;

Insentif Baru Disiapkan pemerintah

Yoga 04 Dec 2024 Kompas

Menyusul keputusan pemerintah untuk menaikkan upah minimum pada tahun 2025 sebesar 6,5 %, insentif baru akan dikucurkan untuk meringankan beban dunia usaha. Langkah itu diambil sebagai ”jalan tengah” untuk mengurai benang kusut pelemahan daya beli dan kelesuan dunia usaha yang tengah membayangi perekonomian Indonesia. Dengan menaikkan upah minimum, daya beli masyarakat bisa lebih kuat untuk menyambut rencana kenaikan tarif PPN dari 11 % menjadi 12 % pada 1 Januari 2025. Sementara untuk menjawab keresahan dunia usaha akibat kenaikan upah minimum sebesar 6,5 persen, insentif baru akan diberikan. Staf Khusus Menko Bidang Perekonomian, Raden Pardede mengatakan, pemerintah perlu melakukan tukar guling (trade off) tertentu saat mengambil kebijakan.

Dalam konteks saat ini, upah minimum (UMP) bagi pekerja sengaja dinaikkan untuk menggerakkan kembali daya beli masyarakat yang akhir-akhir ini melemah. Sebagai gantinya, pemerintah akan memberikan keringanan kepada dunia usaha melalui berbagai bentuk, seperti insentif fiskal dan nonfiskal. ”Memang soal UMP ini selalu akan ada trade off-nya. Di satu sisi, tentu dunia usaha akan kurang begitu suka. Di sisi lain, kita harus lihat juga sisi positifnya dari sisi pelemahan daya beli sekarang,” kata Raden di sela-sela acara Sarasehan 100 Ekonom yang digelar oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef) di Jakarta, Selasa (3/12). Menurut Raden, kenaikan UMP dibutuhkan untuk kembali menggerakkan perekonomian. Jika pendapatan naik, daya beli membaik dan tingkat konsumsi masyarakat meningkat. Saat itu terjadi, iklim usaha otomatis akan ikut menggeliat. Hal-hal tersebut sudah dipertimbangkan Presiden Prabowo saat memutuskan mengumumkan kenaikan UMP sebesar 6,0-6,5 %. (Yoga)


Dampak Kenaikan Tarif PPN pada Industri Jasa Keuangan patut diwaspadai

Yoga 04 Dec 2024 Kompas

Setelah menekan daya beli masyarakat, putaran kedua wacana pungutan yang akan berlaku pada 2025 akan berdampak terhadap sektor jasa keuangan. Hal ini, berpengaruh kepada permintaan kredit dan turunnya minat masyarakat terhadap produk-produk jasa keuangan. Presdir PT Krom Bank Indonesia Tbk, Anton Hermawan menyampaikan, rencana kenaikan tarif PPN menjadi 12 % mulai Januari 2025 tidak dapat diantisipasi secara langsung karena sudah menjadi kebijakan pemerintah. Namun,tantangan terbesar justru berasal dari sisi kebijakan makro ekonomi. ”Kami tidak bisa melakukan antisipasi langsung terhadap PPN 12 %, kalau terjadi ya apa yang bisa kita lakukan. Kalau yang saya lihat, lebih urgen di sistem ekonomi sekarang adalah DPK (dana pihak ketiga) atau likuiditas. Ini dilihat dari, misalnya, target SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia) yang naik sangat-sangat tinggi,” ujarnya di Jakarta, Selasa (3/12).

Dengan target SRBI yang lebih tinggi, akan terjadi persaingan likuiditas antar perbankan. Kondisi tersebut mengakibatkan sebagian likuiditas terserap oleh instrumen SRBI sehingga bank akan berebut mencari DPK. Di sisi lain, permintaan kredit pada 2025 cenderung meningkat. Meski demikian, bank tetap harus berhati-hati dan memilih sektor yang tidak berisiko sehingga kredit yang disalurkan tidak macet dan berpengaruh kepada performa bank. ”Approval rate-nya (persetujuan kredit) nanti akan lebih menantang. Kita juga akan mencoba masuk ke sektor produktif, karena untuk menunjang perekonomian yang sangat dibutuhkan di Indonesia itu adalah bagaimana caranya masuk ke sektor produktif, bukan konsumtif,” tuturnya. Industri asuransi juga menghadapi tantangan sectoral, terkait literasi dan penetrasi produk. Kondisi tersebut semakin menantang ketika terdapat masalah lain mengenai daya beli masyarakat. (Yoga)


Banyak Bank Perkreditan Rakyat Yang Berguguran

Yuniati Turjandini 04 Dec 2024 Tempo
RUKO  bekas kantor Bank Perkreditan Rakyat Nature Primadana Capital (BPR NPC) di Graha Cibinong Blok F Nomor 5, Bogor, Jawa Barat, itu kini sepi. Di pintu masuk bangunan tersebut terpampang informasi bahwa bank tutup. Tak jauh dari situ, berdiri papan informasi yang mengarahkan para nasabah untuk mencairkan dana mereka di Bank Rakyat Indonesia cabang Cibinong dan Cileungsi. Sudah dua bulan BPR ini tutup. Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha entitas tersebut pada 13 September 2024, menjadikannya bank perkreditan rakyat ke-15 yang berhenti beroperasi pada tahun ini.

