Efek Ekonomi China Senggol Asia
Budi Suyanto
08 Feb 2019 Kontan
Perekonomian China yang melambat bakal memberi dampak cukup signifikan ke pasar global. Riset DBS Group menyebutkan pasar global akan kembali terpengaruh, terutama perdagangan komoditas dan barang-barang konsumsi. Perlambatan ekonomi China juga berpengaruh terhadap negara-negara Asia, seperti Indonesia, India, Thailand dan Filipina.
Untuk Indonesia, pertumbuhan PDB akan stabil di kisaran 5,1% year on year karena didukung peningkatan konsumsi dan investasi. Selain itu, pengeluaran lembaga nirlaba kemungkinan tetap akan ada karena terpengaruh pemilihan umum.
Di India, bank sentral memutuskan menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps). Sedangkan Bank of Thailand, selama tiga bulan berturut-turut mengalami tekanan inflasi, karena mata uang menguat, harga minyak rendah dan tidak ada peningkatan transportasi. Di Filipina, inflasi diperkirakan turun di kisaran 4,7% karena harga minyak telah jatuh.
Untuk Indonesia, pertumbuhan PDB akan stabil di kisaran 5,1% year on year karena didukung peningkatan konsumsi dan investasi. Selain itu, pengeluaran lembaga nirlaba kemungkinan tetap akan ada karena terpengaruh pemilihan umum.
Di India, bank sentral memutuskan menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps). Sedangkan Bank of Thailand, selama tiga bulan berturut-turut mengalami tekanan inflasi, karena mata uang menguat, harga minyak rendah dan tidak ada peningkatan transportasi. Di Filipina, inflasi diperkirakan turun di kisaran 4,7% karena harga minyak telah jatuh.
Pemerintah Tetapkan Formula Harga Avtur
Budi Suyanto
08 Feb 2019 Kontan
Harga avtur sempat menjadi polemik karena dianggap sebagai biang kerok naiknya tarif pesawat. Belakangan, pemerintah menerbitkan formula harga untuk avtur. Wakil Menteri ESDM mengatakan aturan tersebut diterbitkan agar harga BBM untuk pesawat terbang lebih kompetitif. Namun dia membantah jika aturan tersebut terbit karena harga tiket pesawat yang mahal. Pasalnya, formula harga tidak hanya berlaku untuk avtur, tetapi juga jenis BBM umum lainnya seperti RON 90 dan RON 92.
Pemerintah menetapkan batas atas margin bagi badan usaha yang menyalurkan avtur sebesar 10%. Formulai ini berlaku sejak penetapan 1 Februari 2019. Sejauh ini, Pertamina belum mau berkomentar dengan aturan baru ini.
Pemerintah menetapkan batas atas margin bagi badan usaha yang menyalurkan avtur sebesar 10%. Formulai ini berlaku sejak penetapan 1 Februari 2019. Sejauh ini, Pertamina belum mau berkomentar dengan aturan baru ini.
Antam Siap Membangun Smelter di Papua
Budi Suyanto
08 Feb 2019 Kontan
PT Aneka tambang Tbk tengah fokus mengakselerasi program hilirisasi mineral. Antam siap membangun pabrik pemurnian dan pengolahan (smelter) nikel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong, Papua Barat. Saat ini, Antam sedang proses finalisasi menentukan mitra pembangunan smelter. Calon mitra sudah mengerucut pada dua perusahaan dari Filipina dan Tiongkok.
Antam menetapkan syarat bagi calon mitranya, yakni memiliki market share atas produknya, berpengalaman dan menguasai teknologi, plus memiliki kemampuan finansial. Investasi proyek smelter ini diprediksi US$ 1 miliar. Namun nilai itu bisa berkurang, tergantung teknologi yang akan digunakan. Sorong dipih karena mempertimbangkan infrastruktur, termasuk pasokan air untuk smelter.
Antam menetapkan syarat bagi calon mitranya, yakni memiliki market share atas produknya, berpengalaman dan menguasai teknologi, plus memiliki kemampuan finansial. Investasi proyek smelter ini diprediksi US$ 1 miliar. Namun nilai itu bisa berkurang, tergantung teknologi yang akan digunakan. Sorong dipih karena mempertimbangkan infrastruktur, termasuk pasokan air untuk smelter.
