Peluang Pasar Dimanfaatkan
Laporan Colliers International Indonesia triwulan III-2019 menunjukan, pasar perkantoran dan apartemen masih tertekan. Kendati permintaan atau pencarian ruang perkantoran tetap ada, pasokan ruang kantor besar.
Senior Director of Office Services Departement Colliers International Indonesia Bagus Adikusumo menambahkan, rata-rata permintaan ruang perkantoran sekitar 300.000 meter persegi pertahun. Sedangkan pasokanya melebihi permintaan. Jika dulu gedung perkantoran hanya seluas 30.000 meter persegi, kini sebuah gedung perkantoran dapat memasok hingga 100.000 meter persegi. Kondisi kelebihan pasokan yang terjadi sampai 2021. Jika suplai berhenti atau berkurang pada 2022 baru bisa seimbang antara suplai dan permintaan. Tingkat hunian perkantoran dipastikan membaik seiring perbaikan kondisi ekonomi.
Sementara pasar apartemen saat ini juga lesu. Total stok 209.286 unit sedangkan serapanya hanya 87% dan diperkirakan stagnan sampai akhir tahun ini.
Kementerian LHK Diminta Tegas
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan didesak agar tegas terhadap pemegang konsensi yang membiarkan wilayahnya menjadi lokasi pembalakan liar. Jika perusahaan dianggap tidak mampu mengamankan wilayah kerjanya diminta segera dicabut izinya.
Menurut Eduward, Kepala Balai Gakkum Wilayah Sumatera hutan diwilayah itu merupakan salah satu titik terparah pembalakan liar. Pihaknya menandai dua konsesnsi beralas HPH sebagai lokasi rawan. Pekan lalu, tim Satgas Karhutla Jambi juga mendapati lebih dari 3.000 meter kubik kayu ilegal ditemukan dalam kawasan hutan gambut terbakar di wilayah Sungai Gelam. Dalam operasi itu, tiga pekerja kayu ditangkap, enam lainnya melarikan diri.
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Korporasi di Jambi
Kepolisian daerah Jambi menetapkan dua korporasi perkebunan sawit sebagai tersangka atas kebakaran lahan yang melanda kedua areal di Kabupaten Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur. Asosiasi pengusaha perhutanan tidak mepermasalahkan.
Dua perusahaan yang dimaksud adalah PT MAS di Desa Sipin Teluk Duren Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi dan PT DSPP di desa Jati Mulyo, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Berdasarkan laporan polisi, kebakaran seluas 45 hektar di areal kebun DSPP ditelusuri sejak September 2019. Penyidik mendapati perusahaan belum memiliki izin usaha perkebunan alias hak guna usaha.
Kebakaran di areal kebun sawit MAS terjadi akhir Juli lalu. Perusahaan tidak memiliki sarana prasarana penggendalian kebakaran sehingga kebakaran meluas menjadi 972 ha. Atas pelanggaran tersebut perusahaan dapt dikenakan pidana paling singkat 3 tahun paling lama 10 tahun. Denda paling sedikit Rp 3 miliar paling besar Rp 10 miliar.
Antisipasi Dana Kembali ke Luar Negeri
Kemungkinan dana repatriasi kembali ke luar negeri yang cukup besar mesti diantisipasi. Pembalikan dana, antara lain dipicu pertumbuhan ekonomi yang tidak sesuai target, defisit anggaran yang meningkat, dan risiko gagal bayar utang korporasi. Jika dana repatriasi meninggalkan Indonesia, dampak bergandanya diperkirakan cukup besar. Stabilitas ilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi makro bisa terganggu seiring penurunan cadangan devisa yang semakin dalam.
Peneliti Indef Enny Sri Hartati menyatakan dalam jangka pendek, pemerintah bisa memperkecil potensi dana reapatriasi meninggalkan Indonesia dengan cara memberi insentif fiskal. Prospek keuntungan berinvestasi di Indonesia mesti ditingkatkan sehingga keinginan mengalihkan dana ke luar negeri hilang. Insentif fiskal juga harus dibarengi perbaikan perizinan dan penyederhanaan regulasi. Kenaikan peringkat layak investasi merupakan daya tarik Indonesia. Namun, pertimbangan investor juga mengenai keamanan dan kondisi sosial politik dalam negeri yang kondusif terutama untuk penanaman modal asing.
Bukalapak-Google Garap Potensi Warung
Bukalapak menjalin kerjasama dengan Google Bisnisku dalam mengembangkan pelaku UMKM luring yang tergabung dalam Mitra Bukalapak; dengan kerjasama tersebut warung Mitra Bukalapak bisa muncul dipencarian Google (seperti : akses lokasi, foto dan penilaian konsumen).
Potensi warung dinilai masih sangat besar karena mayoritas transaksi belum melalui digital. Pengembangan ritel luar jaringan (luring) masih akan menjadi fokus Bukalapak ke depan. Bukalapak berupaya mengintegrasikan ritel luring melalui Mitra Bukalapak dengan ritel daring lewat pelapak di platform e-dagang.
