Industri Data Center Sangat Prospektif
Saham emiten pusat data ( data center) seperti PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dan PT Indointernet Tbk (EDGE) terus mengalami kenaikan hingga membentur auto reject atas (ARA) dalam beberapa pekan terakhir. Emiten milik konglomerat Otto Toto Sugiri dan Antoni Salim, DCII melesat 43,61% dalam satu minggu terakhir, dan melambung 60,82% pada tiap bulan terakhir. Begitupun dengan emiten Toto Sugiri lainnya yakni EDGE yang juga melonjak 24,03% selama sepekan kebelakang, dan menguat 19,70% dalam tiga bulan terakhir. Prospek bisnis data center Indonesia yang masih cerah, membuat dua emiten ini masih menarik untuk dicermati.
Analis NH Korindo Sekuritas Leonardo Lijuwardi mengatakan, industri data center Indonesia masih prospektif, dengan kapasitas operasi dan nilai per kapita data center masih rendah. Sebagai gambaran, kapasitas operasi data center Indonesia sebesar 260 megawatt (MW), sementara Malaysia 289 MW dan Singapura 985 MW. Nilai perkapita data center Indonesis juga baru 1,5 watt perkapita, jauh dibawah Jepang yang 10 watt per kapita dan Singapura 100 watt per kapita. "Secara sederhana, jika menangkap peluang dari kebutuhan akan data center di kawasan Asia Tenggara, potensi pertumbuhan data center sangat luas. (Yetede
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023