Sebelum keputusan tersebut diambil, OJK menetapkan status pengawasan “Bank dalam Penyehatan” untuk BPR NPC pada 29 Januari 2024. Sebab, rasio kewajiban pemenuhan modal minimum di bawah ketentuan, yaitu minus 31,21 persen, dan tingkat kesehatan memiliki predikat “Tidak Sehat”. Lalu pada 22 Agustus 2024, OJK mengubah status pengawasan menjadi “Bank dalam Resolusi”. Per 6 September 2024, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk tidak melakukan penyelamatan dan meminta OJK mencabut izin usaha BPR tersebut.

Daftar pencabutan izin BPR tak berhenti di Bogor. OJK mencabut izin usaha PT BPRS Kota Juang Perseroda yang beroperasi di Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh, pada 29 November 2024. Alasannya serupa. Bank yang berstatus dalam pengawasan sejak 13 Maret 2024 itu memiliki rasio kewajiban pemenuhan modal minimum di bawah ketentuan, yaitu negatif 184,74 persen, dan tak ada perbaikan. "Pencabutan izin usaha ini bagian dari tindakan OJK menjaga dan memperkuat industri perbankan serta melindungi konsumen," ujar Kepala OJK Provinsi Aceh Daddi Peryoga dalam keterangan resminya. (Yetede)



Milenial dan Gen Z Bakal jadi Tulang Punggung Indonesia Emas 2045, kata Menperin

Yuniati Turjandini 04 Dec 2024 Tempo
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan generasi milenial dan Gen Z akan menjadi tulang punggung untuk menuju Indonesia Emas 2045. Dia mengatakan, hal tersebut tergantung pada bonus demografi yang dihasilkan Indonesia untuk mewujudkan cita-cita itu. "Berhasil atau tidak kita memanfaatkan bonus demografi dan berhasil atau tidak berhasilnya kita menunjukan Indonesia Emas tahun 2045," ujar Agus Gumiwang saat ditemui usai acara Industrial Festival di kawasan Embong Kaliasin, Surabaya pada Rabu, 4 Desember 2024. Menperin mengimbau generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang akan terus dihadapi oleh mereka. Sebab, kata Agus Gumiwang, hal tersebut selalu mengalami adaptasi dan pertumbuhan untuk menentukan seperti apa generasi saat ini dalam menghadapi Indonesia emas 2045.

"Jadi yang paling penting bagi generasi muda adalah terus belajar, menimba ilmu, bisa melakukan adaptasi terhadap ilmu pengetahuan yang setiap saat berkembang, dinamis, dan selalu tumbuh," ucap Agus  Menurutnya, menimba ilmu tidak hanya tentang ilmu pasti, melainkan pelajaran yang berasal dari pengalaman dalam suatu kegiatan. Agus Gumiwang mengatakan, hal tersebut juga akan memiliki hubungan yang berkaitan dengan masa depan yang bakal dihadapi para generasi milenial maupun Gen Z.

Facebook Rilis Desain Baru untuk Menggaet Gen Z Saat Konsumen Remaja AS Menurun "Ya ilmu pengetahuan itu bukannya ilmu pasti, tapi juga ilmu lain dari luar, ilmu pasti yang dia akan mempunyai relevansi yang tinggi terhadap landscape dari dunia yang akan datang, dunia di masa depan," tutur Agus Gumiwang. Dia mengatakan, pemerintah seharusnya dapat menghasilkan para generasi yang mampu menghadapi semua rintangan ini. Sebab, lanjut Agus Gumiwang, setiap angkatan harus dapat menguasai segala hal terutama sektor manufaktur. "Kita harus mampu untuk menciptakan generasi muda yang bisa menjawab tantangan itu semua, yang bisa menguasai ilmu pengetahuan," kata dia. (Yetede)


Pemadanan NPWP dan NIK sudah 99,32 Persen

Yuniati Turjandini 04 Dec 2024 Tempo

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Dwi Astuti, mengatakan, proses pemadanan nomor pokok wajib pajak (NPWP) dengan nomor induk kependudukan (NIK) sudah mencapai 99,32 persen. “Pemadanan NIK-NPWP sampai dengan tanggal 3 Desember 2024 itu dari total 76.460.637 NIK, yang sudah padan itu 79.939.355 NIK atau 99,32 persen,” kata Dwi di Bandung, Rabu, 3 Desember 2024. Dwi mengatakan, pemadanan tersebut mayoritas dilakukan oleh sistem. “Itu dipadankan oleh sistem sebanyak 71,34 juta, dan yang dipadankan sendiri oleh WP (wajib pajak) itu 4,597 juta kurang lebih,” kata dia.

