Pelonggaran diharapkan Pacu Penjualan Mobil
Promosi sejumlah mobil tipe baru mewarnai pasar otomotif nasional di tengah pandemi Covid-19. Peluncuran mobil-mobil baru diharapkan menggairahkan penjualan mobil.
Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Jongkie D Sugiarto berharap, pertumbuhan ekonomi triwulan III-2020 lebih baik dibandingkan triwulan II-2020. Pihaknya menargetkan penjualan tahun 2020 dapat mencapai 600.000 unit.
Tidak hanya mobil baru, minat masyarakat membeli mobil bekas meningkat seiring pelonggaran aktivitas ekonomi mulai Juni 2020. Tren ini tergambar dari pencarian mobil bekas di platform OLX Indonesia. Data Otobaromater OLX Indonesia menunjukan, total pencari mobil bekas naik 6% pada Juni 2020 dibandingkan dengan April 2020.
Terpapar, Laboratorium Covid-19 di Aceh Tutup
Operasional Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh, dihentikan sementara karena dua tenaga staf positif Covid-19. Selama laboratorium itu ditutup, sampel uji virus dikirimkan ke Jakarta.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani mengatakan sterilisasi butuh waktu sekitar 2 pekan. Selama menunggu hasil laboratorium warga yang telah diambil sampel diminta isolasi mandri. Penelusuran dan pemeriksaan terhadap warga yang diduga terpapar Covid-19 tetap dilakukan. Pada Minggu, ada penambahan 31 warga positif Covid-19 sehingga jumlah total kasus di Aceh menjadi 578 orang.
Usaha Pengadaian Salurkan Rp 53,521 Triliun
Per Mei 2020, pembiayaan dan pinjaman yang disalurkan perusahaan pegadaian di Indonesia sebesar Rp 53,521 triliun. Jumlah itu terdiri dari Rp 53,065 triliun yang disalurkan pegadaian pemerintah, yakni PT Pegadaian (Persero) dan Rp 456 miliar disalurkan 84 perusahaan pegadaian swasta.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dikutip Minggu (9/8/2020), menunjukkan, aset 85 perusahaan pegadaian yang berizin di Indonesia sebesar Rp 68,268 triliun. Menurut Deputi Komisioner Industri Keuangan Nonbank OJK Anggar Budhi Nuraini menyebutkan, yang terbaru mendapatkan izin diberikan kepada PT Cipta Dana Gadai yang beralamat di Bojong Loa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat.
Penginapan Mulai Menggeliat
Tempat penginapan mulai meningkat sejalan dibukannya beberapa daerah tujuan wisata. Salah satu faktor nya ditopang oleh tren stayaction, liburan dengan menginap di vila atau hotel yang dekat dengan tempat tinggal, terutam oleh wisatawan domestik. Peningkatan kunjungan terutama terjadi di destinasi wisata turis lokal, seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Malang, dan Semarang. Sementara destinasi yang bisa untuk wisatawan internasional, seperti Bali belum meningkat signifikan.
Corporate Communications Manager Pegipegi Busyra Oryza menyatakan, pemesanan hotel dan penginapan melalui Pegipegi meningkat 250 persen, terhitung sejak libur Idul Fitri pada Mei 2020. Peningkatan menggeliat ketika pemerintah mulai melonggarkan aturan pembatasan social berskala besar (PSBB). Sebagian pengelola hotel juga menawarkan diskon tarif secara rutin.
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia Bidang Kawasan Pariwisata dan Pusat Rekreasi Thomas Jusman mengemukakan, beberapa destinasi sudah mengalami peningkatan jumlah pengunjung terutama destinasi wisata alam.
Upaya pemulihan industri pariwisata, termasuk perhotelan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, seperti kebersihan dan higienis. “Pandemi Covid-19 mengajarkan kita untuk menjaga kebersihan. Wisatawan akan memilik destinasi wisata yang menerapkan protokol kesehatan, sekalipun pandemi nantinya berakhir,” lanjut Thomas.
Secara terpisah, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Hariyadi Sukamdani berpandangan, tingkat okupansi hotel di Jakarta rata-rata baru sekitar 20 persen. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendorong okupansi hotel adalah perjalanan dinas pemerintah yang dinilai akan mengungkit perjalanan bisnis di perusahaan.
