadi, sehingga menyebabkan tarif dan fee," kata dia. (Yetede)
BEI, Ukir Perusahaan yang Tumbuh Banyak di Asean
Sebagai tempat berlangsungnya transaksi perdagangan efek di pasar modal, Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan pencatatan saham dari emiten baru. Terdapat banyak manfaat ketika emiten mencatatkan sahamnya di BEI (Perusahaan Tercatat), baik bagi Perusahaan Tercatat, pemegang saham, maupun perekoniman secara keseluruhan. Perusahaan yang go public dan tercatat di BEI cenderung memiliki reputasi yang lebih baik dan mendapatkan kepercayaan di mata masyarakat, mitra bisnis, serta calon investor. Transparansi serta tata kelola perusahaan yang lebih baik juga memberikan sinyal positif tentang kreadibilitas perusahaan.
Sebab perusahaan yang tercatat di bursa mematuhi peraturan ketata kelolaan terkait transparansi, pelaporan keuangan, dan tata kelola perusahaan yang baik, mendorong pengelolaan perusahaan menjadi lebih profesional, yang pada gilirannya dapat meningkatkan efisiensi dan kreadibilitas. Perusahaan Tercatat yang telah mengumpulkan dana dari investor publik melalui penjualan saham, dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memperluas bisnis, melakukan investasi strategis, atau memperbaiki struktur permodalan. (Yetede)
Berkah Penurunan Suku Bunga Acuan
Lagi, Data Bocor Berulang Kembali.
Nyanyian Tentang HAM Yang Berkumandang lalu Menghilang
DUA puluh tahun berlalu, dalang pembunuhan pejuang hak asasi manusia (HAM), Munir Said Thalib, tak kunjung terungkap. Berbagai kasus pelanggaran HAM masa lalu pun bernasib sama. “September” masih hitam. Janji Presiden Joko Widodo menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, termasuk kasus pembunuhan Munir, menguap di udara. Menjelang akhir masa jabatannya, Jokowi seakan-akan lupa janjinya. "Si Tukang Kayu" dari Solo, Jawa Tengah, itu sempat menjadi harapan masyarakat untuk menuntaskan berbagai masalah di negara ini, termasuk pelanggaran HAM. Pemimpin yang dikenal populis dengan gaya blusukan dari pasar hingga gorong-gorong itu pun tak pelak mendapat banyak dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
Jokowi saat itu menjadi antitesis lawan politiknya pada pemilihan presiden 2014, Prabowo Subianto, yang lahir dari rezim Orde Baru dan lekat dengan kasus pelanggaran HAM. Sayangnya, seiring dengan waktu berjalan, hampir genap 10 tahun masa kekuasaan Jokowi, realitas yang terjadi tidak sesuai dengan janji-janjinya dan harapan masyarakat. Jokowi memang mengakui sejumlah kasus pelanggaran HAM berat masa lalu. Namun pengakuan tersebut tak bermakna apa-apa karena tidak ada aksi nyata dari pemerintah untuk menyelesaikan kasus-kasus dari masa lalu. Pemerintahan Jokowi rasa-rasanya memang tidak serius menangani kasus pelanggaran HAM. (Yetede)
Pertambangan Berkelanjutan dapat Mencapai keberlanjutan yang Signifikan
KEBERLANJUTAN merupakan cita-cita yang terus berkembang bagi pelaku usaha, termasuk industri pertambangan. Terdapat berbagai pemahaman “berkelanjutan”. Bagi sebagian pihak, pertambangan berkelanjutan berfokus pada perpanjangan ekstraksi mineral selama mungkin, meskipun sumber daya mineral terbatas.
Sebaliknya, pertambangan berkelanjutan dapat pula berarti mencapai keberlanjutan yang lebih baik secara keseluruhan. Untuk mencapainya diperlukan intervensi lintas dimensi: lingkungan, sosial, dan tata kelola secara efektif. Termasuk di dalamnya, menurut John E. Tilton dalam makalahnya yang berjudul “Is Mineral Depletion a Threat to Sustainable Mining?”, adalah melestarikan budaya lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu contoh penting dalam upaya mencapai keberlanjutan adalah restorasi atau pemulihan hutan tropika alami di bekas area penambangan batu bara. Tantangannya terletak pada upaya rekayasa suksesi-ekologi pada ekosistem hutan. Hutan tropika basah Indonesia, yang merupakan rumah bagi sekitar 38 ribu spesies tanaman (55 persen endemis), mencakup 90 ekosistem dan 15 formasi hutan alami. (Yetede)