Berarti, kata Dwi, masih tersisa kurang dari satu persen data NPWP dan NIK yang belum padan. “Jadi hanya tinggal 0,68 persen atau kurang lebih 521 ribu (NPWP) yang belum padan. "Dwi mengimbau wajib pajak untuk melakukan pemadanan NIK dengan NPWP. “Kami tetap menghimbau teman-teman wajib pajak untuk melakukan pemadanan NIK dan NPWP,” kata dia.  Di kesempatan yang sama, Dwi mengatakan, pelaporan SPT juga sudah menembus 84,71 persen. “Update pelaporan SPT sekarang ini sudah total capaiannya sudah 84,71 persen,” kata Dwi. Ia merinci dengan menggunakan E-Filling mencapai 12,9 juta; E-Form 2,6 jutal; E-SPT 27; serta pelaporan manual 811 ribu. “Sehingga totalnya itu sudah masuk sebesar 16.327.366 SPT, sehingga ada kenaikan sebesar kurang lebih 2 persen dari tahun lalu,” kata Dwi. (Yetede)

Menaker Resmi Terbitkan Permenaker Nomor 16 Tahun 2024

Yuniati Turjandini 04 Dec 2024 Tempo
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli telah resmi menerbitkan Permenaker Nomor 16 Tahun 2024 tentang Upah Minimum 2025. Dengan aturan ini, gubernur di seluruh Indonesia wajib menaikkan Upah Minimum Provinsi dengan besaran yang ditetapkan pemerintah sebesar 6,5 persen. “Gubernur wajib menetapkan Upah Minimum Provinsi,” demikian bunyi pasal 2 ayat (1) permenaker tersebut, yang terbit hari ini, Rabu, 4 Desember 2024. Adapun, penetapan Upah Minimum Provinsi Tahun 2025 menggunakan formula penghitungan UMP2025 = UMP2024 + Nilai Kenaikan UMP2025. Nilai kenaikan UMP tahun 2025 adalah sebesar 6,5 persen dari UMP tahun 2024. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, formula penghitungan untuk UMP 2024 adalah UM(t+1) = UM(t) + Nilai Penyesuaian UM(t+1). Hal ini diatur dalam Permenaker 51/2023.
 
Besaran kenaikan UMP 2025 diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 29 November 2024, setelah Presiden mengadakan rapat terbatas bersama beberapa menterinya di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Para menteri yang hadir adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Nilai kenaikan UMP 2025 mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu, yakni variabel yang mewakili kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi. Indeks tertentu, menurut Permenaker Nomor 16 Tahun 2024, memperhatikan kepentingan perusahaan dan pekerja serta prinsip proporsionalitas untuk memenuhi kebutuhan hidup layak bagi pekerja.
 
Penghitungan UMP 2025 dilakukan oleh dewan pengupahan provinsi, yang merekomendasikan hasil tersebut kepada gubernur. Kemudian, gubernur dapat menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) yang nilainya harus lebih tinggi dibandingkan UMP. Mengacu pada pasal 5 permenaker terbaru, penetapan upah minimum kabupaten/kota 2025 menggunakan formula penghitungan UMK2025 = UMK2024 + Nilai Kenaikan UMK2025. Nilai kenaikan UMK 2025 adalah sebesar 6,5 persen dibandingkan UMK tahun 2024. Gubernur juga wajib menetapkan upah minimum sektoral provinsi dan dapat menetapkan upah minimum sektoral kabupaten/kota. Upah minimum sektoral ditetapkan untuk sektor tertentu. Syaratnya adalah sektor tersebut memiliki karakteristik dan risiko kerja yang berbeda dari sektor lainnya serta tuntutan pekerjaan yang lebih berat atau spesialisasi yang diperlukan. (Yetede)
 