Pabrik Gasifikasi Batubara Dibangun : Tiga Perusahaan Berinvestasi hingga 2 miliar dollar AS
Ayu Dewi
08 Feb 2019 Kompas
PT Bukit Asam, PT Pertamina dan PT Air Products Indonesia mulai merealisasikan kerjasama pembangunan pabrik gasifikasi batubara menjadi produk gas diamethyl ether yang dapat mengganti gas untuk kebutuhan rumah tangga. Pencanangan pembangunan pabrik gasifikasi batubara pertama di Indonesia itu dilakukan di areal tambang batubara PT Bukit Asam di Peranap. Pabrik yang didirikan itu akan memproduksi gas diamethyl ether (DME) yang memiliki karakteristik seperti LPG dengan kapasitas 1,4 juta ton per tahun. Bahan baku batubara yang dibekukan untuk memproduksi gas itu 10 juta ton per tahun. PT BA memiliki konsesi lahan 18.000 ha dengan cadangan batubara 600 juta ton. Pada 2022-2023 pabriknya akan mulai beroprasi.
Pemimpin pengembangan gasifikasi batubara peranap PT BA Dody Arsadian mengungkapkan, nilai investasi pabrik gas DME mencapai 2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 28 triliun. Dana itu ditanggung 3 perusahaan yang bermitra. Batubara dari Peranap memiliki kalori yang sangat rendah dibawah 3000 kalori. Karena itu mengendalikan ongkos produksi dan efisiensi adalah kuncinya. Dody masih merahasiakan nama perusahaan patungan yang dimaksud.
Pemimpin pengembangan gasifikasi batubara peranap PT BA Dody Arsadian mengungkapkan, nilai investasi pabrik gas DME mencapai 2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 28 triliun. Dana itu ditanggung 3 perusahaan yang bermitra. Batubara dari Peranap memiliki kalori yang sangat rendah dibawah 3000 kalori. Karena itu mengendalikan ongkos produksi dan efisiensi adalah kuncinya. Dody masih merahasiakan nama perusahaan patungan yang dimaksud.
PT SI Kuasai 55,8% Pangsa Pasar Semen di Indonesia
Leo Putra
08 Feb 2019 Investor Daily
Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto menyambut baik langkah PT Semen Indonesia (PT SI) yang sudah menyelesaikan akuisisi 80,6% saham PT Holcim Indonesia Tbk senilai US$ 917 juta (Rp 12,8 Triliun), yang semula dikuasai perusahaan asal Swiss. Ekspansi ini akan memperkuat BUMN semen di pasar dalam negeri, dengan pangsa pasar diperkirakan melonjak dari 40,8% menjadi 55,8%.
Kenaikan Tarif Kargo Pesawat Tak Masuk Akal
Leo Putra
08 Feb 2019 Investor Daily
Perusahaan logistik mengeluhkan kenaikan tarif kargo pesawat yang cukup tinggi oleh maskapai penerbangan. Pengusaha sektor ini menilai kenaikan tarif kargo yang mencapai 300% sejak pertengahan 2019 tidak masuk akal. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo), Mohammad Feriadi menyatakan kenaikan ini tidak pro-bisnis. Para pelaku bisnis kargo meminta kenaikan tarif kargo udara direvisi. Cost of economy dari biaya transportasi yang tinggi akan menyebabkan daya saing produk menjadi turun dan meningkatkan harga jual barang, hal ini disinyalir juga akan menyumbang inflasi.
Menkumham Buru Aset Haram di Swiss
Leo Putra
08 Feb 2019 Investor Daily
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, bergerak cepat usai menandatangani perjanjian hukum timbal balik (mutual legal assistance) antara RI dengan Swiss pada 4 Februari 2019. Pengejaran terhadap aset hasil penggelapan pajak, perbuatan korupsi dan perbuatan melanggar hukum pidana lainya akan diburu dengan melibatkan KPK, Polri, Kejaksaan serta PPATK. Perjanjian ini meliputi tahap penyidikan, penuntutan, dan eksekusi putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Aparat penegak hukum dapat meminta bantuan dalam mendukung penyedikan dalam rangka memperoleh informasi keberadaan aset, keberadaan seseorang, membekukan dan menyita aset hingga merampas aset sebagai eksekusi putusan yang berkekuatan hukum.
