;

Penjualan Otomotif, Relaksasi Pajak Mobil 0% DInanti

R Hayuningtyas Putinda 02 Oct 2020 Bisnis Indonesia

Pemerintah diharapkan mempercepat pemberlakuan pajak mobil 0% guna menggairahkan pasar sekaligus menggerakkan perekonomian pada masa pandemi Covid-19. Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra mengatakan wacana pembebasan pajak yang terlalu lama memungkinkan konsumen menunda pembelian, khususnya di segmen kendaraan penumpang. Kementerian Perindustrian telah mengusulkan relaksasi pajak 0% untuk pembelian mobil baru. Namun, usulan tersebut masih dalam tahap awal untuk mendapatkan persetujuan banyak pihak. Di Malaysia, pembebasan pajak mobil baru telah menunjukkan indikasi positif. Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA) melaporkan penjualan mobil pada Agustus 2020 meningkat 3% secara tahunan. MAA mencatat, kinerja penjualan mobil di Malaysia pada Agustus 2020 mencapai 52.800 unit dari 51.148 unit pada bulan yang sama tahun lalu.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto sebelumnya mengungkapkan bahwa tidak hanya penghapusan PKB yang harus mendapat perhatian untuk meningkatkan penjualan kendaraan di Indonesia, tetapi juga biaya administrasi lainnya harus dipangkas. Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal menilai industri otomotif mulai membaik, tetapi kinerjanya masih jauh dari kondisi normal. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan stimulus yang tepat. Selain pemotongan tarif listrik industri, pemotongan pajak, dan subsidi gaji pegawai, relaksasi PPnBM yang diusulkan oleh Menteri Perindustrian adalah cara jitu mengakselerasi penjualan mobil baru pada masa pandemi Covid-19.


Penyertaan Modal Negara, Jiwasraya Dapat Rp22 Triliun

R Hayuningtyas Putinda 02 Oct 2020 Bisnis Indonesia

Pemerintah akan melakukan penanaman modal negara atau PMN senilai Rp22 triliun untuk menyelesaikan masalah keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dana tersebut akan dicairkan bertahap dalam 2 tahun. Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan pembahasan dari Rapat Panja Jiwasraya Komisi VI DPR bersama Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) II Kartika Wirjoatmodjo, dan dan Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI Robertus Bilitea.

Suntikan dana dari APBN itu akan digelontorkan kepada BPUI selaku induk holding asuransi dan penjaminan. Nantinya, Bahana akan membentuk perusahaan asuransi baru yang menjadi ‘reinkarnasi’ Jiwasraya. Robertus menjelaskan bahwa perusahaan tersebut adalah IFG Life, yang dibentuk oleh holding keuangan bernama Indonesia Financial Group (IFG). Dana PMN yang diperoleh BPUI akan disalurkan ke IFG Life sebagai modal dasar untuk menerima polis Jiwasraya yang telah direstrukturisasi.

Adapun, Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza menjelaskan bahwa belum terdapat penetapan besaran PMN bagi BPUI, untuk kepentingan penyehatan Jiwasraya. Meskipun begitu, pihaknya bersama pemerintah terus melakukan pembahasan skema akhir penyehatan Jiwasraya


Dana Ratusan Miliar Demi Program Migrasi TV Digital

Mohamad Sajili 02 Oct 2020 Kontan

Pemerintah menghidupkan kembali rencana migrasi televisi analog ke digital. Untuk memuluskan program itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan membagikan secara gratis 6,7 juta set top box (STB) kepada warga tak mampu.

Pemerintah sudah mengalokasikan dana pengadaan STB sebanyak 6,7 juta, yakni senilai Rp 100.000 per STB atau total Rp 670 miliar. Pemerintah juga memasukkan kewajiban migrasi TV digital dalam RUU Cipta Kerja bidang pos, telekomunikasi dan penyiaran.

Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) Ali Subroto menyebutkan, produsen STB di Indonesia meliputi Akari, Polytron, Venus dan Maxtron. “Jika STB diperlukan, tentu keempat produsen ini bisa memasok untuk penuhi kebutuhan,” ungkap dia, kemarin.

Namun Ali menilai pemerintah terlambat menjalani program ini. “Kebutuhan set top box sudah berkurang lantaran masyarakat mampu membeli TV LED digital dengan harga terjangkau,” kata dia.

Senior Manager Business Development Polytron Joegianto bilang, Polytron sudah memasarkan produk set top box tiga tahun lalu, dengan harga Rp 300.000 - Rp 400.000, tergantung penjual di ritel.

Peneliti Indef, Bhima Yudhistira menilai, program ini tak terlalu penting karena warga miskin saat ini butuh makan dan kesehatan. Apalagi, tak semua wilayah di Indonesia punya akses sinyal untuk televisi. Dia khawatir, perangkat malah mubazir karena tidak terpakai.