Rintisan Bidang Teknologi Tetap Dibidik Investor
Pendanaan bagi pelaku usaha ekonomi digital Asia Tenggara diperkirakan mencapai 37 miliar dollar AS dalam 4 tahun terakhir. Sebagian besar suntrikan investasi itu diterima perusahaan teknologi berskala besar.
Sesuai laporan studi e-Economy SEA 2019, saat ini perusahaan yang berstatus unicorn di Asia Tenggara adalah Bigo, Bukalapak, Gojek, Grab, Lazada, Razer, OVO, SEA Group, Traveloka, Tokopedia, dan VNG. Adapun aspiring unicorn adalah Carousell, Zilingo, Carro, dan PropertyGuru.
Laporan itu juga menyebutkan ketegangan perdagangan AS-China yang meningkat telah menurunkan perdagangan dan membatasi pengeluaran investasi. Situasi ini berdampak terhadap pendanaan bagi pelaku usaha ekonomi digital global. Menurut data Crunchbase, pendanaan ventura global diprediksi turun 17,5% pada triwulan II-2019 meskipun ke Asia Tenggara tetap lancar.
Petinggi Korporasi Diperiksa
Pembalakan liar dan pembakaran lahan terindikasi sengaja dilakukan di lahan konsesi sejumlah perusahaan. Unsur kesengajaan dan kelalaian menjadi dasar pemeriksaan kasus. Petinggi sejumlah korporasi pemegang izin konsensi perkebunan sawit di Sumatera diperiksa polisi. Mereka dimintai pertanggujawaban terkait pembalakan liar dan pengolahan lahan yang masih terbakar, yang sebagian terindikasi disengaja atau tanpa mitigasi memadai. Manajemen yang dimaksud terdiri dari pemegang dua konsensi di Muaro Jambi dan dua konsensi di Musi Banyuasin.
Terkait kebakaran dan maraknya pembalakan liar dalam dua HPH (hak pengusahaan hutan), Kepala Satgas Karhutla Ditjen Gakum KLHK Sugeng Priyanto menyatakan telah menyelidiki dan lokasi dua konsesi sudah disegel. Namun, pelangsiran kayu hasil pembalakn liar masih marak. Kayu-kayu gelondongan dihanyutkan lewat kanal perusahaan HPH. Dua alat berat melangsir/menghanyutkan kayu saat helikopter memadamkan kebakaran. Jadi bukan hanya kebakaran hutan melainkan pembalakan liar. Pekerja kayu yang ditangkap mengaku dibayar Rp 100.000 per meter kubik jika berhasil melangsir kayu keluar dari hutan.
Kupon Menjadi Daya Tarik
Investor memeprtimbangkan tingkat kupon atau imbal hasil untuk berinvestasi pada surat berharga negara ritel. Tingkat kupon yang semakin rendah membuat investor berpikir ulang.
Menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman fokus pemerintah bukan meningkatkan nilai investasi generasi milenial pada SBN ritel melaikan membentuk kebiasaan berinvestasi. Daya tarik SBN ritel akan ditingkatkan melalui penambahan berbasis dalam jaringan.
Lebih lanjut menurut Luky, SBN ritel tetap diminati meski imbal hasilnya berangsur turun. SBN ritel memiliki keunggulan misalnya kemungkinan gagal bayar kecil karena dijamin undang-undang imbal hasil relatif lebih tinggi dibandingkan instrumen lainnya.
Target Serapan Karet dalam Negeri 1 Juta Ton
Penyerapan karet di dalam negeri didorong. Pemerintah mendorong penyerapan karet untuk industri dalam negeri termasuk penggunaan karet untuk campuran aspal untuk lima tahun ke depan mencapai 1 juta ton. Hal itu untuk mengoreksi harga karet yang terus merosot. Padahal tidak ada pengurangan permintaan di level internasional.
Menurut Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, penurunan harga karet dari Rp 15.000-Rp 20.000 per kg pada 2013 menjadi sekitar Rp 6.000 saat ini merupakan anomali. Di satu sisi tidak ada pengurangan permintaan karet di level internasional. Namun, 3 negara produsen karet yang tergabung dalam Dewan Tripartit Karet Internasional yakni Indonesia, Malaysia dan Thailand sepakat mengurangi volume ekspor karet.
Terdongkrak Jasa Makanan
Jasa pesan antar makanan signifikan mendongkrak nilai ekonomi yang digerakan oleh transportasi daring di Asia Tenggara. Sesuai laporan e-Conomy SEA 2019 diperkirakan tahun ini nilai ekonominya ditaksir 13 miliar dolar AS atau naik 4 kali lipat dari tahun 2015 yang sekitar Rp 3 miliar dolar AS.
Secara khusus di Indonesia, nilai ekonomi internet sektor ride hiiling mencapai sekitar 0,9 miliar dolar AS pada 2015 dan diperkirakan tumbuh 6,6 kali lipat jadi 6 miliar dolar AS tahun 2019. Tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) selama 2015 sd 2019 mencapai 57%.
Jabodetabek menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi internet di Indonesia. Pengguna yang tinggal di area itu membelanjakan uang sekitar 555 dollar AS per kapita. Nilai itu lebih tinggi dibandingkan pengguna yang tinggal di kabupaten/kota di luar Jabodetabek yaitu sekitar 103 dolar AS per kapita.