Kurangi Penggunaan BatuBara : Gas Menguar di Benua Biru
Ayu Dewi
08 Feb 2019 Bisnis Indonesia
Permintaan gas alam di Jerman diproyeksikan naik hingga 8% pada tahun ini hingga 2022 sejalan dengan rekomendasi penutupan pembangkit listrik bertenaga batubara di negara tersebut. Kapasitas batubara di Jerman bakal dikurangi hingga lebih dari setengahnya hingga 2030.
Saat ini di Indonesia menjadi importir minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM). Sebaliknya, Indonesia masih menjadi eksportir gas bumi dalam bentuk gas cair LNG. Padahal pemanfaatan gas bumi di dalam negeri dapat mengurangi impor minyak dan BBM. Industri dan pembangkit listrik yang selama ini menggunakan solar bisa beralih ke gas bumi. Namun peningkatan pemanfaatan gas untuk kebutuhan domestik berjalan lambat. Hal tersebut dikarenakan infrastruktur gas yang masih minim.
Saat ini di Indonesia menjadi importir minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM). Sebaliknya, Indonesia masih menjadi eksportir gas bumi dalam bentuk gas cair LNG. Padahal pemanfaatan gas bumi di dalam negeri dapat mengurangi impor minyak dan BBM. Industri dan pembangkit listrik yang selama ini menggunakan solar bisa beralih ke gas bumi. Namun peningkatan pemanfaatan gas untuk kebutuhan domestik berjalan lambat. Hal tersebut dikarenakan infrastruktur gas yang masih minim.
Bali Bersiap Tutup Operasi Taksi Online
Ayu Dewi
08 Feb 2019 Bisnis Indonesia
Operasional taksi berbasis aplikasi online di Pulau Bali kemungkinan segera ditutup setelah pemda setempat didemo oleh para sopir pariwisata yang bekerja secara konvensional. Gubernur Bali berjanji untuk melakukan penutupan operasional angkutan sewa khusus setelah Pemilu 2019. Hal ini dikarenakan sopir taksi konvensional tidak ingin dibuatkan aplikasi, mereka hanya menginginkan gubernur melakukan penutupan operasinal taksi berbasis aplikasi online. Sopir taksi konvensional di Bali mengalami penurunan pendapatan hingga 90% dari rata-rata biasanya. Adapun dalam sehari mereka mengaku hanya mendapatkan upah senilai Rp 50.000 sampai Rp 70.000 dengan jumlah penumpang antara satudua orang saja.
Kunjungan Wisman Bisa Tumbuh 12%
Ayu Dewi
08 Feb 2019 Bisnis Indonesia
Jumlah kedatangan wisatawan mancanegara ke Indonesia diproyeksikan bertumbuh sekitar 10%-12% sepanjang tahun ini, dari realisasi tahun lalu sebanyak 15,81 juta kunjungan. Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengestimasikan pertumbuhan kunjungan wisman pada 2019 mengalami perlambatan yakni hanya 11,5% hingga 12% dibandingkan dengan pertumbuhan wisman pada 2018 sebesar 12,58%. Ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan kunjungan wisman melambat pada tahun ini, yaitu : bencana alam, pemilu serentak, volatilitas kurs, dan kondisi pelemahan ekonomi global.
Sementara itu, Policy Analyst dari Indonesia services Dialogue Muhammad Syarif Hidayatullah pun berpendapat, kunjungan wisman pada tahun ini tak sepesat pada tahun lalu karena pariwisata Indonesia masih kalah bersaing dibandingkan negara-negara dikawasan Asean. Berdasarkan survei World Economic Forum, Indonesia kalah dari Thailand dalam hal kebersihan dan kesehatan, sumber daya manusia, teknologi dan infrastruktur transportasinya (seperti : bandara).
Sementara itu, Policy Analyst dari Indonesia services Dialogue Muhammad Syarif Hidayatullah pun berpendapat, kunjungan wisman pada tahun ini tak sepesat pada tahun lalu karena pariwisata Indonesia masih kalah bersaing dibandingkan negara-negara dikawasan Asean. Berdasarkan survei World Economic Forum, Indonesia kalah dari Thailand dalam hal kebersihan dan kesehatan, sumber daya manusia, teknologi dan infrastruktur transportasinya (seperti : bandara).