Waspadai Frugal Living

Yuniati Turjandini 04 Dec 2024 Investor Daily (H)
Frugal living alias hemat dengan mengurangi  belanja diprediksi marak setelah pajak pertambahan nilai (PPN) naik dari 11% menjadi 12% tahun depan. Ini harus diwaspadai pemerintah karena dapat menggerus pertumbuhan ekonomi hingga penerimaan negara. Alasannya, frugal living yang akan terjadi secara masif, luas, dan menjadi gerakan akan menekan konsumsi rumah tangga, motor ekonomi nasional dengan kotribusi 50% lebih terhadao produk domestik bruto (PDB). Akibatnyam ekonomi sulit berakselerasi. Saat ini saja, konsumi rumah tangga masih tertekan oleh pelemahan daya beli.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kuartal III-2024, konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 4,91% dengan  kontribusi ke PDB 53%, belum pulih seperti sebelum pandemi Covid-19 yang selalu di atas 5%. Pada kuartal III-2024, ekonomi hanya tumbuh 4,94% secara tahunan (year on year/yoy), melambat dari kuartal 5,05%. Dalam kondisi ini, pemerintah seharusnya memberikan insentif mendorong konsumsi, bukan disinsentif seperti menaikkan tarif PPN. Bukan hanya konsumsi rumah tangga yang dihantam kenaikan PPN, melainkan juga mesin ekonomi lain, seperti investasi, ekspor, hingga sektor manufaktur. Itu sebabnya, desakan penundaan atau bahkan pembatalan kenaikan PPN terus bergulir. (Yetede)

Lonjakan Harga Tiket Terganjal Kenaikan PPN

Yuniati Turjandini 04 Dec 2024 Investor Daily (H)
Strategi pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat domestik pada momen liburan Nataru diperkirakan akan sia-sia. Pasalnya, kenaikan PPN sebesar 12% pada awal 2025 melah kembali melambungkan komponen harga tiket. Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto  sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) telah berupaya menurunkan harga tiket pesawat dalam negeri sebesar 10% pada masa Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Pemberlakuan penyesuaian tersebut akan berlaku selama 16 hari pada 19 Desember 2024 sampai dengan 3 Januari 2025. Bersama Kementerian Perhubungan (Kemnehub), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), PT Pertamina (Persero), AirNav Indonesia dan maskapai domestuk, tela dicapai kesepakatan untuk intervensi selamam periode libur Nataru. Intervensi tersebut antara lain pemangkasan avtur di 19 bandara, penurunan fuel surcharge  terhadap tarif batas atas, dan juga diskon tarid jasa kebandarudaraan terasuk Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan Pesawat Udara (PJP4U) di 37 bandara. (Yetede)

SMBC Perkuat Bisnis di Indonesia Sebagai Salah Satu Bank Terbesar di Jepang

Yuniati Turjandini 04 Dec 2024 Investor Daily (H)
Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) sebagai salah satu bank terbesar di Jepang potensi di pasar Indonesia sangat besar. Hal tersebut membuat komitmen SMBC untuk memperkuat bisnisnya melalui  PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia). Adapun SMC Indonesia merupakan nama baru Bank BTPN sesuai keputusan dalam Rapat Umum Pemagang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Sejak berdiri pada 1958, SMBC telah berdedikasi dalam melayani masyarakat Indonesia selama 66 tahun. Memadukan reputasi global dan jaringan luas SMBC dengan keunggulan lokal Bank BPTN, SMBC Indonesia berkomitmen membangun kolaborasi yang  kuat, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, memberikan layanan keuangan inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat. "Transformasi merek ini mempertegas komitman SMBC yang kuat untuk bisnis kami di Indonesia. Dengan memanfaatkan jaringan global dan kapabilitas produk, kami akan terus memperluas abisnis kami di Indonesia," ungkap President & CEO SMBC Akihiro Fukutome.  (Yetede)

KPK Sita Lebih dari Rp 1 Miliar dalam Operasi Tangkap Tangan

Yuniati Turjandini 04 Dec 2024 Investor Daily (H)

Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Alexander Marwata yang akrab disapa Alex menyatakan penyidik menyita uang lebih dari Rp 1 miliar saat penangkapan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Riau, Risnandar Mahiwa dalam Operasi Tangkap Tangan (OOT), Senin (2/12) malam. Diketahui, penyidik KPP, Selasa (3/12/2024), membawa Pj Wali Kota Pekan baru Risnandar Mahiwa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Bukti uangnya untuk sementara tadi disampaikan di atas Rp 1 miliar ya tidak tahu mungkin nanti akan dikembangkan karena masih dalam proses" kata Alex. Dia mengaku belum mengetahui secara pasti siapa saja yang ditangkap selain Pj Walikota Pekanbaru RM.

"Saya membenarkam kegiatan penangkapan. Saya belum tahu berapa orang yang diamankan," katanya. Dia menyatakan penangkapan RM bukan langkah yang tiba-tiba. Namun, penyelidikan terhadap kasus tersebut sudah dimulai beberapa bulan yang lalu dengan penerbitan Surat Perintah Penyelidikan dan Penyidikan. "Sprindik-nya itu sudah beberapa bulan yang lalu. Itu sudah beberapa bulan yang lalu. Itu berdasarkan informasi  dari masyarakat ya kemudian kami tindaklanjuti dengan melakukan penyadapan, dengan melakukan  surveilans dengan melakukan klaifikasi kepada para pelapor," katanya. (Yetede)

Pilihan Editor