20 Blok Panas Bumi Siap Dikembangkan
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana menggelar eksplorasi (government drilling) di 20 wilayah panas bumi. Persiapan dan eksplorasi akan bergulir mulai tahun ini hingga 2024 mendatang.
Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari mengemukakan, eksplorasi panas bumi yang dilakukan pemerintah akan dimulai pada tahun 2021 dan dikerjakan oleh Badan Geologi. “Eksplorasi dilakukan oleh pemerintah tahun 2020-2024, total ada 20 (wilayah panas bumi),” kata Ida kepada KONTAN, Minggu (9/8).
Ida menyatakan, eksplorasi berlangsung pada wilayah terbuka maupun Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP), potensi dari 20 wilayah panas bumi tersebut mencapai 683 megawatt (MW). Gambaran potensi 683 MW dari 20 wilayah panas bumi tersebar di Jawa sebanyak 365 MW, Bali dan Nusa Tenggara 110 MW, Sulawesi 85 MW, Maluku 70 MW, Sumatra 40 MW, dan Kalimantan 13 MW.
Selanjutnya, setelah eksplorasi dan data sudah lengkap, Kementerian ESDM rencananya pada tahun 2022 mulai melaksanakan penawaran secara bertahap. Penawaran tersebut bisa dalam bentuk penugasan kepada BUMN maupun lelang terbuka kepada pelaku bisnis. Ida menambahkan, belum bisa membeberkan berapa wilayah yang lebih dulu ditawarkan pada tahun 2022 mendatang. “Belum pasti, tunggu hasil eksplorasi,” ujarnya.
Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) Priyandaru Effendi menyatakan, pemerintah mengambil risiko eksplorasi dan biaya eksplorasi tidak wajib diganti oleh pemenang setelah WKP tersebut dilelang. Alhasil, harga listrik dari panas bumi pun bisa lebih murah. Menurutnya, program eksplorasi seharusnya tetap disinergikan dengan wilayah panas bumi yang diminati investor. Dia juga berharap masih ada WKP yang ditenderkan kepada Pengembang listrik swasta (IPP) sehingga tidak semua masuk program government drilling.
Pertamina Bidik Akusisi Senilai US$ 4.5 Miliar
PT Pertamina menyiapkan agenda akuisisi blok migas di luar negeri yang sudah berproduksi dengan nilai US$ 4,5 miliar. Mengutip Bloomberg, blok migas yang menjadi sasaran adalah aset migas Occidental di Ghana dan Uni Emirat Arab. Pertamina disebut-sebut sedang menjajaki akuisisi beberapa aset Occidential di Aljazair dan Oman. Kendati demikian, rencana akuisisi ini disebutkan bakal terpisah dengan diskusi akuisisi aset di Ghana dan Uni Emirat Arab.
Vice President Corporate Communications PT Pertamina Fajriah Usman bilang, rencana akuisisi terus berjalan pada tahun ini. “Untuk menambah source migas yang dapat dibawa ke Indonesia, sehingga meningkatkan ketahanan source migas,” ujar dia kepada KONTAN, Jumat (7/8) pekan lalu. Namun Fajriyah masih belum bisa membeberkan detail rencana akuisisi blok migas di luar negeri. Dia juga belum bisa mengonfirmasi kabar adanya diskusi dengan Occidential Petroleum Corps atas sejumlah aset minyak dan gas bumi di Afrika dan Timur Tengah dengan nilai sekitar US$ 4,5 miliar. “Memang saat ini Pertamina melakukan penjajakan untuk corporate action. Namun untuk lebih detailnya belum dapat disampaikan. Upaya dan penjajakan tetap dilakukan. Kami harapkan waktunya juga tepat,” terang Fajriyah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh KONTAN, rencana akuisisi blok migas di luar negeri akan menambah produksi minyak Pertamina sebesar 60% dari yang saat ini sekitar 420.000 barel per hari. Akuisisi tersebut juga untuk menekan defisit neraca perdagangan akibat impor BBM yang masih tinggi.
Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati membenarkan, “Kami sedang dalam proses akuisisi blok migas di luar negeri untuk meningkatkan reserve to production (RTP) dan meningkatkan produksi yang bisa dibawa ke dalam negeri,” ungkap dia. Di sisi lain, Nicke bilang, dengan aset saat ini, besaran cadangan alias RTP Pertamina hanya berumur tujuh tahun. Jika tidak ada temuan cadangan migas baru maupun akuisisi, maka sulit bagi Pertamina untuk meningkatkan jumlah cadangan.
Pengamat migas Universitas Trisakti Pri Agung Rakhmanto menilai, khusus Timur Tengah secara teknis umumnya memiliki prospek yang lebih baik dari sisi potensi cadangan, produksi, maupun tingkat risiko. “Lebih manageable dan tingkat pengembangan investasi yang lebih menjanjikan,” kata Pri.Lanjutnya Pri bilang, tren harga minyak yang rendah merupakan momentum tepat untuk bisa mendapatkan aset migas dengan harga yang lebih murah. “Akuisisi blok migas di luar negeri memang diperlukan oleh Pertamina untuk tumbuh,” kata Pri.
Perempuan Kepala Keluarga Kian Terpuruk
Kondisi perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga semakin terpuruk dalam kondisi Covid-19. Berdasarkan data dari BPS tahun 2018, 10,3 juta Rumah Tangga (15,7 %) dengan perempuan sebagai kepala keluarga. Menurut Mia Siscawati, dosen Program Studi Kajian Gender Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia, bahwa Perempuan kepala keluarga seringa tidak dianggap dalam beberapa konteks. Misalnya saat Pemilu.
Sementara Direktur Yayasan Program Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) Nani Zulminarni menuturkan bahwa kondisi semakin berat untuk perempuan kepala keluarga sebab mereka harus berjuang sendiri dalam situasi krisis, stigma negatif kadang disematkan bagi perempuan kepala keluarga yang ditinggalkan suaminya. Hingga saat ini Pekka beranggotakan 68.850 perempuan di 87 kabupaten di 20 provinsi, mereka rata-rata berpenghasilan di bawah Rp. 1 juta per bulan.
Margaretha Boy (59) yang sejak ditinggalkan
suaminya enam tahun lalu dan sekarang berprofesi sebagai petenun kain
tradisional pandangan miring karena berstatus ‘janda’ sempat disematkan oleh
warga setempat, walaupun telah bergabung dengan Pekka dan berdaya secara
ekonomi.
Harga Benih Tertekan, Daya Saing Lobster Indonesia Terancam
Harga benih lobster yang dieskpor Indonesia ke Vietnam mulai turun. Pelemahan pasar serta penuhnya kolam pembesaran jadi alasan. Daya saing lobster konsumsi Indonesia berpotensi makin tertekan tahun depan.
Kepala Desa Pare Mas Nusa Tenggara Barat Sahman menyebutkan harga jual benih lobster pasir saat ini berkisar Rp 5.000 per ekor sementara jenis mutiara Rp 19.000. Padahal pekan lalu harganya masih kisaran Rp 11.000 per ekor untuk jenis pasir dan Rp 30.000 per ekor untuk jenis mutiara.
Menurut Ketua Himpunan Pembudidaya Ikan Laut Indonesia (Hipilindo) Effendy Wong, meski pasar melemah Vietnam terus menerima berapa pun benih yang diekspor Indonesia untuk tujuan pembesaran. Pihaknya memprediksi, banyaknya pasokan benih dengan harga rendah membuat Vietnam menguasai pasar lobster konsumsi tahun depan. Sebaliknya, budidaya lobster Indonesia terancam kehilangan daya saing. Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat 3,18 juta ekor benih lobster diekspor 3 bulan terakhir. Ada 42 perusahaan yang memperoleh rekomendasi ekspor.
Rokok Elektrik : Berdampak Buruk, Aturan Belum Jelas
Rokok elektrik terbukti tidak efektif mengurangi konsumsi rokok konvensional pada masyarakat. Penggunaanya justru berganda sehingga dampak buruk yang ditimbulkan semakin besar. Disisi lain, aturan pengendalian rokok elektrik masih belum jelas.