Dua Opsi Bagi Pemilik Saving Plan Jiwasraya

Mohamad Sajili 02 Oct 2020 Kontan

Pemerintah menyiapkan opsi penyelesaian kasus gagal bayar di PT Asuransi Jiwasraya. Salah satunya dengan membentuk perusahaan Indonesia Finansial Group (IFG) Life yang akan menggantikan Jiwasraya. IFG Life akan menerima pemindahan portofolio polis baik tradisional maupun saving plan yang telah direstrukturisasi.

Kartika Wirjoatmodjo Wakil Menteri II BUMN menyebutkan untuk para nasabah JS Saving Plan akan mempunyai dua pilihan. Pertama, akan dicicil nominal polis secara bertahap dalam jangka panjang. Kedua, apabila nasabah JS Saving Plan ingin pencairan lebih cepat maka akan ada konsekuensinya.

Sementara bagi nasabah pemegang polis tradisional, Tiko menyatakan akan menyesuaikan manfaat dari sisi suku bunga. Ia menyatakan akan mengumumkan opsi restrukturisasi tersebut kepada publik pada 1 November 2020.

Dia menambahkan, mulai Maret 2021, seluruh polis baik yang tradisional maupun saving plan akan berpindah seluruhnya ke IFG Life. Untuk modal bagi IFG Life akan didapatkan dari suntikan dari pemerintah sebesar Rp 22 triliun melalui PT Bahana Pembina Usaha Indonesia (BPUI) sebagai holding perusahaan asuransi.

Suntikan modal tersebut akan terbagi dalam dua tahap. Pada tahap pertama, pemerintah akan mengucurkan dana senilai Rp 12 triliun untuk tahun anggaran 2021. Sedangkan sisanya sebesar Rp 10 triliun akan dikucurkan oleh pemerintah pada tahun anggaran 2022.


Penanganan Covid-19 : Realisasi Anggaran Capai 43,8 Persen

Ayu Dewi 01 Oct 2020 Kompas

Hingga 28 September 2020, pemerintah telah mencairkan Rp 304,62 triliun atau 43,8% anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Salah satu tantangan negara berkembang bertahan di tengah pandemi Covid-19 adalah keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, proses pemulihan perlu didukung reformasi kebijakan yang memudahkan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan negara. 

RUU Bea Materai dan peluncuran dokumen elektronik diharapkan mendukung tujuan tersebut. Menurut Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo, perkembangan teknologi mengubah perilaku sebagian masyarakat (fisik ke elektronik). Dalam RUU yang telah disahkan DPR, bea materai akan mencakup dokumen elektronik. Tarif bea materai ditetapkan tunggal senilai Rp 10.000 per dokumen.

Menurut peneliti Indef Nailul Huda reformasi perpajakan harus tetap dilakukan di tengah pandemi, apalagi rata-rata realisasi penerimaan perpajakan selama satu dekade terakhir sekitar 93% dari target.

Jasa Pengiriman Barang Berpotensi Tumbuh

Ayu Dewi 01 Oct 2020 Kompas

Masuknya investor ke banyak usaha rintisan (start up) membuka peluang tumbuhnya industi logistik. Wakil sekretaris Jenderal Asosiasi Modal Ventura untuk startup Indonesia Andreas Surya menyebutkan sepanjang 9 bulan pertama 2020, ada 80 start up yang umumkan mendapatkan pendanaan senilai total 750 juta dollar As-900 juta dollar AS. Investor memandang ada peluang dari perubahan perilaku konsumen. Salah satu dampaknya ke industri logistik. Menurut Co Founder dan CEO Logisly Roolin Hjotosetiadi, teknologi mengefisienkan proses serta memudahkan pelaku dan pengguna jasa pengiriman.

Nestapa Kopi Nusantara

Mohamad Sajili 01 Oct 2020 Kompas

Kementerian Pertanian memperkirakan, produksi kopi nasional pada tahun ini akan turun 35 persen dari produksi kopi pada 2019 yang sebanyak 760.963 ton. Bisnis kopi global dan di dalam negeri diperkirakan anjlok 50-90 persen pada tahun ini.

Hingga Juni 2020, utilitas industri kopi olahan, mulai dari pengeringan, sangrai, penggilingan, hingga kemasan, turun 35 persen. Apalagi sejak 2010 harga kopi global terus turun dari 4,68 dollar AS per kg menjadi di bawah 2,5 dollar AS per kg selama pandemi.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia Moelyono, Rabu (30/9/2020), penurunan omzetnya bisa sampai 70-80 persen pada saat kondisi terparah pada April-Mei lalu. Permintaan kopi arabika Indonesia dari dalam dan luar negeri pada tahun ini turun sektiar 50 persen sehingga banyak panenan kopi arabika yang belum terjual.