Analis Badan Kebijakan Fiskla Kementerian Keuangan, Febri Pangestu menuturkan pemerintah telah berupaya untuk mengendalikan konsumsi rokok elektrik melalui penarikan cukai tembakau pada cairan rokok elektrik senilai 57%. Hal tersebut diatur dalam peraturan menteri keuangan. Pemerintah juga berupaya mengendalikan konsumsi rokok konvensional. Total beban pajak atas rokok di Indonesia mencapai 63,5% yang termasuk pada tarif cukai, pajak roko dan pajak pertambahan nilai. Secara tren juga haraga rokok di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, merespon kebijakan tarif cukai dan harga jual ecer.
Perjalanan Domestik yang Aman Pulihkan Bisnis
Perjalanan domestik diandalkan untuk memulihkan kinerja lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan-minum. Pada triwulan II-2020, pertumbuhan lapangan usaha ini terkontraksi 22,02 persen atau anjlok dari triwulan I-2020 yang tumbuh 1,95 persen secara tahunan. Data di laman BPS menyebutkan, pertumbuhan lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum terjadi akibat jumlah wisatawan yang berkurang, penutupan tempat rekreasi dan hiburan, dan perubahan pola konsumsi masyarakat yang memilih untuk memasak di rumah. Semua penyebab itu berkaitan dengan pandemi Covid-19.
Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Hariyadi Sukamdani, Kamis (6/8/2020), di Jakarta, mengatakan, “Untuk memulihkan bisnis akomodasi serta makanan dan minuman perlu memulihkan kepercayaan masyarakat bahwa mereka bisa melakukan perjalanan liburan dengan aman. Selama protokol kesehatan diterapkan dengan ketat, risiko yang muncul dari perjalanan akan rendah,” ujarnya. Hariyadi menambahkan, pada 2019, ada 275 juta kunjunan wisatawan domestic di Indonesia. Diharapkan, hingga akhir tahun 2020, sekitar 30 persen dari jumlah kunjungan itu atau sekitar 82,5 juta kunjungan diharapkan terealisasi. Data BPS menunjukkan, pada triwulan II-2020 ada 482.650 kunjungan wisatawan mancanegara atau anjlok 87,81 persen secara tahunan.
Hal serupa dialami lapangan usaha transportasi dan pergudangan. Pada triwulan II-2020, petumbuhan sektor ini anjlok 30,84 persen secara tahunan. Kondisi ini berbalik dari triwulan I-2020 yang masih tumbuh 1,29 persen secara tahunan. Data yang dihimpun dari PT Angkasa Pura I (Persero), lalu lintas penumpang di 15 bandara AP I pada Juli 2020 sebanyak 1.363.912 orang atau tumbuh 110 persen dibandingkan dengan Juni 2020 yang hanya 648.567 orang.
Pada Juli 2020 ada 21.954 pergerakan pesawat atau tumbuh 57,4 persen dibandingkan Juni 2020 yang hanya 13.942 pergerakan. Adapun pergerakan kargo tumbuh 19,1 persen, yakni dari 30.558.928 kilogram (kg) pada Juni 2020 menjadi 36.407.584 kg pada Juli 2020. Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Falik Fahmi melalui siaran pers, Kamis, “Peningkatan lalu lintas terjadi sejak dua bulan terakhir, sejak diterapkan masa adaptasi kebiasaan baru. Hal ini memupuk keyakinan dan optimisme bahwa sektor aviasi akan bangkit, “ ujarnya.
Langkah PT Angkasa Pura I (Persero), dalam meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat untuk berpergian, dengan meneyediakan fasilitas tes cepat Covid-19 di 11 bandara. Terbukti peningkatan lalu lintas penerbangan terjadi di 19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero). Pada Juli 2020 tercatat 1,52 juta penumpang atau meningkat 143 persen secara bulanan dan 21.431 pergerakan pesawat atau naik 65 persen secara bulanan. “Pemulihan lalu lintas penerbangan di tengah pandemic telah berlangsung sejak pertengahan Juni,” kata Director of Operation and Service Angkasa Pura II Muhamad Wasid.