Kementerian Perindustrian mencatat, ekspor produk kopi olahan pada 2019 menyumbang devisa sebesar 610,89 juta dollar AS, meningkat 5,33 persen dibandingkan 2018. Pada Januari-Juni 2020, saat masih di tengah pandemi, neraca perdagangan produk kopi olahan nasional masih surplus 211,05 juta dollar AS.

Ketua Komunitas Petani Kopi Tanggamus, Lampung, Fajar Sasora menyebutkan, harga kopi robusta di tingkat petani saat ini tergolong rendah, yaitu sekitar Rp 15.000-Rp 17.000 per kilogram (kg). Di Aceh, stok biji kopi mentah (green bean) hasil panen Maret-Juni 2020 sebanyak 15.000 ton menumpuk di pedagang, eksportir, dan petani.

Statistik Perkebunan Indonesia Komoditas Kopi 2018-2020 Kementerian Pertanian menunjukkan, tren impor kopi selama 10 tahun terakhir sangat fluktuatif dengan peningkatan yang cukup tajam. Pada tahun 2011, impor kopi tercatat 18.000 ton dengan nilai 49,1 juta dollar AS. Jumlah itu meningkat drastis tahun 2012, tetapi cenderung menurun pada periode 2013-2017.

Pada 2018, impor kopi tiba-tiba meningkat tajam hingga 454,9 persen sebanyak 78.800 ton dengan nilai 155,8 juta dollar AS. Kemudian pada 2019, impor kopi kembali turun menjadi 32.102 ton atau senilai 66,2 juta dollar AS. Pada Januari-Juli 2020, volume impor kopi mencapai 11.218 ton atau senilai 26,03 juta dollar AS.


Jasa Pengiriman Barang Berpotensi Tumbuh

Mohamad Sajili 01 Oct 2020 Kompas

Pemanfaatan teknologi memungkinkan industry logistik bekerja lebih efisien dan berpeluang tumbuh di tengah tekanan permintaan. Menurut Co-Founder dan CEO Logisly Roolin Njotosetiadi, teknologi mengefisiensikan proses serta memudahkan pelaku dan pengguna jasa pengiriman.

Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia Andreas Surya menyebutkan, sepanjang sembilan bulan pertama 2020, ada 80 star up yang mengumumkan mendapat pendanaan senilai total 750 juta dollar AS-900 juta dollar AS, ujarnya, Rabu (30/9/2020).


Realisasi Anggaran Capai 43,8 Persen

Mohamad Sajili 01 Oct 2020 Kompas

Hingga September 2020, Pemerintah telah mencairkan Rp 304,62 triliun atau 43,8 persen dari total Rp 695,2 triliun anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (30/9/2020) mengatakan, “Arahan Presiden jelas, yang di depan adalah sektor kesehatan. Jadi kesehatan harus pulih dulu, baru ekonomi bangkit,” ujarnya.

Strategi Pemerintah difokuskan untuk menjaga daya beli rakyat miskin dan rentan miskin serta menjaga daya tahan kelompok yang paling terdampak. Percepatan penyaluran program bantuan sosial ditempuh, “Sampai akhir tahun, kami optimis seluruh anggaran bisa diserap sehingga bisa memberikan daya ungkit yang cukup tinggi bagi pertumbuhan ekonomi triwulan III dan IV-2020,” kata Budi.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, menyatakan reformasi perpajakan harus tetap dilakukan di tengah pandemi. Rata-rata realisasi penerimaan perpajakan selama satu dekade terakhir sekitar 93 persen dari target.

RUU Bea Meterai dan Peluncuran dokumen elektronik diharapkan meningkatkan pendapatan negara. Menurut Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo, dokumen elektronik belum tercakup dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai.

Dalam RUU Bea Meterai yang telah disahkan DPR, bea meterai akan mencakup dokumen elektronik. Tarif Bea Meterai ditetapkan tunggal senilai Rp 10.000 per dokumen dan tidak ada lagi bea meterai Rp 3.000 atau Rp 6.000. Batasan bea meterai juga disederhanakan dari minimal Rp 250.000 menjadi Rp 5 juta.


Gasifikasi Batubara Bukit Asam Berlanjut

Mohamad Sajili 01 Oct 2020 Kompas

PT Bukit Asam Tbk meneruskan proyek gasifikasi batubara menjadi dimetil eter (DME) sebagai pengganti elpiji. Proyek itu diharapkan rampung pada 2025 dengan target produksi 1,4 juta ton DME per tahun.

Direktur Utama Bukit Asam Arviyan Arifin mengatakan, selama ini 70 persen konsumsi elpiji nasional diperoleh dari impor. Struktur DME bisa menggantikan elpiji sebagai bahan bakar konsumsi rumah tangga. “Kajian keekonomian sudah kami lakukan. Yang jelas nanti harganya harus lebih murah dari elpiji,” ujarnya, Rabu (30/9/2020).


Pilihan Editor